Pencarian Hak Kekayaan Intelektual
FILM KEMASAN MAKANAN MENGGUNAKAN NANOFIBRIL SELULOSA DAN POLIVINIL ALKOHOL(PVA) SERTA PROSES PEMBUATAN
Berbagai film bio-nanokomposit yang terbuat dari polivinil alkohol (PVA) yang diperkuat dengan konsentrasi berbeda (1-5% b/b) serat nanofibril selulosa (CNF) yang diproduksi untuk mengetahui pengaruh sifat fisikokimianya sebagai film kemasan makanan. Nanofibril selulosa diisolasi dari daun nanas melalui teknologi gabungan, yaitu homogenisasi geser tinggi dan ultrasonikasi. Menambahkan berbagai konsentrasi CNF ke dalam matriks PVA dapat menyebabkan perubahan signifikan pada morfologi permukaan. Ketahanan termal dari film bio-nanokomposit ini meningkat karena struktur kristal setelah ditambahkan CNF ke dalam matriks PVA. Selain itu, indeks kristalinitas (CrI) film ini meningkat dari 74,8 % (tanpa CNF) menjadi 77,4 % (dengan penambahan 4% berat CNF). Selain sifat fisik ini, efek transparansi film setelah menggabungkan CNF juga dievaluasi. Transparansi film adalah salah satu fitur utama dari bahan kemasan makanan. Dari karakterisasi ini, tidak terdeteksi dampak signifikan pada transmisi UV setelah penambahan konsentrasi CNFs hingga 5% b/b. Lebih penting lagi, dengan penambahan 4% b/b CNF, sifat mekanik kuat tarik film meningkat 28% dibandingkan dengan film PVA murni.
- Paten
- Terdaftar
- - 29 Juli 2023
- Detail
Dataset Wilayah Kumuh Dan Non Kumuh Berbasis Tile Based Mosaic Citra Satelit SPOT-6/7 Kota Makassar Tahun 2019
Dataset ini merupakan kumpulan dataset mengenai wilayah kumuh dan non kumuh di Kota Makassar. Dataset wilayah kumuh dan non kumuh ini berasal dari mosaik tile based data satelit SPOT 6/7. Jumlah total dataset adalah 5.292 data, yang telah diberi 2 label kelas yakni kumuh dan non kumuh dengan tingkat ketelitian resolusi spasial dataset yakni 1,5 meter. Dataset ini memiliki ukuran tile 512x512 piksel di lokasi perpotongan antara wilayah kumuh dan non kumuh. Data ini telah memuat Augmentasi yakni rotate dan flip didalam datasetnya. Data ini memiliki tutupan awan minimal yang diperoleh dari mosaik tile based citra satelit SPOT-6/7 selama tahun 2019.
- Hak Cipta
- Tersertifikasi
- - 28 Juli 2023
- Detail
MEDIA TANAM BUDIDAYA RUMPUT BERBAHAN TANAH HUMAT
Suatu media tanam khusus untuk budidaya rumput dalam bentuk keping segi empat yang terdiri dari lapisan cocopeat, campuran cocopeat dengan tanah humat dan plastik sebagai dasar media. Lapisan cocopeat dengan komposisi 100% yang terletak di paling atas berfungsi sebagai mulsa dan penyimpan air serta penahan media agar tidak hancur akibat benturan air hujan atau air penyiram. Lapisan cocopeat bercampur tanah humat dengan komposisi cocopeat 10-50% terletak dibawah lapisan cocopeat yang berfungsi sebagai penyedia hara bagi rumput yang ditanam dan lapisan plastik 100% yang berada di paling bawah berfungsi untuk membatasi agar akar di media tanam tidak masuk ke tanah dibawahnya sehingga memudahkan pemanenan. Teknik pembuatannya yaitu; dasar bak pencetakan berbentuk segi empat diberi lapisan plastik dasar, lalu diatasnya ditambahkan campuran cocopeat dan tanah humat kemudian diratakan, kemudian diatasnya ditambahkan cocopeat, selanjutnya ditutup lembar plastik, lapisan ini dapat diulang sesuai tinggi cetakan untuk membuat beberapa keping sekaligus, terakhir cetakan ditutup kemudian ditekan dengan tekanan 7 ton per 1000 cm2 dan ditunggu 5 jam baru dibuka, cetakan dibuka dan isinya dikeluarkan untuk dikeringkan dengan meletakkan di rak pengering selama 2 hari di ruang pengering, selanjutnya media yang sudah di keringkan di simpan dalam gudang penyimpanan.
