Pencarian Hak Kekayaan Intelektual
FORMULASI DAN PROSES PEMBUATAN PEMBENAH TANAH KARST BERBASIS MIKROALGA BIRU-HIJAU (SIANOBAKTERIA)
Invensi ini bertujuan untuk menyediakan formulasi dan proses pembuatan pembenah tanah karst berbasis mikroalga biru-hijau (sianobakteria). Konsorsium mikroalga yang digunakan untuk meningkatkan kesuburan lahan karst merupakan campuran kultur dari dua jenis mikroalga, yaitu Spirulina maxima dan Jaaginema sp. dengan perbandingan tertentu. Formulasi konsorsium mikroalga biru-hijau (sianobakteria) yang digunakan masing-masing adalah 2,5 liter untuk setiap lubang tanam pada tanah karst. Sediaan formulasi konsorsium mikroalga biru-hijau yang digunakan dalam kultur cair mikroalga. Proses pembuatan formulasi konsorsium mikroalga biru-hijau penyubur tanah pada lahan karst melalui tahapan prekultur mikroalga biru-hijau pada tahap 5 ml, 50 ml, 500 ml, 5 liter, 50 liter dan 1000 liter. Pertumbuhan tanaman tertentu yang belum pernah ditanam pada tanah karst tersebut diamati selama satu tahun.
- Paten
- Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
- - 19 Juli 2022
- Detail
Storage Unit Ground Control Station untuk Pesawat Udara Nir Awak kelas Medium Altitude Long Endurance
Bentuk exterior berupa container 40ft dengan dimensi sesuai ISO 668:2013 designation 1A dengan panjang yang disesuaikan menjadi 35 ft (Gambar 1). Terdapat satu buah equipment compartment berada pada salah satu ujung dari sisi panjang container, dengan storing compartment berada di ujung yang berlawanan. Pada storing compartement terdapat pintu utama yang terdiri dari dua set daun pintu lipat yang membuka ke luar dan satu pintu emergency pada sisi sebrangnya.
- Desain Industri
- Tersertifikasi
- - 14 Juli 2022
- Detail
KEJU HALLOUMI YANG MENGANDUNG SPIRULINA SP. DAN PROSES PEMBUATANNYA
Invensi ini berkenaan dengan produk keju halloumi yang mengandung Spirulina sp. dengan konsentrasi bubuk Spirulina sp. yang digunakan yaitu 0,5%; 1%; dan 1,5% (b/b), dengan komposisi utama terdiri dari susu sapi segar, bubuk Spirulina sp., dan rennet nabati. Proses pembuatan keju halloumi yang mengandung Spirulina sp. adalah mencampur susu segar dengan bubuk Spirulina sp. pada 22.000 rpm 1 menit; pasteurisasi susu yang mengandung Spirulina sp. suhu 63 °C 30 menit; mendinginkan susu pasteurisasi hingga mencapai suhu 35 °C; penambahan rennet nabati 5 mL/ 12 L susu segar; mengetim dadih hingga suhu mencapai 37°C 15 menit; pengepresan dan pencetakan dadih selama 30 menit; perebusan dadih menggunakan air dadih 80-90°C 1 jam hingga padatan dadih mengapung; penggaraman pada permukaan padatan dadih; penyimpanan padatan dadih selama 25-28°C 12-24 jam; produk keju halloumi yang mengandung Spirulina sp.; pengemasan dalam kemasan kedap udara disimpan dalam suhu 4 °C. Produk keju halloumi yang mengandung Spirulina sp. dicirikan dengan fisik berwarna hijau, tekstur kenyal berdecit ketika dikunyah, dan beraroma khas Spirulina sp. Produk keju halloumi yang mengandung Spirulina sp. secara nyata meningkatkan nilai mineral fosfor sebesar 0,12-0,31%; kalium sebesar 0,03-0,05%; magnesium sebesar 0,01-0,02%.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 11 Juli 2022
- Detail
SONIK R2 Charging Proxy
Program komputer yang dikembangkan untuk memonitor proses pengisian daya kendaraan listrik pada sebuah Charging Station roda dua yang memiliki dua plug pengisian serta sebagai HMI (Human Machine Interface). Program komputer ini menggunakan protocol MQTT untuk komunikasi dengan Charging Station juga membuat dan mengirimkan pesan OCPP untuk komunikasi data ke Charging Station Management System (CSMS).
