Aplikasi Traceability Komoditas Kopi Berbasis Docker dengan Dukungan Analisis dan Visualisasi Geospasial
Hak Cipta
Aplikasi Traceability Komoditas Kopi Berbasis Docker dengan Dukungan Analisis dan Visualisasi Geospasial
Aplikasi Traceability Kopi merupakan sistem informasi berbasis web yang dikembangkan untuk mendukung pelacakan rantai pasok kopi secara end-to-end, mulai dari proses produksi hingga distribusi akhir. Aplikasi ini dibangun menggunakan framework Django dan dijalankan dalam lingkungan container berbasis Docker, sehingga mudah diimplementasikan dan dikembangkan pada berbagai platform. Fitur utama aplikasi mencakup pengelolaan batch kopi, pencatatan transfer antar aktor (from-to), riwayat perpindahan secara kronologis, serta analitik deskriptif untuk mengevaluasi kinerja rantai pasok, termasuk kuantitas, loss, dan retensi. Selain itu, aplikasi dilengkapi dengan visualisasi peta interaktif untuk menampilkan alur distribusi batch dan sebaran aktor secara geospasial. Sistem juga menyediakan dashboard survey lapangan untuk merangkum hasil observasi dan wawancara terkait tingkat adopsi traceability di lapangan. Dengan integrasi data atribut dan spasial, aplikasi ini tidak hanya berfungsi sebagai alat pencatatan, tetapi juga sebagai platform analitik untuk mendukung transparansi, efisiensi, dan pengambilan keputusan berbasis data dalam pengelolaan rantai pasok kopi secara berkelanjutan.
2026-1776421434-pqzu
B-12121/III.6.7/TK.11.01/5/2026
Pusat Riset Geoinformatika
muha105@brin.go.id
Badan Riset dan Inovasi Nasional
SF - Perangkat Lunak
Cibinong
06 Mei 2026
EC002026067933
20 Mei 2026
20 Mei 2026
001239061
- Muhammad Iqbal Habibie
( Pusat Riset Geoinformatika ) - Prabu Kresna Putra
( Pusat Riset Sains Data dan Informasi ) - Tiara Grace Franzisca L
( Pusat Riset Sistem Industri dan Manufaktur Berkelanjutan ) - Azalea Eugenie
( Pusat Riset Sistem Industri dan Manufaktur Berkelanjutan ) - Hartanto Sanjaya
( Pusat Riset Geoinformatika ) - Heri Sadmono
( Pusat Riset Geoinformatika ) - Laju Gandharum
( Pusat Riset Geoinformatika ) - Hari Prayogi
( Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air ) - Dionysius Bryan Sencaki
( Pusat Riset Geoinformatika )
- Raka Thoriq Araaf
( University of Tsukuba )