Pencarian Hak Kekayaan Intelektual
PROSES PEMBUATAN NANOPARTIKEL SILIKA BERFLUOROSENSI DARI LIMBAH LUMPUR SILIKA ALAM DAN METODE PENGGUNAANNYA
Invensi ini berhubungan dengan suatu proses untuk membuat material nanosilika berfluorosensi dari limbah lumpur silika alam khususnya limbah geotermal melalui metode sol gel termodifikasi dan penambahan zar pewarna fluorosensi. Proses yang dimaksud terdiri dari tahapan pencucian awal limbah silika alam, penambahan NaOH hingga terbentuk natrium silikat, melakukan penambahan rhodamin 6G dan titrasi dengan HCl hingga terbentuk gel nanopartikel silika berfluorosensi, pencucian akhir gel nanosilika hingga netral, dan pengeringan, kemudian nanopartikel silika berfluorosensi ini dapat digunakan untuk bidang aplikasi kesehatan (mendeteksi keberadaan mikroorganisme bakteri dengan hasil deteksi yang sensitif terhadap bakteri E.coli) dan bidang aplikasi forensik (identifikasi sidik jari laten).
- Paten
- Tersertifikasi
- - 27 Juli 2018
- Detail
Alat Dan Metode Untuk Mengolah Limbah Cair
Invensi ini berupa suatu alat dan metodeuntuk mengolah limbah cair secara elektrokimia, khususnya berupa suatu alat dan metoda untuk mengolah limbah cair yang mengandung bahan organik maupun anorganik (ion logam)dengan menggunakan kolom elektrokoagulasi batch recycleberbentuk silinder sehingga luas permukaan aktif elektroda lebih luas, dengan perwujudan alat terdiri dari tangki penampung limbah cair,tangki sedimentasi,filter press, kolom elektrokoagulasi, elektrode negatif, elektroda positif, sumber arus searah, voltameter dan amperometer, dengan metoda batch recycle melalui tahapan mengatur pH limbah cair dengan larutan basa sampai pH 5-7 dan menaikan konduktifitas dengan garam (NaC1) untuk limbah cair dengan konduktifitas rendah; memasukan limbah kedalam tangki elektrokoagulasi; memompa limbah cair dari tangki penampung limbah cair ke bagian bawah kolom elektrokoagulasi menggunakan pompa tahan asam; mengatur laju alir limbah cair menggunakan keran yang berada dibawah kolom elektrokoagulasi; menyalakan sumber arus searah jika limbah cair sudah memenuhi kolom elektrokoagulasi; mengalirkan kembali limbah cair hasil elektrokoagulasi ke tangki penampung limbah cair berulang secara batch recycle sampai limbah cair memenuhi standard baku mutu limbah cair; mengganti elektroda positif jika elektroda sudah habis atau rusak dengan cara mengeluarkan elektroda dari kolom elektrokoagulasi; endapan lumpur dari tangki sedimentasi disaring
- Paten
- Tersertifikasi
- - 27 Juli 2018
- Detail
PROSES PELINDIAN SENYAWA LOGAM LANTHANUM DARI KATALIS BEKAS INDUSTRI PENGOLAHAN MINYAK BUMI MENGGUNAKAN ASAM SITRAT
Invensi ini berupa suatu proses pelindian senyawa logam lanthanum dari limbah padat berupa katalis bekas proses hydrocracking dari industri pengolahan minyak bumi menggunakan asam sitrat sebagai reagen pelindi. Proses yang dimaksud terdiri dari tahapan persiapan katalis bekas berupa pengayakan material untuk mendapatkan bahan baku dengan ukuran partikel <150 μm, karakterisasi katalis bekas, pencampuran katalis bekas dengan larutan asam sitrat (konsentrasi 0,5-2 M) dengan densitas bubur 5-20% berat/volume dan pH bubur awal 1-3, proses pelindian dengan kecepatan 100-300 rpm, tekanan 1 atm, suhu 30°C -80°C, dan waktu pelindian selama 4-8 jam, penyaringan untuk memisahkan larutan dengan padatan setelah proses pelindian, dan analisa larutan hasil pelindian menggunakan peralatan ICP-OES. Analisa larutan hasil pelindian menggunakan ICP-OES menghasilkan nilai konsentrasi lanthanum yang terkandung dalam larutan hasil pelindian yang dapat digunakan untuk menghitung persen perolehan lanthanum. Lanthanum dapat diambil kembali dari katalis bekas proses hydrocracking industri pengolahan minyak bumi menggunakan asam sitrat dengan persen perolehan sebesar 100% dan selektifitas yang tinggi terhadap logam-logam berharga lain yang terkandung di dalam material katalis bekas.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 27 Juli 2018
