Pencarian Hak Kekayaan Intelektual

PROSES DAN FORMULASI BIOCHAR BERBASIS SEKAM PADI DIPERKAYA SILIKA SEBAGAI PEMBENAH TANAH
Invensi ini mengenai proses dan formulasi biochar berbasis sekam padi diperkaya silika sebagai pembenah tanah. Tujuan dari invensi ini adalah mengatasi kebutuhan bahan organik pada lahan sawah yang belum dapat dipenuhi oleh invensi sebelumnya, karena kondisi anaerobik pada lahan sawah menyebabkan proses dekomposisi bahan organik menstimulasi emisi CH4. Penambahan mineral silika didukung oleh potensi silika sebagai akseptor elektron dalam menekan emisi gas CH4 dari lahan sawah. Biochar sekam padi diperoleh melalui teknik pirolisis, yaitu pembakaran tanpa oksigen. Karakteristik biochar yang dihasilkan dalam proses ini adalah nilai pH 8,28; C-organik 37,03%; N-total 0,87%; C/N ratio 31,07. Kemampuan biochar diperkaya silika ini pada lahan kering Inceptisols adalah meningkatkan kapasitas memegang air; meningkatkan C-organik tanah; meningkatkan kadar N-total tanah; meningkatkan P-tersedia tanah; meningkatkan K-dd tanah; dan meningkatkan KTK tanah. Pengujian pada lahan sawah Inceptisols menunjukkan kecenderungan hasil serupa pada beberapa parameter yang sama (%N-total tanah; P-tersedia tanah; KTK tanah; dan pH tanah), dan dengan emisi CH4 yang lebih rendah 25,43% dibandingkan terhadap tanpa pembenah tanah biochar diperkaya silika.
- Paten
- Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
- - 16 Mei 2024
- Detail

PROSES PRODUKSI SENYAWA AKTINOMISIN-D (AKT-D) UNTUK BAHAN BAKU OBAT ANTIMIKOBAKTERIA
Invensi ini berkaitan dengan proses produksi senyawa Akt-D mencakup identifikasi, kultivasi, dan ekstraksi aktinomisetes potensial (Streptomyces parvus strain A612) sertan isolasi, dan elusidasi struktur senyawa, uji sebagai antimikobakteria (in-vitro, maupun insilico). Sejauh ini, belum terdapat informasi terkait isolasi senyawa, penentuan struktur kimia, dan aktivitas antimikobakteri dari senyawa Akt-D. Hasil isolasi senyawa menggunakan kromatografi, dan penentuan struktur kimia menggunakan spektroskopi ESI-MS, dan NMR. Karakterisasi struktur kimia menunjukkan senyawa terisolasi adalah aktinomisin D (Akt-D). Hasil pengujian menunjukkan senyawa ini menunjukkan kesamaan struktur dengan Akt-D, dan penghambatan yang kuat terhadap Mycobaterium smegmatis, M.bovis, dan M.tuberculosis dengan nilai IC50 masing-masing sebesar 0,74±0,03; 0,02±0.01; dan 0,07±0.009 μg/mL. Uji in silico menggunakan penambatan molekular antara senyawa actinomisin D dan beberapa enzim Mycobacterium (MtCoABC, MtSK, dan MtASDH) menunjukkan nilai energi affinitas lebih baik sebesar -10,6 sampai -8,7 Kkal/mol dibandingkan ligan kokristalnya (-8,0 sampai -3,9 Kkal/mol). Mekanisme penghambatan Akt-D secara in-silico diantaranya yaitu dengan enzim MtSK dengan interaksi hidrofobik pada active site-1 (ATP binding-site) dan 2 (shikimate binding-site). Uji in-silico diperkuat dengan uji in-vitro terhadap penghambatan protein MtSK, didapatkan nilai IC50 sebesar 41,2 ± 5,2 μg/mL. Berdasarkan hal diatas, senyawa Akt-D berpotensi dapat digunakan sebagai kandidat bahan obat anti-TB dengan mekanisme menghambat enzim MtSK dari M.tuberculosis.
- Paten
- Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
- - 15 Mei 2024
- Detail

