Pencarian Hak Kekayaan Intelektual
Dataset Emisi Gas Metana (CH4) Di Lahan Sawah Alternate Wetting And Drying (AWD) Dan Continuous Flooding (CF) Kabupaten Subang
Dataset berupa kumpulan data emisi gas metana (CH4) pada pada lahan sawah Alternate Wetting and Drying (AWD) dan Continous Flooding (CF) di Kabupaten Subang menggunakan metode chamber. Tujuan pembuatan dataset ini untuk memberikan informasi tentang dampak masing-masing pola penggenangan terhadap laju emisi gas metana (CH4) antara metode Alternate Wetting and Drying (AWD) dan Continuous Flooding (CF) di wilayah irigasi teknis. Metode AWD merupakan metode pengairan sawah dengan teknik dikeringkan dan dibasahi. Sementara metode CF merupakan kondisi sawah yang lebih sering tergenang. Sampel gas metana lahan sawah diukur di lapangan menggunakan chamber dan dianalisis konsentrasinya di laboratorium. Pengambilan dataset metana dilakukan selama fase vegetatif musim tanam 1 yaitu bulan Februari – April 2024 pada usia tanaman 14 HST, 28 HST, dan 41 HST. Terdapat tiga petak sawah yang digunakan dimana petak satu dan dua mewakili lahan AWD, sementara petak tiga mewakili lahan CF. Hasil emisi CH4 pada 14 HST untuk lahan AWD yaitu 29 mg/hari, 57 mg/hari, dan untuk lahan CF yaitu 293 mg/hari. Laju emisi gas metana semakin naik dengan bertambahnya usia tanaman selama fase vegetatif. Selain itu, pola penggenangan CF memiliki laju emisi lebih tinggi daripada AWD. Hal ini dapat digunakan sebagai acuan untuk mitigasi penurunan emisi gas CH4.
- Hak Cipta
- Tersertifikasi
- - 13 September 2024
- Detail
FORMULASI DAN PROSES PEMBUATAN KOMBUCHA BUAH SEMPUR Dillenia philippinensis Rolfe
Buah sempur mengandung senyawa fenolik yang tinggi. Ekstrak buah sempur bernilai IC50 90,026 ppm yang termasuk dalam kategori kuat. Kadar total fenol (mg equivalen asam galat/g ekstrak) 8,44±0,09. Kadar total flavonoid (mg equivalen kuersetin/g ekstrak) 7,60±0,36. Suatu formulasi kombucha buah sempur yang terdiri dari:buah sempur kering sebanyak 2,5-3% berat/berat;gula putih sebanyak 10-13% berat/berat;starter kombucha sebanyak 5-6% berat/berat;kultur kombucha sebanyak 2,5-3% berat/berat;air sebanyak 80-85% berat/berat. Tahapan pembuatan kombucha buah sempur yaitu buah matang dipotong kecil dan tipis, dikeringkan dalam oven pada suhu 40-45 ºC selama 7-8 hari, 2,5-3% buah kering direbus dalam air sebanyak 20-25% pada suhu 100-110 ºC selama 3-5 menit, menambahkan gula putih 10-13%, memasak selama 3-5 menit hingga terbentuk larutan, menyaring ampas larutan, mendingikan larutan hingga suhu ruang 25 ºC ± 5 ºC, memasukkan 70-75% air matang suhu ruang 25 ºC ± 5 ºC ke dalam toples kaca, memasukkan larutan yang sudah disaring ke dalam toples kaca, menambahkan starter kombucha cair sebanyak 5-6% dan SCOBY sebanyak 2,5-3%, menutup toples kaca dengan kain ikat dengan karet gelang, proses fermentasi selama 7-14 hari pada suhu ruang 25 ºC ± 5 ºC, penghentian fermentasi dengan memasukkan kombucha dalam lemari pendingin.
- Paten
- Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
- - 12 September 2024
- Detail
Dataset Interpretasi Citra Satelit Sentinel-2 Dengan 15 Indeks Berdasarkan Titik Pengamatan Lapang Secara Spasial
Dataset yang terdiri dari 15 indeks satelit baik data citra satelit Sentinel-2 untuk menghitung berbagai indeks vegetasi, lahan, dan air pada wilayah bawang merah di Kab. Brebes, Prov. Jawa Tengah. Pertama, data Sentinel-2 yang mencakup periode tersebut diunduh dan diolah untuk menghilangkan pengaruh awan menggunakan band QA60. Kemudian, berbagai indeks dihitung, termasuk ARVI, AWEI, BSI, EVI, GCVI, MNDWI, NDISI, NDMI, NDRE, NDVI, NDWI, SAVI, TSAVI, UI, dan WRI. Setiap indeks menghasilkan gambar raster yang mewakili kondisi lingkungan di wilayah tersebut.
