Pencarian Hak Kekayaan Intelektual
SINTESA BAJA OXIDE DISPERSION STRENGTHENED (ODS) BERBASIS FERROLUMP
Tujuan dari invensi ini adalah untuk mengungkapkan tahapan proses sintesa bahan baja ODS dengan menggunakan bahan baku berbasis ferrolump dengan penambahan Fe sebagai penyeimbang komposisi dan Y2O3 sebagai oksida dispersoid dengan tahapan proses yang terdiri dari penentuan komposisi bahan baku yang digunakan, pemaduan mekanik serbuk bahan baku lump dengan penambahan Fe sebagai penyeimbang komposisi dengan Y2O3 secara basah dengan menambahkan pelarut dan waktu pemaduan mekanik selama minimal 2 jam, pengeringan serbuk guna menguapkan pelarut, kompaksi bahan baku menjadi pellet dengan menggunakan tekanan kompaksi minimal 8 ton dan ditahan selama minimal 3 menit, mensinter pelet baja ODS pada tungku suhu tinggi pada temperatur yang berbeda yaitu 1000oC sampai 1200oC pada kondisi vakum selama minimal 2 jam hingga menghasilkan baja ODS dengan kerapatan tinggi. Produk baja ODS yang dihasilkan didinginkan di dalam tungku yang sama hingga suhu tungku mencapai suhu ruang. Pada tahap akhir, baja ODS yang telah didinginkan diamplas/poles permukaannya untuk menghilangkan pengotor dan meratakan permukaan baja ODS. Produk baja ODS yang dihasilkan dari bahan baku ferrolump dengan penambahan Fe sebagai penyeimbang komposisi memiliki kekerasan yang lebih tinggi dibandingkan baja ODS yang dihasilkan dari bahan baku baja komersial.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 17 Mei 2018
- Detail
Sediaan Pembalut Luka Berbahan Dasar Bioselulosa Terimpregnasi Perak (AG) Dan Proses Pembuatannya
Invensi ini bertujuan untuk mendapatkan sediaan pembalut luka antimikroba berupa pembalut luka jenis lembaran yang diimpregnasi dengan suatu logam nanopartikel perak, dimana lembaran tersebut berbahan dasar bioselulosa yang diperoleh dari hasil fermentasi air kelapa dari limbah lokal dengan bakteri Acetobacter xylinum dimana impregnasi logam nanopartikel perak bertujuan untuk dapat meningkatkan kemanfaatan efek antimikrobanya. Logam nanopartikel perak yang terkandung dalam lembaran tipis bioselulosa sebesar 0,1 - 5 % b/b. Kadar air lembaran bioselulosa sebelum diimpregnasi dengan larutan ion 15 perak perlu dijaga sampai sebesar 5 - 25 % berat kering, lebih disukai 10 - 15 % berat kering. Metode pembuatan pembalut luka jenis lembaran berhahan dasar selulosa dinrnses melalui tahanan sebagai berikut: (1) inokulasi mikroba penghasil bioselulosa ke dalam media kultur yang berbahan baku utama air kelapa; (2) pembunuhan sisa mikroba dan pemisahan media kultur; (3) penghilangan kandungan air dalam lembaran bioselulosa: (4) impregnasi ion perak ke dalam lembaran bioselulosa; (5) proses reduksi ion perak menjadi logam nanopartikel perak di dalam lembaran bioselulosa (6) proses pengeringan dalam suhu ruang untuk menghilangkan kandungan air nanokomposit perak-bioselulosa.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 17 Mei 2018
- Detail
KOMPOSISI HIDROGEL CMC-g-(PAA-co-PVA) BERBASIS SELULOSA SEBAGAI ADSORBEN
