Pencarian Hak Kekayaan Intelektual

Paten

PROSES ISOLASI KUERSITRIN DARI DAUN BENALU Dendropthoe curvata

Invensi ini berkaitan dengan proses isolasi senyawa kuersitrin dari daun benalu D. curvata. Tahapan-tahapan yang dilakukan yaitu merebus simplisia dengan air; memisahkan ekstrak; mendinginkan ekstrak; melakukan partisi dengan menambahkan pelarut etil asetat; memisahkan lapisan air dan lapisan organik; menguapkan lapisan organik; mendekantasi larutan; memisahkan endapan; memurnikan hasil; mengelusidasi senyawa; dan melakukan analisa terhadap senyawa yang dihasilkan. Proses ekstraksi dalam invensi ini dapat mengekstraksi 90% kuersitrin dari daun benalu D. curvata dengan kemurnian >90%. Perolehan kursitrin adalah 2,5% terhadap berat simplisia.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 15 November 2018
  • Detail
Paten

PROSES PEMBUATAN SERBUK PELAPIS DARI LIMBAH ALUMINIUM DAN PROSES PELAPISANNYA

Invensi ini berkaitan serbuk pelapis dari limbah aluminium dan proses pelapisannya. Proses pembuatan serbuk pelapis dari limbah aluminium menurut invensi ini dilakukan dengan teknik sederhana menggunakan bola penghalus dengan media larutan anti korosi dan pengeringan. Proses pelapisan serbuk pelapis pada substrat logam menggunakan metode pack cementation. Produk logam hasil pelapisan menurut invensi ini menghasilkan logam dengan ketebalan lapisan sebesar 200-400 μm. Hasil pengujian menunjukkan substrat logam yang dilapisi serbuk dari limbah aluminium memiliki ketahanan oksidasi tinggi dengan perubahan massa sebesar 0,47 mg/cm2.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 15 November 2018
  • Detail
Paten

PROSES PEMBUATAN TEPUNG REBUNG SEBAGAI SEDIAAN BAHAN MAKANAN FUNGSIONAL DAN PRODUK YANG DIHASILKANNYA

Invensi ini berhubungan dengan proses pembuatan tepung, khususnya berupa pembuatan tepung berbasis rebung bambu yang diproses dengan tahapan penyortiran bahan baku, pencucian, pengirisan, perendaman dalam air garam, penirisan, pengeringan, penggilingan, dan pengayakan, sehingga menghasilkan tepung , kaya kalium, mengandung antioksidan, dan rendah sianida, cocok sebagai sediaan untuk pembuatan kukis, roti, biskuit, dan makanan fungsioal lainnya. Tepung rebung yang dihasilkan dari invensi ini memiliki karakteristik sebagai berikut: kadar air 5,78-7,55%; kadar abu 14,87-18,78%; lemak 6,42-7,20%; protein 19,21-24,95%; karbohidrat 45,61-50,08%; kalium 6,81-9,69ppm; sodium 37,46-42,15ppm; besi 0,040-0,060ppm; kalsium 0,053- 0,066ppm; seng 0,013-0,017ppm; sianida 12,41-32,41ppm; dan aktifitas antioksidan 504,18-872,17ppm; total fenol 29,84- 30,41(mg GAE/g); total flavonoid 1,01-2,72(mg QE/g). kelebihan produk ini dibandingkan dengan invensi terdahulu adalah proses dan peralatan yang digunakan untuk pembuatan tepung rebung yang lebih sederhana, sehingga dapat diterapkan ke usaha/industri kecil menengah; produk tepung rebung yang dihasilkan rendah sianida yaitu 12,41-32,41ppm, sesuai dengan standar FAO yaitu maksimal kandungan sianida dalam produk pangan sebesar 50ppm.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 15 November 2018
  • Detail
Paten

KIT DIAGNOSTIK FUSI GEN EML4-ALK BERBASIS MULTIPLEKS REVERSE TRANSCRIPTASE–POLYMERASE CHAIN REACTION (RT-PCR)

Invensi ini merupakan kit diagnostik untuk mendeteksi fusi gen EML4-ALK pada sampel pasien kanker paru yang sederhana, akurat dan spesifik, mudah dipergunakan, serta menggunakan primer multipleks berbasis metode Reverse Transcriptase Polymerase Chain Reaction (RT-PCR). Kit diagnostik ini terdiri dari primer, formulasi reagensia PCR serta protokol analisis PCR. Formula reagen PCR didesain khusus untuk mengamplifikasi daerah fusi gen EML4-ALK varian 1, 2, 3, 4 dan atau 5 di dalam sampel dalam satu kali proses analisis PCR. Analisis hasil fusi gen yang terjadi dapat diketahui dengan melihat keberadaan pita amplifikasi pada gel agarosa menggunakan alat elektroforesis sederhana.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 15 November 2018
  • Detail
Paten

