MABAR - NRT (Mangrove Blue Carbon at Risk – Near Real Time)

Hak Cipta

MABAR - NRT (Mangrove Blue Carbon at Risk – Near Real Time)

Ekosistem mangrove memainkan peran vital dalam mitigasi perubahan iklim berkat kemampuannya dalam menyerap dan menyimpan biomassa dalam jumlah besar. Namun, dampak dari aktivitas manusia dan faktor lingkungan terhadap perubahan ekosistem mangrove memerlukan pemantauan secara rutin agar upaya konservasi dapat dilaksanakan dengan cepat dan tepat sasaran. Dalam mendukung kegiatan tersebut, dikembangkan dasbor Mangrove Blue Carbon At Risk Near-Real-Time (MABAR-NRT), sebuah aplikasi berbasis web pada platform Google Earth Engine (GEE) untuk monitoring ekosistem mangrove di Indonesia. Dashboard ini mengintegrasikan satelit multisensor dan beberapa metode khusus untuk mendapatkan informasi terkait ancaman deforestasi, estimasi biomassa, penilaian resiko, dan mengukur ketidakpastian. Aplikasi ini dapat memberikan informasi perubahan luas, kandungan biomassa, dan penyimpanan biomassa hutan mangrove tahun 2018 – 2025 secara periodik dengan beberapa parameter yang dapat disesuaikan, antar lain wilayah yang akan dipantau (AOI), agregasi temporal, dan pemilihan sensor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dasbor yang telah dibangun dapat memberikan informasi dan data statistik secara near real time sehingga dapat mendukung pengambilan kebijakan terkait upaya konservasi hutan mangrove di Indonesia.


2026-1770470423-cghb

NOMOR B-2276/III.6.7/TK.11.01/1/2026


( Lihat )

Pusat Riset Geoinformatika

munawaroh@brin.go.id

Badan Riset dan Inovasi Nasional

SF - Perangkat Lunak

Kab. Bogor

12 Januari 2026

EC002026059316

05 Mei 2026

05 Mei 2026

001220924


  • Munawaroh
    ( Pusat Riset Geoinformatika )
  • Nugraheni Setyaningrum
    ( Pusat Riset Geoinformatika )
  • Aninda Wisaksanti Rudiastuti
    ( Pusat Riset Ekologi )
  • Yulizar Ihrami Rahmila
    ( Pusat Riset Ekologi )
  • Edy Trihatmoko
    ( Pusat Riset Geoinformatika )
  • Kurnia Ulfa
    ( Pusat Riset Geoinformatika )
  • Muhammad Sufwandika Wijaya
    ( Badan Informasi Geospasial )
Kembali