- Hak Cipta
- Tersertifikasi
- - 11 September 2024
- Detail
Perlindungan Varietas Tanaman Pacar Air Claire
Pacar Air Claire merupakan hasil persilangan interspesifik antara Impatiens hawkeri dengan Impatiens platypetala. Seleksi tetua betina dan jantan untuk persilangan dilakukan pada tahun 2022 di KKE Palasari, Wisma BATAN, Cipanas-JABAR. Impatiens hawkeri/Impatiens New Guinea seri Divine IMP300 merupakan varietas komersial dengan nomor koleksi NGP230.22 dipilih sebagai tetua betina memiliki daun berwarna coklat, batang coklat tua dan bunga warna merah. Sementara tetua jantan yaitu spesies Impatiens platypetala var. platypetala IP23.04 memiliki daun warna dan batang warna hijau, dan bunga warna putih yang diseleksi dari koleksi tetua Impatiens platypetala. Metode pemuliaan adalah pemuliaan konvensional dengan menggunakan teknik persilangan atau hibridisasi intrspesifik secara seksual. Persilangan searah dilakukan di Screen House KKE Palasari, Wisma BATAN, Cipanas-JABAR pada pagi hari pada tanggal 2 September 2022. Buah hasil persilangan diberi kode populasi PLS4 yang dipanen pada tanggal 28 September 2022, dengan jumlah biji yang diperoleh sebanyak 22 buah. Pada pertumbuhan tanaman selanjutnya terseleksi 4 tanaman berdasarkan uji toleran suhu tinggi tidak langsung di KKE Palasari, Wisma BATAN, Cipanas, dan laboratorium KKI KRC Cibodas- JABAR dan diberi kode PLS4-1, PLS4-2, PLS4-3 dan PLS4-4. Pada tahun yang sama pula diseleksi berdasarkan warna bunga, bentuk bunga, warna daun, terpilih 2 klon kemudian di uji adaptasi di dataran rendah, di Screen House KST Soekarno BRIN di Cibinong, dan terseleksi PLS4-1 dan diberi nama Claire.
- Perlindungan Varietas Tanaman
- Tersertifikasi
- - 11 September 2024
- Detail
METODE PEMBUATAN SENSOR MERKURI BERBASIS NANOPARTIKEL EMAS TANPA PELAPIS
Invensi ini mengenai material sensor merkuri berbasis nanopartikel emas tanpa pelapis dan metode pembuatannya menggunakan teknik ablasi laser pulsa pada medium cair. Laser yang digunakan adalah laser pulsa Nd:YAG dengan lebar pulsa 6 ns, panjang gelombang fundamental 1064 nm, dan laju repetisi pulsa 10 Hz. Energi laser yang digunakan berada pada rentang 10 hingga 50 mJ. Pelat emas yang digunakan sebagai target ablasi memiliki kemurnian 99.99% dengan ketebalan 1 mm. Pelat emas ditempatkan di dalam gelas beaker berukuran 20 mL yang berisi 6 mL air terdistilasi dan diletakkan di atas platform berputar. Proses ablasi laser dilakukan selama rentang waktu antara 5 hingga 30 menit. Karakterisasi material yang meliputi pengukuran spektrum absorbsi UV-vis dan transmission electron microcopy (TEM) mengkonfirmasi nanopartikel emas tanpa pelapis yang digunakan sebagai material sensor merkuri memiliki bentuk bulat. Material sensor berbasis nanopartikel emas tanpa pelapis yang dihasilkan dari ablasi laser pulsa dapat mendeteksi ion merkuri sebanyak 0,04–36,83 mM melalui prinsip kerja kolorimetrik dimana larutan nanopartikel emas tanpa pelapis mengalami perubahan warna dari merah menjadi oranye setelah ditambahkan larutan ion merkuri divalen.
- Paten
- Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
- - 09 September 2024
- Detail
PROSES PEMBUATAN KOMPOSIT NANO ZnO-C BERBASIS ZIF-8 SEBAGAI ADSORBENFOTOKATALIS BISFENOL A DI AIR
Invensi ini berkaitan dengan suatu proses pembuatan adsorben bifenol A, berupa serbuk yang berasal dari sintesis zinc nitrate hexahydrate dan metil imidazole pada pelarut methanol-DMF dengan cara membuat larutan, mencampurkan; mengaduk; mendiamkan; membilas; mengeringkan; menghaluskan ZIF-8 yang terbentuk; mengkarbonisasi pada suhu 700 oC selama 2 jam. ZnO-C yang terbentuk kemudian dicampurkan kedalam larutan BPA; mengaduk menggunakan pengaduk magnetik dibawah Cahaya tampak; melakukan optimasi adsorben BPA pada menit ke 5, 10, 30 dan 30; menyaring menggunakan filter 0,45 μm; mengukur menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada Panjang gelombang 275nm.