- Paten
- Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
- - 27 Juli 2023
- Detail
VAKSIN IKAN DARI KOMBINASI ANTIGEN STREPTOCOCCUS AGALACTIAE DAN AEROMONAS HYDROPHILA (VAKSIN TRIVALEN-SA) UNTUK PENINGKATAN KEKEBALAN SPESIFIK IKAN NILA
Invensi ini mengungkap mengenai produksi vaksin Trivalen-SA (Streptococcus agalactiae [biotipe-1]), (S. agalactiae [biotipe-2]), dan Aeromonas hydrophila; yang berfungsi untuk meningkatkan kekebalan spesifik (antibodi) terhadap koinfeksi bakteri patogen pada ikan nila. Adapun proses pembuatan vaksin ini terdiri dari 4 tahapan utama, yaitu penyiapan working seed, produksi antigen dan larutan baku vaksin, sterilitas dan viabilitas vaksin, dan produksi vaksin trivalen-SA.
- Paten
- Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
- - 26 Juli 2023
- Detail
FORMULASI KEPING SNACK JAGUNG-TERIPANG DAN PROSES PEMBUATANNYA
Invensi ini berkaitan dengan formula keping snack jagung-teripang dan proses pembuatannya dengan metode penggorengan dan pemanggangan. Formulasi untuk keping snack jagung-teripang yang digoreng adalah tepung jagung ternikstamalisasi 50- 70%, maizena sebanyak 10-20%; tepung beras 5-20%, baking powder 0,5-2%, garam 1- 2%, bubuk teripang 0-10%, air 50-65%. Formula untuk keping snack jagung-teripang yang dipanggang adalah tepung jagung ternikstamalisasi 70-80%, bubuk teripang 17-20%, campuran tepung (beras-tapioka, beras-maizena, tapioka-maizena, 1:1) 0,1%, baking powder 2-4%, garam 0,2-2%, air 50-65%. Proses pembuatan keping snack jagung-teripang metode penggorengan dan pemanggangan dengan tahap-tahap: nikstamalisasi jagung, pembuatan bubuk teripang, pencampuran bahan-bahan kering, penambahan air, pengadukan, pengukusan, pembuatan lembaran adonan, pemotongan menjadi keping, pengeringan keping jagung-teripang dengan oven, penggorengan, dan pengemasan. Keping snack jagung-teripang memiliki kandungan nilai gizi yaitu protein 10-19%, Fe 4-5 mg/100 g, Zn 2-3 mg/100 g, Ca 34-57 mg/100 g.
- Paten
- Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
- - 25 Juli 2023
- Detail
KOMPOSIT NANO OKSIDA BESI KARBON DOT DENGAN SUMBER KARBON DARI UREA SEBAGAI MATERIAL AKTIF ANODA BATERAI ION LITIUM
Invensi ini bertujuan untuk menghasilkan komposit nano oksida besi karbon dot sebagai material aktif anoda baterai ion litium. Untuk mencapai tujuan tersebut, dilakukan suatu proses hidrotermal dengan tahapan : menyiapkan partikel nano oksida besi, melarutkan partikel nano oksida besi dengan air murni, menambahkan sodium tiosulfat kedalam larutan, menambahkan polimer polietilen glikol, menambahkan larutan karbon dot, melarutkannya kemudian menambahkan sodium hidroksida dan melakukan proses hidrotermal, dan mendapatkan komposit nano oksida besi karbon dot. Komposit nano oksida besi karbon dot kemudian dirangkai menjadi sel koin baterai yang selanjutnya diuji secara elektrokimia. Komposit nano oksida besi karbon dot memiliki karakteristik: indeks Miller yang teridentifikasi adalah (111), (220), (311), (222), (400), (422), (511), (440), (533); rentang diameter 20 – 40 nm; siklik voltametrik pada tegangan adalah 0 – 3 V; nilai densitas arus adalah -0,008 – 0,001 A; dan nilai spesifik kapasitansi : 1200 – 2000 mAh/g.