Invensi ini bertujuan menyediakan suatu komposisi hidrogel berbasis selulosa dengan cara melaksanakan kopolimerisasi cangkok (graft copolymerization) sistem batch dalam reaktor dan mengkarakterisasi hidrogel dengan perwujudan melalui tahapan mensintesa polyacrylic acid (PAA) yang digabungkan dengan polimer vinyl polivinyl alcohol (PVA); membentuk reaksi ikatan silang; melakukan polimerisasi larutan; menghitung jumlah air yang dapat diserap oleh hidrogel; melakukan analisa gugus fungsi terhadap hidrogel; dan melakukan uji morfologi untuk melihat homogenitas dari hidrogel. Hidrogel berbasis selulosa menurut invensi ini memiliki ketahanan dan kekuatan yang lebih tinggi terhadap panas. Komposisi hidrogel yang dihasilkan menurut invensi ini adalah carboxymethyl cellulose (CMC) sebanyak 0,15 - 1,2 g; polyacrylic acid (PAA) sebanyak 1,2 – 7,2 g; polivinyl alcohol (PVA) sebanyak 0,3 – 4,8 g; benzoyl peroxide (BPO) sebanyak 0,23 – 0,45 g; dan N,N’- Methylenebisacrylamide (MBA) sebanyak 0,38 – 0,53 g.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 17 April 2018
- Detail
Ponton untuk Landasan Excavator Melakukan Pengerukan Di Sungai (Excavator Ponton)-22 Ton
- Desain Industri
- Tersertifikasi
- - 12 April 2018
- Detail
Formulasi Pengaktivasi Perlite Dan Penggunaan Perlite Teraktivasi Enzim Untuk Penghilang Warna Limbah Tekstil
Invensi ini bertujuan untuk mendapatkan suatu formula pengaktivasi perlite sehingga diperoleh perlite teraktivasi enzim untuk penghilang warna limbah. Telah diungkapkan dalam invensi ini suatu formulasi pengaktivasi perlite, yang terdiri dari 3-aminopropiltrimetoksisilan (APTS) dalam konsentrasi 5-15%; glutaraldehid dalam konsentrasi 6-15%; dan enzim ekstrak kasar dari jamur Trametes hirsuta D7. Juga telah diungkapkan penggunaan formulasi pengaktivasi perlite untuk mengaktifkan perlite sehingga diperoleh perlite teraktivasi enzim yang dilakukan dengan cara: merendam perlite berukuran 4-8 mesh ke dalam sodium hidroksida (NaOH) dalam jumlah 6 M kemudian ditiriskan sambil dibilas menggunakan akuades deionisasi kemudian dikeringkan dalam oven pada suhu 60 °C selama 24 jam; Tahap selanjutnya adalah merendam perlite dengan 3- aminopropiltrimetoksisilan (APTS) dalam konsentrasi 5-15% selama dua jam dalam penangas air suhu 80 °C kemudian ditiriskan dan dikeringkan dalam oven pada suhu 60 °C selama 24 jam; Perlite direndam lagi dengan glutaraldehid dalam konsentrasi 10% selama dua jam pada suhu kamar, ditiriskan dan dikeringkan dalam oven pada suhu 60 °C selama 24 jam; Perlite yang telah diaktivasi kemudian direndam dengan enzim ekstrak kasar dengan perbandingan antara perlite dan larutan enzim yaitu 1:3-1:10 pada suhu 4 °C selama 24 jam, ditiriskan dan dikeringkan menggunakan pengering beku selama 36-48 jam. Kelebihan invensi ini dibandingkan dengan teknologi konvensional adalah reaksi bersifat lebih cepat karena proses dekolorisasi dilakukan secara ezimatis selain itu dapat mengurangi atau menghilangkan toksisitas dari limbah pewarna.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 04 April 2018
- Detail
MESIN SANGRAI KOPI MODEL FLUIDISASI