METODE PEMBUATAN MANGAN SULFAT DARI BIJIH MANGAN DENGAN KADAR KALSIUM TINGGI
Invensi ini berkaitan dengan proses pembuatan prekusor mangan dengan bahan baku bijih mangan dengan kalsium tinggi melalui jalur asam sulfat. Invens ini bertujuan untuk memperbaiki invensi-invensi sebelumnya melalui metode yang ekonomis dan sederhana dengan memanfaatkan bijih mnagan sumber daya alam Indonesia yang akan digunakan sebagai bahan baku, dimana proses yang dilakukan untuk membuat prekursor mangansulfat dengan metode hidrometalurgi. Tahapan proses pembuatan prekursor mangansulfat meliputi : Menghancurkan bahan baku bijih mangan dengan kadar kalsium tinggi menggunakan disc mill sampai ukuran partikel adalah -100 mesh, Pre-treatment pelindian alkali NaOH 5 M, S/L 7% selama 3 jam, Penyesuaian pH 7 menggunakan asam Hcl 1 M, Roasting dengan temperatur 800 ºC dengan waktu 3 jam dengan rasio Mn:batubara sebesar 4:1, Pelindian dengan asam sulfat pada temperatur 50-90 ºC selama 3 jam dengan konsentrasi 2 M, S/L 5%, Karakterisasi sampel hasil prekursor mangansulfat dengan menggunakan analisis inductively coupled plasma – optical emission spectroscopy (ICP-OES) untuk melihat unsur yang terkandung dalam filtrat hasil pelindian asam. Hasil invens ini menghasilkan filtrat dengan kadar Mn sebesar 89.688 ppm dengan persen ekstraksi 96% dengan kondisi optimum proses pelindian asam pada konsentrasi 2 M dengan temperatur proses 90 ºC selama 3 jam.
- Paten
- Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
- - 15 Mei 2024
- Detail

Aplikasi Pemodelan Zona Rawan Longsor Menggunakan Machine Learning
Program komputer “Aplikasi Pemodelan Zona Rawan Longsor Menggunakan Machine Learning” ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan membandingkan algoritma-algoritma ML untuk menghasilkan model LSM yang paling akurat. Pemodelan ini menggunakan 13 faktor penyebab longsor yang tersedia dan kumpulan data yang terdiri dari 822 catatan longsor resmi dan 822 titik non-longsor yang telah disiapkan. LSM yang dihasilkan diklasifikasikan ke dalam 5 tingkat kerentanan, dan dievaluasi melalui Area Under Curve (AUC) dari Receiver-Operating Curve (ROC) dan indeks statistik (sensitivitas, spesifisitas, presisi, skor F1, dan akurasi). Salah satu upaya pengembangan teknologi ini adalah untuk membuat LSM lebih cepat, efisien, dan dapat diotomatiskan dengan menggunakan metode ML. Hasil pemodelan dengan ML menunjukkan kinerja yang sangat baik dimana nilai AUC > 90%. Dengan hasil yang menjanjikan ini, model LSM berbasis ML dapat dimanfaatkan sebagai salah satu langkah mitigasi penanggulangan bencana tanah longsor.
- Hak Cipta
- Tersertifikasi
- - 15 Mei 2024
- Detail

ALAT KONTROL PADA PERANGKAT PENGISIAN KENDARAAN LISTRIK RODA DUA MENGGUNAKAN ANALOG CONTROL PILOT
Invensi ini berkaitan dengan suatu alat kontrol pada perangkat pengisian kendaraan listrik roda dua, lebih khusus lagi invensi ini berhubungan dengan perangkat pengisian baterai kendaraan listrik roda dua. Tujuan utama dari invensi ini adalah untuk mengakomodasi pengisian kendaraan listrik roda dua menggunakan analog control pilot agar dapat menyediakan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik (SPKL) yang aman, andal, dan efisien serta desain rangkaian yang memiliki respon cepat terhadap perubahan input atau kondisi beban. Alat kontrol pada perangkat pengisian kendaraan listrik roda dua menggunakan analog control pilot sebagaimana pada invensi ini terdiri dari mikrokontroler, modul isolasi digital, modul konversi protokol, modul komunikasi data, modul komunikasi RS-485, emergency stop, rangkaian analog control pilot, tusuk kontak pengisi daya, dan bagian modul aktuator dan indikator. Hasil pengujian alat ini dengan menggunakan baterai kapasitas 72 volt, dapat berjalan efisien selama selang waktu 2 jam.
- Paten
- Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
- - 14 Mei 2024
- Detail

