PROSES PEMBUATAN KAWAT MONOFILAMEN SUPERKONDUKTOR BERBASIS PADUAN MAGNESIUM DIBORIDA DENGAN TEKNIK INTERNAL MAGNESIUM DIFFUSION DAN TABUNG TERTUTUP

Paten

PROSES PEMBUATAN KAWAT MONOFILAMEN SUPERKONDUKTOR BERBASIS PADUAN MAGNESIUM DIBORIDA DENGAN TEKNIK INTERNAL MAGNESIUM DIFFUSION DAN TABUNG TERTUTUP

Invensi ini berhubungan dengan proses pembuatan kawat monofilamen berbasis paduan magnesium diborida yang dapat diaplikasikan sebagai material superkonduktor, lebih khususnya proses pembuatan paduan superkonduktor magnesium diborida dengan metode Internal Magnesium Diffusion dan tabung tertutup dimana proses pembuatan kawat dilakukan dengan proses pengerjaan dingin dan pemanasan tunggal tidak dalam kondisi vakum serta tidak melibatkan gas inert. Proses sebagaimana invensi ini terdiri atas: menyediakan bahan magnesium batang dan serbuk boron murni; pengemasan bahan kedalam tabung pembungkus berbahan stainless steel; melakukan proses pemadatan bahan dengan getaran dan penutupan tabung pembungkus; pembuatan kawat monofilamen dengan pengerjaan dingin secara bertahap; pengemasan kawat monofilamen dalam tabung tertutup berbahan stainless steel; memanaskan kawat monofilamen tanpa menggunakan gas dan tanpa kondisi vakum; dan mengeluarkan produk padatan dari tabung tertutup stainless steel. Produk hasil invensi menunjukkan terbentuknya senyawa paduan intermetalik yang terdiri dari magnesium diborida (MgB2), Magnesium (Mg), magnesium oksida (MgO), dan boron oksida (B2O), yang mana material tersebut mempunyai sifat superkonduktor dengan suhu kritis bawah (Tc 𝑜𝑓𝑓𝑠𝑒𝑡) bernilai 36,02 K dan suhu kritis atas (Tc 𝑜𝑛𝑠𝑒𝑡) sebesar 39,56 K, meskipun tanpa melibatkan penggunaan


S00202412055

29 Oktober 2024

2024

2024-1724254128-dm2j


-

Pusat Riset Metalurgi

sadichandra@gmail.com

Badan Riset dan Inovasi Nasional

Paten Sederhana

Metallurgi

5

0

09 Juni 2026

IDS000013977


  • Septian Adi Chandra
    ( Pusat Riset Metalurgi )
  • Sigit Dwi Yudanto
    ( Pusat Riset Metalurgi )
  • Muhammad Yunan Hasbi
    ( Pusat Riset Metalurgi )
  • Rahadian Roberto
    ( Pusat Riset Metalurgi )
  • Dedi Pria Utama
    ( Pusat Riset Metalurgi )
  • Mukhlis Agung Prasetyo
    ( Pusat Riset Metalurgi )
  • Joko Triwardono
    ( Pusat Riset Metalurgi )
  • Adi Noer Syahid
    ( Pusat Riset Metalurgi )
  • Dr. Budhy Kurniawan, M.Si.
    ( UNIVERSITAS INDONESIA )
  • Sausan Kanaya Narendra Rosoningtyas
    ( UNIVERSITAS INDONESIA )
Kembali