Komposisi Sphagetti Berbahan Dasar Non Terigu Dengan Fortifikasi Tepung Tempe

Invensi ini berhubungan dengan suatu komposisi spaghetti berbahan dasar non terigu seperti mocaf, tepung beras dan tepung jagung, khususnya berupa komposisi spaghetti berbahan dasar non terigu dengan fortifikasi tepung tempe yang kaya protein, mineral (Fe dan Zn) dan tinggi serat sehingga dapat menjadi produk pangan sehat, spaghetti non terigu menggunakan bahan baku mocaf, tepung beras, dan jagung dengan penambahan tepung tempe. Komposisi bahan dibagi menjadi 2 yaitu bahan baku utama dan bahan tambahan. Bahan baku utama yang digunakan adalah mocaf 26,5%, tepung beras 23,2% dan tepung jagung 16,6% dengan penambahan tepung tempe 1,7-9,9% lebih disukai 6,6%, garam 0,7% dan air 29,8%. Karakteristik produk yang dihasilkan secara kimia meliputi kadar air 11,21-11,57%, abu 1,44-1,61%, protein 6,34-10,24%, lemak 5,74-7,71%, karbohidrat 68,84-75,27%, serat pangan 11,62-13,64%, asam fitat 0,99-1,70%, zat besi 4,94-6,94 mg/100g dan zink 1,01-1,20 mg/100g. Cooking properties produk meliputi cooking time 5-6 menit dan cooking loss 6-7,66%. Sifat fisik meliputi elongasi 100,58-128%, kekenyalan 0,10-0,22, kelengketan (-22,33 )-(-7,60) dan kekompakan 0,85-0,92.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 15 November 2018
  • Detail
Paten

ANTENA MIMO MENGGUNAKAN MIKROSTRIP PATCH ARRAY REKTANGULAR H-SLOT

Invensi ini berkaitan suatu antena MIMO menggunakan mikrostrip patch array rectangular H-slot dengan bentuk yang terdiri dari rangkaian cetak (PCB) berbentuk persegi panjang dimana terdapat 2 patch array sebagai peradiasi berbentuk persegi panjang yang diberi celah berbentuk H (H-slot) dan diberi inset-fed untuk mengintegrasikan antara patch dan saluran transmisi cabang. Antena array disusun digabung menggunakan pembagi/penggabung daya yang terdiri saluran transmisi cabang yang menghubungkan patch dan saluran transmisi utama yang menghubungkan antara antena dan perangkat lain menggunakan konektor SMA (Sub Miniature Version A). Sistem antena menggunakan sistem MIMO untuk mengatasi multipath fading pada frekuensi tinggi dan dapat diaplikasikan pada sistem komunikasi seluler.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 15 November 2018
  • Detail
Paten

Komposisi Mi Berbahan Baku Pati Umbi-Umbian

Invensi ini mengungkapkan suatu komposisi mi, khususnya mi berbentuk lembaran pipih (flat noodle) berbahan baku pati umbi-umbian (ganyong atau garut) yang difortifikasi β-karoten dari tepung labu kuning. Adapun komposisi bahan yang digunakan dalam proses pembuatan produk flat noodle ini terdiri dari pati dari umbi-umbian (ganyong atau garut) sebanyak 45-50%, lebih disukai 49%; tepung labu kuning sebanyak 0-8%, lebih disukai 2%; air sebanyak 45-50%, lebih disukai 49%; dan garam sebanyak 0,1 - 0,6%, lebih disukai 0,5%. Produk menurut invensi ini memiliki keunggulan mengandung β-karoten, tinggi serat pangan dan cooking loss rendah.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 15 November 2018
  • Detail
Paten

FORMULASI BISKUIT MAKANAN PENDAMPING AIR SUSU IBU (MP-ASI) BERBASIS MOCAF DAN PROSES PEMBUATANNYA

Invensi ini berhubungan dengan produk pangan berupa biskuit makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI) berbasis mocaf dengan penambahan tepung kacang hijau dan buah pisang Produk biskuit MP-ASI berbasis mocaf terbuat dari tepung mocaf sebanyak 25-35%, lebih disukai 30% tepung kacang hijau sebanyak 15-25%, lebih disukai 20%, bubur pisang matang (jenis pisang Raja atau Ambon atau Nangka) 9-19%, lebih disukai pisang Ambon, kuning telur 5-15%, mentega tawar {unsalted butter) 5-15%, gula 9-19%, lesitin 0,5-1,5%, dan baking powder 0,5-1,5% serta dibuat dengan tahapan: Penimbangan bahan-bahan, pengocokan kuning telur, mentega tawar {unsalted butter), gula dan lesitin, pencampuran dengan bahan-bahan lainnya, pemipihan adonan menggunakan dough sheeter skala 7, pencetakan, pemanggangan I, pembalikan posisi biskuit, pemanggangan II, pengkondisian suhu ruang (tempering) dan pengemasan. Produk menurut invensi ini memiliki keunggulan yaitu sebagai biskuit MP-ASI tinggi energi, protein, zat besi, kalsium, zink dan sumber kalium.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 15 November 2018
  • Detail
Hak Cipta

Client Tracking Satelit LAPAN-A2

  • Hak Cipta
  • Tersertifikasi
  • - 14 November 2018
  • Detail
Hak Cipta

Decoder Automatic Identification System LAPAN-A2dan LAPAN-A3

  • Hak Cipta
  • Tersertifikasi
  • - 14 November 2018
  • Detail