Pencarian Hak Kekayaan Intelektual
SatSCAR-ID: Automated Satellitebased Burn Scar Detection for Indonesia
Aplikasi ini digunakan untuk melakukan deteksi otomatis area bekas terbakar (burn scar) berbasis citra satelit, khususnya Landsat-8/9 dan Sentinel-2, yang kemudian diproses menggunakan metode berbasis indeks spektral (misalnya NBR, NBR2, NDMI, dan NDVI). Hasil dari pengolahan ini berupa peta area bekas terbakar dalam format raster maupun vektor yang siap digunakan untuk analisis spasial lanjutan. Program ini dikembangkan sebagai bagian dari riset pemanfaatan penginderaan jauh untuk pemantauan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia, dengan tujuan mempercepat proses identifikasi area terdampak serta mendukung pengambilan keputusan di tingkat nasional maupun daerah. SatSCARID dirancang sebagai aplikasi portabel yang mudah digunakan, tidak memerlukan instalasi tambahan, dan dapat berjalan pada komputer standar. Dengan antarmuka grafis yang sederhana, pengguna dapat dengan cepat menentukan input data, memilih indeks spektral, mengatur nilai ambang batas, serta memilih format output yang sesuai kebutuhan.
- Hak Cipta
- Tersertifikasi
- - 28 Agustus 2025
- Detail
Firmware–IoT Terintegrasi untuk Pemantauan Real-Time Emisi Gas Buang Kapal Berbasis Multi-Sensor
Karya cipta ini berupa kode program firmware untuk mikrokontroler ESP32 dan flow Node-RED yang bersama-sama membentuk sistem monitoring emisi gas buang kapal berbasis IoT. Firmware pada ESP32 bertugas membaca data dari lima sensor gas (CO, CO₂, NO₂, SO₂, dan O₂) melalui jalur I2C dengan dukungan multiplexer untuk mengatasi keterbatasan alamat sensor. Data kemudian dikirim menggunakan protokol MQTT ke broker pada Raspberry Pi sebelum diteruskan ke cloud server. Flow Node-RED digunakan untuk memproses, menyimpan, dan menyajikan data dalam bentuk dashboard real-time yang dapat diakses melalui jaringan lokal maupun internet. Sistem ini dirancang dengan karakteristik modular, scalable, hemat daya, serta tahan terhadap kondisi lingkungan laut, sehingga mendukung pemantauan emisi sesuai regulasi IMO MARPOL Annex VI.
- Hak Cipta
- Tersertifikasi
- - 27 Agustus 2025
- Detail
PyRes Earthquake v.02
PyRes Earthquake v.02 merupakan perangkat lunak pengembangan dan modifikasi PyResilience v.01. Program tersebut merupakan program sederhana pengukuran indeks resiliensi terhadap bencana gempabumi berbasis python dengan penambahan library Matlplotlib dan Openpyxl yang menghasilkan output berupa visual grafik bar.
- Hak Cipta
- Tersertifikasi
- - 27 Agustus 2025
- Detail
Sistem Informasi Sebaran Vegetasi dengan Metode Otsu untuk Deteksi RTH Di Provinsi Jakarta
Aplikasi ini merupakan aplikasi yang digunakan untuk melakukan pengolahan data citra satelit penginderaan jauh. Informasi yang diolah dan ditampilkan pada aplikasi ini adalah informasi sebaran vegetasi dengan resolusi spasial 10 meter. Citra yang digunakan untuk memetakan sebaran ruang terbuka hijau adalah citra Sentinel-2 Surface Reflectance (SR). Informasi sebaran vegetasi tersebut dihasilkan dari klasifikasi digital dengan menerapkan nilai ambang batas tertentu pada data Normalized Difference Vegetation Index (NDVI). Nilai ambang batas diperoleh dengan menggunakan metode penentu ambang batas yang dikembangkan oleh Otsu.