- Hak Cipta
- Tersertifikasi
- - 09 Juli 2022
- Detail
KONSTRUKSI PASANGAN OLIGONUKLEOTIDA PRIMER UNTUK DETEKSI SARS-CoV-2 INDONESIA
Invensi ini berkaitan dengan desain atau konstruksi pasangan primer oligonukleotida untuk deteksi virus Severe Acute Respiratory Syndrome Corona Virus 2 (SARS-CoV-2) secara molekuler. Konstruksi pasangan primer oligonukleotida pada invensi ini berbasis susunan basa hasil analisa in silico yang berasal dari hasil konsensus genom utuh virus SARS-CoV-2 Indonesia yang disimpan di pangkalan data Global Initiative on Sharing Avian Influenza Data (GISAID). Pasangan primer oligonukleotida hasil invensi masing-masing memiliki jumlah basa 20 dan persen isi basa GC 50%.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 08 Juli 2022
- Detail
PROSES PEMBUATAN MINUMAN SARI LIDAH BUAYA (Aloe vera) DENGAN PENAMBAHAN MADU KLANCENG DAN PRODUK YANG DIHASILKANNYA
Invensi ini berhubungan dengan proses pembuatan dan produk minuman kesehatan berbahan dasar daging lidah buaya (Aloe vera) dengan penambahan madu klanceng (Kelulut). Madu Klanceng yang digunakan dalam produk minuman ini berupa madu dari spesies lebah tanpa sengat atau lebah Kelulut baik dari spesies Tetragonula laeviceps maupun Heterotrigona itama. proses pembuatan minuman sari lidah buaya dibuat dengan tahapan yaitu memotong dadu daging lidah buaya, merebus potongan daging lidah buaya, meniriskan, menghancurkan, menambahkan air matang, menambahkan madu klanceng dan atau gula batu, merebus campuran jus lidah buaya dan mengemas. Produk minuman Aloe vera mengandung madu klanceng menghasilkan produk minuman dengan kemampuan meningkatkan pertumbuhan bakteri probiotik asam laktat hingga 50–60% yang baik untuk kesehatan saluran cerna dan dan meningkatkan masa simpan produk 11–27 hari lebih lama pada suhu 30ºC dan 9–25 hari lebih lama pada suhu 25ºC dibandingkan tanpa penambahan madu klanceng.
- Paten
- Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
- - 05 Juli 2022
- Detail
Piring
Piring keramik berlogo BRIN dengan ornamen Mas Masan terbuat dengan bahan keramik jenis stoneware dengan suhu pembakaran 1250oC. Bahan bodi keramik terbuat dengan bahan galian yang terdiri dari : lempung, kaolin, kuarsa, feldspar dan bahan aditif lainnya. Kemudian ditutup dengan lapisan glasir transparan dengan menggunakan bahan : kaolin, kuarsa, feldspar, pewarna kimia dan bahan aditif lainya. Pada bagian tengah piring keramik dipasang logo BRIN sebagai nilai corporate identity BRIN yang kuat pada produk yang digunakan. Penerapan ornamen ukir berbentuk Mas Masan pada bagian tepi merupakan perpaduan dengan ornamen ukir yang merupakan dekorasi yang telah digunakan oleh perajin ukir di Bali. Tujuan penerapan ornamen tersebut adalah untuk menambah estetika dalam piring tersebut. Penerapan dekorasi logo BRIN dan ornamen Mas Masan adalah dengan menggunakan teknologi decal paper. Decal paper ditempelkan pada piring yang telah dibakar glasir transparan kemudian dibakar kembali dengan suhu pembakaran 800oC. Produk piring keramik ini digunakan sebagai merchandise dan benda cinderamata yang dapat mewakili BRIN sebagai sebuah lembaga. Produk ini juga menjadi simbol teknologi tidak terpisahkan dari seni rupa serta industri kreatif yang cukup dekat dengan kehidupan manusia.
