Pencarian Hak Kekayaan Intelektual

Paten

METODE PELEPASAN BAHAN SEMAI UNTUK PENYEMAIAN ASAP PADA LAHAN LUAS MENGGUNAKAN SPRAYER DENGAN SISTEM PEMAMPATAN UDARA

Metode pelepasan bahan semai untuk penyemaian asap pada lahan luas menggunakan sprayer dengan sistem pemampatan udara meliputi: a. mengalirkan larutan bahan semai yang diisikan dalam reservoir dengan bantuan katup pengatur solenoid (2), aliran ini dimana perlu dibantu dengan kompresor (1a) atau pompa (1b) melalui slang karet tahan tekanan dan bahan kimia (3), b. membuka dan mengatur laju aliran melalui katup pengatur solenoid (2) untuk menentukan besaran pancaran pada lubang sprayer (5a), c. mengatur pengatur laju alir (5b) pada pipa pancar (5) untuk menentukan besaran droplet yangn dipancarkan melalui lubang-lubang sprayer (5a), d. mengatur ketinggian tiang penyangga (4) dengan sistem teleskopis atau sistem hidrolis, disesuaikan dengan ketinggian penyebaran asap kebakaran atau polutan, dimana pipa pancar (5) dapat berputar kesegala arah angina (6), karena terletak pada ujung tiang (4a) sehingga pancaran atau droplet larutan bahan semai dapat menyebar sesuai dengan arah asap yang dominan, yang dengan demikian akan terjadi proses koagulasi asap oleh larutan bahan semai secara maksimal, dimana unit pelepasan bahan semai dapat dibingkar pasang, praktis, efektif mudah dibawa kemana-mana.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 05 Oktober 2015
  • Detail
Paten

METODE DESTABILISASI KOLOID UNTUK PENIPISAN ASAP KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN

Bencana asap atau kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan banyak terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Bencana tersebut menyebabkan berbagai permasalahan/dampak negatif. Metode destabilisasi koloid dengan larutan elektrolit CaCl2 dalam invensi ini merupakan suatu metode baru dalam mengurangi atau menanggulangi asap, yang mudah dan murah penerapannya, serta lebih memungkinkan untuk penggunaan pada luar ruangan (outdoor), yang fokusnya untuk mengatasi asap kebakaran hutan dan lahan. Cara kerja dalam metode ini yaitu dengan menyemprotkan suatu larutan elektrolit menggunakan mist generator yang menghasilkan butiran-butiran cair dari larutan tersebut, yang kemudian ion-ion yang terdapat pada butiran-butiran cair tersebut akan mengganggu kestabilan partikel-partikel asap dan menyebabkan terjadinya koagulasi antara sesama partikel-partikel asap tersebut hingga mencapai ukuran yang cukup besar untuk jatuh ke permukaan bumi akibat gaya gravitasi bumi.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 05 Oktober 2015
  • Detail
Paten

METODE UNTUK MENGANALISA KARAKTERISTIK TERMAL DARI SUATU MATERIAL

Invensi ini berhubungan dengan suatu metode analisa termal berbasis diferensial termal analisis untuk menganalisa karakteristik termal dari suatu material yang memiliki sistem uji material dalam satu kali pengujian berjumlah sebanyak 1 (satu) buah material standar dan 2 (dua) buah atau lebih material uji. Sistem sensor berupa termoelektrik dipasangkan secara radial simetris terhadap distribusi panas, sehingga masing-masing sensor mendapat kecepatan pemanasan dan atau pendinginan secara mendekati identik dan diletakkan didalam ruang pemanas pada ketinggian mendekati titik pusat panas. Diantara tungku pemanas dan sensor termoelektrik dipasang filter ganda untuk meningkatkan distribusi panas dan meredam derau panas. Dengan metode ini, jumlah material uji yang diuji dalam satu kali pengujian menjadi lebih banyak dan kualitas pengujian dapat meningkat, sehingga akan mengefisienkan waktu pengujian.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 14 September 2015
  • Detail
Paten

METODE PEMBUATAN TANAH TERINTEGRASI UNTUK ANALISIS TRITIUM YANG TERKAIT DENGAN MOLEKUL AIR DAN TRITIUM YANG TERIKAT DENGAN SENYAWA ORGANIK (sebelumnya S00201200080)

-

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 04 September 2015
  • Detail
Paten

MINUMAN SERBUK INSTAN BERENERGI BERBAHAN BAKU TEPUNG PISANG MATANG DAN PROSES PEMBUATANNYA

Invensi ini berhubungan dengan suatu komposisi minuman serbuk berenergi dan proses pembuatannya. Minuman pada invensi ini berbahan baku tepung pisang matang sedemikian hingga menghasilkan produk minuman yang memiliki kadar energi sebesar 3,85 kcal/gram. Adapun komposisnya terdiri dari tepung pisang matang sebanyak 5-15%, coklat bubuk sebanyak 1,5%, susu full cream sebanyak 15%, krimer sebanyak 12,5%, garam sebanyak 0,5%, vitamin sebanyak 0,5%, gula pasir sebanyak 40%, dan serpihan pisang sebanyak 15-25%, dimana serpihan pisang terdiri dari daging pisang 80-90% dan telur sebanyak 10-20%. Sedangkan, proses pembuatan minuman serbuk berenergi terdiri dari tahapan: pembuatan tepung pisang matang, pembuatan serpihan pisang, penimbangan bahan sesuai dengan formulasi, pencampuran bahan A, pengadukan bahan A, penambahan bahan B, pengadukan campuran, dan pengemasan produk.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 14 Juli 2015
  • Detail
Paten

