Pencarian Hak Kekayaan Intelektual

Paten
B-3362/III.6.6/TK.11.02/3/2024

PLATFORM ROBOT BERODA YANG MAMPU BERADAPTASI DENGAN PERMUKAAN YANG TIDAK RATA DAN BIDANG MIRING

Invensi ini berkaitan dengan suatu perangkat robotika yang berupa suatu platform robot beroda yang mampu beradaptasi dengan permukaan yang tidak rata dan bidang miring yang terdiri dari beberapa bagian yaitu rangka atas yang terhubung secara permanen dengan satu roda penyokong belakang dan 2 pivot joint yang terhubung dengan rangka bawah, rangka bawah yang terhubung secara permanen dengan satu roda penyokong depan dan terhubung dengan rangka atas melalui 2 pivot joint yang memungkinkan rangka untuk melakukan mekanisme ayun di kedua pivot joint tersebut, roda yang terdiri dari roda penyokong depan dan roda penyokong belakang, unit pengendali yang berupa joystik dan driver, dimana driver yang terhubung dengan motor penggerak dan roda, yang dikendalikan melalui joystik, selanjutnya motor penggerak berjumlah 2 buah, motor kiri terhubung dengan driver untuk menggerakkan roda kiri, dan motor kanan terhubung dengan driver untuk menggerakkan roda kanan, serta baterai yang merupakan sumber daya keseluruhan sistem, yang berada didalam rangka.

  • Paten
  • Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
  • - 13 Maret 2024
  • Detail
Hak Cipta
B-178/III.11.2/HK.01/1/2024

Machine Learning Untuk Prediksi Waktu Dan Hasil Panen Bawang Merah Di Kabupaten Brebes

Bawang merah merupakan salah satu komoditas sayuran yang paling banyak dikonsumsi di Indonesia. Berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi (Susenas) September 2021, rata-rata konsumsi per kapita komoditas bawang merah warga Indonesia mencapai 2,49 kilogram (kg) dalam sebulan. Badan Pusat Statistik (BPS) 2022, mencatat konsumsi bawang merah sektor rumah tangga Indonesia tahun 2021 naik 8,33% dibandingkan tahun 2020. Kontinuitas pasokan dan kestabilan harga bawang merah merupakan hal yang kritis dan strategis sehingga perlu dipenuhi dengan kualitas yang baik, dalam jumlah yang cukup sesuai dengan waktu dan tempat serta harga yang tepat. Panjangnya struktur rantai pasok pada hampir seluruh produk pertanian di Indonesia menjadi salah satu penyebab adanya kondisi yang probabilistik dan dinamis sehingga meningkatkan kompleksitas pada pemenuhan di sisi pasokan, permintaan dan pengendalian harga. Ketidakseimbangan antara pasokan yang masih bersifat musiman dan permintaan yang cenderung naik mengakibatkan terjadinya fluktuasi harga. Karakteristik bawang merah yang cepat rusak (perishable), musiman, curah (bulky) dengan nilai yang relatif kecil, tidak seragam, sensitif terhadap perubahan iklim menjadi salah satu ciri keterbatasan dalam mekanisme rantai pasok. Saat ini untuk mengatasi kelemahan karakteristik produk pertanian pada mekanisme rantai pasok modern perlu dukungan teknologi digital maju seperti Artificial Intelligence (kecerdasan buatan), Blockchain, dan Internet of Things sehingga managemen rantai pasok bisa lebih efektif dan efisien dan sejalan dengan model adopsi teknologi maju. Penelitian ini merupakan kajian untuk menemukan variable penting apa saja yang menjadi penyebab fluktuasi produksi pada bawang merah yang mempengaruhi waktu panen dan hasil panen di wilayah Kabupaten Brebes. Penelitian ini akan mengadopsi teknologi Artificial Intelligence (kecerdasan buatan) menggunakan metoda analisa machine learning untuk prediksi panen dan waktu panen, sehingga dapat memberikan saran untuk merumuskan kebijakan dalam pengendalian harga bawang merah.

