Pencarian Hak Kekayaan Intelektual

Paten

Proses Pembuatan Plastik Antibakteri Komposit Polylactic Acid (PLA) - Nanopartikel Zinc Oxide (ZnO)

Invensi ini bertujuan untuk membuat plastik atau film antibakteri komposit polylactic acid (PLA) – nanopartikel ZnO dan proses pembuatannya dengan teknik kombinasi laser ablasi dalam larutan (Laser Ablation in Solution) dan cetak larutan (solvent casting). Laser yang digunakan adalah laser pulsa nanosecond dengan panjang gelombang 1064 nm, repetition rate sebesar 10 Hz, lebar pulsa 6 ns dan energi sebesar 100 mJ. Proses ablasi dilakukan selama 10 menit. Koloid ZnO yang dihasilkan dicampur dengan larutan PLA 2% untuk kemudian dibentuk lembaran film menggunakan cetakan teflon dengan perbandingan volume dengan luasan cetakan 0,375 ml/cm2. Film PLA-ZnO yang dihasilkan pada memiliki ketebalan 0,01 mm, kekuatan tegangan tarik 11,83 MPa dan elongasi saat putus (elongation break) 18%. Film PLA-ZnO yang dihasilkan memiliki sudut kontak uji ketahanan air (wettability) 79o-76o dengan waktu tetes air 10-60 detik. Daya hambat pertumbuhan bakteri oleh plastik PLA-ZnO selama 24 jam setidaknya 97%, dengan detail hasil reduksi 97,17% untuk Escherichia coli dan 98,20% untuk Staphylococcus aureus dengan melakukan proses ablasi ZnO selama 10 menit.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 13 Desember 2019
  • Detail
Paten

Metode Sakarifikasi Tandan Kosong Kelapa Sawit Menggunakan Isolat Lokal Aspergillus niger

Invensi ini berhubungan dengan suatu metode sakarifikasi tandan kosong kelapa sawit (TKKS) menggunakan isolat lokal Aspergillus niger yang dapat menghasilkan enzim selulase. Sakarifikasi dilakukan menggunakan substrat TKKS tanpa perlakuan awal dan TKKS dengan perlakuan awal alkali dengan NaOH 10%. Proses sakarifikasi dilakukan dengan buffer sitrat 0,05 M, pada 150 rpm selama 72 jam dengan variasi suhu 30 –45oC. Pengambilan sampel dilakukan pada jam ke-24, 48 dan 72 dan dilakukan analisis kadar gula pereduksi dengan metode asam 3,5-dinitrosalisilat (DNS). Invensi ini menghasilkan kondisi sakarifikasi optimum, yaitu pada suhu 40oC dan waktu sakarifikasi 1572 jam dengan kadar gula pereduksi sebesar 12,79 mg/mL untuk TKKS tanpa perlakuan awal dan 1,02 mg/mL untuk TKKS dengan perlakuan awal.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 13 Desember 2019
  • Detail
Paten

PROSES PEMBUATAN LEMBARAN KOMPOSIT KITOSAN-TiO2/Ag SEBAGAI BIOPLASTIK ANTIBAKTERI

Pembuatan lembaran komposit kitosan-TiO2/Ag yang dilakukan dengan metode solution casting yaitu deposisi di atas substrat kaca dengan menuangkan bahan yang berupa larutan, dikeringkan hingga terbentuk lembaran dengan beberapa tahapan yang sesuai antara lain dengan pencampuran larutan, pengadukan, penambahan serbuk nanokomposit TiO2/Ag, pencetakan, pengeringan, perendaman, dan pengeringan kembali. Lembaran komposit ini memiliki komposisi dengan perbandingan kitosan dan TiO2/Ag adalah 1:0,008 terhadap asam asetat. Proses pengangkatan lembaran dari substrat dilakukan dalam fase basah menggunakan larutan KOH 1M untuk menghasilkan lapisan yang elastis dan kuat. Lembaran komposit kitosan-TiO2/Ag yang dihasilkan bersifat antibakteri.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 13 Desember 2019
  • Detail
Paten