- Paten
- Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
- - 09 September 2024
- Detail
HIDROGEL DARI EKSTRAK BUAH BIT (Beta vulgaris)-GRAPHENE OXIDE-POLYVINYL ALCOHOL DAN METODE PEMBUATANNYA
Invensi ini mengenai pembuatan hidrogel dari kombinasi bahan ekstrak buah bit, graphene oxide, dan polyvinyl alcohol melalui ikatan silang fisik tiga siklus sedemikian hingga diperoleh hidrogel berstruktur pori yang stabil dan memiliki sifat biokompatibel. Penggunaan bahan ekstrak buah bit dan graphene oxide pada hidrogel bertujuan untuk meningkatkan sifat biokompatibel dan sifat mekanik. Hasil inovasi ini menunjukkan bahwa nilai sudut kontak dengan air, kuat tarik, dan elongasi memiliki nilai masing-masing sebesar 15,23-25,13 derajat; 0,57-0,82 Mpa; dan 133,84 -184,20 %. Hidrogel ini menunjukkan sifat biokompatibilitas terhadap sel fibroblas preputium kulit manusia dengan kisaran viabilitas 60–75% setelah 24 jam inkubasi. Penambahan bahan ekstrak buah bit ke dalam hidrogel terbukti memberikan peningkatan viabilitas sel. Sebagai perwujudan dengan karakteristik tersebut, material hidrogel dari kombinasi bahan ekstrak buah bit, graphene oxide, dan polyvinyl alcohol diharapkan dapat menjadi alternatif material sebagai balutan luka.
- Paten
- Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
- - 09 September 2024
- Detail
SEDIAAN TABIR SURYA BERBAHAN AKTIF CARBON NANODOTS DARI LIMBAH PABRIK TEH
Invensi ini berhubungan dengan suatu sediaan, yang digunakan pada kulit manusia untuk menyerap komponen sinar UV-B (290 – 320 nm) dari sinar matahari, yang mengandung carbon nanodots sebagai bahan aktifnya, serta: bahan pengemulsi, bahan pelembab, bahan pengental, parfum, dan air. Carbon nanodots tersebut adalah bahan dengan ukuran partikel ≤ 100 nm yang memiliki inti partikel berupa rantai Karbon serta dapat berfluoresensi. Bahan ini berasal dari limbah pabrik teh (Camellia sinensis). Mutu dari sediaan tabir surya tersebut telah diuji melalui Uji Sun Protection Factor (SPF) secara in vitro dan Uji Hedonik. Nilai SPF sediaan tersebut secara umum hampir sama atau sedikit lebih tinggi daripada nilai SPF carbon nanodots-nya in vitro; dan persentase responden yang puas terhadap sediaan tersebut lebih banyak daripada persentase responden yang tidak puas.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 09 September 2024
- Detail
Perangkat Lunak Tertanam Smart Personal Dosimeter V2
Perangkat Lunak Tertanam Smart Personal Dosimeter V2 merupakan komponen integral dari sebuah perangkat proteksi radiasi yang ditanamkan dalam mikrokontroler. Perangkat lunak ini dapat mencatat laju paparan/dosis radiasi dan estimasi akumulasi dosis serta mampu merekamnya selama digunakan. Data yang dicatat meliputi laju dosis/paparan, estimasi dosis/paparan akumulasi, tegangan batere, tahun, bulan, tanggal, jam, menit, detik, data dari akselerometer (x,y,z), dan data dari giroskop (x,y,z). Perangkat lunak ini juga memiliki fasilitas untuk menginput faktor kalibrasi yang selanjutnya disimpan dalam non volatile memory sehingga laju dosis/paparan yang terbaca sudah dikoreksi dengan faktor kalibrasi. Data dapat dikirim ke smartphone (melalui Bluetooth Low Energy) untuk keperluan analisis lebih lanjut dan menjadi suatu riwayat seorang pekerja radiasi selama berada pada medan radiasi. Data dikirim ke smartphone setiap detik dan disimpan dalam file dengan format csv. Perangkat lunak ini menangani fungsi-fungsi kritis seperti pengambilan data dari berbagai sensor, pengolahan dan penampilan data secara real-time, serta pemberian peringatan melalui sistem alarm yang terintegrasi apabila menerima laju dosis melebihi batas maksimum. Komponen logika di dalamnya dirancang secara modular sehingga memungkinkan fleksibilitas dan skalabilitas dalam penerapan dan pengembangan lebih lanjut.
