Pencarian Hak Kekayaan Intelektual

Paten

METODE PENGUKURAN SENYAWA 4-NONILFENOL MENGGUNAKAN KROMATOGRAFI CAIR KINERJA TINGGI DETEKSI UV

Invensi ini berkaitan dengan suatu metode pengukuran senyawa 4-nonilfenol secara kromatografi cair kinerja tinggi yang dilengkapi detektor UV menggunakan kolom XBridge C18 dengan dimensi 100 x 2,1 mm i.d (Waters, Milford, MA), 3,5 μm. Kurva kalibrasi memberikan hasil yang linier dalam rentang konsentrasi 1,424-14,240 μg/mL. Selain itu juga, kemiringan sudut yang dibentuk menunjukkan sensitivitas metode yang berarti bahwa detektor memberikan respon yang proporsional antara input dan output. Kondisi di atas memberikan resolusi yang sangat baik hingga tercapai pemisahan alas. Dari hasil kromatogram ini dapat disimpulkan bahwa metode pengukuran senyawa 4-Nonilfenol dapat menggunakan kromatografi cair kinerja tingi dengan detektor UV.

  • Paten
  • Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
  • - 20 Mei 2024
  • Detail
Desain Industri
NOMOR B-28147/III.1.3/TK.11.04/5/2024

Dudukan Baterai Sel Satelit dengan 1 Penghantar dan 2 Isolator Thermal

Dudukan baterai sel satelit dengan 1 penghantar dan 2 isolator termal adalah sebuah dudukan baterai sel satelit dengan 1 buah penghantar termal untuk penghantar panas, dan 2 buah isolator termal untuk mencegah arus pendek pada baterai sel satelit yang tahan terhadap suhu ekstrem di luar angkasa yang dilengkapi dengan tempat sensor suhu.

  • Desain Industri
  • Tersertifikasi
  • - 20 Mei 2024
  • Detail
Paten

METODE PEMBUATAN MEMBRAN SENG OKSIDA/KASA STAINLESS STEEL DENGAN TEKNIK ANODISASI DAN PRODUK YANG DIHASILKANNYA

Invensi ini mengenai metode pembuatan membran dari kasa stainless steel (SS), lebih khusus lagi, invensi ini berhubungan dengan metode modifikasi karakteristik permukaan kasa SS secara intrinsik dengan teknik anodisasi, dengan bahan tambahan seng oksida. Metode pembuatan membran dari seng oksida/kasa SS melalui tahapan-tahapan sebagai berikut: membersihkan kasa SS dengan menggunakan aseton, etanol, dan air, menyiapkan larutan elektrolit yang terdiri dari: amonium flourida sebanyak 0.2-0.4% (b/v), hidrogen peroksida sebanyak 2-4% (v/v), dan etilen glikol sebanyak 96-98% (v/v), menghubungkan kasa SS dengan sumber tegangan pada kutub positif dan batang platinum pada kutub negatif, lalu mengalirkan tegangan listrik sebesar 40-60 V selama 10-20 menit, menambahkan seng oksida dengan cara merendam kasa SS hasil anodisasi ke dalam larutan seng asetat dalam etanol 20 nM selama 30 menit, lalu dikeringkan di dalam oven pada suhu 90 °C selama 1 jam, dan memanaskan seng oksida/kasa SS di dalam furnace pada suhu 400-500 °C selama 2 jam. Diketahui bahwa komposisi membran kasa SS dengan bahan tambahan seng oksida terdiri dari: besi (69.75%), kromium (19,24%), nikel (8,35%), oksigen (2,64%), dan seng (0,02%), dengan sudut kontak air dari membran yang dihasilkan berada pada rentang 120-138°.

  • Paten
  • Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
  • - 20 Mei 2024
  • Detail
Paten

