Seagrass Geo-monitoring for Restoration (SEAWILLGROW v.1.0)
Hak Cipta
Seagrass Geo-monitoring for Restoration (SEAWILLGROW v.1.0)
Seagrass Geo-monitoring for Restoration (SEAWILLGROW v.1.0) merupakan platform berbasis Rshiny yang mengintegrasikan data penginderaan jauh dan teknologi machine learning untuk pemantauan ekosistem padang lamun dalam mendukung restorasi lamun. Platform ini mampu menampilkan citra, persiapan data training yang objektif, melakukan klasifikasi pada level habitat bentik serta lamun-non lamun, normalisasi citra, dan dinamika lamun. Keunggulan dari platform ini adalah tersedianya modul normalisasi citra sehingga memampukan klasifikasi antar waktu yang mendukung analisis dinamika perubahan luasan lamun yang dikategorikan menjadi Persistence, Loss, Gain, dan No Seagrass. Seluruh output dihasilkan dalam format GeoTIFF yang tergeoreferensi sehingga dapat digunakan untuk analisis lanjutan. Secara khusus, platform ini dirancang untuk mendukung peneliti dalam memetakan lokasi potensial restorasi dan menyediakan basis data numerik bagi kebijakan perlingungan pesisir dan adaptasi perubahan iklim di Indonesia.
2026-1776243671-qcoc
NOMOR B-9894/III.6.7/TK.11.01/4/2026
Pusat Riset Geoinformatika
devi014@brin.go.id
Badan Riset dan Inovasi Nasional
SF - Perangkat Lunak
Bogor
13 April 2026
EC002026067901
20 Mei 2026
20 Mei 2026
001239014
- Devica Natalia Br Ginting
( Pusat Riset Geoinformatika ) - Ahmad Sutanto
( Pusat Riset Geoinformatika ) - Kuncoro Teguh Setiawan
( Pusat Riset Geoinformatika ) - Muhammad Rizki Nandika
( Pusat Riset Ekologi ) - Nanin Anggraini
( Pusat Riset Ekologi ) - A. A. Md. Ananda Putra Suardana
( Pusat Riset Ekologi )
- Teguh Satria Gunawan
( Kementrian Kelautan dan Perikanan ) - Iqbal Fauzan Muhammad
( Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat ) - Anggun Purnama Edra
( Universitas Pendidikan Indonesia ) - Turissa Pragunanti Ilyas
( Institut Pertanian Bogor )