Dataset Biometrik Vegetasi Mangrove Tropis Ibu Kota Nusantara (IKN) Berbasis Sampel Plot untuk Perhitungan Cadangan Karbon

Hak Cipta

Dataset Biometrik Vegetasi Mangrove Tropis Ibu Kota Nusantara (IKN) Berbasis Sampel Plot untuk Perhitungan Cadangan Karbon

Biometrik vegetasi mangrove merujuk pada pengukuran kuantitatif karakteristik fisik tumbuhan mangrove untuk memahami struktur, kesehatan, dan fungsi ekosistem tersebut. Data biometrik ini sering digunakan untuk menghitung estimasi biomassa, simpanan karbon, serta memantau perubahan lingkungan pesisir. Pengukuran cadangan karbon pada ekosistem mangrove dilakukan melalui pengamatan parameter fisik biometrik vegetasi yang mencerminkan struktur dan biomassa pohon. Parameter pertama yang paling penting adalah diameter batang pada tinggi dada (DBH – Diameter at Breast Height) yang diukur pada ketinggian sekitar 1,3 meter dari permukaan tanah. Nilai DBH digunakan dalam persamaan alometrik untuk memperkirakan biomassa pohon. Parameter kedua adalah tinggi pohon, yang menggambarkan tingkat pertumbuhan dan kontribusi volume biomassa di atas permukaan tanah. Semakin tinggi pohon mangrove, umumnya semakin besar pula biomassa yang tersimpan. Selain itu, kepadatan pohon per satuan luas juga menjadi parameter penting untuk mengetahui jumlah individu mangrove dalam suatu plot pengamatan, biasanya dihitung dalam satuan pohon per hektar.


2026-1775622409-dxgo

B-4219/III.3.5/FR.04.00/5/2026


( Lihat )

Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika

ekok002@brin.go.id

Badan Riset dan Inovasi Nasional

BD - Basis Data

Tangerang Selatan

08 April 2026

EC002026070016

22 Mei 2026

22 Mei 2026

001243140


  • Eko Kustiyanto
    ( Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika )
  • Destianingrum Ratna Prabawardani
    ( Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika )
  • Maria Nooza Airawati
    ( Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika )
  • Yudhi Prabowo
    ( Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika )
  • Nurkhalis Rahili
    ( Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia )
  • Muhammad Iqbal Habibie
    ( Pusat Riset Geoinformatika )
  • Hartanto Sanjaya
    ( Pusat Riset Geoinformatika )
  • Prabu Kresna Putra
    ( Pusat Riset Sains Data dan Informasi )
  • Yohanes Budi Sulistioadi
    ( Universitas Mulawarman )
  • Muhammad Rafii Nur Fauzan
    ( Universitas Mulawarman )
  • Listyo Yudha Irawan
    ( Universitas Negeri Malang )
Kembali