MINUMAN HERBAL YANG MENGANDUNG SENYAWA BIOAKTIF ANTIDIABETES DARI DAUN SALAM DAN KULIT BATANG KAYU MANIS

Invensi ini berhubungan dengan minuman herbal yang mengandung senyawa bioaktif antidiabetes dari simplisia daun salam dan simplisia kulit batang kayu manis, di mana minuman tersebut dapat menghambat kinerja enzim alfa-glukosidase yang mampu menurunkan kadar gula darah. Minuman herbal pada invensi ini memiliki rasio antara simplisia daun salam dan kulit batang kayu manis serta air yaitu sebesar 1:20, sedemikian hingga memiliki aktivitas 90% inhibisi atau penghambatan terhadap enzim alfa-glukosidase. Minuman herbal ini dapat disiapkan melalui penyeduhan dan perebusan. Minuman herbal yang disiapkan melalui penyeduhan memiliki perbandingan simplisia daun salam terhadap simplisia kulit batang kayu manis sebesar 1:9 sampai dengan 3:7. Sedangkan Minuman herbal yang disiapkan melalui perebusan memiliki perbandingan simplisia daun salam terhadap simplisia kulit batang kayu manis sebesar 1:9 sampai dengan 5:5.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 13 Desember 2019
  • Detail
Paten

PROSES PEMBUATAN MINUMAN KESEHATAN BERBAHAN DASAR DAUN KATUK TERFERMENTASI

Invensi ini berhubungan proses pembuatan minuman kesehatan berbahan dasar daun katuk terfermentasi dengan kultur Symbiotic Culture of Bacteria and Yeasts (SCOBY) sebagai terapi dislipidemia, penurun obesitas dan penurun kolesterol. Komposisi produk minuman kesehatan menurut invensi ini digunakan ekstrak sayuran hijau daun katuk sebagai bahan dasar, kultur SCOBY, dan sukrosa. Proses pembuatan minuman kesehatan berbahan dasar daun katuk terfermentasi yang terdiri dari tahapan-tahapan : membuat inokulum kultur SCOBY dari daun katuk, melakukan sortasi dan membersihkan daun katuk, melakukan proses blansing daun katuk, melakukan ekstraksi daun katuk menggunakan air dengan perbandingan daun katuk dan air sebesar 1:6 hingga 1:10, melakukan penyaringan hasil ekstraksi lolos ukuran 100 mesh, melakukan penambahan sukrosa sebanyak 10-20% kedalam larutan hasil ekstraksi, melakukan proses pasteurisasi pada suhu 90-100oC selama 15 menit, mendinginkan campuran bahan yang telah dipasteurisasi hingga suhu kamar, menginokulasikan inokulum kultur SCOBY dari daun katuk sebanyak 10-20% b/v, melakukan proses fermentasi pada suhu ruang selama 1 – 12 hari. Produk minuman fermentasi ini telah diuji memiliki rasa manis sedang dan rasa asam ringan, serta memiliki rasa yang unik khas daun katuk serta memiliki kemampuan dalam hal penghambatan aktivitas lipase pankreas secara in vitro.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 13 Desember 2019
  • Detail
Paten

Formula Pupuk Organik Hayati Untuk Tanaman Singkong

Invensi ini berkaitan dengan suatu proses pembuatan pupuk organik hayati (POH) spesifik untuk tanaman singkong/singkong kaya beta karoten (KBK) dan proses pembuatannya. Isolat bakteri starter terdiri dari 10 isolat RPPT (Rhizobakteri Pemacu Pertumbuhan Tanaman) potensial dan terseleksi hasil isolasi dari perakaran tanaman singkong dan singkong kaya beta karoten (KBK) yang termasuk dalam genus Burkholderia, Paenarthrobacter, Klebsiella, Kocuria, Rhizobium dan Bacillus. Tahap awal dalam invensi ini adalah pembuatan starter, dengan kerapatan 107 – 108 CFU/ml dari masing-masing bakteri. Bahan pembuatan pupuk organik hayati dalam invensi ini terdiri starter bakteri sebanyak 1-2%, tauge sebanyak 5-7%, gula merah sebanyak 3-4%, pakan ikan sebanyak 2-4%, tepung jagung sebanyak 2-4%, agar-agar sebanyak 0,04-0,06%, telur ayam sebanyak 0,3-0,4%, dedak sebanyak 2-4%, molase sebanyak 5-7%, air kelapa muda sebanyak 3-4%, TSP/kapur sebanyak 0,75-1,5%, dan asam humat sebanyak 0,05-0,15% dan air mineral.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 13 Desember 2019
  • Detail
Paten

