Pencarian Hak Kekayaan Intelektual
PROSES PEMBUATAN PROTEIN INTI VIRUS HEPATITIS B UNTUK VAKSIN TERAPEUTIK
Invensi ini bertujuan untuk menyediakan suatu proses pembuatan protein rekombinan inti virus Hepatitis B untuk vaksin terapeutik menggunakan inang Lactococcus lactis. Tahapan–tahapan proses pembuatan protein inti HBcAg rekombinan menurut invensi ini yaitu melakukan sistesis Gen HBcAg dalam Lactococcus lactis, konstruksi gen HBcAg ke vektor ekspresi pNZ8148 dan pNZ8149, transformasi ke inang Lactococcus lactis, ekspresi dan purifikasi protein rekombinan di Lactococcus lactis serta verifikasi dengan menggunakan dot blot dan western blot. Dari proses tersebut di atas diperoleh protein rekombinan HBcAg yang diproduksi di bakteri Lactococcus lactis dengan urutan gen nukleotida seperti pada Gambar 10. Protein tersebut dapat diaplikasikan secara oral.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 29 September 2017
- Detail
Magnet Lunak NiZn, Ferit (Ni1-xZnxFe2O4) Dan Proses Pembuatannya
Invensi ini merupakan magnet lunak NiZn ferit berbahan dasar teknis (industrial grade) berupa, oksida besi (Fe2O3, oksida nikel (NiO), dan oksida seng (ZnO), dengan metoda teknologi serbuk menggunakan rumus molekul ferit yang dibuat adalah Ni1-xZnxFe2O4, dimana nilai x = 0,1-1,0, dengan proses pembuatan sangat mudah, tidak menggunakan pelarut dan aditif, waktu yang diperlukan singkat, dan dapat menghasilkan karakteristik magnet yang baik dengan rentang nilai induksi remanen (Br) = 0,23-1,67 kG, medan koersifitas (Hc)= 0,39-4,05 A/cm, induksi maksimum (Bmax)= 0,46-2,8 kG, polarisasi maksimum (Jmax)= 0,45-2,7 kG, medan magnet maksimum (Hmax)= 7,98-8,05 A/cm, dan densitas (ρ)= 4,25-4,60 g/cm3 sehingga magnet dapat diaplikasikan pada generator listrik yaitu sebagai inti pada stator sebanyak 46 buah dengan bentuk khusus dan berat 155 gram.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 29 September 2017
- Detail
PERALATAN PENGONTROL LARUTAN NUTRISI DAN pH TANAMAN HIDROPONIK
Invensi ini berkaitan dengan suatu peralatan pengontrol larutan nutrisi dan pH tanaman hidroponik yang terdiri dari toren air (1) berkapasitas 600 liter yang merupakan sumber air irigasi, wadah berkapasitas 60 liter berisikan sumber larutan nutrisi berupa AB mix yang cukup pekat (2), wadah berkapasitas 60 liter berisikan larutan pH asam (3), wadah berkapasitas 60 liter berisikan larutan pH basa (4). Volume pengisian larutan pekat nutrisi ke dalam wadah (7) dikontrol oleh CCT-5300 TDS Controller (12) dan wadah (8) di control oleh CCT-5300 TDS Controller (11) yang membuka dan menutup Solenoid Valve. Volume pengisian larutan pH asam dari wadah (3) dan pH basa dari wadah (4) ke wadah (7) dikontrol oleh CT 6659 pH Controller (13). Bila larutan nutrisi pada wadah (7) digunakan untuk budidaya tanaman hidroponik jenis sawi, maka CCT-5300 TDS Controller (12) si set pada rentang 1050 – 1400 ppm dan CT 6659 pH Controller (14) di set pada rentang pH 5,5 – 6,5. Sedangkan bila larutan nutrisi pada wadah (8) digunakan untuk budidaya tanaman hidroponik jenis bayam, maka CCT-5300 TDS Controller (11) di set pada rentang 1260 – 1610 ppm dan CT 6659 pH Controller (13) di set pada rentang 6,0 –7,0.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 29 September 2017
- Detail
ALAT PENGHASIL GELEMBUNG MIKRO/NANO
Invensi ini bertujuan untuk menghasilkan gelembung yang memiliki ukuran sampai dengan orde nanometer secara efektif dan memiliki desain yang kompak dan mudah dipindahkan (portable). Alat ini terdiri dari silinder zat cair, silinder gas, dan silinder nosel, dimana ketiganya disusun sedemikian hingga silinder nosel berada di dalam silinder gas dan silinder gas berada di dalam silinder zat cair. Inlet zat cair ditempatkan pada bagian alas atau selimut silinder zat cair dan inlet gas ditempatkan pada bagian alas silinder zat cair sedemikian hingga berada pada satu sumbu dengan nosel yang berada pada silinder nosel. Selain itu, pada selimut silinder gas dilengkapi dengan lubang masukan zat cair yang berfungsi untuk menciptakan turbulensi zat cair pada silinder nosel. Kecepatan putar zat cair tersebut menghasilkan tekanan vakum pada silinder nosel sehingga gas akan terhisap ke dalam nosel. Proses ini akan menghasilkan gelembung yang memiliki ukuran sampai dengan nanometer.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 18 September 2017
- Detail
Sistem Informasi IP Port (Portal of Intellectual Property) Berbasis Situs Web
- Hak Cipta
- Tersertifikasi
- - 18 September 2017
- Detail
ALAT UNTUK MENGHALUSKAN MINERAL BUKAN LOGAM DAN BATUAN
