Pencarian Hak Kekayaan Intelektual

Paten

Ekstrak Dan Fraksi Aktif Hasil Fermentasi Streptomyces Malaysiensis Strain TT41 Sebagai Agen Anti Jamur Dan Anti Virus

invensi ini berkaitan dengan kandungan senyawa bioaktif yang berupa ekstrak dan fraksi aktif hasil fermentasi mikroba strai lokal indonesia, streptomyces malaysiensis strain TT41, sebagai agan antimikroba, khususnya sebagai bahan antijamur dan anti virus. molekul fraksi diklorometan-metanol yang di isolasi dari streptomyces malaysiensis strain TT41 berbeda dari antibiotika yang diproduksi oleh streptomyces malaysiensis strain ada saat ini. hal ini didasarkan atas perbedaan karakteristik signal yang muncul pada proton dan karbon nucleic magnetic resonance (1H NMR & 13C NMR). ekstrak aktif dalam butanol, etil asetat dan heksana dan fraksi aktif yang diisolasi dari fermentasi streptomyces malaysiensis strain TT41 terbukti memiliki aktiviitas anti mikroba , lebih khususnya sebagai agen anti jamur dan anti virus. berdasarkan uji khasiat terhadap jamur Candida albican, ekstrak aktif dalam butanol 5-10% mampu menyembuhkan infeksi jamur tersebut lebih cepat 2-3 hari dibandingkan kontrol.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 29 Juli 2010
  • Detail
Paten

Pembuatan Susu dan Susu Kental Manis Rendah Lemak Dari Kacang Hijau Serta Produk Yang Dihasilkannya

proses pembuatan susu kacang hijau rendah lemak yang terdiri dari tahap-tahap (a) perendaman dan pengelupasan kulit ari kacang hijau, (b) penggilingan kacang hijau dengan molen, dengan penambahan porsi air matang yang telah didinginkan (c) ekstraksi melalui penyaringan dan pemanasan, serta penambahan bahan penstabil berupa campuran carboxymetyl cellulose (CMC) dan ca-laktat, serta (d) pasteurisasi susu kacang hijau. untuk pembuatan susu kental manis kacang hijau yang rendah lemak dilakukan penambahan gula sukrosa, fruktosa atau glukosa dengan konsentrasi tertentu serta proses pemanasan dan pengentalan. produk susu dan susu kental manis yang dihasilkan memiliki kandungn protein yang relatif sama dengan susu hewani, namun kandungan lemaknya relatif lebih rendah, hanya berkisar 0,02-0,27%.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 29 Juli 2010
  • Detail
Paten

ALAT SUMBER ION TIPE KATODE PANAS UNTUK CUPLIKAN BAHAN PADAT

Invensi ini berkaitan dengan alat sumber ion tipe katoda panas untuk cuplikan bahan padat yang akan dipasang pada alat implantor ion. Dalam mesin implantor ion, sumber ion digunakan untuk menghasilkan berkas ion dari cuplikan padat yang akan diimplantasikan pada suatu material. Bagian-bagian sumber ion tipe katoda panas untuk cuplikan padat terdiri dari celah sebagai ekstraktor (1), anoda (2), filamen pemanas (3), feedthrough (4), filamen pengion (5), magnet (6), pendorong (7) dan flange (8). Filamen pengion dan filamen pemanas pada sumber ion ini disusun terpisah sehingga pengendalian kedua filamen tersebut dapat dilakukan secara terpisah. Alat sumber ion tipe tersebut diharapkan dapat dipergunakan untuk jenis bahan dopant yang lebih beragam, seperti ytrium, cerium, titanium, lanthanium dan magnesium.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 23 Juli 2010
  • Detail
Paten