  • Hak Cipta
  • Tersertifikasi
  • - 12 Maret 2024
  • Detail
Paten

SALURAN AIR PRACETAK YANG DILENGKAPI DENGAN PENGENDAP SEDIMEN DAN SUMUR RESAPAN

Invensi ini mengenai saluran air pracetak yang dilengkapi dengan pengendap sedimen dan lubang resapan. Tujuan invensi ini untuk mengatasi permasalahan pengendapan sedimen yang tidak terkonsentrasi serta tidak adanya lubang resapan pada saluran air pracetak yang telah ada. Invensi ini terdiri dari saluran, leher pengendap, pengendap sedimen, lubang sumur resapan dan sumur resapan. Panjang leher pengendap minimal 0,5 kali lebar saluran. Kedalaman pengendap sedimen berukuran minimal 1,2 kali kedalaman saluran dan lebar pengendap sedimen minimal 1,2 kali lebar saluran. Pada lubang sumur resapan dipasang pipa sebagai dinding sumur resapan dimana bagian atasnya ditutup dengan saringan dan ujung bagian atas diberi celah masukan sebagai jalan masuknya air ke sumur. Dinding pipa bagian bawah diberi celah keluaran untuk keluarnya air dari sumur dan ujungnya dibiarkan terbuka. Leher pengendap terdapat 2 tipe. Leher pengendap asimetris, ujung dasar pengendap yang bersinggungan dengan leher pengendap pada samping dinding pengendap sedimen yang posisinya tidak sebidang dengan dinding saluran dilengkapi lubang sumur resapan dan sumur resapannya. Leher pengendap simetris, semua ujung dasar pengendap yang menempel dasar leher pengendap dilengkapi lubang sumur resapan.

  • Paten
  • Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
  • - 09 Maret 2024
  • Detail
Paten
B-1252/III.3.7/HK.06/3/2024

MATERIAL PENYERAP GELOMBANG RADAR BERBASIS NANOKOMPOSIT ZnO/POLIANILIN/CAT EPOKSI

Invensi ini mengenai proses sintesis dan karakteristik material penyerap gelombang radar/radar absorbing material (RAM) berbasis nanokomposit ZnO/polianilin/cat epoksi yang diaplikasikan pada baja. Proses sintesis material penyerap gelombang radar terdiri dari menyintesis nanopartikel ZnO dengan mereaksikan ZnCl2 dan NaOH, menyintesis Polianilin, mencampurkan nanopartikel ZnO dan Polianilin dengan metode one-pot untuk mendapatkan nanokomposit ZnO/PAni, mencampurkan cat epoksi dengan pengencer (thinner) dan pengeras (hardener), mencampurkan nanokomposit ZnO/PAni dengan campuran cat, mengaplikasikan larutan pada baja, mengeringkan baja yang telah dilapisi selama 48 jam. Material penyerap gelombang radar dari invensi ini memiliki karakteristik kemampuan penyerapan gelombang radar hingga -14,5 dB pada frekuensi 10,88 GHz dan memiliki nilai reflected power hingga 96,5%.

  • Paten
  • Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
  • - 05 Maret 2024
  • Detail
Paten

FRAKSI METANOL DARI DAUN NANGKA (Artocarpus heterophyllus) SEBAGAI ANTIOKSIDAN DAN ANTIDIABETES

Invensi ini mengenai fraksi metanol dari daun nangka (Artocarpus heterophyllus) sebagai antioksidan dan antidiabetes alami, lebih khususnya lagi, invensi ini berhubungan dengan fraksi metanol daun nangka yang teridentifikasi memiliki kandungan senyawa fenolik serta memiliki aktivitas antioksidan dan antidiabetes yang kuat. Fraksi metanol didapatkan dari proses ekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol. Terhadap fraksi metanol yang diperoleh dilakukan pengukuran kandungan total fenol, pengujian aktivitas antioksidan dan pengujian aktivitas antidiabetes. Hasil pengukuran kandungan total fenol terhadap fraksi metanol daun nangka yakni sebesar 154,67±6,67 mg GAE/g dan 122,00±1,91 mg QE/g. Sedangkan untuk aktivitas antioksidan fraksi metanol daun nangka diperoleh IC 50 sebesar 52,20 ppm dan aktivitas antidiabetes diperoleh sebesar 81,21%. Berdasarkan hasil pengujian aktivitas antioksidan fraksi metanol daun nangka, maka fraksi metanol daun nangka dapat dijadikan sumber antioksidan dan antidiabetes alami untuk dimanfaatkan sebagai nutrasetikal dan fortifikasi pangan fungsional.

