Pencarian Hak Kekayaan Intelektual

Paten

EKTENSOMETER SERAT OPTIK DENGAN KONFIGURASI MSM

Invensi ini berkaitan dengan ekstensometer berbasis serat optik, dengan konfigurasi multimode-single modemultimode (MSM) serta dilengkapi dengan lengan acuan sebagai pembanding lengan sensor, yang dapat mengukur pergeseran fisis dalam arah longitudinal. Ekstensometer menurut invensi ini terdiri dari beberapa bagian utama, yaitu: sumber cahaya LED pada panjang gelombang 1.3 μm; kopler serat multimode; serat multimode; lup sensor single-mode pada panjang gelombang 780 nm; detektor cahaya; serta perangkat lunak pengolah data dan komputer. Cahaya LED dibagi dua oleh kopler serat multimode menjadi sinyal sensor dan sinyal acuan. Sinyal sensor dimasukkan ke serat multimode masukan untuk kemudian diteruskan ke serat sensor jenis single mode serta masuk lup sensor yang disambungkan ke serat multimode keluaran. Apabila terjadi pergeseran, maka lup sensor akan mengalami perubahan ukuran dan bentuk dan akibatnya keluaran intensitas yang melewati sensor multimode keluaran yang akhirnya diterima oleh detektor cahaya akan mengalami perubahan yang nilainya akan bersesuaian dengan besarnya pergeseran yang terjadi. Sinyal acuan dilewatkan ke serat optik acuan jenis single mode untuk kemudian diterima oleh detektor cahaya. Nilai pembacaan akhir dari ekstensometer adalah perbandingan tegangan keluaran dari sinyal sensor dan sinyal acuan yang diterima detektor yang ditampilkan berupa tabel dan grafik. Ekstensometer serat optik MSM ini mempunyai rentang pembacaan pergeseran hingga 40 mm dengan resolusi 0.5 mm.

  • Paten
  • Pemeriksaan Substantif Tahap I
  • - 12 Desember 2017
  • Detail
Paten

SERBUK PELAPIS TAHAN PANAS YANG MENGANDUNG NiCrAl DAN ELEMEN REAKTIF, PROSES PEMBUATAN, DAN METODE PELAPISANNYA

Invensi ini berkaitan dengan serbuk pelapis tahan panas yang mengandung NiCrAl dan elemen reaktif, proses pembuatan, dan metode pelapisannya. Serbuk pelapis tahan panas menurut invensi ini memiliki komposisi nikel, kromium, aluminium, dan komponen elemen 10 reaktif berupa hafnium atau zirkonium atau yttrium atau silikon atau paduan yttrium silikon. Proses pembuatan serbuk pelapis tahan panas menurut invensi ini dilakukan melalui penimbangan serbuk unsur pelapis, penimbangan bola penghancur, penggerusan serbuk unsur pelapis tahan panas. Metode pelapisan material NiCrAlX (X: Hf, 15 Zr, Y, Si, atau paduan YSi) pada substrat logam dilakukan dengan metode high velocity oxy-fuel (HVOF) dengan tahapan menyiapkan substrat logam, melapiskan substrat logam, dan memberikan perlakuan panas. Persiapan produk tahap selanjutnya adalah melakukan pemanasan dalam keadaan vakum pada temperatur 1100 oC selama 4 jam. 20 Metode pengujian produk dilakukan dengan cara pemanasan pada temperatur 1000 oC selama 100 jam di mana dihasilkan bahwa produk dengan sistem lapisan NiCrAl dan penambahan elemen reaktif Hf mempunyai kemampuan tahan suhu tinggi yang lebih baik dibanding produk lainnya.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 30 November 2017
  • Detail
Paten