KOMPOSIT BESI OKSIDA BERBASIS PASIR BESI DAN PROSES PEMBUATANNYA

Invensi ini berkaitan dengan proses pembuatan komposit besi oksida dari pasir besi, yang meliputi: pemisahan, pencucian, pelarutan pasir besi dengan asam klorida, pelarutan soda api, pencampuran, pengeringan dan penghalusan. Proses pelarutan menggunakan larutan asam klorida teknis konsentrasi 33% dengan fraksi berat perbandingan antara jumlah pasir besi dan asam klorida teknis adalah 20%-30% berat/volume (20% b/v-30% b/v), sedangkan perbandingan larutan besi klorida dan larutan soda api dengan perbandingan 60% (v/v). Untuk perbandingan arang atau arang aktif besi oksida sebesar 50% (b/b)-75% (b/b) arang aktif dengan metode pengendapan dan metode campuran padatan. Dalam proses pengendapan digunakan larutan soda api dengan konsentrasi jumlah soda api dalam air adalah 20% (b/v)-30% (b/v) yang disukai 25%(b/v).

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 23 Juli 2010
  • Detail
Paten

Simbiotik Untuk Meningkatkan Performa Produksi Ternak Unggas Dan Proses Pembuatannya

Invensi ini berkenan dengan sumunggasberupa kombinasi probiotik dan tepung jamur, dengan formulasi lebih disukai menggunakan bakteri asm laktat Lactobacillus Salivarius strain I72 dan pediococcus petosaceous strain Db9 atau mutannya baik kultur hidup maupun kultur kering dengan skim sebagai bahan pengisi, dan tepung jamur ganoderma lucidum, melalui proses pembuatan kultur kering bakteri asm laktat dan pembuatan tepung G. Lucidum sehingga bermanfaat untuk meningkatkan performa produksi ternak unggas, khususnya meningkatkan pertumbuhan, konversi pakan, index produktivitas, imunitas, kualitas karkas dan mengurangi terjadinya kerusakan jaringan organ dalam, serta menurunkan kandungan lemak dan koresterol dalam daging.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 10 Juni 2010
  • Detail
Paten

Metoda Dan Alat Untuk Meningkatkan Kadar Methana Dalam Biogas

Invensi ini berhubungan dengan suatu metoda dan alat untuk meningkatkan kadar methana yang terkandung dalam biogas dengan cara proses penyaringan atau filterisasi membersihkan biogas dari gas-gas pengotor seperti uap air, CO2 dan H2S sebagai pengotor utama dan beberapa gas impuritas lainnya seperti NH3, H2, N2 dan O2, menggunakan sebuah alat penyaring atau filter berbentuk suatu tabung selinder terbuat dari bahan PVC yang di dalamnya diisi dengan media bahan penyaring sebagai suatu material penyerap bahan padat berupa zeolit yang sudah diaktivasi terlebih dahulu dengan cara dealuminasi dan kalsinasi serta dimodifikasi dengan material lain.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 10 Juni 2010
  • Detail
Paten

Metoda Pembuatan Gas Hidrogen Murni dengan Menggunakan Campuran Bakteri dari Suatu Substrat di Dalam Larutan Media Kultur Campuran Bakteri

Berkaitan dengan suatu komposisi campuran bakteri yang dapat menghasilkan gas hidrogen dan metode penggunaan campuran bakteri tersebut untuk menghasilkan gas hidrogen dari suatu substrat berupa glukosa, karbohidrat,limbah yang mengandung gula maupun biomassa lainnya didalam suatu larutan media. Metode tersebut meliputi langkah-langkah sebagai berikut: membuat larutan media kultur campuran bakteri dan kultivasi campuran bakteri,kemudian dilanjutkan dengan membuat larutan media hidrogenase untuk pertumbuhan campuran bakteri,selanjutknya melakukan proses fotofermentasi larutan media hidrogenase dalam bioreaktor, dan akhirnya mengalirkan dan memurnikan campuran gas hasil dengan menggunakan penyerap gas karbon dioksida (CO2) untuk memperoleh gas hidrogen (H?) murni.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 03 Juni 2010
  • Detail
Paten

