Pencarian Hak Kekayaan Intelektual
Induksi Tanaman Poliploid In Vitro dari Kecambah Artemisia annua L. dengan Perlakuan Kolkisin dan Hasil yang Diperoleh Daripadanya
Invensi ini berhubungan dengan suatu proses induksi in vitro tanaman poliploid khususnya yang berasal dari kecambah Artemisia annua L. Hasil yang diperoleh dari proses induksi ini berupa tanaman poliploid yang mengandung kadar artemisinin yang tinggi. Invensi ini lebih lanjut berhubungan dengan peningkatan kadar artemisinin yang jauh lebih tinggi dari tanaman diploidnya. Tahapan proses dari invensi ini meliputi mengecambahkan biji A. annua secara in vitro dengan kolkisin, menginduksi tanaman A. annua hasil perkecambahan, menentukan LD50, menganalisis derajat ploidi dengan flowsitometer, menghitung jumlah kromosom, serta melakukan aklimatisasi. Hasil yang diperoleh melalui proses ini didapatkan tanaman poliploid terseleksi yang memiliki genotip dengan kadar senyawa artemisinin yang lebih tinggi dari tanaman diploidnya.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 12 Februari 2014
- Detail
SISTEM DAN METODE UNTUK MENGUKUR NERACA AIR DI DAERAH PENANGKAPAN AIR
Invensi ini berkaitan dengan sistem dan metoda untuk mengukur neraca air di daerah penangkapan air dengan konfigurasi sistem meliputi sensor-sensor untuk mengukur berbagai data presipitasi, evaporasi, transpirasi, air larian, infiltrasi, paras air, kebocoran air, dan intrusi air laut, yang masing-masing dihubungkan dengan konduktor seperti kabel ke RTU-RTU pasangannya; instrumen yang masing-masing dihubungkan ke MTU dengan memasukkan data secara langsung; dan semua RTU tersebut berkomunikasi dengan MTU dan informasi dari MTU dapat diakses lewat web, dengan menggunakan metoda melakukan pengukuran paras air yang menunjukkan simpanan air di dalam tanah, infiltrasi, intrusi air laut, pengisian air secara artifisial, kebocoran air, eksploitasi air dari dalam tanah, presipitasi, evaporasi, transpirasi, air larian, kebutuhan air, sumber air permukaan yang dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, ekspor dan/atau impor air, masing-masing dalam satuan volume, melakukan pengolahan data menjadi informasi yang ditampilkan dalam bentuk gambar, tabel, dan grafik, yang dapat diakses melalui jaringan internet.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 10 Desember 2013
- Detail
BISKUIT DARI UBI JALAR DAN BERAS MERAH UNTUK PENDERITA DIABETES
lnvensi ini berhubungan dengan suatu biskuit dengan bahan dasar dari bahan pangan lokal, khususnya biskuit yang diformulasikan dengan bahan utama ubi jalar putih (Ipomea batatas) dan/atau beras merah (oryza glaberrima) yang diperuntukkan baggi penderita diabetes. Tujuan invensi ini untuk membuat suatu biskuit untuk penderita diabetes, dengan bahan dasar dari pangan lokal, yaitu ubi jalar putih dan/atau beras merah. Biskuit hasil invensi disusun dengan formulasi yang terdiri dari: tepung ubi jalar putih, tepung beras merah, tepung terigu, inulin, tepung agar, tepung tempe telur, vanili, soda kue, telur, margarin, dan sorbitol. Biskuti menurut invensi ini aman dikonsumsi sebagai sumber energy bagi penderita diabetes karena tidak menyebabkan kenaikan glukosa darah.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 10 Desember 2013
- Detail
METODE PENYAMBUNGAN PENGHANTAR LISTRIK ARUS TINGGI
Suatu metode penyambung sedikit dua penghantar listrik tembaga busbar arus tinggi untuk mengurangi rugi - rugi daya listrik meliputi tahap - tahap: melubangi salah satu ujung dari masing - masing tembaga busbar yang akan disambungkan untuk baut pengencang; melapisi masing - masing ujung tembaga busbar disekitar lubang untuk baut dengan proses electroplating menggunakan perak dimana ketebalan lapisan perak dalam tahap pelapisan adalah 15 - 20 mikrogram; ,menghimpitkan masing - masing ujung tembaga busbar yang akan disambungkan hingga masing - masing lubang (3,4) pada ujung tembaga busbar tersebut membentuk satu lubang tembus untuk dilalui baut pengencang (7); dan mengencang kedua ujung tembaga busbar menggunakan baut stainless steel melalui lubang (3,4).