METODE PENYIMPANAN BENIH Eugenia uniflora L. MELALUI PERBEDAAN SUHU DAN KELEMBABAN SIMPAN
Invensi ini mengenai metode penyimpanan benih Eugenia uniflora L. yang tergolong dalam benih dengan sifat simpan rekalsitran yang tidak tahan lama disimpan. Invensi ini dilakukan untuk mempertahankan viabilitas benih di bawah penyimpanan dengan suhu dan kelembaban yang berbeda-beda. Sebelum dilakukan perlakuan penyimpanan benih, dilakukan proses pra-penyimpanan sebagai berikut: buah Eugenia uniflora L. yang telah masak dipanen, diproses hingga diperoleh benih siap pakai dengan menghilangkan daging buahnya, dicuci dengan air mengalir, dikering-anginkan dan diukur eRHnya secara bertahap mulai dari kelembaban benih 60,3%; 53,5% dan 47,4%. Proses penyimpanan benih dilakukan dengan invensi sebagai berikut: benih dimasukkan dalam kantong aluminium foil ber-seal di suhu ruang dengan suhu 24-25°C dan kelembaban benih 60,3% selama 2 minggu. Selanjutnya dilakukan penyemaian benih dalam media tanam berupa pasir untuk mengetahui daya kecambah benih Eugenia uniflorayang telah disimpan. Metode penyimpanan benih Eugenia uniflora ini tetap dapat mempertahankan daya kecambah dan viabilitas benihnya sebesar 100%.
- Paten
- Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
- - 14 Mei 2024
- Detail

FORMULASI DAN PROSES PEMBUATAN GRANUL EFFERVESCENT SARI BUAH MENGKUDU (Morinda citrifolia L) SEBAGAI MINUMAN ANTIOKSIDAN DAN ANTIDIABETES
Invensi yang diajukan ini bertujuan untuk menyediakan proses formulasi granul effervescen sari mengkudu sebagai sediaan minuman antioksidan. Formulasi granul effervescent sari mengkudu sesuai invensi ini terdiri dari: serbuk sari mengkudu (15-20%), asam sitrat (10-12%), asam tartrat (20-25%), natrium bikarbonat (32-38%), PVP (0,5- 0,75%), stevia (3,0-3,5%), manitol (1,74-2,0%), aerosil (1-1,5%), Mg-stearat (3,5-4,0%), dan pewarna dan perasa (2,20-3,18%). Tahapan-tahapan proses menurut invensi ini yaitu; membuat sari mengkudu melalui proses pemeraman, mengenkapsulasi sari memngkudu yang ditambahkan maltodekstrin (1:1) dengan proses pengeringan semprot. Tahap selanjutnya adalah pembuatan granulasi asam terdiri dari serbuk sari mengkudu, asam sitrat, asam tartrat, manitol, perisa dan pewarna jeruk yang berfungsi sebagai penambah cita rasa serta gula stevia. Granulasi asam dihomogenkan dan diayak. Granulasi basa terdiri dari polivynilpirolidon (PVP) dan Na bikarbonat. Campuran basa kemudian diayak dan dikeringkan dalam oven pada suhu 50°C selama 15 menit kemudian. Kedua bahan garnulasi dicampur hingga homogen dan ditambahkan dengan aerosil dan magnesium sterarat. Granul kering yang dihasilkan diayak dengan ayakan nomor 18. Selanjutnya campuran granul dilakukan analisis karakteristik kimia, fisik, dan aktivitas antioksidannya.
- Paten
- Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
- - 12 Mei 2024
- Detail