- Hak Cipta
- Tersertifikasi
- - 25 Agustus 2025
- Detail
Korpus Paralel Bahasa Indonesia - Bugis (IndoBugis 10K[2])
Penelitian ini menghadirkan dataset Korpus Paralel Bahasa Indonesia–Bugis yang terdiri atas 10.000 kalimat. Setiap kalimat dalam bahasa Indonesia, dengan panjang 3–15 kata, diterjemahkan ke dalam bahasa Bugis oleh penutur asli, meliputi berbagai dialek seperti Soppeng, Bone, Wajo, dan Sinjai. Untuk menjamin kualitas, hasil terjemahan diverifikasi oleh tiga ahli bahasa, dan tingkat kesepakatan diverifikator diukur menggunakan Fleiss’ Kappa yang menunjukkan konsistensi tinggi. Dataset ini memiliki potensi pemanfaatan yang luas, antara lain untuk pelatihan model machine learning pada tugas penerjemahan mesin, pengembangan kamus bilingual/multilingual otomatis, cross-lingual NLP untuk bahasa sumber daya rendah, serta evaluasi kualitas terjemahan. Selain itu, korpus ini juga mendukung pelestarian dan dokumentasi bahasa Bugis, sekaligus membuka peluang pengembangan aplikasi NLP berbasis bahasa lokal, seperti chatbot atau sistem informasi. Dengan hadirnya korpus paralel ini, tidak hanya memperkaya sumber daya linguistik di Indonesia, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan dalam pelestarian dan revitalisasi bahasa Bugis. Lebih jauh lagi, dataset ini diharapkan membuka peluang riset lanjutan dalam bidang linguistik komputasional, teknologi bahasa, serta pengembangan model AI untuk bahasa-bahasa lokal
- Hak Cipta
- Tersertifikasi
- - 25 Agustus 2025
- Detail
Software Pemetaan Indek Penanaman (IP) Padi Menggunakan Pendekatan Fenologi Pertumbuhan Tanaman dari Data Satelit SAR
Perangkat lunak ini dirancang untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. Tujuan dari pengembangan software ini adalah untuk membuat peta indeks penanaman padi pada lahan pertanian di seluruh wilayah Indonesia menggunakan data radar (SAR) bebas awan. Software Pemetaan Indek Penanaman (IP) Padi berfungsi untuk identifikasi penanaman padi, waktu panen dan IP Padi dengan pendekatan fenomena pertumbuhan tanaman. Untuk memperoleh informasi IP diperlukan data citra satelit bebas awan selama 1 tahun dengan periode perekaman secara berkala setiap 12 hari. Tiga (3) tahapan utama pengolahan yang digunakan, yaitu 1) Identifikasi waktu tanam dengan, 2) Identifikasi waktu panen, dan 3) Penghitungan IP Padi. Pada tiap tahapan dilakukan pengolahan dengan metoda: a) Hitung rata rata dan standar deviasi periode 2 tahun, b) Deteksi Ekstreem minimum awal, c) Deteksi Ekstreem maximum awal, d) Perbaikan (Seleksi ulang) ekstrem minimum bersamaam dengan ekstreem maksimum, e) Deteksi Panen (2 periode setelah ekstrem maximum), f) Hitung IP Padi.
- Hak Cipta
- Tersertifikasi
- - 22 Agustus 2025
- Detail
Data Set Geomorfologi Cekungan Bandung
Secara geografis daerah Pemetaan Geomorfologi Daerah Cekungan Bandung, masuk dalam wilayah Kabupaten Bandung, Bandung Barat dan Kota bandung Provinsi Jawa Barat. Daerah pemetaan terletak pada koordinat 107°25’ sampai 107°55’ BT dan 6°45’ sampai 7°15’ LU. Secara administratif daerah pemetaan mencakup luasan wilayah 4 (empat) kabupaten dan satu kota yaitu : Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Cimahi, Kabupaten Sumedang, dan Kota Bandung - Provinsi Jawa Barat. Geomorfologi Daerah Cekungan Bandung Provinsi Jawa Barat dapat dibagi menjadi 6 (enam) bentukan asal yaitu : Bentukan Asal Volkanik (V), Bentukan Asal Denudasi (D), Bentukan Asal Denudasi-Gunungapi (DV),Bentukan Asal Sungai-Gunungapi (FV), Bentukan Asal Sungai-Danau (FL) dan Bentukan Asal Struktur (S). Dari ke tujuh bentukan asal ini, masih bisa dipisahkan lagi menjadi beberapa bentuklahan. Bentukan Asal Gunungapi (V) dapat dibagi menjadi 12 (dua belas) bentuklahan yaitu : Kerucut Gunungapi Muda (V1), Lereng Kaki Gunungapi Muda (V2), Kipas Lava Gunungapi Muda (V3), Dasar Kepundan Gunungapi Muda (V4), Dataran Antar Gunung (V5), Kerucut Parasiter Gunungapi Muda/Intrusi (V6), Kipas Lava/Aliran Piroklastik Parasiter Gunungapi (V7), Sumbat Lava (V8), Kipas Lava Gunungapi Purba (V9), Dasar Kawah Kepundan Gunungapi Purba (V10), Lereng Kaki Gunungapi Purba (V11) dan Kerucut Gunungapi Purba (V12). Bentukan Asal Denudasi (D), hanya terdiri dari satu bentuklahan yaitu : Lereng Rombakan (D1). Bentukan Asal Denudasi-Gunungapi (DV), hanya terdiri dari satu bentuklahan yaitu : Perbukitan Jejak Dinding Kawah Purba (DV1). Bentukan Asal Sungai-Gunungapi (FV), hanya terdiri dari satu bentuklahan yaitu : Kipas Lahar Gunungapi Purba (FV1). Bentukan Asal Sungai-Danau (FL), hanya terdiri dari satu bentuklahan yaitu : Dataran Aluvial Danau (FL1). Bentukan Asal Struktur (S), dapat dibagi menjadi 5 (lima) bentuklahan yaitu : Perbukitan bargelombang (S1), Perbukitan Blok Sesar (S2), Pegunungan Blok Sesar (S3), Undak Struktur (S4), Lembah Struktur (S5) dan Pegunungan Bllok Naik (S6)