- Paten
- Tersertifikasi
- - 10 Desember 2013
- Detail
Hybrid Coating Berbasis Epoksi Termodifikasi Poliuretan Dan Atau Polisiloksan Sebagai Bahan Anti Korosi Pada Logam Serta Metode Pembuatannya Resin Hibrida Berbasis Epoksi Termodifikasi dan Metode Pembuatannya
Invensi ini bertujuan unutk mengembangkan produk dan metode pembuatannya. Pada invensi ini,produk hybrid coating dari epoksi-poliuretan-polisiloksan dihasilkan dari proses modifikasi epoksi dari jenis senyawa epoksi diglycidyl ether bisphenol A (epoksi YD 128) dengan poliuretan dan polisiloksan. Komponen penyusun dari polieretan yaitu polilo dari jenis akrilik poliol, 1,3-propanediol, gliserol, 1,6-heksanediol, polipropilen glikol dan polietilen glikol. Sedangkan senyawa isosianat yang digunakan yaitu jenis Toluena Diisosianat, difenil metandiisosianat dan Tolonate. Sedangkan senyawa polisiloksan yang digunakan yaitu jenis polidimetilsiloksan yang memiliki ujung gugus hidroksil. Metode yang digunakan menurut invensi ini ada dua yaitu metode satu tahap dan dua tahap. Produk yang dihasilkan menurut invensi ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan anti korosi pada logam.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 03 Desember 2013
- Detail
Marka Optik Penduga Jarak Antar Kendaraan
Invensi ini berkaitan dengan marka optik (1 ) yang dilekatkan pada bagian kendaraan (201) yang menghadap ke belakang, untuk memberikan informasi kepada pengemudi (202a) kendaraan (202) yang persis membuntutinya, tentang jaraknya terhadap kendaraan (201) yang dipasangi marka optik (1 ) yang memuat komponen marka optik (101, 102, 103, 104, 105, 106, 107 dan 108) berupa lambang angka, huruf atau gambar yang melekat pada media (100) di mana warna komponen optik (101, 102, 103, 104, 105, 106, 107 dan 108) dan media (100) dipilih yang kontras. Dengan melihat satu atau lebih di antara komponen marka optik (101, 102, 103, 104, 105, 106, 107 dan 108) yang tampak jelas yang berupa lambang angka secara berurutan dimulai dari 0, 9, 8, 7, 6, 5, 4 dan 3 yang masing-masing menunjukkan jarak 100 m, 90 m, 80 m, 70 m, 60 m, 50 m, 40 m dan 30 m. Sebagai contoh, ketika pengemudi (202a) kendaraan (202) yang persis membuntuti kendaraan bermarka (201) me1ihat secara jelas tiga komponen, yaitu lambang "0" (101), "9" (102), "8" (103), sedangkan tidak dapat melihat secara jelas komponen "7" (104), "6" (105), "5" (106), "4" (107), dan "3" (108), artinya jarak antara kendaraan (202) dan kendaraan bermarka (201) adalah 80 m. Dengan dapat ditandai/diukurnya jarak tersebut, maka pengemudi (202a) difasilitasi untuk mengendalikan kecepatan kendarannya (202) dan jaraknya dengan kendaraan yang sedang dibuntutinya (201) agar berada dalam jarak aman, baik dengan cara menyalipnya ketika diperkirakan aman atau mengurangi kecepatannya.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 29 November 2013
- Detail
ALAT UNTUK MENCETAK MIE BERBAHAN DASAR JAGUNG
Invensi ini berhubungan dengan suatu alat untuk mencetak mie lebih khususnya berupa alat untuk mencetak mie berbahan dasar jagung, yang terdiri dari bagian pemasukan adonan (1) yang dilengkapi dengan ulir pengumpan (2) dihubungkan ke roda gigi (3) menggunakan poros penyambung ulir (4) digerakkan oleh motor listrik (5) dan dihubungkan menggunakan poros penyambung motor (6). Selubung terdiri dari tiga bagian, selubung pengumpan (7), selubung transisi (8), selubung kompresi (9) yang masing-masing dihubungkan menggunakan sambungan flens (10,11). Pemanas (12,13) dipasang pada selubung transisi (8) dan selubung kompresi (9). Bagian pemasukan adonan (1) dihubungkan ke selubung pengumpan menggunakan flens pengumpan (14). Sisi lain dari selubung pengumpan (7) dihubungkan ke rumah bantalan (15) menggunakan flens penyambung (16). Ulir (17) yang diletakkan di dalam selubung (7,8,9) dihubungkan pada rumah bantalan (15), digerakkan oleh motor penggerak (18) yang dilengkapi dengan roda gigi penurun putaran (19) melalui poros penggerak (20). Sisi lain ulir (17) dihubungkan pada breaker plate (21). Cetakan mie (22) yang dilengkapi dengan pemegang cetakan (23) dihubungkan pada selubung kompresi (9) menggunakan pengunci cetakan (24). Motor penggerak (18), rumah bantalan (15) dan selubung (7,8,9) diletakkan di atas rangka (25).
- Paten
- Tersertifikasi
- - 22 Oktober 2013
- Detail
MAKANAN PADAT BERPROTEIN TINGGI BERBASIS KACANG-KACANGAN
Invensi ini berkaitan denqan makanan padat (food bars) berprotein tinggi yang terbuat dari kacang-kacangan dimana memiliki komposisi : tepung kacang-kacangan dengan 25-40% berat; tepung ubi jalar dengan sebesar-besarnya 1% berat,' tepung buah-buahan dengan 10-12% berat; buah-buahan dengan 26-29% berat; margarin dengan 14-18% berat dan garam dengan sebesar-besarnya 1% berat. Makanan padat yang dihasilkan menurut invensi ini memiliki kandungan protein 12-15%; lemak 18-25%; karbohidrat 50-60% ; dan serat kasar 0,5-2,5%.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 22 Oktober 2013
- Detail