Dataset Tingkat Adulterasi Bubuk Pala dengan Bubuk Kayu Manis

Hak Cipta

Dataset Tingkat Adulterasi Bubuk Pala dengan Bubuk Kayu Manis

Pala merupakan rempah berharga yang populer di seluruh dunia dan menjadi komponen penting dalam pasar rempah global. Permintaan yang terus meningkat membuat pala rentan terhadap praktik pemalsuan dengan rempah lain yang lebih murah. Untuk itu, penyusunan dataset pala ini hadir sebagai karya cipta yang menyediakan informasi komprehensif mengenai pala sebagai komoditas unggulan sekaligus alat verifikasi keaslian. Keunikan dataset ini terletak pada fungsinya sebagai sarana identifikasi dan pembeda antara pala asli dan produk tiruan. Informasi yang disajikan mencakup ciri fisik, gambar pala yang telah dikondisikan, serta parameter kimia yang menjadi penanda keaslian. Dengan adanya data pembanding, metode berbasis machine learning dapat lebih mudah mengenali pala otentik, sehingga konsumen dan produsen terlindungi dari kerugian akibat pemalsuan. Penyusunan dilakukan secara sistematis dengan menggabungkan data lapangan, literatur ilmiah, dan teknik analisis machine learning. Format modular serta metadata yang lengkap membuat dataset ini mudah diakses, ditelusuri, dan diintegrasikan dengan sistem lain. Dataset serbuk pala ini tidak hanya mendukung pelestarian pengetahuan tradisional, tetapi juga membuka peluang inovasi berbasis data. Dengan verifikasi pakar dan dokumentasi yang rapi, karya cipta ini diharapkan menjadi pijakan penting bagi riset, industri, dan perlindungan identitas rempah Indonesia.


2026-1775958182-oy8y

B-7911/III.6.4/TK.11.01/4/2026


( Lihat )

Pusat Riset Kecerdasan Artifisial dan Keamanan Siber

jimm001@brin.go.id

Badan Riset dan Inovasi Nasional

BD - Basis Data

Bandung

26 Maret 2026

EC002026070058

22 Mei 2026

22 Mei 2026

001243191


  • Jimmy Abdel Kadar
    ( Pusat Riset Kecerdasan Artifisial dan Keamanan Siber )
  • Asri Rizki Yuliani
    ( Pusat Riset Kecerdasan Artifisial dan Keamanan Siber )
  • Rika Sustika
    ( Pusat Riset Kecerdasan Artifisial dan Keamanan Siber )
  • Candra Nur Ihsan
    ( Pusat Riset Kecerdasan Artifisial dan Keamanan Siber )
  • Hilman Ferdinandus Pardede
    ( Pusat Riset Kecerdasan Artifisial dan Keamanan Siber )
  • Agustami Sitorus
    ( Pusat Riset Kecerdasan Artifisial dan Keamanan Siber )
  • Ade Ramdan
    ( Pusat Riset Kecerdasan Artifisial dan Keamanan Siber )
  • Vicky Zilvan
    ( Pusat Riset Kecerdasan Artifisial dan Keamanan Siber )
Kembali