Pencarian Hak Kekayaan Intelektual

Kit Untuk Mendeteksi 25 Tipe Human Papilloma Virus (HPV) Secara Tidak Invasif
Invensi ini berhubungan dengan suatu produk khususnya suatu kit untuk mendeteksi 25 tipe HPV yang merupakan penyebab kanker leher rahim dengan teknik polymerase chain reaction (PCR) multipleks secara tidak invasif. Target deteksi berupa 25 tipe HPV tersebut terdiri atas 13 tipe berisiko tinggi dan 12 tipe peralihan berisiko rendah ke berisiko tinggi. Kit ini mengandung primer oligonukleotida yang dirancang berdasarkan sekuen gen L1 yang merupakan sekuen yang lestari namun juga bervariasi sehingga dapat mendeteksi 25 tipe HPV yang menjadi target secara spesifik. Kit ini berupa reagen kering dan dapat digunakan untuk mendeteksi dan mendiagnosa infeksi dari 25 tipe HPV dari berbagai sampel seperti apusan serviks, apusan vagina dan urin ataupun sampel yang diambil dari berbagai lokasi lainnya seperti rongga mulut, anus dan lain-lain sesuai gejala klinis yang ditemukan.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 23 Mei 2018
- Detail

SINTESA BAJA OXIDE DISPERSION STRENGTHENED (ODS) BERBASIS FERROLUMP
Tujuan dari invensi ini adalah untuk mengungkapkan tahapan proses sintesa bahan baja ODS dengan menggunakan bahan baku berbasis ferrolump dengan penambahan Fe sebagai penyeimbang komposisi dan Y2O3 sebagai oksida dispersoid dengan tahapan proses yang terdiri dari penentuan komposisi bahan baku yang digunakan, pemaduan mekanik serbuk bahan baku lump dengan penambahan Fe sebagai penyeimbang komposisi dengan Y2O3 secara basah dengan menambahkan pelarut dan waktu pemaduan mekanik selama minimal 2 jam, pengeringan serbuk guna menguapkan pelarut, kompaksi bahan baku menjadi pellet dengan menggunakan tekanan kompaksi minimal 8 ton dan ditahan selama minimal 3 menit, mensinter pelet baja ODS pada tungku suhu tinggi pada temperatur yang berbeda yaitu 1000oC sampai 1200oC pada kondisi vakum selama minimal 2 jam hingga menghasilkan baja ODS dengan kerapatan tinggi. Produk baja ODS yang dihasilkan didinginkan di dalam tungku yang sama hingga suhu tungku mencapai suhu ruang. Pada tahap akhir, baja ODS yang telah didinginkan diamplas/poles permukaannya untuk menghilangkan pengotor dan meratakan permukaan baja ODS. Produk baja ODS yang dihasilkan dari bahan baku ferrolump dengan penambahan Fe sebagai penyeimbang komposisi memiliki kekerasan yang lebih tinggi dibandingkan baja ODS yang dihasilkan dari bahan baku baja komersial.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 17 Mei 2018
- Detail

Sediaan Pembalut Luka Berbahan Dasar Bioselulosa Terimpregnasi Perak (AG) Dan Proses Pembuatannya
Invensi ini bertujuan untuk mendapatkan sediaan pembalut luka antimikroba berupa pembalut luka jenis lembaran yang diimpregnasi dengan suatu logam nanopartikel perak, dimana lembaran tersebut berbahan dasar bioselulosa yang diperoleh dari hasil fermentasi air kelapa dari limbah lokal dengan bakteri Acetobacter xylinum dimana impregnasi logam nanopartikel perak bertujuan untuk dapat meningkatkan kemanfaatan efek antimikrobanya. Logam nanopartikel perak yang terkandung dalam lembaran tipis bioselulosa sebesar 0,1 - 5 % b/b. Kadar air lembaran bioselulosa sebelum diimpregnasi dengan larutan ion 15 perak perlu dijaga sampai sebesar 5 - 25 % berat kering, lebih disukai 10 - 15 % berat kering. Metode pembuatan pembalut luka jenis lembaran berhahan dasar selulosa dinrnses melalui tahanan sebagai berikut: (1) inokulasi mikroba penghasil bioselulosa ke dalam media kultur yang berbahan baku utama air kelapa; (2) pembunuhan sisa mikroba dan pemisahan media kultur; (3) penghilangan kandungan air dalam lembaran bioselulosa: (4) impregnasi ion perak ke dalam lembaran bioselulosa; (5) proses reduksi ion perak menjadi logam nanopartikel perak di dalam lembaran bioselulosa (6) proses pengeringan dalam suhu ruang untuk menghilangkan kandungan air nanokomposit perak-bioselulosa.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 17 Mei 2018
- Detail

