Sistem Informasi GNSS for Atmospheric Observations and Tracking Climate Change (GATOTKACA)
Hak Cipta
Sistem Informasi GNSS for Atmospheric Observations and Tracking Climate Change (GATOTKACA)
Data tekanan udara, temperatur dan kelembapan merupakan parameter penting untuk pengamatan dinamika atmosfer. Ketiga parameter tersebut dapat diukur dengan memanfaatkan sinyal dari satelit Global Navigation Satellite System (GNSS) yang dibelokkan oleh lapisan atmosfer. Teknologi pengamatan atmosfer ini dikenal sebagai Radio Occultation (RO) atau okultasi gelombang radio yang dipancarkan dari satelit navigasi. Sejak April 2006, satelit Constellation Observing System for Meteorology, Ionosphere and Climate (COSMIC) telah diluncurkan secara khusus untuk pengamatan profil atmosfer global. Pada Juni 2019, satelit COSMIC-2 mengorbit untuk kelanjutan misi pengamatan atmosfer khusus di wilayah tropis. Hal tersebut semakin memperbanyak data profil atmosfer di wilayah Indonesia dan sekitarnya yang berpotensi untuk peningkatan pemahaman dinamika atmosfer dan upaya mitigasi terhadap kebencanaan hidrometeorologi serta perubahan iklim. Kandungan uap air di atmosfer dan data variasi temperatur di atmosfer memungkinkan diamati secara waktu mendekati nyata (near real time). Dengan memanfaatkan data COSMIC-2 GNSS-RO, data parameter atmospfer diamati dengan jeda waktu satu hari. Pengamatan ini dapat dimanfaatkan untuk kajian analisis cuaca dan perubahan iklim. GNSS for Atmospheric Observations and Tracking Climate Change (GATOTKACA) versi 1.0 adalah aplikasi berbasis web yang menyediakan data dan informasi kandungan uap air yang didefinisikan sebagai integrasi data kelembapan terhadap perubahan tekanan udara dari pengamatan COSMIC-2 GNSS-RO.
Badan Riset dan Inovasi Nasional
SF - Perangkat Lunak
Jakarta
30 Agustus 2022
EC00202259194
30 Agustus 2022
30 Agustus 2022
000374928
- Noersomadi
( Pusat Riset Iklim dan Atmosfer ) - Edy Maryadi
( PUSAT RISET SAINS DATA DAN INFORMASI )