Pencarian Hak Kekayaan Intelektual
METODA ISOLASI SENYAWA TERPENOID DARI Calophyllum eurypyllum Lauterb SEBAGAI ANTI BAKTERI
Invensi ini berkaitan dengan metoda isolasi untuk mendapatkan senyawa terpenoid dari Calophyllum eurypyllum Lauterb, khususnya yang memiliki aktivitas antibakteri. Tahapan - tahapan yang dilakukan yaitu maserasi, evaporasi, pemurnian, penentuan struktur dan uji aktivitas antibakteri. Hasil pengujian antibakteri menunjukkan nilai MIC sebesar 2,0489% untuk E. coli, 2,8150% untuk B.Subtili dan 1,5445% untuk S.aureus.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 04 Desember 2018
- Detail
Proses Pembuatan Monouretan Non-Isosianat Dari Asam Oleat Terepoksidasi Dan Produk Yang Dihasilkannya
Invensi ini berhubungan dengan proses pembuatan monouretan asam oleat dari asam oleat terepoksidasi melalui reaksi sikloadisi dan aminolisis siklik karbonat dengan amina dan produk yang dihasilkan dari proses tersebut serta metode pembuatannya. Proses pembuatan monouretan asam oleat ini melalui tahapan-tahapan yaitu sikloadisi asam oleat terepoksidasi; dan aminolisis siklik karbonat asam oleat terkarbonasi. Produk monouretan asam oleat yang dihasilkan memiliki nilai bilangan hidroksil sebesar 20,09 hingga 15 237,03 mg/g sampel.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 04 Desember 2018
- Detail
PAPAN PARTIKEL DARI DAUN ALANG-ALANG DENGAN PEREKAT ASAM SITRAT DAN PROSES PEMBUATANNYA
Invensi ini berkenaan dengan suatu papan partikel dan proses pembuatannya, lebih khususnya papan partikel dengan bahan baku berupa daun alang-alang dan menggunakan perekat asam sitrat. Proses pembuatan papan partikel dilakukan dengan menyiapkan partikel dari daun alang-alang, kemudian diberi perekat asam sitrat dengan kadar perekat 10 - 40%, dikeringkan dalam oven, dicetak dan dikempa pada suhu 160 - 220°C, tekanan 20-25 kg/cm2 dan waktu kempa antara 5 - 15 menit, sehingga dihasilkan suatu produk berbentuk papan partikel dengan ketebalan papan 0,5 – 3,0 cm, dan kerapatan 0,5 – 0,9 g/cm3. Papan partikel menurut invensi ini memiliki karakteristik berupa pengembangan tebal 2–8%; keteguhan patah 2-10 MPa; keteguhan lentur 2,5-3,5 GPa; dan keteguhan rekat 0,01-0,2 MPa.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 23 November 2018
- Detail
KOMPOSISI NANOENKAPSULAN BERBASIS BUAH STROBERI DAN METODE PEMBUATANNYA
Invensi ini berupa suatu nanoenkapsulan berbasis buah stroberi sebagai pangan fungsional dengan perwujudan dalam bentuk emulsi dengan formula nanoenkapsulasi dibuat dengan mencampurkan ekstrak tepung buah stroberi dengan enkapsulan yang bersumber dari gelatin, soya, siklodektrin, pati terlarut, maltodekstrin, singkong serta surfaktan bersumber dari minyak nabati dengan komposisi ekstrak tepung buah stroberi: enkapsulan polimer : surfaktan yaitu 2:1:1 dengan metode pembuatannya melalui tahapan mengeringkan buah stroberi, melakukan penepungan buah stroberi kering, mengektraksi tepung buah stroberi menggunakan etanol (food grade) dengan metode KCV dan KKG, menguji ekstrak tepung buah stroberi menggunakan metode DPPH, mengisolasi isolat murni dan menganalisis menggunakan KLT, NMR, LCMS, DSC, dan FTIR, melakukan enkapsulasi ekstrak etanol buah stroberi yang memiliki aktivitas antioksidan tertinggi, melakukan pengecilan ukuran sampai diperoleh ukuran nano menggunakan shaker mill dan analisis ukuran nano menggunakan SEM.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 23 November 2018
- Detail
ALAT PENYERAP ENERGI PADA BAGIAN PENDARATAN UTAMA DARI PESAWAT TERBANG
