Sistem Cepat Deteksi Mangrove Mangrove (SPATIO) v1.2
Hak Cipta
Sistem Cepat Deteksi Mangrove Mangrove (SPATIO) v1.2
SPATIO v 1.2 merupakan aplikasi yang dibangun menggunakan platform Google Earth Engine (GEE) yang diciptakan untuk memenuhi kebutuhan informasi mangrove secara cepat. Pengolahan informasi mangrove dalam aplikasi ini memanfaatkan kumpulan data citra Landsat 8 dan Sentinel 2 yang dikompilasi tahunan. Proses perolehan informasi mangrove menggunakan metode klasifikasi terbimbing dengan algoritma Random Forest (RF) dan memanfaatkan berbagai indeks yang terdiri dari: Simple Ratio (SR), Normalized Difference Vegetation Index (NDVI), Normalized Difference Mangrove Index (NDMI), Green Chlorophyll Vegetation Index (GCVI) dan Modified Normalized Difference Water Index (MNDWI). Uji akurasi juga dilakukan menggunakan pendekatan confusion matrix untuk mendapatkan akurasi dalam setiap hasil pengolahan. Keluaran yang didapatkan dari SPATIO v 1.2 adalah informasi mangrove yang dapat ditampilkan secara optimal pada skala 1:50.000 serta luasan dalam satuan hektar (ha). Informasi ini dapat diunduh dalam format raster (.tif) dan bisa digunakan untuk melakukan pengolahan dan analisa lebih lanjut dengan berbagai software Sistem Informasi Geografis (SIG). Aplikasi ini diharapkan dapat digunakan untuk masyarakat secara umum untuk kepentingan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
2022-1666338397-zpqu
-
Pusat Riset Penginderaan Jauh
rizki.nandika@gmail.com
Badan Riset dan Inovasi Nasional
UND - Undifiend
Jakarta
03 Oktober 2022
EC002022107197
15 Desember 2022
15 Desember 2022
000422941
- Muhammad Rizki Nandika
( Pusat Riset Oseanografi ) - Kholifatul Aziz
( Pusat Data dan Informasi ) - Agung Dwi Wijaya
( Pusat Data dan Informasi ) - Wiji Prasetio
( Pusat Riset Penginderaan Jauh ) - Azura Ulfa
( Pusat Riset Penginderaan Jauh ) - A. A. Md. Ananda Putra Suardana
( Pusat Riset Oseanografi ) - Nanin Anggraini
( Pusat Riset Penginderaan Jauh ) - Gathot Winarso
( Pusat Riset Penginderaan Jauh ) - Ratih Dewanti
( Pusat Riset Penginderaan Jauh )
- Abd. Rahman As-syakur
( Universitas Udayana )