Alat Inspeksi dan Pengujian Sensor Suhu Kulit

Invensi ini berhubungan dengan suatu alat inspeksi dan pengujian suhu permukaan kulit manusia yang terdiri dari bak media ekuilibrasi, media ekuilibrasi, sejumlah modul termoelektrik, perangkat kendali suhu yang dilengkapi dengan tampilan interaktif, dan catu daya rangkaian. Modul termoelektrik berfungsi sebagai pemanas dan pendingin media ekulibrasi, pengaturan daya termoelektrik untuk mencapai kesetimbangan suhu media ekulibrasi di rentang kerjanya menggunakan relai semikonduktor. Pengaturan daya termoelektrik melalui relai semikonduktor adalah dengan menerapkan teknik modulasi lebar pulsa (PWM), dengan demikian daya listrik untuk merespon sinyal kendali lebih efisien dan suhu media ekuilibrasi di rentang kerjanya lebih stabil. Rentang suhu media ekuilibrasi adalah 20oC hingga 100oC, dengan stabilitas +/- 0,1oC.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 13 Desember 2019
  • Detail
Paten

PENGOLAHAN BIJIH MANGAN MENJADI KONSENTRAT PREKUSOR MANGAN YANG RAMAH LINGKUNGAN

Pengolahan bijih mangan menjadi konsentrat prekusor mangan meliputi tahapan penyiapan serbuk bijih mangan dengan ukuran < 50 µm, proses ekstraksi menggunakan larutan asam, proses pemisahan pengotor besi (III) hidroksida dan proses kristalisasi. Pada invensi ini, pengolahan bijih mangan dilakukan dengan menggunakan sistem yang ramah lingkungan dimana digunakan suhu dan konsentrasi larutan asam pengekstrak yang rendah, yaitu berkisar pada 2-8 M dan 20-70 ᵒC. Invensi ini juga dilengkapi dengan, proses pemisahanan pengotor besi (III) hidroksida sehingga dapat menjadi produk samping. Selain itu, penggunaan kembali sisa larutan asam ke dalam proses ekstraksi. Proses ini terintegrasi pada proses kristalisasi, uap sisa larutan asam dialirkan menuju kondesor dan kondesatnya ditampung.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 12 Desember 2019
  • Detail
Paten

PEMBUATAN PELET BIOPLASTIK UNTUK PEMBUATAN PRODUK CASTING/MOLDING

Invensi ini berupa suatu proses pembuatan bioplastik dengan bahan pati singkong sebanyak 75%, gliserin 25% (3:1) dan penambahan polietilena berdensitas rendah untuk meningkatkan sifat mekanik dari bioplastik. Metode pembuatan formulasi bioplastik pada invensi ini dilakukan dengan proses pencampuran pati singkong dan gliserin dengan perbandingan 3:1 menggunakanalat pengaduk lalu diproses menggunakan ekstruder sekrup ganda hingga terbentuk pelet. Mencampurkan pelet pati-gliserin dengan polietilena berdensitas rendah dengan perbandingan ( 1:1) yang kemudian diproses kembali menggunakan ekstruder sekrup ganda dengan rentang temperatur pada 6 zona 108-140 ºC, zona cetakan dan zona leleh 150˚C sehingga menghasilkan pelet bioplastik yang dapat dicetak dengan proses cetak panas untuk membentuk lembaran bioplastik. Berdasarkan proses tersebut, diperoleh lembaran bioplastik yang memiliki nilai kuat tarik sebesar 7,2- 7,4 MPa perpanjangan putus 4,4 % dan temperatur leleh 110,9 °C.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 12 Desember 2019
  • Detail
Paten

ALAT PENGUKUR KANDUNGAN BIOGAS

Invensi ini berupa suatu alat pengukuran kandungan biogas khususnya berupa suatu alat untuk mengukur kadar zat amonia, hidrogen sulfida (H2S), metana (CH4)dan karbon dioksida (CO2), dengan perwujudan alat terdiri dari sensor amonia , sensor H2S ,sensor metana dan sensor CO2 yang ditempatkan pada slongsong yang dilengkapi dengan saluran masuk dan saluran keluar biogas, dihubungkan melalui kabel data menuju kontroler yang berfungsi mengolah data yang berasal dari masing-masing sensor, dimana pengolah data mengirim data dalam bentuk grafik melalui kontroler untuk di tampilkan pada display, dan pengolah data juga mengubah data tersebut dalam bentuk format microsoft excel sehingga dapat di salin ke flasdisk melalui konektor usb female yang terdapat pada pengolah data tersebut, power suplay yang berfungsi mengubah tegangan DC 220V ke AC 5V sebagai sumber energi listrik pada alat pengukur kandungan biogas dihubungkan dengan kontroler dipasang pada sebuah box panel yang berfungsi untuk menyimpan dan melindungi power supply, kontroler, pengolah data dan display.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 12 Desember 2019
  • Detail