Invensi ini berhubungan dengan suatu alat penyerap energi pada bagian pendaratan utama dari pesawat terbang, lebih khusus lagi alat penyerap energi pada saat terjadi kasus pendaratan keras/ekstrim, terdiri dari suatu rangka roda pendarat (6) berupa batang berbentuk lingkaran yang sudah terhubungkan dengan roda (2), suatu rumahan (4) yang di dalamnya terpasang roda pendarat (6) dan roda (2), dan suatu karet peredam (3) yang dipasang pada rumahan (4) berfungsi untuk menyerap energi impak apabila energi impak yang muncul saat pendaratan keras tidak terlalu besar. Dalam hal ini suatu tabung penyerap energi impak (5) dipasangkan pada rumahan (4) yang berfungsi untuk mengakomodasi energi impak yang harus diserap oleh keseluruhan sistem roda pendarat jika energi impak saat pendaratan keras terlampau besar.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 21 November 2018
- Detail
SISTEM GELEMBUNG UDARA UNTUK MENGURANGI RESISTANSI PERMUKAAN PENGAPUNG DARI PESAWAT AMFIBI
Satu alternatif yang dapat digunakan untuk mengurangi resistensi dan juga dapat meningkatkan efisiensi pada pengapung pesawat amfibi adalah dengan menambah alat yang menghasilkan gelembung-gelembung air berukuran mikro yang akan melapisi permukaan pengapung sehingga menjadi licin dan dapat mengurangi resistensi atau hambatan. Alat ini disebut dengan suatu sistem gelembung udara untuk mengurangi resistansi permukaan pengapung dari pesawat amfibi, yang terdiri dari suatu kompresor (4) yang dipasang di depan dalam pengapung (1) yang berfungsi untuk menghasilkan udara yang akan dialirkan melalui pipa berdiameter kecil (5), suatu pipa berdiameter kecil (5) yang dipasang di lubang keluaran udara dari kompresor (4) untuk mengalirkan udara dari kompresor (4) menuju ke lubang (6) yang terdapat pada pelat berlubang (2) yang terpasang pada permukaan bawah pengapung (1), dan suatu pelat berlubang kecil (2) yang dipasang pada permukaan bagian depan bawah pengapung (1) yang berfungsi untuk menghasilkan gelembung-gelembung udara (3) melalui lubang (6) yang secara konstan mengalir terus dan akan membentuk lapisan udara pada permukaan pengapung (1) sehingga permukaan pengapung (1) menjadi licin dan dapat mengurangi resistansi pengapung (1).
- Paten
- Tersertifikasi
- - 21 November 2018
- Detail
EKSTRAKTOR ARTEMISININ BERBASIS HFC-134a DENGAN SIKLUS TERTUTUP
Invensi ini berhubungan dengan suatu alat untuk mengekstrak bahan aktif artemisinin dari tanaman Artemisia annua menggunakan pelarut HFC-134a dengan sistem proses tertutup. Alat ini terdiri dari sekurang-kurangnya dua bejana ekstraksi yang dilengkapi dengan perangkat penukar kalor, satu bejana kolektor dan satu bejana filter. Proses fabrikasi dilakukan pada bejana ekstraksi, bejana kolektor serta bejana filter. Semua peralatan proses difabrikasi menggunakan material pelat dan pipa baja tahan karat standar farmasi yang diperuntukkan untuk proses yang berkaitan dengan bahan obat dan pangan. Invensi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas dalam proses ekstraksi artemisinin. Perangkat ekstraksi ini telah berhasil mengekstrak artemisinin dari tanaman Artemisia annua dengan sistem tertutup, dimana pelarut HFC-134a digunakan berulang-ulang. Produk ekstrak hasil ekstraksi yang didapat memiliki karakteristik kristal dengan pengotor yang memiliki tingkat rendemen ±2,07% dalam satu kali proses. Produk kristal yang dihasilkan setelah melalui proses pemurnian, memiliki karakteristik kromatogram TLC dan HPLC yang sesuai dengan standar artemisinin, dengan kadar 0,4- 0,5% terhadap bobot kering Artemisia annua, tergantung jenis 25 bibit unggul tanaman Artemisia annua yang digunakan.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 16 November 2018