Metode Untuk Mendifusikan Unsur Dy ke Bagian Tepi Permukaan Dalam Magnet Nd2 Fe14B yang Terintegrasi Dengan Penyepuhan Elektrik Nikel

Diungkapkan metode untuk mendifusikan unsur Dy ke bagian tepi permukaan dalam magnet Nd2Fe14B yang terintegrasi dengan penyepuhan elektrik (electroplating) nikel. Keuntunqan dari metode ini yaitu dapat meningkatkan sifat magnet yang meliputi koersivitas, remanensi, dan energi produk maksimum. Selain itu, metode menurut invensi ini menghasilkan maqnet Nd2Fe14B yang sudah terlindungi dari korosi dengan laplsan nikel, sehingga metode ini lebih mudah dilakukan dengan dengan biaya yang murah. Struktur magnet yang dihasilkan dengan metode ini terdiri dari bagian inti (tengah) adalah Nd2Fe14B, bagian tepi magnet adalah (Nd, Dy)2Fe14B, dan lapisan nikel. Ketebalan lapisan (Nd, Dy)2Fe14B dalam rentang 78-500 μm, dan lapisan nikel memiliki ketebalan 20-50 μm. Peningkatan sifat magnet yang dihasilkan dengan metode ini masing-masing sebagai berikut: remanensi 45-55%, koersivitas 17-19%, dan energi produk maksimum 81-100%. Invensi ini dapat memecahkan masalah dalam peningkatan koersivitas magnet yang diikuti dengan meningkatnya remanensi dan energi produk maksimum.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 30 Juni 2015
  • Detail
Paten

REAKTOR TERTUTUP UNTUK BUDIDAYA MIKROALGA

Invensi ini berkaitan dengan sarana budidaya mikroalga khususnya berupa suatu reaktor tertutup yang dicirikan dengan konstruksi terdiri atas tabung transparan yang dirangkai empat tabung setiap baris dengan jumlah total berkisar 20 - 30 tabung ; dek bawah terdiri atas penyangga beton, pipa beton, dan bahan anti korosif ; dek atas terdiri atas papan transparan ; sekat tengah terdiri atas bahan anti korosif yang dapat meningkatkan produksi biomassa.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 31 Maret 2015
  • Detail
Paten

Pembuatan TiO2 dari ilmenit

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 11 Februari 2015
  • Detail
Paten

Penggunaan Butyrolactones dari Kapang Aspergillus Terreus Sebagai Antivirus Hepatitis C

Invensi ini berkaitan dengan pengguaan senyawa butyrolactones sebagai antiviral virus Hepatitis C dari kapang Aspergillus terreus. Tahap-tahap dalam invensi ini yaitu fermentasi media cair dengan media CzY, selama 15 hari pada kondisi diam pada suhu kamar, pemurnian dan uji bioassay. Hasil pengujian menunjukkan senyawa butyrolactones I mempunyai aktivitas antiviral HCV dengan nilai IC50 8,6 ug/ml, sedangkan butyrolactone II dan aspernolides menunjukkan avtivitas lemah dengan nilai IC50 19,4 dan 29,8 ug/ml. Butyrolactone I dapat menekan HCV (JFHI-genotype 2a strain) RNA replikasi yang tergantung pada dosis. Semua senyawa ini tidak menunjukkan toksisitas pada sel normal (CC50:>40 ug/ml).

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 23 Desember 2014
  • Detail
Paten

Ekstensometer Serat Optik Dengan Konfigurasi Lengkung Hati

Invensi ini berkaitan dengan ekstensometer berbasis serat optik yang dapat mengukur pergeseran fisis yang bersifat statis dan dinamis. Ekstensometer menurut invensi ini terdiri dari beberapa bagian utama, yaitu: suatu rumahan (1); serat optik (2); silinder penggerak (3); sumber laser (6); pendeteksi cahaya (7); dan pasak (5). Serat optik (2) dimasukkan ke dalam rumahan (1) melalui lubang input (11). Kemudian serat optik (2) dibentuk seperti lup dan diletakkan pada ruang atas (A) rumahan (1). Serat optik (2) selanjutnya keluar melalui lubang output (12) untuk dihubungkan dengan pendeteksi cahaya (7). Pada suatu titik lup (C) serat optik (2) yang berada di dalam rumahan (1), ditautkan suatu pengait (31), dimana pengait (31) tersebut dipasang pada silinder penggerak (3). Apabila terjadi pergeseran, maka silinder penggerak (3) akan bergerak translasi sesuai dengan alur (Ac) sehingga pengait (31) akan menarik serat optik (2) sesuai alur tersebut. Akibatnya akan terbentuk tiga buah lengkungan dengan jari-jari r1, r2, dan r3 menyerupai bentuk lengkung hati. Perubahan inilah yang kemudian dideteksi oleh pendeteksi cahaya (7) untuk kemudian diubah menjadi besaran tegangan dan diolah oleh suatu komputer dan data yang dihasilkan ditampilkan berupa tabel dan grafik.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 23 Desember 2014
  • Detail