Perangkat Lunak Tertanam Akuisisi Pencacah Radiasi Untuk Multi Detektor
Hak Cipta
Perangkat Lunak Tertanam Akuisisi Pencacah Radiasi Untuk Multi Detektor
Perangkat lunak tertanam ini dirancang untuk Arduino Uno sebagai sistem akuisisi data pencacah radiasi berbasis multi-detektor yang mengintegrasikan kendali perangkat keras dan manajemen data secara presisi. Program ini mengelolan komunikasi I2C untuk mengontrol modul Lower Level Discriminator (LLD), Upper Level Discriminator (ULD), dan High Voltage Controller (HVC) melalui konverter digital-ke- analog (DAC) guna menentukan ambang batas energi radiasi. Fitur utamanya mencakup empat mode operasional: Stop, Freerun, Timed, dan Scanning, di mana mode Scanning memungkinkan pemindaian spektrum radiasi secara otomatis dengan pergeseran kanal yang dapat dikonfigurasi. Sistem ini dilengkapi dengan protokol perintah serial berbasis teks yang mendukung autentikasi keamanan melalui PIN, manajemen memori EEPROM untuk penyimpanan konfigurasi non-volatile, serta mekanisme broadcast untuk koordinasi antar perangkat dalam jaringan multi-detektor. Dengan struktur data menggunakan union dan struct untuk efisiensi memori, serta penanganan interupsi melalui callback pada CounterOne.h, firmware ini memastikan stabilitas penghitungan Counts Per Second (CPS) dan parameter teknis lainnya secara real-time untuk Kebutuhan instrumentasi nuklir yang andal.
2026-1771902068-uoqc
B-3834/III.2.4/TK.11.01/2/2026
Pusat Riset Teknologi Analisis Berkas Nuklir
gina.kusuma@brin.go.id
Badan Riset dan Inovasi Nasional
UND - Undifiend
Tangerang Selatan
22 Januari 2026
EC002026059313
05 Mei 2026
-
001220921
- Gina Kusuma
( Pusat Riset Teknologi Analisis Berkas Nuklir ) - I Putu Susila
( Pusat Riset Teknologi Analisis Berkas Nuklir ) - Istofa
( Pusat Riset Teknologi Analisis Berkas Nuklir ) - Joko Triyanto
( Pusat Riset Teknologi Analisis Berkas Nuklir ) - Dian Fitri Atmoko
( Pusat Riset Teknologi Analisis Berkas Nuklir ) - Wibisono
( Pusat Riset Teknologi Analisis Berkas Nuklir ) - Firliyani Rahmatia Ningsih
( Pusat Riset Teknologi Analisis Berkas Nuklir )