Pencarian Hak Kekayaan Intelektual

ALAT PENGGERAK SIRIP ROKET DENGAN SISTEM MEKANIS RODA GIGI
Invensi ini berhubungan dengan rekayasa sebuah alat penggerak (actuator) sirip roket (fin) untuk bidang kendali (control surface) terutama wahana roket kendali dan pesawat UAV berkecepatan tinggi, secara lebih khusus invensi ini berhubungan dengan perekayasaan alat penggerak sirip wahana roket kendali atau pesawat UAV berkecepatan tinggi yang menggunakan sistem mekanisme servo-gear (penggerak-roda gigi), agar perubahan gerak bidang kendali seperti elevator, aileron, maupun rudder dapat dilakukan dengan baik, meskipun wahana mengalami gaya yang cukup besar, sehingga kestabilan dinamika terbang wahana dapat dicapai pada kecepatan tinggi, dimana invensi ini terdiri dari: servo [3], gear (roda gigi) 1 [4], gear (roda gigi) 2 [5], gear (roda gigi) 3, gear (roda gigi) 4 [7], encoder [8], sirip [1].
- Paten
- Tersertifikasi
- - 21 November 2019
- Detail

Igniter Roket Cair Berbasis Piroteknik
Invensi ini berhubungan dengan kerekayasaan igniter roket cair berbasis piroteknik, lebih khusus lagi, invensi ini berhubungan dengan desain igniter untuk memicu pembakaran propelan roket cair menggunakan propelan padat dengan dua cabang squib. Igniter sesuai dengan invensi ini terdiri dari, selongsong igniter (1) berbentuk silinder dan bercabang dengan fungsi berbeda yang berisi black powder serta pellet. Suatu cabang untuk keluarnya api dari pembakaran propelan padat (2). Suatu selongsong untuk diisi dengan squib (3) (4). Suatu cabang untuk selongsong squib (5) (6) sebagai pemicu awal pembakaran black powder dan pellet. Suatu selongsong untuk diisi dengan propelan padat konfigurasi end-burning dengan bentuk silinder (7). Tujuan utama dari invensi ini adalah mengantisipasi salah satu squib tidak menyala, menambah durasi pembakaran propelan padat, dan mudah untuk dibongkar pasang. Invensi ini memiliki kelebihan yaitu, memiliki cadangan pemicu awal pembakaran, durasi pembakaran propelan padat lebih lama, dan mudah untuk dibongkar pasang.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 20 November 2019
- Detail

METODE PEMURNIAN MINYAK IKAN LEMURU DAN PRODUK YANG DIHASILKANNYA
Invensi ini berupa suatu metode pemurnian minyak ikan Lemuru (Sardinella) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas minyak ikan Lemuru dengan menggunakan dua jenis adsorben yaitu karbon aktif dan bentonit, dengan perwujudannya metode pemurnian minyak ikan Lemuru sebagai berikut : terlebih dahulu menambahkan 3% karbon aktif ke dalam minyak ikan Lemuru kemudian memanaskan pada suhu 60-800C selama 20-40 menit; setelah itu, mengaduk minyak ikan Lemuru sambil mendinginkan kemudian mensentrifugasi pada kecepatan 6000-8000 rpm selama 20-30 menit; kemudian menambahkan 3% bentonit ke dalam supernatan lalu mensentrifugasi dengan kecepatan 6000 rpm selama 20-30 menit kemudian minyak ikan Lemuru hasil pemurnian siap digunakan untuk pemrosesan lebih lanjut; metode pemurnian minyak ikan Lemuru pada invensi ini, dapat menurunkan angka peroksida dari 45 meg/Kg menjadi 0 meg/Kg atau tidak terdeteksi dengan batas maksimum yang ditentukan oleh International Fish Oil Standard (IFOS) 2014 sebesar ≤ 5 meg/Kg; selain itu intensitas warna atau nilai absorbansi pada λ 440 nm juga berkurang dari 0,883 menjadi 0,559.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 15 November 2019
- Detail

Cokelat yang Mengandung Probiotik sebagai Antidiabetes dan Proses Pembuatannya
Invensi ini menyediakan suatu produk dark chocolate yang mengandung probiotik, tinggi antioksidan dan kaya serat pangan, yang diformulasi dengan massa kakao dan gula aren, yang diperuntukkan bagi penderita diabetes melitus, dimana cokelat yang mendandung probiotik menurut invensi ini perwujudannya melalui proses yang terdiri dari pencampuran (mixing), penghalusan (refining/choncing), pencampuran dengan probiotik, pengokohan (tempering), pencetakan (moulding), dan pengemasan (packaging). Kandungan gizi produk cokelat menurut invensi ini adalah: total kalori 67,22 kkal/100 g; total fenol 3,83 mg GAE/g; aktivitas antioksidan 82,56%, total bakteri asam laktat 8,8 x 106 CFU/g dan total serat pangan 16,12%.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 14 November 2019
- Detail

