Pencarian Hak Kekayaan Intelektual
Turbin Darrieus Dengan Sudut Bilah Dimiringkan Terhadap Poros Turbin Untuk Menangkap Energi Gelombang Dan/Atau Arus Laut
KEGUNAAN Indonesia, sebagai negara kepulauan, dengan panjang pantai kurang lebih 99.000 km memiliki potensi energi gelombang yang sangat besar untuk dikonversi menjadi tenaga listrik. Dalam teori gelombang, gerak naik turun permukaan air yang disebut gelombang dirupakan dalam bentuk gerak orbital berupa lingkaran untuk gelombang ditengah laut dan berupa elips saat gelombang mendekati pantai. Gerak orbital mengindikasikan adanya gaya vertikal dan gaya horizontal pada massa air. Turbin Darrieus yang bentuknya seperti huruf H dengan bilah turbin sejajar dengan poros vertikal yang di tengah-tengah turbin, dimodifikasi agar bilah turbin membentuk sudut tertentu dengan poros Vertikal turbin, sehingga bentuknya seperti huruf V. Dengan memiringkan bilah turbin maka turbin dapat mengkonversi gaya vertikal dan gaya horizontal gerak orbital gelombang. Model fisik turbin Darrieus yang dimodifikasi dan diuji di kolam gelombang Laboratorium Hidrodinamika BRIN dengan perbandingan r2/r1 sebesar 0,268 – 1, dimana r2 adalah diameter radial arms atas dan r2 adalah diameter radial arms bawah. Hasil uji hidrodinamika dengan beberapa variasi sudut bilah terhadap poros vertikal turbin membuktikan bahwa: dengan memiringkan bilah turbin terhadap poros turbin akan menghasilkan putaran, torsi, daya listrik, dan efisiensi yang optimal dibandingkan dengan sudut-sudut yang lain untuk karakteristik tinggi gelombang dan periode gelombang yang sama.
- Desain Industri
- Tersertifikasi
- - 31 Agustus 2024
- Detail
FORMULASI ATRAKTAN UNTUK PENGENDALIAN LALAT BUAH (Bactrocera spp)
Invensi ini mengenai komposisi metil eugenol dan insektisida profenofos yang memiliki kemampuan mortalitas yang tinggi dibandingkan kontrol (hanya metil eugenol). Komposisi pada invensi ini memiliki perbandingan 99,8%-99,9% metil eugenol dan 0,1%-0,2% profenofos. Kedua bahan ini dicampurkan dengan merata, hasil larutan ini kemudian siap digunakan untuk pengendalian lalat buah dengan cara meneteskan ke media kapas. Kapas kemudian dimasukkan ke dalam botol perangkap dan botol perangkap digantungkan di sekitar tanaman yang akan kita lindungi.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 29 Agustus 2024
- Detail
Desain Reaktor Pelindian Dalam Pengolahan Monasit Skala Industri Dengan Kapasitas 1000 Ton/Tahun
Reaktor pelindian memiliki peran penting dalam industri nuklir, khususnya dalam proses pengolahan bijih monasit. Fungsinya adalah melarutkan kandungan uranium dan torium menggunakan proses pelindian yang melibatkan Asam Klorida (HCl) dan Air (H2O). Proses ini sangat penting untuk menghasilkan bahan baku yang diperlukan dalam produksi bahan bakar nuklir. Dengan demikian, reaktor pelindian berkontribusi signifikan terhadap pemanfaatan sumber daya alam untuk kebutuhan energi yang berkelanjutan.
- Desain Industri
- Tersertifikasi
- - 29 Agustus 2024
- Detail
FORMULASI DAN PROSES PEMBUATAN SABUN BATANG DENGAN TAMBAHAN EKSTRAK DAN SERBUK DAUN RASAMALA (Altingia excelsa Noronha)
Invensi ini mengenai formulasi pembuatan sabun batang dengan tambahan ekstrak dan serbuk daun rasamala. Komposisi bahan pembuatan sabun batang yaitu minyak zaitun 34- 35%; minyak kelapa 27-28%; lemak biji kakao 7-8%; ekstrak daun rasamala 0,5-1%; serbuk daun rasamala 0,5-1%; air destilasi = 22-23%; NaOH 8-9%. Formulasi ini menghasilkan produk sabun batang yang berfungsi untuk melembabkan dan menjaga kesehatan kulit.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 28 Agustus 2024
- Detail
Slide-Map – Aplikasi Pemodelan Kerentanan Wilayah Terhadap Bahaya Longsor Berbasis Laman Interaktif Spasial
Aplikasi Slide-Map bertujuan untuk mengukur tingkat kerentanan suatu wilayah terhadap bahaya longsor, berdasarkan empat aspek, yaitu: sosial, ekonomi, fisik, dan lingkungan. Pemodelan pada aplikasi ini menggunakan analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG), melalui proksi Indeks Kerentanan (VI) pada unit analisis kecamatan. Aplikasi ini ditampikan dalam suatu laman interaktif pada area studi pada wilayah Bogor (meliputi Kabupaten dan Kota Bogor, dengan total 46 kecamatan), sebagai wilayah yang memiliki kerawanan terhadap longsor. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa walaupun memiliki rekaman kejadian tanah longsor yang tinggi, secara umum wilayah Bogor memiliki VI rendah [0,347–0,454], yang meliputi 26 kecamatan. Sedangkan VI sedang (0,454–0,562] dimiiki 13 kecamatan lainnya, dan VI tinggi (0,562–0,670) berada pada 7 kecamatan. Kecamatan yang memiliki VI tinggi ini ialah: Bogor Tengah, Bogor Barat, Bogor Selatan, Cibinong, Bojonggede , Ciomas, dan Bogor Utara; yang utamanya dipengaruhi oleh tingginya indeks kerentanan pada aspek sosial dan fisik. Aplikasi pemodelan ini dapat bermanfaat dalam pengambilan langkah-langkah mitigasi yang tepat untuk perencanaan tata ruang dan manajemen risiko longsor di suatu wilayah.