PROSES PRODUKSI XYLOOLIGOSAKARIDA (XOS) DENGAN MENGGUNAKAN KOMPLEKS XYLAN YANG DIEKSTRAK DARI AMPAS TEBU

Invensi ini berkaitan dengan proses produksi Xylooligosakarida (XOS) dengan menggunakan kompleks Xylan yang diekstrak dari ampas tebu terdiri dari tiga tahap yaitu tahap satu untuk menghasilkan senyawa kompleks xylan; tahap dua untuk memproduksi enzim xylanase, dan; dan tahap tiga menghasilkan XOS. Proses untuk memperoleh XOS terdiri dari tiga tahap yang saling berhubungan satu dengan lainnya, yaitu: tahap satu untuk memperoleh kompleks xylan yang di ekstrak dari ampas tebu dengan menggunakan senyawa kimia tertentu. Tahap dua memproduksi enzim xylanase dengan komposisi yeast ekstrak, malt ekstrak, xylan,amonium sulfat dengan komposisi tertentu dan kondisi tertentu. Tahap tiga adalah proses untuk mendapatkan XOS dengan menghidrolisis xylan kompleks dengan enzim xylanase dengan kondisi tertentu. Kemudian XOS pada hasil hidrolisis dipisahkan dengan menggunakan arang aktif. XOS yang dihasilkan dapat digunakan sebagai bahan tambahan pada makanan karena dapat berfungsi sebagai: 1) serat makanan, 2) pemanis rendah kalori, dan 3) efek prebiotik.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 30 November 2017
  • Detail
Paten

SEDIAAN MASKER WAJAH BERBAHAN DASAR BIOSELULOSA DAN PROSES PEMBUATANNYA

Invensi ini bertujuan untuk menyediakan sediaan kosmetika berupa masker wajah jenis lembaran yang diimpregnasi suatu cairan kosmetika. Lembaran tersebut berbahan dasar bioselulosa yang diperoleh dari hasil fermentasi bahan yang mengandung bahan aditif berupa ekstrak bahan alam yang dapat meningkatkan kemanfaatan efek kosmetikanya. Menurut invensi ini, bahan aditif yang terkandung dalam media kultur sebesar 0,01 - 10 % tersebut yaitu ekstrak daun teh hijau, keropak bunga rosera, mahkota bunga sepatu merah, dan mahkota bunga sepatu merah muda. Adapun proses pembuatannya meliputi tahapan: menginokulasi mikroba penghasil bioselulosa ke dalam media kultur; membunuh sisa mikroba; memisahkan media kulturi mengurangi kandungan air dalam rembaran bioselulosa; mencetak lembaran bioselulosa; dan melakukan impregnasi cairan kosmetika ke dalam lembaran bioselulosa.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 30 November 2017
  • Detail
Paten

BAHAN PELAPIS TAHAN OKSIDASI BERBENTUK SERBUK MENGANDUNG ALUMINIUM SILIKON DAN METODE PELAPISANNYA

Invensi ini berhubungan dengan bahan pelapis tahan oksidasi berbentuk serbuk mengandung aluminium silikon dan metode pelapisannya. Serbuk pelapis menurut invensi ini memiliki komposisi aluminium, silikon, amonium klorida, dan aluminium oksida. Proses pelapisan serbuk tahan oksidasi menggunakan teknik pack cementation yang terdiri dari tahapan menyiapkan substrat berbasis nikel, menyiapkan serbuk pelapis, memasukkan serbuk pelapis dan substrat kedalam wadah tertutup, memanaskan wadah tersebut dalam oven dan proses pack cementation menggunakan tungku vakum yang dialiri gas argon. Hasil pengujian oksidasi menunjukkan bahwa sistem lapisan Al-Si hasil dari proses menurut invensi ini memiliki kemampuan tahan oksidasi suhu tinggi yang lebih baik dari sistem pelapisan lainnya.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 30 November 2017
  • Detail
Paten

METODE UNTUK MENENTUKAN ZONA POTENSI PENANGKAPAN IKAN (ZPPI)SECARA OTOMATIS MENGGUNAKAN DATA SATELIT PENGINDERAAN JAUH

Invensi ini berhubungan dengan suatu metode untuk menentukan zona potensi penangkapan ikan secara otomatis menggunakan piranti lunak berbasis desktop. Informasi ZPPI yang dihasilkan adalah informasi harian. Data masukan untuk proses otomatis dalam piranti lunak adalah suhu permukaan laut (SPL) dari satelit Terra-MODIS, Aqua-MODIS dan SNPP VIIRS. Untuk mendeteksi front suhu digunakan metode Single Image Edge Detection (SIED) dengan nilai ambang batas lebih besar sama dengan 0,5oC. Haasil deteksi front suhu adalah area poligon. Area poligon yang terbentuk dipartisi menjadi beberapa bagian poligon. Titik pusat dari setiap poligon adalah titik koordinat ZPPI. Informasi ZPPI terkini berlaku untuk 2 sampai 3 hari ke depan dengan cakupan radius 3,3 km dari titik pusatnya. Informasi ZPPI disediakan dalam beberapa format yaitu: pdf, kmz, shp, csv, jason dan xml. Tujuannya untuk mengakomodasi kebutuhan pengguna di berbagai sektor.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 30 November 2017
  • Detail
Paten

