Peta geologi daerah Gunung Patuha dan sekitarnya, Kabupaten Bandung, Jawa barat

Hak Cipta

Peta geologi daerah Gunung Patuha dan sekitarnya, Kabupaten Bandung, Jawa barat

Pembagian litologi daerah Gunung Patuha dan sekitarnya disusun berdasarkan modifikasi peta vulkanostratigrafi skala 1:25.000 oleh PT Geo Dipa Energi (2014) serta penelitian Indika Anthyanto (2019) dan hasil survey lapangan tim penelitian, yang mengelompokkan wilayah ini ke dalam tiga satuan utama, yaitu aliran lava, aliran piroklastik, dan endapan lahar. Litologi tersebut merupakan hasil aktivitas beberapa pusat erupsi (khuluk) yang berkembang secara kronologis dari tua ke muda, meliputi Khuluk Masigit (bagian utara), Khuluk Patuha Tua, dan Khuluk Patuha Muda (bagian tengah). Secara umum, litologi penyusun wilayah ini memiliki karakteristik yang relatif seragam, dengan aliran lava didominasi oleh andesit berwarna abu-abu, bertekstur porfiritik hingga hipokristalin, serta mengandung fenokris plagioklas dan piroksen dalam massa dasar gelas vulkanik. Sementara itu, satuan piroklastik terdiri atas breksi piroklastik dan tuf, dengan ciri fragmen berukuran kerikil hingga bongkah, sortasi buruk, serta tersusun atas material andesit, gelas vulkanik, mineral mafik, dan litik. Rangkuman ini menjadi dasar dalam penyusunan peta geologi Gunung Patuha sebagai representasi kondisi geologi dan evolusi vulkanik daerah tersebut. Peta geologi Gunung Patuha ini memiliki keunggulan dalam penyajian informasi litologi yang terintegrasi antara data sekunder (peta vulkanostratigrafi PT Geo Dipa Energi, 2014 dan penelitian Indika Anthyanto, 2019) dengan hasil survei lapangan terkini, sehingga menghasilkan interpretasi geologi yang lebih akurat dan kontekstual. Kebaruan peta ini terletak pada pemutakhiran batas satuan litologi serta penegasan hubungan stratigrafi antarproduk vulkanik berdasarkan analisis langsung di lapangan, yang belum sepenuhnya tergambarkan pada peta sebelumnya. Keunikannya terletak pada penggambaran keterkaitan kronologi pusat erupsi (khuluk) dengan distribusi litologi secara spasial, sehingga mampu merepresentasikan evolusi vulkanik Gunung Patuha secara lebih komprehensif dan aplikatif untuk studi geologi maupun pemanfaatan sumber daya. Peta ini memiliki keunggulan berupa akurasi tinggi karena berbasis pada hasil survei lapangan terkini yang memutakhirkan batas litologi dan hubungan stratigrafi. Integrasi data lama dengan data baru menghasilkan informasi geologi yang lebih komprehensif dan konsisten. Selain itu, detail spasial yang lebih baik memungkinkan penggambaran keterkaitan kronologi pusat erupsi dengan distribusi litologi secara lebih jelas. Peta ini juga memiliki nilai aplikatif tinggi karena dapat digunakan untuk studi akademik, pemetaan potensi sumber daya, mitigasi bencana vulkanik, serta perencanaan tata ruang wilayah.


2026-1776702625-r6iw


( Lihat )

Pusat Riset Sumber Daya Geologi

rizk002@brin.go.id

Badan Riset dan Inovasi Nasional

BD - Basis Data

Kota Bandung

20 April 2026

EC002026070013

22 Mei 2026

22 Mei 2026

001243137


  • Rizka Maria
    ( Pusat Riset Sumber Daya Geologi )
  • Heri Nurohman
    ( Pusat Riset Sumber Daya Geologi )
  • Jakah
    ( Pusat Riset Sumber Daya Geologi )
  • Hilda Lestiana
    ( Pusat Riset Sumber Daya Geologi )
  • Eki Naidania Dida
    ( Pusat Riset Sumber Daya Geologi )
  • Iwan Setiawan
    ( Pusat Riset Sumber Daya Geologi )
  • Riostantieka Mayandari Shoedarto
    ( Pusat Riset Sumber Daya Geologi )
  • Inggit Tri Purnamasari
    ( Jurusan Teknik Geologi, Fakultas Teknik UNSOED )
  • Fadlin
    ( Jurusan Teknik Geologi, Fakultas Teknik UNSOED )
  • Yudi Rahayudin
    ( Politeknik Energi dan pertambangan Bandung )
Kembali