FORMULASI PAKAN BURUNG PERKICI PELANGI(Trichoglossus haematodus)

Paten

FORMULASI PAKAN BURUNG PERKICI PELANGI(Trichoglossus haematodus)

Invensi ini tentang formulasi pakan burung perkici pelangi (Trichoglossus haematodus)di fasilitas konservasi ek situ. Pakan dibuat berbentuk seperti bubur, agar dapat dikonsumsi dengan mudah oleh burung perkici yang secara anatomi, memiliki lidah seperti sikat yang digunakan untuk menghisap nektar. Formulasi ini sangat efektif dalam menyediakan komponen nutrisi yang diperlukan oleh burung tersebut. Formulasi pakan burung perkici mengandung pur burung (26-27%), pisang lampung (35-37%), jagung manis iris (8-10%), roti tawar (1-3%), telur puyuh rebus (10-12%), taoge (8-10%), dan gula merah (8-10%). Pakan tersebut memiliki kandungan protein kasar sebesar 7,47%; lemak kasar 2,58%; Ca 0,43%; P 0,35%; energi metabolisme 2427,18 kal/g. Pakan untuk burung perkici ini dapat diberikan sebagai sebagai pakan harian (daily feed) untuk memenuhi kebutuhan nutriennya. Selain persiapan pakan, hal lain yang perlu diperhatikan adalah penyajian pakan. Penyajian pakan dilakukan pada beberapa tempat pakan, yang diletakkan pada lokasi yang berbeda-beda dalam kandang, sehingga tidak terjadi penumpukkan burung pada satu lokasi pakan. Hal ini dapat berakibat adanya individu yang tidak mendapatkan pakan dengan cukup. Parameter dari pengujian dan observasi pemberian formulasi pakan ini pada perkici pelangi (Trichoglossus haematodus) yaitu menunjukkan konsumsi pakan yang lebih baik dibandingkan dengan sebelum diberikan formulasi pakan dalam invensi ini.


S00202411144

14 Oktober 2024

2024

2024-1720702890-otbu

NOMOR B-4007/III.5.5/HK.06/9/2024


( Lihat )

Pusat Riset Zoologi Terapan

sint003@brin.go.id

Badan Riset dan Inovasi Nasional

Paten Sederhana

Pakan

2

0

-


  • Sinta Maharani
    ( Pusat Riset Zoologi Terapan )
  • Wahju Widodo
    ( Pusat Riset Zoologi Terapan )
  • Rini Rachmatika
    ( Pusat Riset Zoologi Terapan )
  • Siti Nuramaliati Prijono
    ( Pusat Riset Zoologi Terapan )
  • Ki Ageng Sarwono
    ( Pusat Riset Zoologi Terapan )
  • Suhendra Pakpahan
    ( Pusat Riset Zoologi Terapan )
  • R. Lia Rahadian Amalia
    ( Pusat Riset Zoologi Terapan )
Kembali