KOMPOSISI HIDROGEL CMC-g-(PAA-co-PVA) BERBASIS SELULOSA SEBAGAI ADSORBEN
Invensi ini bertujuan menyediakan suatu komposisi hidrogel berbasis selulosa dengan cara melaksanakan kopolimerisasi cangkok (graft copolymerization) sistem batch dalam reaktor dan mengkarakterisasi hidrogel dengan perwujudan melalui tahapan mensintesa polyacrylic acid (PAA) yang digabungkan dengan polimer vinyl polivinyl alcohol (PVA); membentuk reaksi ikatan silang; melakukan polimerisasi larutan; menghitung jumlah air yang dapat diserap oleh hidrogel; melakukan analisa gugus fungsi terhadap hidrogel; dan melakukan uji morfologi untuk melihat homogenitas dari hidrogel. Hidrogel berbasis selulosa menurut invensi ini memiliki ketahanan dan kekuatan yang lebih tinggi terhadap panas. Komposisi hidrogel yang dihasilkan menurut invensi ini adalah carboxymethyl cellulose (CMC) sebanyak 0,15 - 1,2 g; polyacrylic acid (PAA) sebanyak 1,2 – 7,2 g; polivinyl alcohol (PVA) sebanyak 0,3 – 4,8 g; benzoyl peroxide (BPO) sebanyak 0,23 – 0,45 g; dan N,N’- Methylenebisacrylamide (MBA) sebanyak 0,38 – 0,53 g.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 17 April 2018
- Detail

Ponton untuk Landasan Excavator Melakukan Pengerukan Di Sungai (Excavator Ponton)-22 Ton
- Desain Industri
- Tersertifikasi
- - 12 April 2018
- Detail

MESIN SANGRAI KOPI MODEL FLUIDISASI
Penyangraian kopi dengan metoda fluidisasi merupakan alternatif metoda dari mesin sangrai model drum berputar, untuk menghasilkan biji kopi sangrai yang baik. Metoda fluidisasi mempunyai kemudahan dalam hal proses pengukuran dan kontrol suhu dengan ketelitian (akurasi) yang baik dibanding dengan metoda drum. Hal ini disebabkan oleh biji kopi yang terfluidisasi oleh angin panas bertekanan sehingga pengadukan kopi dalam ruang sangrai sangat sempurna. Mesin sangrai kopi model fluidisasi terdiri dari 6 (enam) bagian yang penting yaitu Ruang sangrai (1) yang sekaligus berfungsi sebagai ruang pendingin (tempering), Siklon (2) sebagai tempat penampungan kulit ari kopi dan komponen lain yang mudah terbang yang lepas dari biji kopi selama sangrai, Kanal saluran udara/angin panas (3) yang berfungsi mengarahkan udara/angin panas masuk dalam ruang sangrai (1) dan keluar ruang sangrai (1), Sentrifugal blower (4) penghasil angin bertekanan untuk sumber udara pembakaran burner gas dan media penghantar panas dan menyalurkan/menekan pada biji kopi dalam ruang sangrai (1), Tungku/kompor gas LPG tekanan tinggi (5) yang berfungsi sebagai sumber panas untuk penyangraian kopi. Burner ini dirancang khusus untuk mesin sangrai fluidisasi ini, sedemikian hingga dapat ditempatkan diantara sentrifugal blower (4) dan ruang sangrai (1), dan dirangkai dengan pemipaan aliran gas LPG, yang dapat diatur penggunaan api kecil dan api besar selama proses sangrai melalui panel kontrol proses sangrai kopi.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 28 Februari 2018
- Detail

PROSES PEMBUATAN BERAS TIWUL BERBAHAN BAKU TEPUNG GAPLEK DAN TEPUNG JAGUNG DENGAN TEKNIK EKSTRUSI DAN PRODUK YANG DIHASILKANNYA
Invensi ini berhubungan dengan suatu proses pembuatan beras analog berbahan baku tepung gaplek dan tepung jagung terdiri dari : Menyiapkan tepung gaplek; Menyiapkan tepung jagung; Mengukus tepung jagung kedalam steamer; Mencampur tepung gaplek dan tepung jagung dengan perbandingan 70% dan 30% ke dalam mixer; Mengekstrusi adonan tepung jagung dan tepung gaplek ke dalam mesin extruder; Mengeringkan beras analog dengan menggunakan pengering; Melakukan penyosohan pada beras analog dengan menggunakan mesin polisher. Tujuan utama dari invensi ini adalah untuk menyedikan proses pembuatan beras analog berbahan baku tepung jagung dan tepung gaplek dengan teknik ekstrusi dan produk yang dihasilkannya. Tujuan lain invensi ini adalah menyediakan beras analog mempunyai karakteristik sebagai berikut: bentuk bulat pipih (menyerupai beras); warna coklat kehitaman; karbohidrat total 77-82 %berat; kadar air 10-13 %berat; kadar abu 0,5-1 %berat; kadar serat 1-3 %berat; kadar protein 6-8 %berat; kadar lemak 2-3 %berat.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 01 Februari 2018
- Detail