  • Paten
  • Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
  • - 05 Maret 2024
  • Detail
Paten

METODE REGENERASI TANAMAN CABAI BESAR (Capsicum annuum L.) GALUR DARMAIS-1 SECARA IN VITRO

Invensi ini berhubungan dengan metode regenerasi tanaman cabai besar (Capsicum annuum L.) galur Darmais-1 secara in vitro pada, khususnya metode regenerasi melalui pembentukan tunas adventif secara in vitro untuk menghasilkan tanaman cabai besar yang utuh dan fertil. Tahapan - tahapan yang dilakukan menurut invensi ini meliputi mencuci buah cabai yang sudah matang fisiologis dengan sabun; mengumpulkan biji cabai dan mencuci biji cabai; melakukan sterilisasi biji cabai; mengeringanginkan biji cabai; menanam biji steril dalam media MS padat tanpa tambahan zat pengatur tumbuh; mengambil kotiledon berumur 2-3 minggu sebagai eksplan; memotong kotiledon; menanam potongan kotiledon; melakukan subkultur pertama; melakukan subkultur kedua; dan memperoleh tunas adventif tanaman cabai besar hasil regenerasi. Metode regenerasi tanaman cabai menurut invensi ini dapat menghasilkan tunas adventif dalam waktu 8-10 minggu.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 05 Maret 2024
  • Detail
Paten

METODE PEMBUATAN GEL NANOSELULOSA DARI JERAMI PADI DAN PRODUK YANG DIHASILKANNYA

Invensi ini berkaitan dengan suatu metode pembuatan gel nanoseluosa dari jerami padi, khususnya metode pembuatan nanoselulosa dari jerami padi menggunakan teknik delignifikasi kraft, oksidasi TEMPO, dan perlakuan mekanik penggilingan super halus. Selanjutnya, invensi ini juga berhubungan dengan produk nanoselulosa berbentuk gel dari jerami padi. Tahapan metode pada invensi ini dilakukan dengan teknik delignifikasi kraft menggunakan campuran larutan NaOH dan Na2S, pemutihan menggunakan larutan H2O2, oksidasi yang dimediasi dengan TEMPO serta perlakuan mekanik dengan ultrafine grinder dengan siklus 4-8 siklus. Produk gel nanoselulosa dari jerami padi hasil invensi ini dicirikan dengan terbentuknya gel dengan morfologi berbentuk serat berpermukaan halus dengan tekstur bola, memiliki nanofibril berukuran rata – rata 40-60 nm, dan memiliki derajat kristalinitas sebesar 50-70%.