- Detail
PROSES PEMBUATAN GARAM LITIUM BIS (OXALATO) BORATE DENGAN PENAMBAHAN MgCI2 UNTUK MATERIAL ELEKTROLIT BATERAI LITIUM ION
Invensi ini berkaitan dengan suatu proses pembuatan material elektrolit melalui sintesa garam litium bis oksalato borat atau LiBOB dengan penambahan MgCl2 dalam aplikasi baterai litium-ion. Proses yang dipaparkan dalam invensi ini adalah reaksi padatpadat. Dalam invensi ini, sintesa garam LiBOB dilakukan dengan proses reaksi padat-padat. Kandungan uap air dalam bahan litium hidroksida, asam oksalat dihidrat, dan asam borat dapat dihilangkan menggunakan pemanasan awal dengan oven pada suhu 100oC. Proses pembuatan material elektrolit kemudian dilanjutkan dengan mencampur bahan baku dan menghaluskannya hingga homogen. Selanjutnya dilakukan pemanasan pada temperatur 120oC selama 4 jam dilanjutkan dengan pemanasan pada temperatur 240oC selama 6 jam. Dalam proses pemanasan, bahan baku telah bereaksi dengan sempurna, dan karena kristal hidrat sudah dihilangkan pada proses pemanasan maka ikatan antar molekul dalam senyawa garam LiBOB yang terbentuk dapat terbangun dengan lebih kuat. Hasilnya berupa serbuk berwarna putih kemudian dilakukan uji sifat kebateraiannya.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 15 November 2018
- Detail
Komposisi Sphagetti Berbahan Dasar Non Terigu Dengan Fortifikasi Tepung Tempe
Invensi ini berhubungan dengan suatu komposisi spaghetti berbahan dasar non terigu seperti mocaf, tepung beras dan tepung jagung, khususnya berupa komposisi spaghetti berbahan dasar non terigu dengan fortifikasi tepung tempe yang kaya protein, mineral (Fe dan Zn) dan tinggi serat sehingga dapat menjadi produk pangan sehat, spaghetti non terigu menggunakan bahan baku mocaf, tepung beras, dan jagung dengan penambahan tepung tempe. Komposisi bahan dibagi menjadi 2 yaitu bahan baku utama dan bahan tambahan. Bahan baku utama yang digunakan adalah mocaf 26,5%, tepung beras 23,2% dan tepung jagung 16,6% dengan penambahan tepung tempe 1,7-9,9% lebih disukai 6,6%, garam 0,7% dan air 29,8%. Karakteristik produk yang dihasilkan secara kimia meliputi kadar air 11,21-11,57%, abu 1,44-1,61%, protein 6,34-10,24%, lemak 5,74-7,71%, karbohidrat 68,84-75,27%, serat pangan 11,62-13,64%, asam fitat 0,99-1,70%, zat besi 4,94-6,94 mg/100g dan zink 1,01-1,20 mg/100g. Cooking properties produk meliputi cooking time 5-6 menit dan cooking loss 6-7,66%. Sifat fisik meliputi elongasi 100,58-128%, kekenyalan 0,10-0,22, kelengketan (-22,33 )-(-7,60) dan kekompakan 0,85-0,92.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 15 November 2018
- Detail
KIT DIAGNOSTIK FUSI GEN EML4-ALK BERBASIS MULTIPLEKS REVERSE TRANSCRIPTASE–POLYMERASE CHAIN REACTION (RT-PCR)
Invensi ini merupakan kit diagnostik untuk mendeteksi fusi gen EML4-ALK pada sampel pasien kanker paru yang sederhana, akurat dan spesifik, mudah dipergunakan, serta menggunakan primer multipleks berbasis metode Reverse Transcriptase Polymerase Chain Reaction (RT-PCR). Kit diagnostik ini terdiri dari primer, formulasi reagensia PCR serta protokol analisis PCR. Formula reagen PCR didesain khusus untuk mengamplifikasi daerah fusi gen EML4-ALK varian 1, 2, 3, 4 dan atau 5 di dalam sampel dalam satu kali proses analisis PCR. Analisis hasil fusi gen yang terjadi dapat diketahui dengan melihat keberadaan pita amplifikasi pada gel agarosa menggunakan alat elektroforesis sederhana.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 15 November 2018
- Detail