Aplikasi Satellite-based Disaster Early Warning System (SADEWA) Reborn
Hak Cipta
Aplikasi Satellite-based Disaster Early Warning System (SADEWA) Reborn
Sadewa (Satellite-based Disaster Early Warning System) versi Reborn atau Sistem Peringatan Dini Bencana Berbasis Satelit versi Reborn merupakan salah satu produk litbang PSTA dalam bentuk Sistem Pendukung Keputusan (DSS) untuk mendukung pengelolaan resiko bencana hidrometeorologis dengan memanfaatkan manajemen API untuk melakukan transaksi data didalamnya. Sadewa Reborn merupakan aplikasi berbasis web yang terdiri dari sistem pemantauan atmosfer berbasis satelit Himawari-8, sistem prediksi atmosfer berbasis model WRF, sistem peringatan dini hujan ekstrem dan merupakan pengembangan tahap selanjutnya dari Sistem SADEWA sebelumnya, serta seluruh kemampuan yang dimiliki SADEWA juga dimiliki oleh SADEWA REBORN beserta tambahan kemampuan. SADEWA REBORN memiliki kemampuan tambahan selain yang telah dimiliki oleh SADEWA antara lain memiliki informasi lokasi terkini untuk Hujan, Kelembapan, dan Kecepatan Angin, Peta Peringatan Lokasi Warning Hujan Lebat dan Tabel Peringatan untuk seluruh daerah di Indonesia, CENS, Pilihan untuk melakukan Observasi dan Prediksi dengan Pilihan Observasi adalah Suhu Puncak Awan, Uap Air, Visible, Near Infrared, Awan Tumbuh, dan Pusat Wilayah Konveksi, sedangkan untuk Prediksi adalah Hujan Lebat, Prediksi Hujan secara Lokasi dan Data, Liputan Awan, Tekanan Perturbasi, Uap Air Kolam Total, Suhu Permukaan, Angin 850mb, 200mb, dan 10mb. Penambahan fitur dilakukan secara berkesinambungan sebagai bagian penelitian in-house PSTA.
2023-1673197960-91tn
-
Pusat Riset Iklim dan Atmosfer
fari009@brin.go.id
Badan Riset dan Inovasi Nasional
UND - Undifiend
Bandung
22 Juli 2021
EC00202238350
21 Juni 2022
21 Juni 2022
000353977
- Farid Lasmono
( Pusat Data dan Informasi ) - Risyanto
( Direktorat Pengelolaan Laboratorium, Fasilitas Riset, dan Kawasan Sains Teknologi ) - Teguh Harjana
( Pusat Riset Iklim dan Atmosfer ) - Didi Satiadi
( Pusat Riset Iklim dan Atmosfer ) - Ibnu Fathrio
( Pusat Riset Iklim dan Atmosfer ) - Aisya Nafiisyanti
( Pusat Riset Iklim dan Atmosfer ) - Wendi Harjupa
( Pusat Riset Iklim dan Atmosfer ) - Agung Febrian Putra
( Pusat Data dan Informasi ) - Acep Catur Nugraha
( Pusat Data dan Informasi )
- Anton Siswo Raharjo
( Telkom University ) - Bey Arief Budiman
( Telkom University ) - Cepi Supratman
( Telkom University )