TANGKI BAHAN BAKAR CAIR BERSEKAT PESAWAT PESAWAT TANPA AWAK UNTUK MENAHAN OLAKAN
Invensi ini berhubungan dengan sarana tangki pesawat PESAWAT TANPA AWAK untuk menahan dari olakan bahan bakar cair karena gerakan pesawat. Terdiri dari 9 kompartemen karena terpisahkan oleh sekat – sekat yang ada didalam tangki. Dimensi tangki memiliki panjang 24 cm, lebar 18,5 cm dan tinggi 10 cm. Setiap sisi sekat dalam ruang diberi lubang sebanyak 2 lubang dengan diameter 0,5 cm dan lubang pada bagian persimpangan dasar sekat tangki memiliki diameter 0,5 cm. Bahan tangki yang tercetak berasal dari bahan komposit fiber.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 11 November 2019
- Detail

PROSES DAN FORMULASI PEMBUATAN MINUMAN SARI BUAH DARI EKSTRAK BUAH DAN KUNCUP CIPLUKAN (Physalis angulata Linn.)
Invensi ini berkaitan dengan proses pembuatan ekstrak buah dan kuncup ciplukan (Physalis angulata Linn.) dimana dilakukan proses pembuatan ekstrak buah dan kuncup ciplukan (Physalis angulata Linn.) yang meliputi tahap-tahap sortasi, penimbangan, pencucian, blanching, penghancuran, penyaringan, sehingga didapatkan hasil yang sesuai. Suatu proses pembuatan ekstrak buah ciplukan (Physalis angulata Linn.) yang meliputi tahap-tahap : mensortasi bahan; menimbang hasil sortasi; mencuci dengan air bersih hasil penimbangan; melakukan blanching menggunakan uap panas dengan suhu 450C - 750C (selama 1 – 2,5 menit; melakukan penghancuran hasil proses blanching menggunakan perbandingan buah : air sama dengan 1 : 2; dan menyaring hasil proses penghancuran sehingga diperoleh ekstrak buah ciplukan (Physalis angulata Linn.). Suatu proses pembuatan ekstrak kuncup ciplukan (Physalis angulata Linn.) yang meliputi tahap-tahap : mensortasi bahan; menimbang hasil sortasi; mencuci dengan air bersih hasil penimbangan; melakukan blanching menggunakan uap panas dengan suhu 450C - 750C selama 1 – 2,5; melakukan penghancuran hasil proses blanching menggunakan perbandingan kuncup : air sama dengan 1 : 20; dan menyaring hasil proses penghancuran sehingga diperoleh ekstrak kuncup ciplukan (Physalis angulata Linn.).
- Paten
- Tersertifikasi
- - 06 November 2019
- Detail

SEDIAAN BIOSELULOSA DENGAN PENAMBAHAN MONOSODIUM GLUTAMAT DAN PROSES PEMBUATANNYA
Invensi ini berkaitan dengan suatu sediaan bioselulosa (microbial cellulose) dan proses pembuatannya dimana sediaan bioselulosa dibuat dengan menambahkan monosodium glutamat dan proses pembuatannya melalui proses fermentasi dengan bantuan bakteri Gluconacetobacter xylinus. Sediaan bioeselulosa menurut invensi ini terdiri dari bahan baku sediaan sebanyak 3000 mL; gula sebanyak 225–300 gram; asam asetat sebanyak 30–150 mL; dan konsorsium bakteri Gluconacetobacter xylinus sebanyak 600-900 mL, yang dicirikan dengan menambahkan monosodium glutamat sebanyak 30-300 gram. Adapun tahapan-tahapan proses pembuatan sediaannya adalah sebagai berikut: menyaring bahan baku sediaan; menambah gula pasir; menambah monosodium glutamat; menambah asam asetat sedemikian hingga diperoleh pH sebesar 3-4; memanaskan campuran; mendinginkan campuran sedemikian hingga mecapai suhu ruang; memfermentasikan campuran dengan cara menambahkan bakteri Gluconacetobacter xylinus; memanen lembaran bioselulosa; mencuci lembaran bioselulosa pada air dengan suhu 25-27 oC secara berulang hingga lembaran bioselulosa tersebut memiliki pH yang sama dengan pH air.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 06 November 2019
- Detail

