Pencarian Hak Kekayaan Intelektual

Paten

REAKTOR FERMENTASI PATI UBI KAYU

Invensi ini berhubungan dengan mekanisasi pengaduk pada reaktor fermentasi terdiri dari : badan tangki (11) yang berbentuk silinder vertikal tertutup; motor pengaduk (5); poros (10); bilah pengaduk (12); motor pengangkat (1); sling pengangkat (2); tiang penyangga (3); pembatas rel (4); dudukan tangki (6); manhole (7); saluran masuk media cair (8); saluran masuk air (9); drainase (13); gelas penduga (14); serta katup keluaran media cair (15); dimana dicirikan dengan mekanisasi pengadukan bersudu untuk mensuspensikan kembali endapan pati yang dapat diturunkan dan diangkat. Tujuan utama dari invensi ini adalah mewujudkan reaktor fermentasi pati ubi kayu yang mampu mensuspensikan kembali endapan pati untuk mengatasi permasalahan fermentasi pati ubi kayu pada skala industri yang masih menggunakan bak pengendap. Tujuan lain invensi ini adalah menyediakan teknologi reaktor fermentasi yang memiliki keunggulan sebagai berikut: pengerjaan fabrikasi yang lebih ekonomis; praktis; dapat digunakan di industri dengan kapasitas besar; dapat menciptakan kondisi fermentasi yang stabil sehingga didapatkan produk dengan mutu yang optimal; serta dapat mengurangi kontak langsung operator selama proses produksi berlangsung.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 22 Februari 2021
  • Detail
Paten

KOMPOSISI DAN PROSES PEMBUATAN NAGET IKAN DIPERKAYA DENGAN DAUN KELOR

Invensi ini berhubungan dengan suatu produk naget ikan yang diperkaya dengan daun kelor sebagai sumber zat besi serta proses pembuatannya, khususnya berupa suatu komposisi naget ikan daun kelor yang terdiri dari ikan fillet 42,73-44,64%, daun kelor 4,46-8,55%, lebih disukai 8,55%; tepung maizena 9,61-10,04%; tepung sagu 9,61-10,04%; daun bawang 6,41-6,70%; bawang merah 6,41-6,70%; bawang putih 7,26-7,59%; garam 1,71-1,79%; merica 0,21-0,22%; pala 0,01%; es 4,27-4,46%. Proses pembuatannya terdiri dari tahapan berikut: memisahkan daun kelor dari tangkainya; menimbang daun kelor kemudian mencuci dengan air mengalir; mengukus daun kelor kemudian mencacah daun kelor; menghaluskan daging ikan fillet menggunakan alat pencincang; mencampur bawang putih, bawang merah, gula, dan garam yang telah dihaluskan menggunakan alat pencincang; mencampur tepung maizena, tepung sagu, merica, dan pala menggunakan alat pencincang; mencampur es; menuangkan adonan ke dalam wadah kering; mencampur daun kelor cacah dan irisan daun bawang; menuangkan adonan ke dalam loyang; mengukus adonan; memotong naget ikan; mencelupkan naget ikan pada telur yang telah dikocok kemudian membaluri dengan terigu; mencelupkan kembali pada telur yang telah dikocok; kemudian membaluri dengan tepung roti; menggoreng naget ikan; mendinginkan naget ikan; dan menyimpan naget ikan ke dalam pendingin dengan suhu minus 16-18°C.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 20 Februari 2021
  • Detail
Paten

FORMULASI DAN METODE PEMBUATAN KOMPON FENDER KARET PNEUMATIKPELINDUNG DERMAGA PELABUHAN KAPAL LAUT BERBAHAN KARET PERPADUAN RIBBED SMOKED SHEET/ETHYLENE PROPYLENE DIENE MONOMER