Penyangraian kopi dengan metoda fluidisasi merupakan alternatif metoda dari mesin sangrai model drum berputar, untuk menghasilkan biji kopi sangrai yang baik. Metoda fluidisasi mempunyai kemudahan dalam hal proses pengukuran dan kontrol suhu dengan ketelitian (akurasi) yang baik dibanding dengan metoda drum. Hal ini disebabkan oleh biji kopi yang terfluidisasi oleh angin panas bertekanan sehingga pengadukan kopi dalam ruang sangrai sangat sempurna. Mesin sangrai kopi model fluidisasi terdiri dari 6 (enam) bagian yang penting yaitu Ruang sangrai (1) yang sekaligus berfungsi sebagai ruang pendingin (tempering), Siklon (2) sebagai tempat penampungan kulit ari kopi dan komponen lain yang mudah terbang yang lepas dari biji kopi selama sangrai, Kanal saluran udara/angin panas (3) yang berfungsi mengarahkan udara/angin panas masuk dalam ruang sangrai (1) dan keluar ruang sangrai (1), Sentrifugal blower (4) penghasil angin bertekanan untuk sumber udara pembakaran burner gas dan media penghantar panas dan menyalurkan/menekan pada biji kopi dalam ruang sangrai (1), Tungku/kompor gas LPG tekanan tinggi (5) yang berfungsi sebagai sumber panas untuk penyangraian kopi. Burner ini dirancang khusus untuk mesin sangrai fluidisasi ini, sedemikian hingga dapat ditempatkan diantara sentrifugal blower (4) dan ruang sangrai (1), dan dirangkai dengan pemipaan aliran gas LPG, yang dapat diatur penggunaan api kecil dan api besar selama proses sangrai melalui panel kontrol proses sangrai kopi.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 28 Februari 2018
- Detail
PROSES PEMBUATAN BERAS ANALOG BERBAHAN BAKU TEPUNG JAGUNG DAN TEPUNG TAPIOKA DENGAN TEKNIK EKSTRUSI DAN PRODUK YANG DIHASILKANNYA
Invensi ini berhubungan dengan suatu proses pembuatan beras analog berbahan baku tepung tapioka dan tepung jagung terdiri dari : Menyiapkan tepung tapioka; Menyiapkan tepung jagung; Mengukus tepung tapioka dan tepung jagung kedalam steamer; Mencampur tepung tapioka dan tepung jagung dengan perbandingan 75% dan 25% ke dalam mixer; Mengekstrusi adonan tepung jagung dan tepung tapioka ke dalam mesin extruder; Mengeringkan beras analog dengan menggunakan pengering; Melakukan penyosohan pada beras analog dengan menggunakan mesin polisher. Tujuan utama dari invensi ini adalah untuk menyedikan proses proses pembuatan beras analog berbahan baku tepung jagung dan tepung tapioka dengan teknik ekstrusi dan produk yang dihasilkannya. Tujuan lain invensi ini adalah menyediakan beras analog mempunyai karakteristik sebagai berikut: bentuk bulat pipih (menyerupai beras); warna kuning cerah; karbohidrat total 77-82 %berat; kadar air 10-13 %berat; kadar abu 0,5-1 %berat; kadar serat 1-3 %berat; kadar protein 6-8 %berat; kadar lemak 2-3 %berat%.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 01 Februari 2018
- Detail
Tail Buoy Sebagai Alat Bantu Survey Seismik Kelautan
Invensi ini mengenai tail buoy sebagai alat bantu survei seismik kelautan, terdiri dari komponen utama seperti buoy, skeg, daun kemudi ganda, fender, tempat kotak elektronik dan mekanik penggerak beserta penutupnya, tiang instrumentasi, pengait streamer, dan handling eye. Skeg berfungsi mengarahkan aliran fluida ke daun kemudi untuk menjaga stabilitas lintasan, sementara daun kemudi ganda dipasang untuk mempermudah pengendalian tail buoy. Fender karet melindungi tail buoy dari benturan, sedangkan tempat kotak elektronik dan mekanik penggerak beserta penutupnya melindungi sistem dari limpahan air. Tiang instrumentasi