- Hak Cipta
- Tersertifikasi
- - 08 September 2024
- Detail
TEMPAT DUPA BERMOTIF KWANGEN
Tempat Dupa Bermotif Kwangen terbuat dari bahan keramik jenis eathenware pada suhu pembakaran 800oC. Bodi tempat dupa bermotif kwangen terbuat dari bahan galian yang terdiri dari lempung Sibang Gede dan serbuk batu padas dengan tingkat penyusutan 20%. Bentuk dasar tempat dupa adalah bundar yang pada bagian permukaan tengahnya ditempeli desain kwangen secara membujur. Penuangan dekorasi terdiri dari dua tahap, yaitu: dekorasi tempel dan warna. Dekorasi tempel dimaksudkan sebagai proses pemberian dekorasi berupa kwangen yang menempel pada permukaan tengah secara membujur. Perwujudan dekorasi tempel desain kwangen dilakukan dengan system cetak tempel sesuai dengan bentuk dan ukuran masing-masing. Dekorasi warna dimaksudkan sebagai proses pemberian dekorasi dalam bentuk: pewarnaan pada bagian permukaan dan dinding dengan warna hijau. Dekorasi kwangen diberi warna hijau pada bagian tengah sampai ke bawah, dan warna kuning pada bagian atas (bentuk bunga kamboja) dan bagian ujung (bentuk ringkitan daun janur), dan warna merah pada bagian tengah (bentuk rangkaian bunga mengitari bunga kamboja). Proses perwujudan tempat dupa bermotif kwangen adalah sebagai berikut: 1) Pembuatan model: menggunakan bahan baku sebanyak 250 gram dengan waktu pengerjaan 30 menit; 2) Pembentukan cetakan: menggunakan gips sebanyak 500 gram dan air secukupnya dalam waktu 25 menit; 3) Proses aging: menghaluskan bahan agar bisa dibentuk purwarupa; 4) Pembentukan purwarupa berukuran diameter 11,5 cm, tinggi 4,0 cm, dan tebal x 2,5 cm menggunakan bahan 300 gram dalam waktu 30 menit dengan system cetak tekan; 5) Pengeringan: dengan cara dianginkan atau didiamkan dalam ruangan; 6) Pendekorasian (menuangkan dekorasi berupa goresan pada dasar purwarupa dan lekukan pada kwangen; 7) Pembakaran (membakar purwarupa tempat dupa bermotif kwangen berukuran diameter 11,5 cm, tinggi 4,0 cm, dan tebal 2,5 cm yang sudah kering dengan tungku bakar berukuran: panjang 120 cm, lebar 80 cm, dan tinggi 80 cm dengan volume tungku: panjang 90 cm, lebar 54 cm, dan tinggi 60 cm. Pembakaran dilakukan pada suhu 600oC s.d 800oC selama 5 jam. Kapasitas pembakaran rata-rata adalah 7 x 3 x 12 = 252 buah per sekali bakar); 9) Pewarnaan: mewarnai purwarupa tempat dupa motif kwangen yang telah dibakar dengan warna hijau untuk bodi dan dekorasi kwangen, warna kuning untuk bunga kamboja dan ringkitan ujung kwangen, dan warna merah untuk bunga yang mengitari bunga kamboa pada kwangen; dan 10) Penghalusan: menghaluskan purwarupa yang sudah berwarna dengan cara menyemprotkan clear pada seluruh bagian purwarupa sehingga kelihatan halus dan mengkilap. Proses perwujudan purwarupa tempat dupa motif kwangen tersebut menganut system pembakaran tunggal yang disebut pembakaran suhu rendah atau biskuit. Tujuan pembuatan purwarupa tempat dupa motif kwangen adalah menguatkan peran penting keramik jenis eathenware sebagai tempat atau media diletakannya dupa sebagai sarana pada waktu melakukan persembahyangan di pura atau tempat suci. Pemberian dekorasi berbentuk kwangen menunjukkan harmonisasi sarana perembahyangan berupa dupa, kwangen, dan bunga yang selalu dibutuhkan ketika umat melakukan persembahyangan. Warna hijau dekorasi kwangen mencerminkan bahan pokok dari kwangen adalah daun berwarna hijau yang didalamnya berisi serangkaian bunga warna warni yang menyatu dengan ringkitan daun janur. Purwarupa tempat dupa bermotif kwangen digunakan sebagai tempat atau media diletakkannya dupa ketika umat melakukan persembahyangan. Purwarupa tempat dupa bermotif kwangen menjadi alternative bagi pengembangan bahan baku local yang selama ini hanya digunakan untuk produk berukuran kecil, sekali pakai, tanpa dekorasi, dan bernilai jual rendah. Tempat dupa bermotif kwangen menjadi salah satu bentuk diferensiasi produk yang dapat dilakukan oleh UMKM dalam menjaga keberlanjutan bisnis dan kelestarian lingkungan dari penggunaan atribut berbahan plastik yang merusak lingkungan di tengah-tengah belum pulihnya kondisi finansial yang dialami selama ini.
- Desain Industri
- Tersertifikasi
- - 06 September 2024
- Detail