Suatu formula kompon karet bagian luar pneumatik pelindung dermaga pelabuhan kapal laut terdiri dari 90 bsk karet alam RSS, 10 bsk karet sintetik EPDM; 3 bsk homogeniser; 6 bsk ZnO;3 bsk asam Stearat; 35 bsk karbon N220/N330/N660; 2 bsk anti oksidan; 1 bsk wax, 4 bsk agen thickening; 3 bsk Anti oksidan; 8 bsk agen softener; 6 bsk minyak pemroses; 2 bsk agen pematangan; 1 bsk agen bantu pematangan. Formula kompon karet bagian dalam pneumatik pelindung dermaga pelabuhan kapal laut yang terdiri dari 90 bsk karet alam RSS, 10 bsk karet sintetik high-cis polibutadien; 3 bsk asam stearat; 6 bsk ZnO; 5 bsk bahan pengisi silika; 0,5 bsk anti oksidan-1; 1,5 bsk anti oksidan-2; 1,5 bsk anti oksidan-3; 50 bsk karbon N220; 8 bsk agen softener; 6 bsk minyak homogeniser; 1 bsk agen bantu pematangan; dan 2 bsk agen pematangan. Urutan dan waktu pemroses bahan aditif dalam formula kompon karet pneumatik pelindung dermaga pelabuhan kapal laut antara lain (a) pencampuran karet alam RSS, karet sintetik EPDM, homogeniser, dan karbon hitam dilakukan selama 5 menit; (b) pencampuran ZnO, asam stearat, anti oksidan, agen softener dilakukan selama 5 menit; (c) minyak homogeniser, agen pematangan dan agen bantu pematangan dilakukan selama 5 menit.

  • Paten
  • Pemeriksaan Substantif Tahap I
  • - 18 Februari 2021
  • Detail
Desain Industri

Desain Wahana Angkut ALPO (Offshore Structure Decommisioning Vessel)

Sebagai wahana angkut anjungan lepas pantai paska operasi, untuk peningkatan kinerja keselamatan pelayaran di wilayah perairan Indonesia dengan melakukan pengangkatan anjungan yang telah tidak beroperasi agar alur pelayaran dapat terbebas darinya. Wahana angkut ini berbentuk badan ganda (Twin Hull) sehingga mampu membawa potongan anjungan sebesar 1500 ton serta memiliki kapasitas crane 2 x 500 ton. Wahana angkut ALPO ini memiliki kecepatan dinas 12 knot dan dilengkapi pula dengan sepasang Bow Thruster dan sepasang POD Propeller untuk mempermudah olah gerak di lokasi pengangkatan.

  • Desain Industri
  • Tersertifikasi
  • - 18 Februari 2021
  • Detail
Paten

METODE EVALUASI KESIAPAN GEDUNG BERTINGKAT MENGHADAPI ANCAMAN GEMPABUMI SECARA VISUAL

Suatu metode evaluasi kerentanan gedung bertingkat terhadap ancaman bencana gempabumi secara visual, menggunakan parameter: karakteristik lokasi (1), fisik gedung (2), objek berbahaya (3), dan sarana penunjang (4), dimana setiap parameter mempunyai subparameter, dan setiap subparameter mempunyai kriteria. Tata cara evaluasi sesuai klaim 1 di atas dilakukan dengan tahapan: penyelidikan lokasi umum, penyelidikan halaman gedung, penyelidikan gedung bagian luar, penyelidikan gedung bagian dalam. Setiap parameter evaluasi sesuai dengan klaim 1 di atas sudah ditentukan bobotnya, dan setiap kriteria telah ditentukan skornya, dimana bobot dan skor tersebut digunakan untuk menghitung kerentanan gedung bertingkat. Tujuan invensi adalah untuk mengetahui tingkat kesiapan gedung bertingkat terhadap ancaman gempabumi, dengan menilai kerentanannya dan memberikan rekomendasi untuk menurunkan tingkat kerentanan.

  • Paten
  • Pemeriksaan Substantif Tahap I
  • - 30 Desember 2020
  • Detail
Paten