PRODUK BIOSURFAKTAN TURUNAN LIGNIN DAN PROSES PEMBUATANNYA

Invensi ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa biosurfaktan berbasis lignin dari hasil isolasi lindi hitam proses pemasakan kraft kayu Acacia mangiwn untuk diaplikasikan dalam proses hidrolisis enzimatis biomassa. Produk menurut invensi ini terdiri dari lignin kraft dan atau lignin komersial; biomassa berlignoselulosa; bahan pelarut amonia (NH4OH); polivinil alkohol (PVA); inisiator kalium peroksodisulfat atau tanpa inisiator; dan aquades. Tahapan proses untuk membuat produk biosurfaktan PVA-lignin dilakukan dengan tahap pembuatan PVA dilakukan dengan pemanasan disertai pengadukan dengan konsentrasi larutan PVA sebesar 0,1-10%; melakukan pencampuran antara PVA dengan lignin pada suhu ruang dengan pengadukan; lignin yang digunakan merupakan hasil pencampuran antara lignin dengar, amonia dengan konsentrasi 0,1-10%; pencampuran dengan inisiator berupa kalium peroksodisulfat dengar, pengadukan atau tanpa pencampuran dengan inisiator. Aspek selanjutnya dari invensi ini adalah proses hidrolisis dengan penambahan biosurfaktan PVA-lignin. Hidrolisis enzimatik dilakukan pada biomassa lignoselulosa (kayu dan non kayu) dengan kadar lignin 0,0-15%. Kelebihan invensi ini adalah proses sintesa biosurfaktan PVA-lignin yang lebih sederhana, penyiapan polimer hidrofilik yang dapat digunakan secara langsung tar.pa memerlukan reaksi epoksilasi, ketersediaannya yang lebih mudah dar. lebih murah dibandingkan polimer hidrofilik PEDGE.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 30 November 2017
  • Detail
Paten

PROSES PRODUKSI ENZIM DPEASE REKOMBINAN DARI AGROBACTERIUM TUMEFOCIENS MENGGUNAKAN ESCHERICHIA COLI BL 21 (DE3)

Invensi ini berhubungan dengan proses produksi enzim D-Psicose 3-Epimerase (DPEase) menggunakan E. coli BL 21 (DE3)pada media tampa bantuan IPTG.Gen dpe sebagai gen penyandi enzim DPEase berasal dari Agrobacterium tumefaciens. Proses produksi enzim DPEase menurut invensi ini dilakukan melalui tahapan-tahapan isolasi, kloning, dan ekspresi dengan media tanpa bantuan IPTG. Enzim DPEase yang dihasilkan menurut proses produksi invensi ini memiliki berat molekul 32 kDa.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 30 November 2017
  • Detail
Paten

MIE KERING KAYA SERAT BERBAHAN DASAR PATI TAKA

Invensi ini berhubungan dengan suatu formulasi mie kering kaya serat dan produk yang dihasilkannya. Mie kering menurut invensi ini menggunakan bahan dasar dari pati umbi taka (Tacca leontopetaloides) 57-65%, tepung mocaf 6-15%, CMC (carboxy methyl cellulose) 0-1%, dan air 25-30%. Mie kering yang dihasilkan memiliki kandungan gizi sebagai berikut: kadar abu 1,09%; kadar lemak 0,52%; kadar protein 5,90%; kadar karbohidrat 92,50%; kadar pati 84,11%; kadar amilosa 25,86%. Selain itu, kandungan seratnya sebesar 9,94% dan memiliki indeks glikemik 64. Mie kering menurut invensi ini merupakan produk tinggi atau kaya serat pangan dan mempunyai indeks glikemik sedang. Mie kering dalam invensi ini aman dikonsumsi sebagai sumber energi bagi penderita diabetes dan obesitas karena tidak menyebabkan lonjakan kenaikan glukosa darah.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 30 November 2017
  • Detail
Paten

Sistem Penguncian Komponen Roda Pendarat Utama Modular Dengan Rangka Badan Pesawat Tanpa Awak

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 30 November 2017
  • Detail