Aplikasi Noise Removal Data Magnetometer
Hak Cipta
Aplikasi Noise Removal Data Magnetometer
Data geomagnet di Indonesia berperan penting dalam pemantauan cuaca antariksa dan penelitian dinamika medan magnet bumi. Pengukuran dilakukan dengan resolusi 1 detik pada komponen H, D, dan Z. Namun, keberadaan logam di sekitar sensor dapat menyebabkan gangguan yang mengakibatkan noise pada data, sehingga perlu dilakukan pembersihan untuk meningkatkan keandalannya. Aplikasi ini dikembangkan untuk menyaring noise pada data geomagnet secara manual, memungkinkan pengguna mengidentifikasi dan menghapus gangguan tanpa menghilangkan data yang valid. Dengan antarmuka interaktif, pengguna dapat menandai bagian data yang terdampak noise dan menerapkan filter secara selektif sesuai dengan karakteristik gangguan yang terdeteksi. Aplikasi ini memastikan kualitas data yang lebih baik untuk penelitian, analisis cuaca antariksa, dan mitigasi dampak gangguan geomagnetik terhadap sistem navigasi serta komunikasi berbasis satelit.
2025-1747723304-f2r7
-
Pusat Riset Antariksa
angg032@brin.go.id
Badan Riset dan Inovasi Nasional
SF - Perangkat Lunak
Kota Bandung
19 Mei 2025
EC002025103934
01 Agustus 2025
01 Agustus 2025
000944195
- Angga Yolanda Putra
( Direktorat Pengelolaan Laboratorium, Fasilitas Riset, dan Kawasan Sains dan Teknologi ) - La Ode Muhammad Musafar Kilowasid
( Pusat Riset Antariksa ) - Fitri Nuraeni
( Pusat Riset Antariksa ) - Moh Andi Aris Biyantoro
( Pusat Riset Antariksa ) - Visca Wellyanita
( Pusat Riset Antariksa ) - Setyanto Cahyo Pranoto
( Pusat Riset Antariksa ) - Nia Syafitri
( Direktorat Pengelolaan Laboratorium, Fasilitas Riset, dan Kawasan Sains dan Teknologi ) - Silmie Vidiya Fani
( Pusat Riset Antariksa ) - Syarif Rakhmat Hidayat
( Direktorat Pengelolaan Laboratorium, Fasilitas Riset, dan Kawasan Sains dan Teknologi ) - Mahdalena
( Direktorat Pengelolaan Laboratorium, Fasilitas Riset, dan Kawasan Sains dan Teknologi ) - Singgih Anggi Purnama
( Direktorat Pengelolaan Laboratorium, Fasilitas Riset, dan Kawasan Sains dan Teknologi ) - Hadi Rasidi
( Direktorat Pengelolaan Laboratorium, Fasilitas Riset, dan Kawasan Sains dan Teknologi )