Basis Data Terintegrasi Riset dan Inovasi Industri Bawang Merah Berbasis Rantai Nilai dan HS Code Teranotasi
Hak Cipta
Basis Data Terintegrasi Riset dan Inovasi Industri Bawang Merah Berbasis Rantai Nilai dan HS Code Teranotasi
Bawang merah (Allium cepa var. aggregatum) merupakan salah satu komoditas penting di Indonesia. Komoditas ini banyak digunakan dalam kebutuhan sehari-hari dan berpengaruh terhadap harga pangan. Selain itu, bawang merah juga menjadi sumber penghasilan bagi banyak petani di berbagai daerah. Dataset riset dan inovasi industri bawang merah merupakan karya kompilasi data yang disusun secara sistematis dalam bentuk pohon industri, menggambarkan keterkaitan rantai nilai bawang merah dari sektor hulu hingga hilir. Dataset ini mengintegrasikan data HS Code, data paten, serta data ekspor–impor, sehingga memberikan gambaran komprehensif mengenai struktur industri, penguasaan teknologi, dan potensi nilai tambah industri bawang merah di Indonesia. Berbagai kegiatan riset dan inovasi telah dilakukan untuk meningkatkan produksi dan kualitas bawang merah. Kegiatan tersebut meliputi pengembangan varietas unggul, perbaikan teknik budidaya, efisiensi penggunaan input, serta penanganan pascapanen dan pengolahan hasil. Namun, data dan informasi hasil riset tersebut masih tersebar di berbagai instansi dan belum tersusun secara rapi dalam satu sistem yang terintegrasi, sehingga belum sepenuhnya mendukung pengembangan industri bawang merah secara menyeluruh. Kondisi ini menyebabkan pemanfaatan data menjadi kurang optimal. Banyak pihak mengalami kesulitan dalam memperoleh informasi yang lengkap, akurat, dan mudah digunakan untuk perencanaan serta pengambilan keputusan. Padahal, data yang terstruktur sangat penting untuk memperkuat pengembangan industri bawang merah, mulai dari sektor hulu hingga hilir, termasuk produksi, pengolahan, distribusi, dan pemasaran. Oleh karena itu, diperlukan penyusunan dataset riset dan inovasi bawang merah yang terintegrasi, sistematis, dan mudah diakses. Data set ini dirancang berdasarkan HS Code berbasis teranotasi dan terstruktur mendukung analisis. Dengan pendekatan ini, data riset dan inovasi industri bawang merah tidak hanya berfungsi sebagai alat visualisasi, tetapi juga sebagai dasar analisis, klasifikasi, dan pemodelan hubungan industri. Selaiin itu adanya dataset ini, diharapkan produksi dapat meningkat, kualitas produk lebih terjaga, rantai pasok menjadi lebih efisien, harga lebih stabil, serta kesejahteraan petani dan pelaku usaha dapat meningkat serta mendukung pengembangan industri bawang merah yang lebih efisien, berdaya saing, dan berkelanjutan.
2026-1776694647-ma0g
B-1132/III.3.14/HK.06/4/2026
Pusat Riset Sistem Produksi Berkelanjutan dan Penilaian Daur Hidup
yani.daulay81@gmail.com
Badan Riset dan Inovasi Nasional
BD - Basis Data
Jakarta Pusat
07 Mei 2026
EC002026070071
22 Mei 2026
22 Mei 2026
001243205
- Suryani
( Pusat Riset Sistem Industri dan Manufaktur Berkelanjutan ) - Nugroho Adi Sasongko
( Pusat Riset Sistem Industri dan Manufaktur Berkelanjutan ) - Dudi Iskandar
( Pusat Riset Sistem Industri dan Manufaktur Berkelanjutan ) - Forita Dyah Arianti
( Pusat Riset Sistem Industri dan Manufaktur Berkelanjutan ) - Ermin Widjaja
( Pusat Riset Sistem Industri dan Manufaktur Berkelanjutan ) - Fensa Eka Widjaya
( Pusat Riset Sistem Industri dan Manufaktur Berkelanjutan ) - Miranti Dian Pertiwi
( Pusat Riset Sistem Industri dan Manufaktur Berkelanjutan ) - Rodiah Nurbaya Sari
( Pusat Riset Sistem Industri dan Manufaktur Berkelanjutan ) - Tiara Grace Franzisca L
( Pusat Riset Sistem Industri dan Manufaktur Berkelanjutan ) - Ramos Hutapea
( Pusat Riset Sistem Industri dan Manufaktur Berkelanjutan ) - Agung Prabowo
( Pusat Riset Sistem Industri dan Manufaktur Berkelanjutan ) - Renni Diastuti
( Pusat Riset Sistem Industri dan Manufaktur Berkelanjutan ) - Ulfa Ning Thiyas
( Pusat Riset Sistem Industri dan Manufaktur Berkelanjutan ) - Ira Nurhayati Djarot
( Pusat Riset Sistem Industri dan Manufaktur Berkelanjutan ) - Edi Iswanto Wiloso
( Pusat Riset Sistem Industri dan Manufaktur Berkelanjutan ) - Arif Dwi Santoso
( Pusat Riset Sistem Industri dan Manufaktur Berkelanjutan ) - Abd. Azis Wasil
( Pusat Riset Sistem Industri dan Manufaktur Berkelanjutan ) - Andi Nurul Khasanah Bestari P. Iskandar
( Pusat Riset Sistem Industri dan Manufaktur Berkelanjutan ) - Fatim Illaningtyas
( Pusat Riset Sistem Industri dan Manufaktur Berkelanjutan )