- Desain Industri
- Tersertifikasi
- - 29 Juni 2022
- Detail
Piring
Piring keramik berlogo BRIN dengan ornamen Batun Timun terbuat dengan bahan keramik jenis stoneware dengan suhu pembakaran 1250oC. Bahan bodi keramik terbuat dengan bahan galian yang terdiri dari : lempung, kaolin, kuarsa, feldspar dan bahan aditif lainnya. Kemudian ditutup dengan lapisan glasir transparan dengan menggunakan bahan : kaolin, kuarsa, feldspar, pewarna kimia dan bahan aditif lainya. Pada bagian tengah piring keramik dipasang logo BRIN sebagai nilai corporate identity BRIN yang kuat pada produk yang digunakan. Penerapan ornamen ukir berbentuk Batun Timun pada bagian tepi merupakan perpaduan dengan ornamen ukir yang merupakan dekorasi yang telah digunakan oleh perajin ukir di Bali. Tujuan penerapan ornamen tersebut adalah untuk menambah estetika dalam piring tersebut. Penerapan dekorasi logo BRIN dan ornamen Batun Timun adalah dengan menggunakan teknologi decal paper. Decal paper ditempelkan pada piring yang telah dibakar glasir transparan kemudian dibakar kembali dengan suhu pembakaran 800oC. Produk piring keramik ini digunakan sebagai merchandise dan benda cinderamata yang dapat mewakili BRIN sebagai sebuah lembaga. Produk ini juga menjadi simbol teknologi tidak terpisahkan dari seni rupa serta industri kreatif yang cukup dekat dengan kehidupan manusia.
- Desain Industri
- Tersertifikasi
- - 29 Juni 2022
- Detail
Piring
Piring BRIN dengan ornamen Patra Samblung terbuat dengan bahan keramik jenis stoneware dengan suhu pembakaran 1250oC. Bahan bodi keramik terbuat dengan bahan galian yang terdiri dari : lempung, kaolin, kuarsa, feldspar dan bahan aditif lainnya. Kemudian ditutup dengan lapisan glasir transparan dengan menggunakan bahan : kaolin, kuarsa, feldspar, pewarna kimia dan bahan aditif lainya. Pada bagian tengah piring keramik dipasang logo BRIN sebagai nilai corporate identity BRIN yang kuat pada produk yang digunakan. Penerapan ornamen ukir berbentuk Patra Olanda pada bagian tepi merupakan perpaduan dengan ornamen ukir yang merupakan dekorasi yang telah digunakan oleh perajin ukir di Bali. Tujuan penerapan ornamen tersebut adalah untuk menambah estetika dalam piring tersebut. Penerapan dekorasi logo BRIN dan ornamen koin Patra Samblung adalah dengan menggunakan teknologi decal paper. Decal paper ditempelkan pada piring yang telah dibakar glasir transparan kemudian dibakar kembali dengan suhu pembakaran 800oC. Produk piring keramik ini digunakan sebagai merchandise dan benda cinderamata yang dapat mewakili BRIN sebagai sebuah lembaga. Produk ini juga menjadi simbol teknologi tidak terpisahkan dari seni rupa serta industri kreatif yang cukup dekat dengan kehidupan manusia.
- Desain Industri
- Tersertifikasi
- - 29 Juni 2022
- Detail
Rumah Lilin Dengan Logo BRIN
Ceramic Candle House adalah karya kerajinan keramik yang dibuat seperti miniatur rumah yang dimanfaatkan untuk tempat meletakan lilin. Pencahayaan lilin akan menimbulkan efek dramatis yang memberikan penyuasanaan menarik pada interior ruangan. Candle house ini dapat digunakan digunakan sebagai media dekorasi ruangan. Nilai corporate identity BRIN yang kuat pada produk dapat digunakan sebagai merchandise yang dapat mewakili BRIN sebagai sebuah lembaga. Produk ini juga menjadi simbol teknologi tidak terpisahkan dari seni rupa serta industri kreatif yang cukup dekat dengan kehidupan manusia. Proses pembentukan keramik menggunakan teknik slab. Produk akan dipecah menjadi 7 bagian slab, yang proses pembentukan hingga glasir dikerjakan secara terpisah. Glasir yang digunakan adalah berwarna “putih” yang diaplikasikan pada elemen rumah, dan “merah” pada elemen logo BRIN. Pembakaran dilakukan dengan suhu tinggi (11000 –12000 C) dengan perkiraan susut 10 – 16%. Setelah pembakaran, setiap bagian slab akan digabungkan hingga membentuk miniature rumah dengan menggunakan lem besi berwarna putih. Pasca pembakaran akan membuat produk terlihat lebih organis yang mewakili karakter clay dan freehand yang memiliki nilai seni tersendiri.
- Desain Industri
- Tersertifikasi
- - 29 Juni 2022
- Detail