digunakan untuk memasang peralatan pengukuran, sedangkan pengait streamer memastikan kabel streamer terhubung dengan aman antara kapal survei dan tail buoy. Handling eye mempermudah dalam proses transportasi. Tail buoy terbuat dari fiberglass untuk mengurangi berat dan meningkatkan kekuatan. Hasil uji stabilitas menunjukkan performa yang baik dengan nilai β kurang dari 7 derajat, serta maksimum sudut momen 32,3 derajat. Invensi ini bertujuan meningkatkan stabilitas dan kemudahan pengendalian dalam survei seismik, menghasilkan data yang lebih akurat dan dapat diandalkan. Dengan demikian, tail buoy ini diharapkan memberikan manfaat signifikan bagi industri survei kelautan.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 01 Februari 2018
- Detail
PROSES PEMBUATAN BERAS TIWUL BERBAHAN BAKU TEPUNG GAPLEK DAN TEPUNG JAGUNG DENGAN TEKNIK EKSTRUSI DAN PRODUK YANG DIHASILKANNYA
Invensi ini berhubungan dengan suatu proses pembuatan beras analog berbahan baku tepung gaplek dan tepung jagung terdiri dari : Menyiapkan tepung gaplek; Menyiapkan tepung jagung; Mengukus tepung jagung kedalam steamer; Mencampur tepung gaplek dan tepung jagung dengan perbandingan 70% dan 30% ke dalam mixer; Mengekstrusi adonan tepung jagung dan tepung gaplek ke dalam mesin extruder; Mengeringkan beras analog dengan menggunakan pengering; Melakukan penyosohan pada beras analog dengan menggunakan mesin polisher. Tujuan utama dari invensi ini adalah untuk menyedikan proses pembuatan beras analog berbahan baku tepung jagung dan tepung gaplek dengan teknik ekstrusi dan produk yang dihasilkannya. Tujuan lain invensi ini adalah menyediakan beras analog mempunyai karakteristik sebagai berikut: bentuk bulat pipih (menyerupai beras); warna coklat kehitaman; karbohidrat total 77-82 %berat; kadar air 10-13 %berat; kadar abu 0,5-1 %berat; kadar serat 1-3 %berat; kadar protein 6-8 %berat; kadar lemak 2-3 %berat.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 01 Februari 2018
- Detail
PROSES PEMBUATAN BERAS ANALOG BERBAHAN BAKU TEPUNG UBI KAYU DAN TEPUNG JAGUNG DENGAN TEKNIK EKSTRUSI DAN PRODUK YANG DIHASILKANNYA
Invensi ini berhubungan dengan suatu proses pembuatan beras analog berbahan baku tepung ubi kayu dan tepung jagung terdiri dari : Menyiapkan tepung ubi kayu; Menyiapkan tepung jagung; Mengukus tepung jagung kedalam steamer; Mencampur tepung ubi kayu dan tepung jagung dengan perbandingan 75% dan 25% ke dalam mixer; Mengekstrusi adonan tepung jagung dan tepung ubi kayu ke dalam mesin extruder; Mengeringkan beras analog dengan menggunakan pengering; Melakukan penyosohan pada beras analog dengan menggunakan mesin polisher. Tujuan utama dari invensi ini adalah untuk menyedikan proses proses pembuatan beras analog berbahan baku tepung jagung dan tepung ubi kayu dengan teknik ekstrusi dan produk yang dihasilkannya. Tujuan lain invensi ini adalah menyediakan beras analog mempunyai karakteristik sebagai berikut: bentuk bulat pipih (menyerupai beras); warna kuning muda; karbohidrat total 80-85 %berat; kadar air 10-13 %berat; kadar abu 0,4-1 %berat; kadar serat 0,8-2 %berat; kadar protein 2-3 %berat kadar lemak 0,2-0,4 %berat.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 01 Februari 2018
- Detail