- Paten
- Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
- - 25 Juli 2023
- Detail
PRODUK TEMPE KACANG KORO PEDANG (Canavalia ensiformis) BERBUMBU DALAM KEMASAN KALENG
Invensi ini berhubungan dengan produk tempe kacang koro pedang (Canavalia ensiformis) berbumbu dalam kemasan kaleng siap santap. Tempe kacang koro pedang berbumbu dalam kemasan kaleng terdiri dari 40-50% irisan tempe kacang koro pedang dan 50-60% kuah bumbu yang dikemas dalam kaleng logam berpenutup. Produk tempe kacang koro pedang berbumbu dalam kemasan kaleng siap santap tersebut memiliki karakteristik mutu, sebagai berikut: kadar air (73,42%), kadar abu (1,6%), protein (7,08%), lemak (4,94%), pH (5,57), kadar anti nutrisi (HCN) sebesar 12,83ppm, warna 60,14 (L), 14,08 (a), 37,90 (b), dengan nilai kesukaan sensoris diatas 4 untuk semua parameter.
- Paten
- Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
- - 24 Juli 2023
- Detail
PROSES PRODUKSI, PURIFIKASI, DAN KONVERSI PREKURSOR HUMAN INSULIN REKOMBINAN
Invensi ini merupakan proses produksi, pemurnian, dan konversi prekursor human insulin rekombinan (rHIP) dengan menggunakan khamir Pichia pastoris sebagai inang untuk ekspresi. Prekursor rHIP merupakan rantai tunggal dengan formula EEAEAEAEPK-B(1-29)-DGK-A(1-21) yang diubah menjadi rHI matang melalui proses tripsinisasi dan transpeptidasi dengan menghilangkan peptida spacer (EEAEAEAEPK) dan linker (DGK) dari rHIP beserta penambahan satu asam amino threonine pada posisi rantai B30. Produksi rHIP dengan metode induksi pulse maupun fed batch dilakukan dalam bioreaktor dengan volume kerja 1 liter. Protein rHIP dimurnikan dengan metode kromatografi penukar kation baik secara manual maupun sistem yang dikendalikan komputer. Pengubahan rHIP menjadi rHI dalam invesi ini dilakukan dengan tahap pertama tripsinisasi dan transpeptidasi, kemudian tahap kedua kristalisasi dan deproteksi. Pada akhir setiap tahapan, protein target dimurnikan dengan kromatografi reversed phase. Produksi dan purifikasi dari rHI yang diklaim dalam invensi ini mampu menghasilkan rHI yang memiliki aktivitas secara in vitro.
- Paten
- Publikasi
- - 24 Juli 2023
- Detail
Teko
Teko Herbal Berdekorasi Dasa Aksara Pemicu Kesehatan terbuat dari bahan keramik jenis eathenware pada suhu pembakaran 800oC. Bodi bokor keramik terbuat dari bahan galian yang terdiri dari lempung Sibang Gede dan serbuk batu padas dengan tingkat penyusutan 20%. Penuangan dekorasi terdiri dari dua tahap, yaitu: dekorasi tempel dan ukir. Dekorasi tempel dimaksudkan sebagai proses pemberian dekorasi sepuluh jenis aksara yang disebut dasa aksara menempati sepuluh organ vital tubuh manusia (buana alit). Perwujudan dekorasi tempel dasa aksara dilakukan dengan system cetak tempel sesuai dengan bentuk dan fungsi masing-masing aksara yang ada, yaitu: sang, bang, tang, ang, ing, nang, mang, sing, wang, dan yang. Dekorasi ukir dimaksudkan sebagai proses pemberian dekorasi ukir dalam bentuk: ukiran patra dan garis lingkar yang mengelilingi mulut dan tangkai teko; dan ukiran titik berlubang dan garis lingkar yang mengelilingi permukaan dan tutup teko. Proses perwujudan teko herbal berdekorasi dasa aksara pemicu kesehatan terdiri dari: 1) Proses pembentukan: membentuk bodi, mulut, tangkai, dan tutup teko secara terpisah menggunakan lempung Sibang Gede yang dicampur dengan serbuk batu padas dengan perbandingan 80%:20%; 2) Proses pengeringan awal: mengeringkan bodi, mulut, tangkai, dan tutup teko yang sudah terbentuk dengan udara dalam ruangan untuk mengurangi kadar air dan melekatkannya; 3) Proses triming: menggunakan pengetriman yang dimaksudkan untuk membentuk bodi teko yang tipis, halus, kokoh sesuai