PENYULINGAN AIR TENAGA SURYA DENGAN KERANGKA KOMPOSIT

Sistem penyulingan air tenaga surya dengan kerangka komposit menurut konstruksinya terdiri dari kerangka utama (1), rangkaian layer-layer pembentuk ruang penyulingan air (2), rusuk penopang (3), rusuk penahan (4), saluran air masukan (1211), saluran air keluaran (1121), Saluran air hujan (1122), Seal penahan layer (5). Konstruksi kerangka (1) dan ruang penyulingan (2) diposisikan miring sehingga memungkinkan air masukan mengalir secara gravitasi melalui profile kerangka bagian atas (1211) merembes melalui layer lapisan kedua didistribusikan secara merata. Sinar matahari menembus layer lapisan pertama (21) memanaskan rembesan air hingga menguap dan mengembun pada layer lapisan pertama bagian dalam. Air embun meluncur secara gravitasi menempati saluran air keluar (112) bagian air tawar(1123). Sedangkan sisa air merembes yang tidak menguap meluncur menuju saluran air keluar air garam (1124). Kerangka penyulingan air dibuat dari bahan komposit atau komposit yang diperkuat dengan aluminium pada invensi ini. Profile kerangka bagian atas, bawah, kiri dan kanan disesuaikan dengan penempatan layer-layer ruang penyulingan, saluran air masuk, saluran air keluar dan unit penyulingan air tenaga surya dapat menjadi atap bangunan penopang; Semua upaya diatas dalam rangak untuk meningkatkan kinerja penyulingan air tenaga surya dan menjadi atap/genting bangunan serta menaikan keandalan ketika beroperasi ditempat dengan kondisi cuaca, tahan terhadap pengaruh lingkungan yang korosif.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 24 Desember 2020
  • Detail
Paten

METODE PEMBUATAN MATERIAL REDUCED GRAPHENE OXIDE DENGAN MULTI-STEP THERMAL REDUCTION DAN PRODUK YANG DIHASILKANNYA

Invensi ini berkaitan dengan metode pembuatan Reduced Graphene Oxide (rGO) dengan multi-step thermal reduction untuk aplikasi elektrokimia seperti anoda baterai ion Litihum. Sintesis ini terdiri dari 2 tahap utama yaitu sintesis Graphene Oxide (GO) menggunakan metode Tour dan sintesis rGO dengan multi-step thermal reduction. Metode Tour menggunakan bahan dasar grafit yang dicampurkan KMnO4 dalam larutan H2SO4 dan H3PO4. Campuran dipanaskan pada temperatur 50 oC selama 12 jam, lalu didinginkan pada temperatur kamar dan dicampur air dengan penetesan H2O2. Campuran tersebut disentrifugasi dan dicuci dengan HCl dan air sebanyak 3 kali masing-masing. Setelah itu, GO didispersikan dalam air murni dan di-ultrasonikasi selama 5 jam. Multi-step thermal reduction diawali dengan pengeringan dispersi GO pada oven bertemperatur 60 oC selama 24 jam. GO yang sudah kering dipanaskan pada microwave dengan daya 900 Watt selama 2 menit. Setelah itu GO dipanaskan pada tungku bertemperatur 1000 oC dengan laju pemanasan 5 oC/menit dan penahanan selama 45 menit dalam atmosfer gas nitrogen. Metode sintesis ini menggunakan energi yang relatif rendah dan menghasilkan rGO dengan performa tinggi.

  • Paten
  • Pemeriksaan Substantif Tahap I
  • - 24 Desember 2020
  • Detail
Paten

METODE REDUKSI VOID PADA PEMBUATAN PROPELAN KOMPOSIT UNTUK ROKET

Metode reduksi void pada pembuatan propelan komposit sebagai bahan bakar roket dengan tahapan sebagai berikut: menyiapkan bahan baku, memasukkan bahan baku serbuk dan bahan resin ke dalam oven pada suhu 60-70oC selama 1-2 hari, mengatur kondisi operasional reaktor (suhu, tekanan, kecepatan pengadukan), memasang hopper untuk memasukkan bahan baku, memasukkan bahan resin ke dalam reaktor (8-15%) dan mengaduk selama 10-50 menit, memasukkan bahan plasticizer (0-4%) dan mengaduk selama 10-50 menit, memasukkan bahan oksidator kasar (0-70%) dan mengaduk selama 10-50 menit, memasukkan bahan oksidator sedang (0-70%) dan mengaduk selama 10-50 menit, memasukkan bahan oksidator halus (0-70%) dan mengaduk selama 10-50 menit, measukkan bahan solid fuel (0-20%) dan mengaduk selama 10-50 menit, memasukkan bahan aditif (0-4%) dan mengaduk selama 10-50 menit, menambahkan bahan pereduksi void (0-2%) dan bahan pengeras (0,8-5%), kemudian mengaduk selama 10-50 menit, menuangkan campuran propelan dan mandrel ke dalam cetakan, memanaskan cetakan berisi propelan ke dalam oven pada suhu 60-80oC selama 2-5 hari sampai matang, mendiamkan cetakan berisi propelan pada suhu kamar selama 2-5 hari sampai tidak terjadi perubahan sifat fisik dan kekerasan, melepaskan mandrel dan propelan dari cetakan. Propelan yang dihasilkan memiliki void rata-rata di bawah 3% dengan diameter void paling besar adalah 1 mm.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 24 Desember 2020
  • Detail
Paten