- Detail
Tungku Busur Listrik Untuk Peleburan Material Berkonduktifitas Listrik Rendah
Invensi ini berkaitan dengan suatu alat berupa tungku busur listrik untuk melebur material batuan basalt dengan perwujudan alat terdiri dari tungku peleburan, 2 buah elektroda dengan pendingin air pada pangkal elektrodanya yang terhubung dengan bagian penggerak yang terdiri dari motor penggerak yang dilengkapi puli yang mengerakkan Sabuk - V untuk mengerakkan puli pertama yang terpasang pada poros berulir yang berfungsi untuk menggerakkan kedua elektroda naik turun dan salah satu elektrodanya bergerak berayun mendekati elektroda utama yang digerakan oleh kotak perseneling yang berisi dua buah roda gigi payung yang berpasangan yang terhubung dengan puli melalui suatu poros dimana puli tersebut digerakkan oleh Sabuk - V yang terhubung dengan puli kedua yang terpasang pada poros berulir. Rangkaian alat penggerak dalam alat ini digerakkan oleh tenaga listrik yang bersumber dari elektro motor. Suatu alat berupa tungku busur listrik untuk melebur material yang mempunyai konduktifitas listrik rendah ini dicirikan dengan elektroda sekunder yang bergerak naik - turun dan berayun membentuk sudut 30° - 60° mendekati elektroda utama tetapi tidak sampai menyentuh elektroda utama, yang berfungsi sebagai masa yang dapat menjaga nyala busur listrik secara terus menerus.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 27 Juli 2018
- Detail
Proses Produksi Mangan Oksida dari Bahan Mengandung Mangan Menggunakan Asam Sitrat
Invensi ini berupa dengan proses ekstraksi secara langsung bijih mangan dan bahan yang mengandung mangan dioksida (Mn02) melalui dua tahapan proses yaitu proses pelindian pada tekanan atmosferik menggunakan asam sitrat sebagai reagen pelindian tanpa penambahan reduktor menghasilkan endapan mangan sitrat dan produk mangan oksida. Proses yang dimaksud terdiri dari tahapan proses pelindian bijih dan bahan yang mengandung mangan dioksida (Mn02) yang berukuran partikel <75 pm menggunakan asam sitrat dengan konsentrasi 0,5-1 M, pulp density 5-10% dengan kecepatan 100-300 rpm pada tekanan 1 atm, suhu 30-80°C, dan waktu pelindian selama 1-4 jam yang dilanjutkan proses pemisahan padat-cair sehingga diperoleh larutan yang mengandung mangan sitrat yang selanjutnya akan terbentuk endapan kristal mangan sitrat di mana endapan mangan sitrat dapat didekomposisi menggunakan metode pemanasan pada suhu 400-600°C sehingga diperoleh produk mangan oksida (Mn0) yang banyak dibutuhkan pada berbagai bidang. Metode yang diungkapkan dalam invensi ini memiliki beberapa keuntungan yaitu menggunakan reagen pelindian yang ramah lingkungan, murah dan mudah diperoleh, tidak membutuhkan penambahan reduktor, tidak membutuhkan energi yang besar karena dilakukan pada suhu rendah dan tekanan atmosferik, secara langsung dapat menghasilkan produk senyawa mangan tanpa proses ekstraksi yang panjang.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 27 Juli 2018
- Detail
METODE PELINDIAN MANGAN MENGGUNAKAN TANIN DAN ASAM TANAT
Invensi ini berupa suatu metoda untuk memperoleh mangan dari bahan campuran padat mengandung mangan dengan cara pelindian menggunakan larutan tanin atau asam tanat yang sudah diasamkan sebagai larutan pelindi, dimana mangan dalam campuran padat akan larut dalam larutan pelindi, yang selanjutnya dipisahkan dari sisa bahan campuran padat melalui pengendapan atau penyaringan. Perwujudan invensi ini dengan tahapan:membuat larutan pelindi dengan merubah pH larutan tanin atau asam tanat menjadi pH asam, mencampurkan dihaluskan. Dalam proses homogenisasi larutan pelindi dan bahan campuran padat, mangan dalam bahan campuran akan larut dalam larutan pelindi, yang selanjutnya dipisahkan dari sisa bahan campuran padat melalui pengendapan atau penyaringan.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 27 Juli 2018