- Hak Cipta
- Tersertifikasi
- - 28 Agustus 2024
- Detail
SINTESIS LOGAM TANAH JARANG DARI LUMPUR LAPINDO MENGGUNAKAN PELINDIAN ASAM
Invensi ini mengenai proses sintesis logam tanah jarang dari lumpur lapindo menggunakan pelindian asam. Dari hasil analisis menggunakan X-Ray Fluorescence (XRF), lumpur lapindo mempunyai kandungan logam tanah jarang (LTJ) total sebesar 0,31%. Oleh sebab itu, lumpur tersebut perlu diolah agar diperoleh bahan dengan ekonomis yang lebih tinggi. Invensi ini bertujuan untuk mendapatkan suatu metode sintesis logam tanah jarang dari lumpur lapindo menggunakan pelindian asam. Kenaikan recovery dimungkinkan terjadi seiring kenaikan jumlah pelarut (liquid), namun pada tingkat rasio solid/liquid tertentu recovery LTJ akan menurun. Pengaruh suhu pada proses pelindian yaitu semakin tinggi suhu, recovery dari LTJ menjadi semakin besar. Recovery LTJ terbesar pada variasi suhu diperoleh pada suhu 2000C yaitu sebesar 89,43%. Recovery LTJ terbesar pada variasi waktu diperoleh pada waktu 2 jam yaitu sebesar 97,95%. Dapat disimpulkan bahwa logam tanah jarang dapat diekstraksi menggunakan proses pelindian asam, dalam hal ini pelarut yang digunakan adalah asam sulfat.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 23 Agustus 2024
- Detail
Document Reiew Information System (DORIS) ISO/IEC 17025
Aplikasi berbasis web ini digunakan pada laboratorium pengujian/kalibrasi yang mengoperasikan ISO/IEC 17025 untuk membangun dokumen mutu dari level 1 hingga 4, mendokumentasikan perubahan dokumen, merekam proses kegiatan proses dari proses persiapan, alasan perubahan, reviewer hingga persetujuan perubahan dokumen. Aplikasi berbasis web ini dapat bekerja pada berbagai platform sehingga dapat diakses dari luar organisasi laboratorium. Aplikasi ini diinstall pada server user sehingga user dapat menjaga dan menjamin keamanan dokumennya sendiri. Disamping itu user dapat membuat autorisasi akses disesuaikan dengan hierarki dalam organisasi laboratoriumnya maupun untuk kepentingan stakeholder seperti Asesor dari Komite Akreditasi Nasional, auditor Badan Pemeriksa Keuangan, maupun auditor eksternal lainnya sesuai dengan kebutuhan laboratorium, karena aplikasi ini dapat dipergunakan oleh laboratorium di lingkungan pemerintah maupun swasta.