SISTEM DAN METODE UNTUK MEMBUAT NATRIUM BIKARBONAT (BAKING SODA) DAN KALSIUM KLORIDA DARI LARUTAN AMONIAK (NH4OH)

Invensi ini berupa suatu sistem dan metode untuk membuat natrium bikarbonat (baking soda atau NaHCO3) dan kalsium klorida (CaCl2) dari larutan amoniak (NH4OH) dengan cara kolom karbonasi daur ulang tidak kontinyu (batch recycle carbonation column). Adapun tahapan pada proses ini adalah mencampur air laut, garam NaCl dan larutan ammoniak ditangki pencampur, menyaring larutan tersebut dan mengalirkannya ke kolom karbonasi, mengalirkan gas karbondioksida dan mendaur ulang gas karbon dioksida ke dalam campuran sampai terbentuk padatan natrium bikarbonat, menyaring dan mengeringkan natrium bikarbonat, larutan NH4Cl dari penyaringan natrium bikarbonat ditambahkan serbuk kapur tohor (CaO) yang diaduk pada reaktor berpemanas menghasilkan serbuk kalsium klorida. Karbon dioksida pada proses ini yang dihasilkan berasal dari pemanasan batu kapur (CaCO3) menggunakan rotary kiln. Sistem ini memiliki keunggulan untuk mendapatkan serbuk natrium bikarbonat dan kalsium klorida kemurnian tinggi, mudah dioperasikan karena menggunakan larutan NH4Cl yang lebih murah dari gas NH3, bahan baku berasal dari alam yang melimpah, merupakan green technology karena hanya menghasilkan limbah air garam yang tidak berbahaya.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 24 Desember 2020
  • Detail
Paten

METODE PEMBUATAN PIGMEN HITAM TAHAN TEMPERATUR TINGGI DAN PRODUK YANG DIHASILKANNYA

Invensi ini berkaitan dengan metode pembuatan pigmen hitam tahan temperatur tinggi, lebih khususnya metode pembuatan pigmen hitam tahan temperatur tinggi berbasis mangan dan produk yang dihasilkannya, yang meliputi proses penggerusan mekanokimia dan kalsinasi sehingga tidak menghasilkan limbah atau material samping yang berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan. Pembuatan pigmen hitam diawali dengan tahapan preparasi awal berupa pengolahan batuan bijih mangan melalui penghancuran hingga menjadi serbuk bijih mangan yang selanjutnya dioksidasi untuk menghasilkan Mn2O3. Selanjutnya, serbuk Mn2O3 dicampurkan dengan serbuk Fe2O3 komersial pada komposisi tertentu melalui proses mekanokimia. Hasil dari proses mekanokimia tersebut kemudian dikalsinasi pada suhu dibawah 1100 oC sehingga menghasilkan produk pigmen hitam. Pigmen hitam yang dihasilkan berupa senyawa mangan ferit dengan kemurnian tinggi dan memiliki karakteristik yang tahan terhadap temperatur tinggi hingga 600 oC serta tahan terhadap korosi aq/ukuran partikel di bawah satu mikrometer. Keunggulan dari invensi ini berupa metode pembuatan pigmen hitam dengan kemurnian tinggi yang lebih efisien dan sederhana, suhu reaksi yang lebih rendah dan tidak menghasilkan limbah kimia berbahaya sehingga dapat diimplementasikan pada skala industri.

  • Paten
  • Pemeriksaan Substantif Tahap I
  • - 24 Desember 2020
  • Detail