Dataset status resiko perikanan komersial di perairan Gunungkidul berbasis Ecosystem based Fisheries Assessment (EBFA)

Hak Cipta

Dataset status resiko perikanan komersial di perairan Gunungkidul berbasis Ecosystem based Fisheries Assessment (EBFA)

Dataset ini merupakan kumpulan data hasil penilaian risiko empat jenis perikanan komersial di Perairan Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang meliputi: (1) perikanan lobster (Panulirus spp.) dengan alat tangkap bottom gillnet dan (2) perangkap lobster (3) perikanan ekor kuning (Selar crumenophthalmus) dengan alat tangkap jarring insang permukaan, dan (4) perikanan manyung (Netuma thalassina) dengan alat tangkap rawai dasar. Data diperoleh melalui wawancara terstruktur terhadap 42 nelayan pada tahun 2023 dengan menggunakan kuesioner Ecosystem based Fisheries Assessment (EBFA). Dataset mencakup 9 indikator yang dikelompokkan ke dalam 4 objek penilaian, yaitu keberlanjutan stok ikan, biodiversitas, habitat dan sosial ekonomi. Setiap indikator dinilai dengan skor risiko 0–3 yang dikategorikan ke dalam zona aman (hijau: 0–0,99), zona terbatas (kuning: 1–1,99), dan zona risiko tinggi (merah: 2–3). Dataset hasil wawancara nelayan ini menunjukkan bahwa indikator CPUE, upaya penangkapan, dan indeks resiko objektif keberlanjutan stok di empat jenis perikanan komersial berada pada risiko tinggi (zona merah). Aspek sosial-ekonomi lobster masuk dalam resiko tinggi (zona merah), sedangkan spesies lain berada di resiko moderat (zona kuning). Temuan ini menjadi dasar rekomendasi pengelolaan dan evaluasi kebijakan perikanan di Gunungkidul.


2026-1775711296-qxkc


-

Pusat Riset Sistem Biota

tirtadanu91@gmail.com

Badan Riset dan Inovasi Nasional

BD - Basis Data

BRIN, Cibinong, Bogor

01 Maret 2024

22 Mei 2026

-

EC002026070031


  • Tirtadanu
    ( Pusat Riset Sistem Biota )
  • Andina Ramadhani Putri Pane
    ( Direktorat Pengelolaan Koleksi Ilmiah )
  • Duranta Diandria Kembaren
    ( Pusat Riset Sistem Biota )
Kembali