  • Paten
  • Terdaftar
  • - 01 Maret 2024
  • Detail
Paten

FORTIFIKASI GELIDIUM TROPIS DALAM FORMULA MINERAL BLOK UNTUK SAPI POTONG DAN PRODUK YANG DIHASILKAN

Invensi ini berkenaan dengan fortifikasi makroalga merah Gelidium sp. dalam formula mineral blok. Fortifikasi sediaan Gelidium sp. sebanyak 2% dalam formula mineral blok ini mempunyai fungsi meningkatkan kadar kalsium, kuat tekan, kecernaan bahan kering dan bahan organik. Suatu fortifikasi 2% sediaan makroalga merah Gelidium sp. tropis dalam mineral blok dicirikan dengan komposisi kimia berupa kadar bahan kering 87,7%; kalsium 10,47%; fosfor 0,13%; natrium 0,83%; klorin 7,62%; aluminium 0,35%; silikon 1,44%; sulfur 0,24%; kalium 1060 ppm; dan besi 914 ppm. Suatu fortifikasi 2% sediaan makroalga merah Gelidium sp. tropis dalam formula mineral blok ini terbukti meningkatkan kadar kalsium mineral blok hingga 35,27%, meningkatkan kuat tekan mineral blok hingga 69%, meningkatkan kecernaan bahan kering dan bahan organik 32,8-41,9% serta menurunkan konsumsi mineral blok pada sapi potong hingga 56% dibandingkan non-fortifikasi, sehingga penggunaan mineral blok lebih hemat.

  • Paten
  • Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
  • - 29 Februari 2024
  • Detail
Paten

METODE PEMBUATAN MORTAR DENGAN PENGGUNAAN SEMEN BEKU SEBAGAI SUBSTITUSI SEMEN PORTLAND

Invensi ini berhubungan dengan suatu metode pembuatan mortar dengan penggunaan semen beku yang sebagai substitusi semen portland. Tahapan pembuatan adsorben geopolimer ialah menghaluskan semen beku menggunakan ball mill selama 6-10 jam dan menyaringnya dengan ayakan berukuran 80-120 mesh; menyaring kapur dengan ayakan berukuran 80-120 mesh; menyaring pasir dengan ayakan berukuran 40-60 mesh; menimbang semen beku, semen portland, kapur, dan pasir sesuai komposisi yang diinginkan, memasukkannya ke dalam wadah dan mengaduknya hingga homogen; menambahkan air ke dalam campuran dengan perbandingan air dan padatan sebesar 1:5 hingga 1:10; mengaduk campuran dengan mixer hingga homogen dan terbentuk adonan; memasukkan campuran ke dalam cetakan; mendiamkan campuran selama 24-48 jam dalam suhu ruang; mengeluarkan mortar semen dari cetakan; merendam mortar semen di dalam air selama 7-28 hari; dan mengeluarkan mortar dari dalam air, sehingga dihasilkan produk mortar semen. Pengunaan semen beku pada invensi ini sebagai substitusi semen portland dengan komposisi optimum di 70% dari bobot total bahan pengikat.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 28 Februari 2024
  • Detail
Paten

METODE STERILISASI TEPUNG TELUR AYAM ARAB BEBAS KONTAMINAN

Invensi ini berkaitan dengan metode pembuatan tepung telur ayam arab bebas kontaminan (steril) untuk menyediakan bahan pangan fungsional siap konsumsi dan bahan baku industri. Aspek pertama dari invensi ini adalah metode pembuatan tepung telur ayam arab. Bagian putih telur dan kuning telur ayam arab digunakan dalam proses pembuatan tepung menggunakan mesin spray dryer. Aspek kedua dari invensi ini adalah metode pengemasan tepung telur ayam arab. Pengemasan tepung telur ayam arab dilakukan menggunakan plastik emboss vacuum untuk menghasilkan produk yang dikemas dalam kondisi kedap udara. Hal ini untuk menurunkan peluang interaksi antara materi yang dapat teroksidasi pada saat proses sterilisasi. Aspek ketiga dari invensi adalah metode sterilisasi tepung telur ayam arab menggunakan teknik iradiasi gamma. Teknik iradiasi gamma digunakan untuk menghasilkan tepung telur ayam arab bebas kontaminan. Dosis yang digunakan adalah 10kGy dan diiradiasi pada suhu ruang. komposisi nutrien produk tersebut adalah moisture sebesar 4,59%, bahan organik sebesar 93,86%, abu sebesar 6,14%, protein kasar sebesar 46,72%, lemak kasar sebesar 35,76%, kalsium sebesar 19,26%, Fosfor sebesar 14,08, Kalium sebesar 29,07%, Iodium sebesar 51,93 ppm.

  • Paten
  • Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
  • - 26 Februari 2024
  • Detail