Insinerator Bergerak Pemusnah Obat-obatan

invensi ini berkaitan dengan suatu alat untuk memusnahkan obat-obatan, khususnya insinerator untuk memusnahkan obat-obatan kadarluwasa, obat-obatan terlarang, maupun narkoba dalam bentuk padat (serbuk, tablet, termasuk kemasannya) yang dapat bergerak (mobile incinerator) yang terdiri dari unit ruang bakar (A); unit penanganan gas hasil pembakaran (B); dan unit platform beroda (C), dimana unit ruang bakar (A) memiliki dua ruang bakar, utama (2) dan sekunder (3), dimana pada ruang bakar utama (2) terdapat hopper (8) dan pada ruang bakar sekunder (3) terdapat suatu saluran gas hasil pembakaran (31) yang terhubungdengan unit penaganan gas hasil pembakaran (B), yang dicirikan hopper (8) memiliki penutup ganda berisolasi dan unit platfrom beroda (C) yang berbentuk trailer mini.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 22 Desember 2009
  • Detail
Paten

Keramik Matrik Komposit Dan Metode Pelapisan Logam Yang Menggunakannya

Invensi ini berkenaan dengan suatu material baru pelapisan keramik matriks komposit (ceramic matriks composite) yang digunakan untuk meningkatkan ketahanan aus dan impak yang dilakukan dengan menggunakan penyemprotan panas pembakaran bahan bakar-oksigen kecepatan tinggi (high velocity oxygen fuel thermal spraying) dengan menggunakan material partikel serbuk berupa campuran WC-Co dengan ukuran partikel sebesar 11-63 mikro µm dan NiAl atau NiCr yang memiliki variasi ukuran partikel serbuk, variasi dan ukuran partikel serbuk NiAl atau NiCr masing-masing 100nm-120 µm dengan menggunakan parameter penyemprotan, yaitu kecepatan alir oksigen 270 liter/menit, kecepatan alir bahan bakar LPG (Liquifield petroleum gas) 60 liter/menit, tekanan aliran gas pembawa (carrier gas) 5 kg/cm², tekanan aliran oksigen 8 kg/cm² dan tekanan aliran bahan bakar 6 kg/cm².

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 16 Desember 2009
  • Detail
Paten

Pendeteksi Kemiringan Menggunakan Akselerometer Berbasis MEMS IC

Suatu alat pendeteksi kemiringan tanah berbasis akselerometer MEMS IC yang ditanam dalam tanah pada suatu kedalaman tertentu, yang meliputi dua buah akselerometer MEMS IC yang ditempatkan dalam bagian atas dan bagian bawah rumahan (3 dan 7) berbentuk menyerupai silinder yang terbuat dari bahan tahan karat, pada sisi-sisi bagian atas dan bagian bawah rumahan (3 dan 7) terdapat masing-masing 4 buah lubang (2) yang digunakan sebagai tempat dudukan roda (5) dan roda penggerak (6), roda yang berlubang (20) dan dilengkapi pasangan sumber cahaya (22) dan fotodetektor (21), akselerometer MEMS IC (11) pada rumahan bagian atas (3) yang berfungsi sebagai pendeteksi kemiringan pada bagian atas alat dihubungkan pada sumber tegangan dengan kabel tegangan (13) yang melewati lubang (1), sedangkan akselerometer MEMS IC (10) pada rumahan bagian bawah (7) yang berfungsi sebagai pendeteksi kemiringan pada bagian bawah alat terhubung dengan sumber tegangan tersebut diatas dengan kabel tegangan (13) melalui pipa penghubung (4) melewati lubang (8), dimana akselerometer MEMS IC (11) pada rumahan atas (3) dihubungkan juga oleh suatu kabel data (12) dari lubang (1) menuju suatu mikrokontroler (9) pada rumahan bawah (7) melalui pipa penghubung dan lubang (8), akselerometer MEMS IC (10) pada rumahan bawah (7) juga terhubung dengan mikrokontroler (9) pada rumahan bawah (7) yang terhubung dengan suatu rangkaian pengirim data nirkabel, sehingga data yang dikirimkan dapat digunakan sebagai informasi untuk menentukan derajat kemiringan tanah dan posisi sensor.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 16 Desember 2009
  • Detail