METODE PEMBUATAN TABUNG KOLIMATOR BERBAHAN NIKEL UNTUK TERAPI KANKER
Kolimator sebagai salah satu komponen alat terapi kanker, yaitu Boron-Neutron Capture Cancer Therapy (BNCT), berbentuk tabung yang terbuat dari material minimal 95% nikel yang dibuat melalui proses pengecoran logam. Logam nikel dengan kandungan 99% nikel dilebur dengan menggunakan tungku induksi frekuensi tinggi hingga cair dan mencapai temperatur 1600-1650 ºC. Logam cair kemudian dituang ke dalam sebuah cetakan terhubung dengan mesin sentrifugal yang berputar dengan kecepatan 900-1000 rpm untuk menghidari terbentuknya cacat porositas. Proses penuangan logam cair dilakukan dengan sangat cepat selama 1-2 menit untuk menghindari terjadinya proses pembekuan dini. Logam cair dibiarkan berputar selama 5-10 menit, kemudian didinginkan secara lambat di udara terbuka untuk menghindari terjadinya cacat retak. Tabung kolimator dapat dilepas dari cetakan setelah mencapai temperatur ruang.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 05 November 2019
- Detail

Formulasi dan Metode Pembuatan Kompon Karet Bantalan Udara Peluncur Kapal
Dalam invensi ini adalah formulasi dan metode pembuatan kompon karet bantalan udara peluncur kapalterdiri atas bagian luar dan dalam. Pada kompon karet bagian luar mempunyai komposisi karet alam lembaran berjenis RSS-1 dengan karet sintetis chloroprene (CR) dan bahan aditif yakni plastisier (DOG-50), asam stearat, MgO, 2,2,4-trimethylquinoline , parafinix wax, N'-phenyl-p-phenylenediamine, karbon hitam N-330, paraffinic oil, ZnO, ethylene thiourea, diphenylguanidine dan sulfur. dan kompon karet bagian dalam mempunyai komposisi karet alam lembaran berjenis RSS-3 dengan karet sintetis high-cis polibutadiena (HBR) dan bahan aditif yakni asam stearat, ZnO, silika, PEG 4000, 2,2,4-trimethylquinoline, karbon hitam N220,, 4-isopropylaminodiphenylamine, resin, minyak homogenizer, n-cyclohexyl-2-benzothiazolesulfenamide dan sulfur. Bahan kanvas penguatan karet bantalan udara peluncur kapal adalah nilon coklat yang mempunyai pola bordiran di bagian tepi, persegi panjang, dan persegi sama sisi. Demikian juga pada sisi kanvas yang lainnya. Pembuatan kompon karet bantalan udara peluncur kapal dilakukan secara bertahap ; penimbangan bahan karet dan bahan aditif, pencabikan (kneading) karet untuk memudahkan proses pencampuran, pencampuran antar karet menjadi komposit dan bahan aditif menjadi kompon karet untuk bagian dalam dan atau luar, penipisan (calendering) lembaran kompon karet dengan ketipisan 1-3 mm, pemasangan bahan kanvas pada lembaran kompon karet.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 20 September 2019
- Detail

FORMULASI DAN METODE PEMBUATAN KOMPON TAPAK BAN PESAWAT BERBASIS KARET ALAM / BUTADIENE RUBBER
Suatu formulasi kompon tapak ban pesawat terbang yang terdiri dari 85 bsk karet alam jenis RSS1, 15 bsk karet sintetik jenis Butadiene rubber, 3 bsk homogenizer jenis Rhenosin, 5 bsk zinc oksida, 3 bsk asam stearate, 50 bsk bahan pengisi karbon black, 2 bsk TMQ, 3 bsk 6PPD, 3 bsk paraffin wax, 6 bsk parafini oil, 1,5 bsk sulfur dan 1,5 bsk CBS. Metode pembuatan kompon karet untuk tapak ban pesawat terbang terdiri dari penimbangan bahan, mastikasi karet, pencampuran bahan pengisi, penambahan bahan aditif, dan pembuatan lembaran kompon karet tanpa kuratif, penurunan suhu kompon selama 12 jam, penambahan kuratif, dan pembuatan lembaran kompon siap vulkanisir. Suatu formulasi kompon adhesi untuk aplikasi cushion gum karet-karet dalam ban vulkanisiran /retread tire pesawat yang diuraikan sebagai berikut 1 bsk Asam Stearat, 1 bsk TMQ, 35 bsk bahan pengisi karbon hitam N660, 2 bsk Cohedur, 1 bsk 6PPD. Suatu formulasi kompon adhesi untuk aplikasi cushion gum karet-kanvas dalam ban vulkanisiran /retread tire pesawat yang diuraikan sebagai berikut 1 bsk Asam Stearat, 1 bsk TMQ, 35 bsk bahan pengisi karbon hitam N330, 2 bsk Cohedur, 1 bsk 6PPD, 2.5 bsk silika dan 0.5 bsk silane.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 20 September 2019
- Detail