desain yang diinginkan; 4) Proses penyambungan: menyambung atau menyatukan bodi dengan mulut dan tangkai teko menggunakan campuran lempung dan lem perekat; 5) Proses pendekorasian tempel: menempelkan sepuluh jenis huruf atau dasa aksara yang mencerminkan aksara suci yang menempati organ vital manusia (buana alit), yaitu: sang di jantung, bang di hati, tang di lambung, ang di dasar hati, ing di empedu, nang di paru-paru, mang di usus halus, sing di ginjal, wang di pankreas, dan yang di ujung hati; 6) Proses pendekorasian ukir: mendekorasi ukir dalam bentuk patra dan garis lingkar pada sambungan bodi dengan mulut dan bodi dengan tangkai, dan bentuk titik berlubang dan garis lingkar pada tutup teko menggunakan pahat ukir; 7) Proses pembakaran: membakar teko yang telah berdekorasi tempel dasa aksara pada suhu 800OC selama 5 s.d 7 jam menggunakan tungku pembakar; 8) Proses penyemprotan clear: menyemprotkan clear ke seluruh bagian teko untuk melindungi dan menghaluskan bodi supaya tidak mengelupas atau punah dan tetap kelihatan indah; dan 9) Proses pengeringan akhir: mengeringkan teko herbal yang telah berdekorasi tempel, ukir, dan terlapisi clear dalam udara terbuka agar tidak lengket dan betul-betul menyatu dengan bodi, dekorasi, dan clear. Proses perwujudan teko herbal tersebut menganut system pembakaran tunggal yang disebut pembakaran suhu rendah atau biskuit. Tujuan pemberian dekorasi dasa aksara pada teko menunjukkan dukungan nilai religious sepuluh aksara suci yang membangkitkan organ vital tubuh manusia dalam memicu fungsi teko sebagai perebus air yang dicampur dedaunan herbal untuk menjaga kesehatan Dekorasi ukir bentuk patra, titik berlubang, dan garis lingkar pada sambungan mulut-bodi, tangkai-bodi, dan tutup teko menunjukkan integrasi berkelanjutan yang indah perlu dijaga untuk mewujudkan peran produk dalam mendukung kesehatan. Produk teko herbal ini digunakan sebagai alat merebus air dan dedaunan herbal tatkala sebagian besar orang membutuhkan minuman segar untuk menjaga kesehatan tubuhnya terhindar dari penyakit yang seringkali datang tiba-tiba. Teko herbalini menjadi alternative bagi pengembangan bahan baku local yang selama ini hanya digunakan untuk produk berukuran kecil, sekali pakai, tanpa dekorasi, dan bernilai jual rendah. Teko herbal menjadi salah satu bentuk diferensiasi produk yang dapat dilakukan oleh UMKM dalam menjaga keberlanjutan usaha di tengah-tengah belum pulihnya kondisi finansial yang dialami selama ini.
- Desain Industri
- Tersertifikasi
- - 23 Juli 2023
- Detail
KIT MARKA MOLEKULER DAN METODE DETEKSI VARIETAS UNGGUL BAWANG PUTIH BERDASARKAN SIDIK JARI DNA
Invensi ini mengenai kit marka molekuler yang terdiri dari 7 primer SSR terbaik formulasinya hasil seleksi total 27 primer SSR serta metode deteksi berdasarkan hasil skoring pola pita DNA untuk memperoleh identitas genetik dalam bentuk profil sidik jari DNA dari delapan varietas unggul bawang putih. Kit marka molekuler terdiri dari tujuh test tube yang berisi larutan primer (forward dan reverse). Larutan-larutan primer masing-masing dicampur dengan DNA genomik sampel, larutan PCR dan ddH2O hingga homogen, kemudian dilanjutkan dengan amplifikasi, elektroforesis gel poliakrilamid, pengambilan gambar di bawah sinar UV, skoring terhadap pola pita DNA sampel, dan memasukkan data skoring menggunakan perangkat lunak sehingga diperoleh pohon filogeni dan konversi ke angka numerik sebagai identitas unik yang akan menunjukkan perbedaan antara varietas yang bermanfaat untuk mengidentifikasi kemurnian benih varietas unggul bawang putih.
- Paten
- Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
- - 23 Juli 2023
- Detail