- Hak Cipta
- Tersertifikasi
- - 18 Agustus 2025
- Detail
Aplikasi Prediksi Kandungan Klorofil Total Tanaman dari Citra Satelit Landsat-8/9
Aplikasi ini merupakan aplikasi yang digunakan untuk melakukan pengolahan data citra satelit penginderaan jauh. Informasi yang dihasilkan pada aplikasi ini adalah informasi estimasi kandungan klorofil total daun tanaman dengan resolusi spasial 30 meter. Informasi tersebut dihasilkan dari pemodelan numerik reflektan daun tanaman menggunakan metode regresi linier. Model dibangun dari data hyperspectral reflectance yang diukur menggunakan Analytical Spectral Devices (ASD) FieldSpec4 dan data klorofil total daun tanaman yang diperoleh dari pengukuran di laboratorium. Reflektansi yang diperoleh dari ASD FieldSpec4 dicuplik dan dirata-rata sesuai dengan spektrum pita yang terdapat pada citra Landsat-8/9. Model dengan nilai R2 dan R2(adj) terbaik dipilih untuk digunakan dalam aplikasi ini sebagai model prediktor nilai klorofil total tanaman dari citra Landsat-8/9. Nilai klorofil total yang ditampilkan pada peta adalah nilai rata-rata klorofil total pada rentang waktu yang dimasukkan oleh pengguna.
- Hak Cipta
- Tersertifikasi
- - 15 Agustus 2025
- Detail
SISTEM INFORMASI MONITORING DAN ESTIMASI KARBON MANGROVE (Mangrove Application for Carbon Estimation - MACA)
Hak cipta yang diusulkan yaitu aplikasi sederhana berbasis Google Earth Engine (GEE) berjudul SISTEM INFORMASI MONITORING DAN ESTIMASI KARBON MANGROVE (Mangrove Application for Carbon Estimation - MACA). Aplikasi ini dirancang untuk memantau perubahan luasan dan menganalisis kondisi ekosistem mangrove di Kabupaten Kendal, Provinsi Jawa Tengah, dengan memanfaatkan data citra satelit pasif yang tersedia di platform GEE. Kegunaan utama aplikasi ini adalah memberikan alat efisien dan akurat untuk memantau luasan mangrove, mengetahui nilai stok karbon di atas permukaan (Above-Ground Carbon - AGC), serta menghitung estimasi emisi karbon yang dihasilkan akibat perubahan luasan mangrove antara tahun 2013 dan 2023. Dengan fitur pemantauan yang terintegrasi, aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk mengidentifikasi area yang mengalami perubahan atau kerusakan, menilai dampak lingkungan, serta mendukung perencanaan langkah-langkah perlindungan dan restorasi mangrove. Aplikasi ini merupakan versi pertama untuk pemantauan perubahan luasan dan estimasi karbon mangrove pada wilayah pesisir Kabupaten Kendal secara digital, sebagai kontribusi terhadap upaya mitigasi perubahan iklim dan pelestarian keanekaragaman hayati pesisir.
- Hak Cipta
- Tersertifikasi
- - 14 Agustus 2025
- Detail
GEMS (Geo-Enabled Mangrove Surveillance)
Kerusakan ekosistem mangrove akibat deforestasi merupakan ancaman serius terhadap keberlanjutan lingkungan pesisir dan mitigasi perubahan iklim global. Untuk menjawab tantangan pemantauan mangrove secara dinamis, dikembangkan GEMS (Geo-Enabled Mangrove Surveillance), sebuah aplikasi sistem peringatan dini deforestasi mangrove berbasis penginderaan jauh. Aplikasi ini dirancang pada platform Google Earth Engine (GEE), dibangun menggunakan bahasa pemrograman Javascript, dengan input citra Sentinel-1, Sentinel-2, dan Landsat-8. Proses klasifikasi menggunakan pendekatan Gaussian dan Iterative Bayesian, dengan sampel pelatihan Peta Mangrove Nasional (PMN) 2021. Aplikasi ini memungkinkan pemantauan kondisi mangrove mulai tahun 2023 dengan interval waktu yang fleksibel (bulanan hingga tahunan), dan telah diimplementasikan pada enam lokasi studi di Indonesia, yaitu Semarang, Pekalongan, Cilacap, Teluk Benoa, Maros, dan Indramayu. Output aplikasi ini berupa peta status mangrove dalam empat kelas (Intact mangrove, Warning, Alert, dan High alert) yang dapat diunduh dalam format GeoTiff. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GEMS mampu mengidentifikasi perubahan tutupan mangrove secara adaptif dan efisien, serta menyediakan informasi spasial-temporal yang relevan untuk mendukung pengambilan kebijakan berbasis bukti.
- Hak Cipta
- Tersertifikasi
- - 14 Agustus 2025
- Detail