PROSES PEMBUATAN BERAS ANALOG BERBAHAN BAKU TEPUNG JAGUNG DAN TEPUNG TAPIOKA DENGAN TEKNIK EKSTRUSI DAN PRODUK YANG DIHASILKANNYA
Invensi ini berhubungan dengan suatu proses pembuatan beras analog berbahan baku tepung tapioka dan tepung jagung terdiri dari : Menyiapkan tepung tapioka; Menyiapkan tepung jagung; Mengukus tepung tapioka dan tepung jagung kedalam steamer; Mencampur tepung tapioka dan tepung jagung dengan perbandingan 75% dan 25% ke dalam mixer; Mengekstrusi adonan tepung jagung dan tepung tapioka ke dalam mesin extruder; Mengeringkan beras analog dengan menggunakan pengering; Melakukan penyosohan pada beras analog dengan menggunakan mesin polisher. Tujuan utama dari invensi ini adalah untuk menyedikan proses proses pembuatan beras analog berbahan baku tepung jagung dan tepung tapioka dengan teknik ekstrusi dan produk yang dihasilkannya. Tujuan lain invensi ini adalah menyediakan beras analog mempunyai karakteristik sebagai berikut: bentuk bulat pipih (menyerupai beras); warna kuning cerah; karbohidrat total 77-82 %berat; kadar air 10-13 %berat; kadar abu 0,5-1 %berat; kadar serat 1-3 %berat; kadar protein 6-8 %berat; kadar lemak 2-3 %berat%.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 01 Februari 2018
- Detail

PROSES PEMBUATAN BERAS ANALOG BERBAHAN BAKU TEPUNG UBI KAYU DAN TEPUNG JAGUNG DENGAN TEKNIK EKSTRUSI DAN PRODUK YANG DIHASILKANNYA
Invensi ini berhubungan dengan suatu proses pembuatan beras analog berbahan baku tepung ubi kayu dan tepung jagung terdiri dari : Menyiapkan tepung ubi kayu; Menyiapkan tepung jagung; Mengukus tepung jagung kedalam steamer; Mencampur tepung ubi kayu dan tepung jagung dengan perbandingan 75% dan 25% ke dalam mixer; Mengekstrusi adonan tepung jagung dan tepung ubi kayu ke dalam mesin extruder; Mengeringkan beras analog dengan menggunakan pengering; Melakukan penyosohan pada beras analog dengan menggunakan mesin polisher. Tujuan utama dari invensi ini adalah untuk menyedikan proses proses pembuatan beras analog berbahan baku tepung jagung dan tepung ubi kayu dengan teknik ekstrusi dan produk yang dihasilkannya. Tujuan lain invensi ini adalah menyediakan beras analog mempunyai karakteristik sebagai berikut: bentuk bulat pipih (menyerupai beras); warna kuning muda; karbohidrat total 80-85 %berat; kadar air 10-13 %berat; kadar abu 0,4-1 %berat; kadar serat 0,8-2 %berat; kadar protein 2-3 %berat kadar lemak 0,2-0,4 %berat.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 01 Februari 2018
- Detail

PROSES PEMBUATAN TAPIOKA FERMENTASI MENGGUNAKAN BAKTERI ASAM LAKTAT DAN PRODUK YANG DIHASILKANNYA
Invensi ini berhubungan dengan Suatu proses pembuatan tapioka fermentasi menggunakan bakteri asam laktat terdiri dari tahap-tahap: menyiapkan ubi kayu yang telah dikupas; mencuci ubi kayu dengan batch washer; melakukan pencacahan/pemarutan menggunakan chopper dan rasper; mengekstraksi pati dengan menggunakan RCCE dan VE untuk menghasilkan ekstrak; mempurifikasi dan peningkatan konsentrasi pati menggunakan hydrocyclone; mengendapkan larutan pati di sedimen pond; menfermentasi pati di sedimen pond; mengeringkan produk setelah proses fermentasi dengan menggunakan sinar matahari atau oven; menepung produk kering sampai dengan lolos mesh 60 menggunakan discmill; dan dihasilkan produk tapioca hasil fermentasi. Tujuan utama invensi ini adalah untuk menyediakan suatu proses pembuatan tapioka fermentasi menggunakan bakteri asam laktat dan produk yang dihasilkannya. Tujuan lain dari invensi ini adalah menyediakan suatu produk tapioka fermentasi yang mempunyai karakteristik sebagai berikut: memiliki viskositas maksimal yang relatif rendah (<385 BU) dibandingkan dengan tapioka tanpa fermentasi (658 BU; breakdown yang lebih rendah (<250BU) dibandingkan dengan tanpa fermentasi (555BU); setback yang relatif rendah (<250BU) dibandingkan dengan tapioka tanpa fermentasi (236BU); kandungan pati 78-85% berat; kadar air 12,5-13,62% berat; kadar abu 0-0,95% berat; kadar serat 0-0,9% berat; ukuran partikel lolos mesh 60; pH 5–7; kadar Protein 0,06-0,23% berat; kadar lemak 0-0,42% berat; swelling power 6-9w/w.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 01 Februari 2018
- Detail