DIP-DDoS26

Hak Cipta

DIP-DDoS26

DIP-DDoS26 adalah perangkat lunak analisis keamanan jaringan cerdas yang mengimplementasikan arsitektur ensemble learning berbasis Random Forest untuk deteksi serangan Distributed Denial of Service (DDoS). Berbeda dengan model tunggal, DIP-DDoS26 bekerja dengan mengintegrasikan kumpulan pohon keputusan yang saling melengkapi untuk menghasilkan klasifikasi yang lebih robust dan stabil. Program ini dirancang secara spesifik untuk memproses fitur aliran jaringan yang ringkas (compact flow features) dengan keunggulan pada generalisasi pola serangan yang kompleks. Dengan memanfaatkan mekanisme voting mayoritas dari banyak pohon keputusan, DIP-DDoS26 mampu meminimalkan risiko false positive dan memberikan performa klasifikasi yang konsisten di berbagai skenario trafik. Berdasarkan pengujian pada dataset CICDDoS2019, model ini menunjukkan ketangguhan luar biasa dengan kemampuan klasifikasi serangan DDoS dengan tingkat keberhasilan (F1-score) mencapai 89,83%. DIP-DDoS26 menjadi solusi ideal untuk sistem pertahanan jaringan yang mengutamakan akurasi tinggi dan ketahanan model terhadap anomali trafik yang dinamis tanpa memerlukan sumber daya komputasi yang besar.


2026-1776328218-q1ct

NOMOR B-8756/III.6.4/TK.11.01/4/2026


( Lihat )

Pusat Riset Kecerdasan Artifisial dan Keamanan Siber

lakm001@brin.go.id

Badan Riset dan Inovasi Nasional

SF - Perangkat Lunak

Bandung

02 Januari 2023

EC002026070021

22 Mei 2026

22 Mei 2026

001243145


  • Lakmi Makarti
    ( Pusat Riset Kecerdasan Artifisial dan Keamanan Siber )
  • Akbari Indra Basuki
    ( Pusat Riset Kecerdasan Artifisial dan Keamanan Siber )
  • Didi Rosiyadi
    ( Pusat Riset Kecerdasan Artifisial dan Keamanan Siber )
  • Heru Susanto
    ( Pusat Riset Kecerdasan Artifisial dan Keamanan Siber )
  • Arief Indriarto Haris
    ( Pusat Riset Kecerdasan Artifisial dan Keamanan Siber )
  • Rd. Angga Ferianda
    ( Pusat Riset Kecerdasan Artifisial dan Keamanan Siber )
  • Budhi Riyanto
    ( Pusat Riset Kecerdasan Artifisial dan Keamanan Siber )
  • Raden Muhammad Taufik Yuniantoro
    ( Pusat Riset Kecerdasan Artifisial dan Keamanan Siber )
  • Iwan Setiawan
    ( Pusat Riset Kecerdasan Artifisial dan Keamanan Siber )
  • Andri Saputra
    ( Pusat Riset Kecerdasan Artifisial dan Keamanan Siber )
  • Cahyono Nugroho
    ( Pusat Riset Kecerdasan Artifisial dan Keamanan Siber )
  • Samsudiat
    ( Pusat Riset Kecerdasan Artifisial dan Keamanan Siber )
  • Efendi Zaenudin
    ( Pusat Riset Kecerdasan Artifisial dan Keamanan Siber )
Kembali