- Detail
METODE ENKAPSULASI MODUL SURYA BERBASIS PEWARNA DENGAN STRUKTUR MONOLITIK MENGGUNAKAN TEKNIK PRINTING
Invensi ini berupa suatu metode enkapsulasi modul surya berbasis pewarna dengan struktur monolitik menggunakan teknik printing untuk melindungi sel dari kelembaban udara luar dan kebocoran cairan elektrolit, dimana modul surya yang dibuat sekurang-kurangnya terdiri dari 2 (dua) buah sel surya berbasis pewarna dengan struktur monolitik yang diinterkoneksikan secara seri maupun paralel dengan tahapan berupa membuat pola printing untuk sekat antar sel; membuat pola printing untuk enkapsulasi; menyiapkan modul surya berbasis pewarna dengan struktur monolitik yang terdiri dari sekurang-kurangnya 2 (dua) buah sel tanpa cairan elektrolit; melapiskan enkapsulan untuk sekat antar sel dengan teknik printing; mengeringkan enkapsulan sekat pada suhu kamar; mengisi cairan elektrolit pada setiap sel yang terdapat pada modul surya; melapiskan enkapsulan pada seluruh permukaan modul yang sudah diisi cairan elektrolit untuk enkapsulasi dengan teknik printing; dan mengeringkan lapisan enkapsulan pada suhu kamar. Metode enkapsulasi ini tidak memerlukan substrat kaca nonkonduktif dan tanpa melalui proses pemanasan.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 27 Juli 2018
- Detail
Proses Pembuatan Pengawet Makanan Yang Mengandung Ekstrak Daun Jeruk Purut (Citrus Hystrix DC)
Invensi ini berhubungan dengan proses pembuatan pengawet makanan yang mengandung ekstrak daun jeruk purut (citrus hystrix dc.) dengan metode granulasi, yang memiliki aktifitas antimikroba dan antioksidan sebagai pengawet makanan. Proses pembuatannya meliputi tahapan-tahapan: ekstraksi daun jeruk purut; mencampur ekstrak daun jeruk purut dengan laktosa; pengayakan tingkat pertama; pengeringan; dan pengayakan tingkat kedua. Setelah melakukan ekstraksi daun jeruk purut, maka ekstrak tersebut kemudian dicampur dengan laktosa dengan perbandingan 1:4 (b/b). Setelah itu dilakukan pengayakan tahap pertama menggunakan ayakan dengan ukuran mesh 30. Pengeringan dilakukan pada suhu 40-60oC selama 24-48 jam sehingga diperoleh kadar air kurang dari 2%. Tahapan terakhir yaitu melakukan pengayakan tingkat kedua dengan ukuran lubang30 mesh. Hasil pengayakan tersebut kemudian disimpan dalam wadah tertutup rapat dan dilengkapi dengan penyerap lembab silika gel.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 06 Juli 2018
- Detail
PROSES PEMBUATAN MATERIAL IMOBILISASI KARBON AKTIF DARI LUMPUR LINDI HITAM DAN ENZIM DARI JAMUR PELAPUK PUTIH UNTUK MENDEKOLORISASI POLUTAN ORGANIK
Invensi ini dengan proses pembuatan material imobilisasi karbon aktif dari lumpur lindi hitam dan enzim dari jamur pelapuk putih. Material ini digunakan untuk mendekolorisasi polutan organik. Proses pembuatan material tersebut terdiri dari tahapan yaitu melakukan preparasi pembuatan karbon aktif dari lumpur lindi hitam; melakukan preparasi dan isolasi crude enzim; mencampur karbon aktif, crude enzim, dan air destilasi; melakukan penambahan asam asetat glasial; melakukan homogenisasi; menambahkan sodium alginat; meneteskan campuran ke dalam kalsium klorida hingga terbentuk beads; dan mencuci beads dengan air destilasi. Dengan adanya invensi material ini, degradasi polutan organik yang diukur dari persentase dekolorisasi limbah cair mengandung polutan organik lindi hitam, limbah warna sintetik mengandung RBBR, dan limbah cair industri teh sebesar 77,39- 97,7% dan dapat digunakan hingga lima kali pemakaian dengan persentase dekolorisasi RBBR mencapai 76-87% dengan penambahan glutaraldehida.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 06 Juli 2018
- Detail