Machine Learning Untuk Prediksi Harga Komoditas Pangan Pokok Nasional Beras, Jagung dan Telur
Hak Cipta
Machine Learning Untuk Prediksi Harga Komoditas Pangan Pokok Nasional Beras, Jagung dan Telur
Pangan adalah segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati produk pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, peternakan, perairan dan air, baik yang diolah maupun tidak diolah yang diperuntukkan sebagai makanan atau minuman bagi konsumsi manusia, termasuk bahan tambahan pangan bahan baku pangan, dan bahan lainnya yang digunakan dalam proses penyiapan, pengolahan, dan/atau pembuatan makanan atau minuman. Harga pangan dalam beberapa kurun waktu terakhir seringkali mengalami fluktuasi yang cukup significan dan menjadi isu yang penting bagi pemerintah dan masyarakat. Harga pangan dapat dipengaruhi beberapa faktor antara lain oleh stok, faktor musiman, permintaan pasar, produksi, biaya produksi dan kebijakan pemerintah. Fluktuasi harga pangan dapat berdampak pada ketersediaan pangan dan tingkat inflasi. Harga pangan yang tinggi dapat menyebabkan sulitnya akses masyarakat terhadap pangan yang murah dan berkualitas. Pemerintah sudah berupaya menjaga kestabilan harga beras melalui berbagai kebijakan dan program seperti program ketahanan pangan, peningkatan produktivitas, pengaturan impor, pengaturan stok, memberikan subsidi harga dan memperbaiki infrastruktur pertanian. Namun harga pangan masih mengalami fluktuasi. Untuk itu perlu diiakukan pengawasan dan prediksi harga pangan untuk menjaga kestabilan pasokan pangan, meminimalkan dampak inflasi dan kesejahteraan masyarakat. Prediksi harga pangan adalah upaya untuk memperkirakan harga pangan di masa depan berdasarkan data/atau informasi yang tersedia. Dengan melakukan prediksi harga pangan, produsen, pedagang dan konsumen dapat mempersiapkan diri untuk menghadapi fluktuasi harga dan mengambil tindakan preventif dan tepat dalam menjaga pasokan pangan yang stabil dan harga yang terjangkau bagi masyarakat. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi prediksi harga pangan antara lain: (1) Faktor musiman : produksi dipengaruhi oleh musim tanam dan panen yang berbeda-beda disetiap daerah. Oleh karena itu, musim tanam dan panen dapat mempengaruhi ketersediaan dan harga pangan di pasar; (2) permintaan pasar; permintaan pasar dapat berubah ubah karena berbagai faktor seperti pertumbuhan populasi, perubahan gaya hidup dan konsumsi pangan yang berbeda beda di setiap daerah; (3) Biaya produksi : biaya produksi seperti biaya benih, pupuk dan upah tenaga kerja dapat berubah ubah dari waktu ke waktu sehingga mempengaruhi harga pangan; (4) Kebijakan pemerintah seperti regulasi impor dan ekspor, subsidi harga dan program ketahanan pangan dapat mempengaruhi pasokan dan harga pangan di pasar. Untuk melakukan prediksi harga pangan pokok salah satunya dengan melakukan analisis data historis dengan metodelogi machine learning yang dapat memberikan hasil prediksi yang lebih akurat. Machine learning adalah teknologi yang memungkinkan sistem komputer untuk belajar dan mengembangkan kemampuan prediksi berdasarkan data historis yang telah dikumpulkan.
2026-1776388509-oqol
B-3292/III.12.6/FR.04.00/4/2026
Pusat Riset Ekonomi Perilaku dan Sirkuler
bonn001@brin.go.id
Badan Riset dan Inovasi Nasional
SF - Perangkat Lunak
Jakarta
07 April 2026
EC002026070003
22 Mei 2026
22 Mei 2026
001243125
- Bonnie Octivanus Benyamin
( Pusat Riset Ekonomi Perilaku dan Sirkuler ) - Agung Hendriadi
( Pusat Riset Ekonomi Perilaku dan Sirkuler ) - Umi Karomah Yaumidin
( Pusat Riset Ekonomi Perilaku dan Sirkuler ) - Arief Arianto
( Pusat Riset Ekonomi Perilaku dan Sirkuler ) - Puji Astuti
( Pusat Riset Ekonomi Perilaku dan Sirkuler ) - S Joni Munarso
( Pusat Riset Hortikultura ) - Yogi Purna Rahardjo
( Pusat Riset Hortikultura ) - Noveria Sjafrina
( Pusat Riset Hortikultura ) - Sari Intan Kailaku
( Pusat Riset Hortikultura ) - Mochammad Jusuf Djafar
( Pusat Riset Hortikultura ) - Jonni Firdaus
( Pusat Riset Hortikultura ) - Huda Mohamad Elmatsani
( Pusat Riset Kecerdasan Artifisial dan Keamanan Siber ) - Ermi Erene Koeslulat
( Pusat Riset Sistem Industri dan Manufaktur Berkelanjutan ) - Sitti Ramlah
( Pusat Riset Teknologi Manufaktur Peralatan )
- Maino Dwi Hartono
( Badan Pangan Nasional ) - Jan Piter Sinaga
( Badan Pangan Nasional ) - Mohamad Sholehudin Zaenal
( Badan Pangan Nasional ) - Atlanta Aribowo
( Badan Pangan Nasional )