Pencarian Hak Kekayaan Intelektual

Paten

PROSES PEMBUATAN TEPUNG REBUNG SEBAGAI SEDIAAN BAHAN MAKANAN FUNGSIONAL DAN PRODUK YANG DIHASILKANNYA

Invensi ini berhubungan dengan proses pembuatan tepung, khususnya berupa pembuatan tepung berbasis rebung bambu yang diproses dengan tahapan penyortiran bahan baku, pencucian, pengirisan, perendaman dalam air garam, penirisan, pengeringan, penggilingan, dan pengayakan, sehingga menghasilkan tepung , kaya kalium, mengandung antioksidan, dan rendah sianida, cocok sebagai sediaan untuk pembuatan kukis, roti, biskuit, dan makanan fungsioal lainnya. Tepung rebung yang dihasilkan dari invensi ini memiliki karakteristik sebagai berikut: kadar air 5,78-7,55%; kadar abu 14,87-18,78%; lemak 6,42-7,20%; protein 19,21-24,95%; karbohidrat 45,61-50,08%; kalium 6,81-9,69ppm; sodium 37,46-42,15ppm; besi 0,040-0,060ppm; kalsium 0,053- 0,066ppm; seng 0,013-0,017ppm; sianida 12,41-32,41ppm; dan aktifitas antioksidan 504,18-872,17ppm; total fenol 29,84- 30,41(mg GAE/g); total flavonoid 1,01-2,72(mg QE/g). kelebihan produk ini dibandingkan dengan invensi terdahulu adalah proses dan peralatan yang digunakan untuk pembuatan tepung rebung yang lebih sederhana, sehingga dapat diterapkan ke usaha/industri kecil menengah; produk tepung rebung yang dihasilkan rendah sianida yaitu 12,41-32,41ppm, sesuai dengan standar FAO yaitu maksimal kandungan sianida dalam produk pangan sebesar 50ppm.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 15 November 2018
  • Detail
Paten

METODE INDUKSI TUMORIGENESIS MENGGUNAKAN DIMETIL FTALAT (DMP)

Invensi ini berhubungan dengan suatu metode induksi proliferasi tumorigenesis dengan menggunakan dimetil ftalat (DMP) yang dapat digunakan namun tidak etrbatas untuk pemodelan sel kanker yang diantaranya berguna dalam pengujian senyawa pencegah kanker dengan tahapan sebagai berikut: mempersiapkan kultur sel fibroblast NIH/3T3 dengan media kultur DMEM yang mengandung 10% FBS dan 1% antibiotik/antimikotik, menanam sel NIH/3T3 pada plate 96 sumuran, mempersiapkan senyawa dimetil ftalat (DMP) untuk kemudian ditimbang dan dibuat larutan induk, memberi perlakuan sel dengan senyawa DMP pada beberapa seri konsentrasi yang berkisar antara 0-5200 nM dengan waktu inkubasi selama 24 jam, kemudian dibaca dengan metode alamarBlue™, memberi perlakuan sel dengan senyawa DMP pada beberapa seri konsentrasi yang berkisar antara 0-700 Nm dengan waktu inkubasi berkisar antara 0-48 jam, kemudian dibaca dengan metode alamarBlue™ dan merancang langkahlangkah metode induksi tumorigenesis sel yang optimum yaitu dengan memberi perlakuan sel dengan senyawa dimetil ftalat (DMP) pada konsentrasi 0-700 nM dengan waktu inkubasi 0-48 jam, kemudian dibaca dengan metode alamarBlue™ dan menganalisis data.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 15 November 2018
  • Detail
Paten

KIT DIAGNOSTIK FUSI GEN EML4-ALK BERBASIS MULTIPLEKS REVERSE TRANSCRIPTASE–POLYMERASE CHAIN REACTION (RT-PCR)

Invensi ini merupakan kit diagnostik untuk mendeteksi fusi gen EML4-ALK pada sampel pasien kanker paru yang sederhana, akurat dan spesifik, mudah dipergunakan, serta menggunakan primer multipleks berbasis metode Reverse Transcriptase Polymerase Chain Reaction (RT-PCR). Kit diagnostik ini terdiri dari primer, formulasi reagensia PCR serta protokol analisis PCR. Formula reagen PCR didesain khusus untuk mengamplifikasi daerah fusi gen EML4-ALK varian 1, 2, 3, 4 dan atau 5 di dalam sampel dalam satu kali proses analisis PCR. Analisis hasil fusi gen yang terjadi dapat diketahui dengan melihat keberadaan pita amplifikasi pada gel agarosa menggunakan alat elektroforesis sederhana.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 15 November 2018
  • Detail
Paten

PROSES PEMBUATAN SERBUK PELAPIS DARI LIMBAH ALUMINIUM DAN PROSES PELAPISANNYA

Invensi ini berkaitan serbuk pelapis dari limbah aluminium dan proses pelapisannya. Proses pembuatan serbuk pelapis dari limbah aluminium menurut invensi ini dilakukan dengan teknik sederhana menggunakan bola penghalus dengan media larutan anti korosi dan pengeringan. Proses pelapisan serbuk pelapis pada substrat logam menggunakan metode pack cementation. Produk logam hasil pelapisan menurut invensi ini menghasilkan logam dengan ketebalan lapisan sebesar 200-400 μm. Hasil pengujian menunjukkan substrat logam yang dilapisi serbuk dari limbah aluminium memiliki ketahanan oksidasi tinggi dengan perubahan massa sebesar 0,47 mg/cm2.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 15 November 2018
  • Detail
Paten