Invensi ini berkaitan dengan suatu alat penghalus mineral bukan logam dan batuan berupa piringan berputar yang dilengkapi dengan suatu saringan yang berputar secara berlawan arah dengan piringan logam tersebut. Piringan berputar pada invensi ini diletakkan di dalam rongga saringan berputar dan digerakkan oleh suatu motor listrik melalui suatu poros silinder putar. Penciri utama alat ini yaitu adanya silinder penghalus statis, silinder penghalus, palu penghalus, penyapu, serta putaran antara piringan berputar dan saringan berputar yang berlawanan arah satu sama lain. Silinder penghalus statis dipasang pada bagian dalam salah satu sisi penutup saringan secara tegak lurus terhadap sisi penutup saringan. Sedangkan silinder penghalus, palu penghalus, dan penyapu dipasang pada sisi piringan berputar sedemikian hingga silinder penghalus berputar sejajar dan saling berhadapan dengan silinder penghalus statis. Selain itu arah putaran dari piringan berputar dan saringan berputar dapat berlawanan arah satu sama lain dikarenakan adanya roda gigi matahari yang bersinggungan dengan roda gigi tipe planet pinion yang didalamnya terdapat poros silinder roda gigi. Roda gigi tipe planet pinion tersebut akan memutar roda gigi internal yang terdapat pada piringan logam.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 31 Agustus 2017
- Detail
METODA PEMBUATAN MATERIAL HIDROGEL BERBASIS BIOPOLIMER DAN PRODUK YANG DIHASILKANNYA
Invensi ini bertujuan menyediakan metoda pembuatan material hidrogel berbasis selulosa dengan cara melaksanakan proses reaksi ikatan silang (crosslinking) sistem batch dalam reaktor dan mengkarakterisasi hidrogel dengan perwujudan melalui tahapan mensintesa campuran carmellose sodium (CMCNa) dan hetastarch (HEC); membentuk reaksi ikatan silang menggunakan divinylsulfone (DVS) sebagai crosslinking agent; melakukan pencucian dengan air dan aseton; melakukan analisa gugus fungsi terhadap hidrogel; dan melakukan uji morfologi untuk melihat homogenitas dari hidrogel. Hidrogel berbasis biopolimer menurut invensi ini memiliki kemampuan menyerap air lebih besar dibandingkan dengan hidrogel komersil berbasis polimer sintetis.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 31 Agustus 2017
- Detail
KIT UNTUK MENILAI HER-2 BERBASIS REALTIME PCR PADA PASIEN KANKER PAYUDARA
Invensi ini berhubungan dengan suatu kit untuk menilai HER-2 pada pasien kanker payudara dengan teknik qPCR yang dapat diaplikasikan sebagai faktor prognosis dan prediktif terapi dengan trastuzumab dicirikan urutan primer HER-2 Fw 5’–CCA GCC CTC TGA CGT CCA T–3’, HER-2 Rev5’–TCC GTT TCC TGC AGC AGT CTC C–3’, β-Aktin Fw 5’–AACAGACTCCCCATCCCAAG–3’, β-Aktin Rev 5’– CTG GGG TGT TGA AGG TCT CAA –3’. Reaksi realtime PCR yang menyusun komponen kit terdiri dari: Thunderbird SYBR qPCR Mix TOYOBO 5 μl; 10 pmol primer forward 0,5 μl; 10 pmol primer reverse 0,5 μl; TE Buffer pH 7,8 3 μl; dan 1 μl templat DNA genom kanker payudara dengan konsentrasi 21 ng/μl. Kit menurut invensi ini bekerja pada kondisi: suhu pre-denaturasi 95oC selama 3 menit, 35 siklus, suhu denaturasi 95oC selama 10 detik, suhu penempelan primer 60,2oC selama 30 detik, kurva leleh dilakukan dengan menurunkan suhu menjadi 65oC kemudian dinaikan secara bertahap sebesar 0,2oC/detik sampai 95oC. Perhitungan nilai HER-2 pada pasien kanker payudara dianalisa dengan menggunakan rumus rasio relatif: 2Ct β-aktin -Ct HER-2. Penentuan kanker payudara HER-2 positif adalah apabila nilai rasio relatif di atas menunjukkan nilai ≥ 2, dan sebaliknya untuk negatif HER-2.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 31 Agustus 2017
- Detail
Metode Pembuatan Karbon Aplikatif Berbahan Dasar Ampas Tahu
Invensi ini berhubungan dengan suatu metode pembuatan karbon aplikatif berbahan dasar ampas tahu berupa karbon teraktivasi, karbon tergrafitisasi dan graphene. Ampas tahu di bakar menggunakan metode pirolisis pada suhu 700-900˚C selama 1 jam dalam kondisi inert sehingga menjadi karbon. Karbon di olah kembali dalam 3 proses sekunder yaitu aktivasi, grafitisasi, dan metode Hummer termodifikasi sehingga menjadi karbon aplikatif. Proses aktivasi dilakukan dengan penambahan KOH 10 M pada karbon dan di bakar kembali pada suhu 700-900˚C selama 1 jam. proses grafitisasi dilakukan dengan penambahan FeCl2.6H2O dan karbon lalu diaduk pada suhu 60˚C selama 5 jam. Dan proses Hummer termodifikasi dilakukan dengan panambahan H2SO4, HNO3, KMnO4, dan H2O2 dengan karbon hasil grafitisasi. Ketiga proses tersebut menghasilkan karbon aplikatif yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai macam aplikasi seperti elektroda, absorban, dan berbagai pemanfaatan sejenis.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 31 Agustus 2017
- Detail