FORMULASI NANOEMULSI PESTISIDA BERBASIS MINYAK ATSIRI UNTUK PENGENDALIAN PENYAKIT BULAI DAN ULAT GRAYAK PADA TANAMAN JAGUNG
Invensi ini mengenai formulasi nanoemulsi pestisida berbasis minyak atsiri untuk pengendalian penyakit bulai dan ulat grayak pada tanaman jagung dan komposisinya, yang terdiri dari 1,5-2,5 % (v/v) formulasi nanoemulsi pestisida atsiri, 0,2-0,4 % (v/v) polisorbat 80, dan 97-98 % air. Aplikasi dilakukan dengan menyemprotkan campuran larutan tersebut ke bagian permukaan bawah daun tanaman jagung sebanyak 5 kali penyemprotan mulai umur 7 HST dengan rentang waktu 7 hari. Aplikasi formulasi nanoemulsi pestisida berbasis minyak atsiri pada tanaman jagung dapat digunakan untuk pengendalian penyakit bulai dan ulat grayak.
- Paten
- Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
- - 07 Mei 2024
- Detail

METODE PELAPISAN TITANIUM NITRIT PADA PERMUKAAN SUBSTRAT BAJA KARBON NOSEL ROKET PADAT
Invensi ini mengatasi kekurangan dari invensi sebelumnya sekaligus mengungkap mengenai suatu proses dan metode pelapisan titanium nitrit menggunakan teknik PVD pada permukaan substrat baja karbon nosel roket padat. Metode pelapisan pada invensi ini terdiri dari dua tahapan yaitu tahapan persiapan dan proses pelapisan. Tahapan persiapan dimulai dengan mempersiapkan substrat pelapis, membersihkan dan meratakan permukaan substrat pelapis hingga rata seperti permukaan cermin. Tahapan selanjutnya adalah proses pelapisan menggunakan mesin pelapis PVD pada tekanan 0.2-0.25 Pa dengan dialiri gas argon sebesar 10-20 sccm pada suhu 200-300oC selama 2-4 jam untuk memperoleh substrat yang terlapis titanium nitrit TiN dan TiCN. Hasil pelapisannya memiliki ketebalan antara 3-6 μm, nilai konduktifitas termal produk setelah pelapisan sebesar 11.00–14.5 W/m-K untuk lapisan TiN dan TiCN paa substrat S45C dan AISI 4340. Pelapis titanium nitrit dengan konduktifita termal yang rendah pada invensi ini menghasilkan struktur yang padat pada permukaan lapisan sehingga mampu meningkatkan kekuatan adesivitas pada lapisan dan mengurangi porositas.
- Paten
- Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
- - 06 Mei 2024
- Detail

ALAT DAN PROSES PRODUKSI LARUTAN TERAKTIVASI PLASMA MENGGUNAKAN ELEKTRODA KAUSTIK SERTA PRODUK YANG DIHASILKANNYA
Invensi ini mengenai alat dan proses untuk menghasilkan larutan teraktivasi plasma menggunakan elektroda kaustik. Proses yang digunakan berdasarkan pada prinsip permukaan elipsoid pada elektroda positif sebagai hasil dari reka kaustik terhadap permukaan elektroda. Sebagaimana partikel cahaya yang melewati medium berbeda menimbulkan efek kaustik, permukaan yang berupa layer-layer elipsoid mampu menghasilkan efek kaustik pada medan elektromagnet. Proses ini bisa menyebabkan plasma self-generated pada larutan sehingga larutan teraktivasi. Larutan yang dihasilkan memiliki nilai zeta potensial kurang lebih –20 mV dan ukuran partikel berkisar pada 400 nm. Karakteristik larutan hasil proses dengan metode dan alat ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas produk pada bidang pertanian, pangan, energi dan medis.
- Paten
- Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
- - 03 Mei 2024
- Detail