PROSES ISOLASI KUERSITRIN DARI DAUN BENALU Dendropthoe curvata

Invensi ini berkaitan dengan proses isolasi senyawa kuersitrin dari daun benalu D. curvata. Tahapan-tahapan yang dilakukan yaitu merebus simplisia dengan air; memisahkan ekstrak; mendinginkan ekstrak; melakukan partisi dengan menambahkan pelarut etil asetat; memisahkan lapisan air dan lapisan organik; menguapkan lapisan organik; mendekantasi larutan; memisahkan endapan; memurnikan hasil; mengelusidasi senyawa; dan melakukan analisa terhadap senyawa yang dihasilkan. Proses ekstraksi dalam invensi ini dapat mengekstraksi 90% kuersitrin dari daun benalu D. curvata dengan kemurnian >90%. Perolehan kursitrin adalah 2,5% terhadap berat simplisia.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 15 November 2018
  • Detail
Hak Cipta

Decoder Automatic Identification System LAPAN-A2dan LAPAN-A3

  • Hak Cipta
  • Tersertifikasi
  • - 14 November 2018
  • Detail
Hak Cipta

Client Tracking Satelit LAPAN-A2

  • Hak Cipta
  • Tersertifikasi
  • - 14 November 2018
  • Detail
Paten

MEMBRAN KOMPOSIT SELULOSA ASETAT-ZEOLIT NaA-N,N’METILEN BIS AKRILAMIDA DAN PROSES PEMBUATANNYA

Invensi ini berkaitan dengan membran komposit selulosa asetat-zeolit NaA-N,N’metilen bis akrilamida (membran SAZNaA-MBA) dan proses pembuatannya, membran SA-ZNaA-MBA memiliki komposisi: polimer selulosa asetat, zeolit NaA dan N,N’metilen bis akrilamida, dimana konsentrasi polimer selulosa asetat 5% b/v, zeolit NaA 5% b/v dari berat selulosa asetat, N,N’metilen bis akrilamida 1%. Modifikasi membran selulosa asetat dilakukan dengan penambahan bahan peningkat sifat hidrofilik zeolit NaA menggunakan teknik radiasi ikat silang, sebagai bahan pengikat silang N,N’metilen bis akrilamida, dan sebagai inisiator reaksi adalah sinar gamma/berkas elektron. Pada dosis iradiasi optimum 20 kGy menggunakan sinar gamma dihasilkan membran dengan kekuatan tarik 664,51 kg/cm2, fraksi gel 9,17%, dan derajat penggembungan 4,35%. Pada proses pervaporasi minyak akar wangi, diperoleh nilai fluks membran sebesar 60,58 g/m2.h, Kadar vetiverol pada minyak akar wangi meningkat lima kali dari yang semula 2,40% menjadi 11,67% untuk satu kali perlakuan. Membran SA-ZNaA-MBA dapat dipergunakan pada proses pervaporasi minyak akar wangi, dan pada proses pemisahan gas CO2 dari gas alam.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 01 November 2018
  • Detail
Paten

KIT UNTUK MENDETEKSI HUMAN PAPILLOMAVIRUS (HPV) BERISIKO RENDAH SECARA TIDAK INVASIF

Invensi ini berhubungan dengan suatu kit untuk mendeteksi Human Papillomavirus (HPV) berisiko rendah (non karsinogenik), dengan teknik polymerase chain reaction (PCR) multipleks secara tidak invasif. Kit menurut invensi memiliki formula reagen PCR multipleks yang terdiri dari: primer spesifik untuk 2 tipe HPV target (Seq ID no.6 dan 11); DNA polymerase, dNTP, MgCL2, dan penstabil reagen. Kit menurut invensi ini bekerja dengan kondisi PCR sebagai berikut: suhu pre-denaturasi antara 93 hingga 96°C selama 1 – 10 menit, kemudian sebanyak 35 kali siklus suhu denaturasi 93 - 96°C selama 10 – 90 detik, suhu penempelan primer 50 - 70°C selama 10 – 60 detik detik, suhu pemanjangan dan pembentukan DNA 72°C selama 1 – 20 menit. Penentuan hasil deteksi HPV dianalisa dengan menggunakan elektroforesis gel agarosa 2%, dimana hasil pemeriksaan dikatakan positif jika muncul pita DNA target.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 29 Oktober 2018
  • Detail
Paten

KIT UNTUK MENDETEKSI HUMAN PAPILLOMA VIRUS (HPV) BERISIKO TINGGI SECARA TIDAK INVASIF

Invensi ini berhubungan dengan suatu kit untuk mendeteksi Human Papillomavirus (HPV) berisiko tinggi (karsinogenik), lebih khususnya 7 tipe HPV yaitu tipe 16, 18, 31, 33, 45, 52, dan 58 dengan teknik polymerase chain reaction (PCR) multipleks secara tidak invasif menggunakan 7 pasang primer dapat diidentifikasi secara simultan, spesifik dan cepat dengan metode berbasis PCR multiplek dalam satu tabung. Kit PCR mutiplek ini berupa reagen kering yang bersifat stabil pada suhu ruang. Kit PCR multiplek ini dapat digunakan untuk mendeteksi dan mendiagnosa infeksi dari 7 tipe HPV berisiko tiggi dari berbagai sampel seperti apusan serviks, apusan vagina dan urin ataupun sampel yang diambil dari berbagai lokasi lainnya seperti rongga mulut, anus dan lain-lain sesuai gejala klinis yang ditemukan.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 29 Oktober 2018
  • Detail