PROSES PEMBUATAN MATERIAL PEREDAM PANAS DAN TAHAN API DARI DAUN NANAS BESERTA PRODUK YANG DIHASILKANNYA
Paten
PROSES PEMBUATAN MATERIAL PEREDAM PANAS DAN TAHAN API DARI DAUN NANAS BESERTA PRODUK YANG DIHASILKANNYA
Invensi ini berkaitan dengan proses pembuatan material peredam panas dan tahan api, dengan bahan baku daun nanas berupa pulp dan cellulose nano fibril (CNF), dan produk yang dihasilkannya. Metode yang digunakan pada pembuatan material peredam panas ini adalah pickering emulsion, yang mana busa yang dihasilkan akibat penambahan sodium dodecyl sulphate akan distabilkan oleh partikel CNF yang bertindak sebagai pickering agent. Penambahan cationic polyacrylamide bertujuan untuk mengikat gelembung udara yang telah stabil sehingga gelembung tersebut akan terperangkap dalam matrix (pulp daun nanas). Selanjutnya proses pengeringan menyebabkan gelembung udara dalam matrix membentuk rongga sehingga diperoleh material berpori, yang dapat diaplikasikan sebagai peredam panas. Energi panas yang kontak dengan material peredam panas ini, sebagian akan terperangkap di dalam rongga sehingga energi panas yang diteruskan ke dalam ruangan menjadi lebih kecil dan suhu di dalam ruangan menjadi lebih dingin. Selain berfungsi sebagai peredam panas (nilai konduktivitas termal 0,088-0,103 W/mK), material berbasis daun nanas yang dihasilkan pada invensi ini juga bersifat tahan api (tidak terbakar pada uji rambat bakar), ringan (densitas 0,110-0,149 gr/cm3) serta dapat terurai secara alami (biodegradability 9,555-18,171 % b/b dalam 14 hari).
P00202407761
12 Agustus 2024
2024
2024-1715582591-rzmt
-
Pusat Riset Biomassa dan Bioproduk
riska_suryaningrum17@yahoo.com
- Riska Surya Ningrum
( Pusat Riset Biomassa dan Bioproduk ) - Deni Purnomo
( Pusat Riset Biomassa dan Bioproduk ) - Fazhar Akbar
( Pusat Riset Biomassa dan Bioproduk )
- Efni Fadila
( Departemen Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya Malang ) - Lulu Aprilia Damayanti
( Departemen Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya Malang ) - Sukardi
( Departemen Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya Malang )