AURA (Automated Unified Risk Assessment)

Hak Cipta

AURA (Automated Unified Risk Assessment)

Limbah padat medis rumah sakit merupakan isu kritis yang berpotensi menyebabkanpaparan penyakit terhadap pasien, petugas kesehatan, dan masyarakat sekitar. Penilaian risiko dalam sistem pengelolaannya dapat dilakukan melalui dua pendekatan: (1)analisis kualitatif dengan identifikasi risiko secara deskriptif, dan (2) analisis kuantitatif yang menggunakan perhitungan untuk menentukan prioritas risiko pada setiap tahap—mulai dari pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, penyimpanan, hingga pembuanganakhir. Di Indonesia, tata cara penanganan limbah padat medis telah diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.56 Tahun 2015. Namun, studi yang komprehensif untuk mengevaluasi implementasi peraturan tersebut dankaitannya dengan penilaian risiko masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengembangkan Sistem Terpusat Berbasis Web dengan Sinkronisasi DataReal-Time untuk Penilaian Risiko Berbasis Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Sistem ini dirancang untuk: (1) mengidentifikasi dan mengevaluasi kesesuaian pengelolaan limbah infeksius rumah sakit terhadap peraturan yang berlakusecara otomatis; (2) memfasilitasi analisis risiko kuantitatif dan kualitatif terintegrasi;serta (3) menyediakan dashboard real-time bagi manajemen rumah sakit untukpemantauan dan mitigasi risiko dalam seluruh tahap pengelolaan limbah padat medis.


2026-1776605973-vr2a

B-9035/III.3.15/TK.11.01/4/2026


( Lihat )

Pusat Riset Teknologi Lingkungan dan Teknologi Bersih

novi.fitria@brin.go.id

Badan Riset dan Inovasi Nasional

SF - Perangkat Lunak

Bandung

08 Mei 2026

EC002026067917

20 Mei 2026

20 Mei 2026

001239035


  • Novi Fitria
    ( Pusat Riset Teknologi Lingkungan dan Teknologi Bersih )
  • Herlian Eriska Putra
    ( Pusat Riset Teknologi Lingkungan dan Teknologi Bersih )
  • Nur Rohmah
    ( Pusat Riset Elektronika )
  • Yanuar Setiadi
    ( Pusat Riset Komputasi )
  • Wahyu Purwanta
    ( Pusat Riset Teknologi Lingkungan dan Teknologi Bersih )
  • Umi Hamidah
    ( Pusat Riset Teknologi Lingkungan dan Teknologi Bersih )
  • Dewi Nilawati
    ( Pusat Riset Teknologi Lingkungan dan Teknologi Bersih )
  • Sri Mulyani Suharno
    ( Pusat Riset Teknologi Lingkungan dan Teknologi Bersih )
  • Neni Sintawardani
    ( Pusat Riset Teknologi Lingkungan dan Teknologi Bersih )
  • Djaenudin
    ( Pusat Riset Teknologi Lingkungan dan Teknologi Bersih )
  • Arini Wresta
    ( Pusat Riset Teknologi Lingkungan dan Teknologi Bersih )
  • Merita
    ( Pusat Riset Teknologi Lingkungan dan Teknologi Bersih )
  • Merri Jayanti
    ( Pusat Riset Teknologi Lingkungan dan Teknologi Bersih )
  • Athanasia Amanda Septevani
    ( Pusat Riset Elektronika )
  • Agie Adhitya Gunawan
    ( Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih Bandung )
Kembali