- Hak Cipta
- Tersertifikasi
- - 21 Agustus 2024
- Detail
METODE PREPARASI KATALIS DARI LIMBAH CANGKANG UDANG DENGAN TEKNIK QUENCHED HEAT UNTUK DEKLORINASI POLYCHLORINATED BIPHENYLS DALAM MINYAK TRAVO
Invensi ini mengenai metode preparasi katalis deklorinasi polychlorinated biphenyls dalam minyak travo dari bahan limbah cangkang udang dengan teknik quenched heat. Limbah cangkang udang (Litopenaeus vannamei) yang telah dihaluskan menjadi bubuk berukuran 170 – 230 mesh diubah menjadi green agregate dalam periptaan katalis deklorinasi cemaran polychlorinated biphenyls (PCBs), suatu persistent organic pollutants (POPs), dalam matriks berupa minyak travo. Preparasi dilakukan dengan pemanggangan limbah cangkang udang dalam bilik panas pada kisaran suhu 350 – 550 oC selama 1 – 3 jam yang dilanjutkan dengan pemadaman cepat dalam nitrogen cair. Material amorf yang diperoleh selanjutnya dikenai proses penetalan secara microwave assisted pada 1800 W dengan bahan pengkatalisis reaksi deklorinasi berupa larutan logam transisi. Bahan pengkatalisis reaksi deklorinasi yang tertetal dalam material amorf, setelah melalui proses pengaktifkan pada suhu 120 oC selama 12 jam, dapat digunakan sebagai katalis dalam proses deklorinasi PCBs dalam matriks minyak travo sehingga diperoleh produk minyak yang masih dapat dimanfaatkan untuk penggunaan lainnya sesuai spesifikasi pemanfaatan.
- Paten
- Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
- - 21 Agustus 2024
- Detail
FORMULASI BAHAN PEWARNAAN JARINGAN HEWAN MENGGUNAKAN KOMBINASI BAHAN DASAR SECANG (Caesalpinia sappan), MORDAN SIMPLOKOS DAN BESI (III) KLORIDA
Invensi ini berkaitan dengan formulasi dan metode pewarnaan jaringan hewan menggunakan pewarna bahan alam ekstrak secang (Caesalpinia sappan). Invensi ini menggunakan kombinasi bahan pewarna utama ekstrak batang secang pekat yang ditambahkan ekstrak daun simplokos pekat, asam asetat glacial, dan besi (III) klorida 10%. Proses pembuatan terdiri dari tahapan mengekstraksi serbuk kayu secang dengan melarutkan serbuk secang dan daun simplokos masing-masing menggunakan alkohol 95% selama 72 jam, menyaring hasil ekstraksi dengan kertas saring ukuran 41, mengevaporasi hasil penyaringan pada suhu 50°C hingga volume larutan berkurang menjadi 30-40% volume awal. Tiga formula untuk menghasilkan warna bitu-ungu yaitu (1) Ekstrak secang pekat (konsentrasi 30-40%), besi (III) klorida 10% sebanyak 8-12% volume larutan ekstrak secang; (2) Ekstrak secang pekat (konsentrasi 30-40%), asam asetat glacial sebanyak 8- 12% volume larutan ekstrak secang, dan besi (III) klorida 10% sebanyak 8-12% volume larutan ekstrak secang; dan (3) Ekstrak secang pekat (konsentrasi 30-40%), besi (III) klorida 10% sebanyak 8-12% volume larutan ekstrak secang, dan ekstrak simplokos pekat (konsentrasi 30-40%)sebanyak 8-12% volume larutan ekstrak secang. Warna yang dihasilkan pada jaringan adalah warna biru-kunguan yang kuat pada bagian sitoplasma, nukleus, dan kolagen.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 19 Agustus 2024
- Detail
Dataset VR Lab Komputer
Dataset VR lab komputer mencakup representasi visual dan spasial dari lingkungan laboratorium komputer dalam format yang dapat digunakan untuk simulasi realitas virtual (VR). Berikut penjelasan terperinci mengenai komponenkomponen yang biasanya ada dalam dataset tersebut: 1. Model 3D Ruangan Lab • Dimensi Ruangan: Dataset mencakup dimensi dan ukuran ruangan secara akurat, termasuk panjang, lebar, dan tinggi. • Struktur dan Tata Letak: Detil mengenai struktur bangunan seperti dinding, lantai, langit-langit, jendela, dan pintu. Ini termasuk penempatan elemen-elemen tersebut secara tepat. • Material dan Tekstur: Informasi mengenai jenis material yang digunakan pada dinding, lantai, dan langit-langit, serta tekstur visual yang merepresentasikan material tersebut. • Pencahayaan: Data mengenai sumber cahaya alami dan buatan dalam ruangan, termasuk posisi lampu, jenis pencahayaan, dan intensitas cahaya. 2. Model 3D Perangkat Lab • Komputer dan Monitor: Representasi 3D dari komputer, termasuk unit CPU, monitor, keyboard, dan mouse. Setiap perangkat ditata sesuai dengan penempatan sebenarnya di dalam lab. • Meja dan Kursi: Model 3D dari meja dan kursi laboratorium, termasuk ukuran dan desain yang tepat sesuai dengan perabotan yang digunakan. • Peralatan Tambahan: Model dari peralatan tambahan seperti printer, scanner, proyektor, dan perangkat jaringan (router, switch). • Kabel dan Koneksi: Detil mengenai penempatan kabel dan koneksi antar perangkat, memberikan representasi visual yang akurat mengenai tata letak kabel dalam lab.
- Hak Cipta
- Tersertifikasi
- - 19 Agustus 2024
- Detail