STARTER PADAT, PROSES PEMBUATAN, DAN PENGGUNAANNYA DALAM PROSES PRODUKSI TEPUNG UBI KAYU TERMODIFIKASI

Invensi ini berhubungan dengan starter padat berbentuk serbuk kering; proses pembuatan starter padat; dan penggunaannya dalam proses produksi tepung ubi kayu terfermentasi sedemikian hingga dihasilkan tepung ubi kayu termodifikasi dengan karakteristik mendekati tepung terigu. Starter padat menurut invensi ini mengandung bahan pembawa berupa tapioka, bahan pengaya nutrisi berupa susu skim, dan bahan aktif berupa bakteri asam laktat Lactobacillus bulgaricus MRG 03, L. brevis FNCC 0021, L. casei FNCC 0090, L. plantarum FNCC 0020, bakteri asam asetat Acetobacter aceti FNCC 0016, dan khamir Saccharomyces cerevisiae FNCC 3049. Proses pembuatan starter padat menurut invensi ini dilakukan melalui tahapan membuat starter cair dari masing - masing kultur, mensterilkan tapioka, mencampur sebagian tapioka dengan susu skim, menambahkan starter cair, membuat granula konsentrat starter, dan mencampur graula dengan sisa tapioka. Starter padat ini digunakan dalam proses produksi tepung ubi kayu termodifikasi melalui tahapan mencuci dan merendam ubi kayu kupas, merajang ubi kayu bersih menjadi chip, mencuci dan meniriskan chip ubi kayu, mengisi bak fermentasi dengan air baku minum, menambahkan starter padat, memasukkan chip ubi kayu, melakukan fermentasi, melakukan pengepresan, mengeringkan, dan menepungkan chip ubi kayu terfermentasi. Proses produksi ini menghasilkan tepung ubi kayu terfermentasi yang memenuhi standar kualitas SNI.

  • Paten
  • Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
  • - 20 Mei 2024
  • Detail
Paten

PROSES DAN FORMULASI BIOCHAR BERBASIS SEKAM PADI DIPERKAYA SILIKA SEBAGAI PEMBENAH TANAH

Invensi ini mengenai proses dan formulasi biochar berbasis sekam padi diperkaya silika sebagai pembenah tanah. Tujuan dari invensi ini adalah mengatasi kebutuhan bahan organik pada lahan sawah yang belum dapat dipenuhi oleh invensi sebelumnya, karena kondisi anaerobik pada lahan sawah menyebabkan proses dekomposisi bahan organik menstimulasi emisi CH4. Penambahan mineral silika didukung oleh potensi silika sebagai akseptor elektron dalam menekan emisi gas CH4 dari lahan sawah. Biochar sekam padi diperoleh melalui teknik pirolisis, yaitu pembakaran tanpa oksigen. Karakteristik biochar yang dihasilkan dalam proses ini adalah nilai pH 8,28; C-organik 37,03%; N-total 0,87%; C/N ratio 31,07. Kemampuan biochar diperkaya silika ini pada lahan kering Inceptisols adalah meningkatkan kapasitas memegang air; meningkatkan C-organik tanah; meningkatkan kadar N-total tanah; meningkatkan P-tersedia tanah; meningkatkan K-dd tanah; dan meningkatkan KTK tanah. Pengujian pada lahan sawah Inceptisols menunjukkan kecenderungan hasil serupa pada beberapa parameter yang sama (%N-total tanah; P-tersedia tanah; KTK tanah; dan pH tanah), dan dengan emisi CH4 yang lebih rendah 25,43% dibandingkan terhadap tanpa pembenah tanah biochar diperkaya silika.

  • Paten
  • Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
  • - 16 Mei 2024
  • Detail
Paten
B-2015/III.9.4/FR.04.00/5/2024

PROSES PRODUKSI SENYAWA AKTINOMISIN-D (AKT-D) UNTUK BAHAN BAKU OBAT ANTIMIKOBAKTERIA

Invensi ini berkaitan dengan proses produksi senyawa Akt-D mencakup identifikasi, kultivasi, dan ekstraksi aktinomisetes potensial (Streptomyces parvus strain A612) sertan isolasi, dan elusidasi struktur senyawa, uji sebagai antimikobakteria (in-vitro, maupun insilico). Sejauh ini, belum terdapat informasi terkait isolasi senyawa, penentuan struktur kimia, dan aktivitas antimikobakteri dari senyawa Akt-D. Hasil isolasi senyawa menggunakan kromatografi, dan penentuan struktur kimia menggunakan spektroskopi ESI-MS, dan NMR. Karakterisasi struktur kimia menunjukkan senyawa terisolasi adalah aktinomisin D (Akt-D). Hasil pengujian menunjukkan senyawa ini menunjukkan kesamaan struktur dengan Akt-D, dan penghambatan yang kuat terhadap Mycobaterium smegmatis, M.bovis, dan M.tuberculosis dengan nilai IC50 masing-masing sebesar 0,74±0,03; 0,02±0.01; dan 0,07±0.009 μg/mL. Uji in silico menggunakan penambatan molekular antara senyawa actinomisin D dan beberapa enzim Mycobacterium (MtCoABC, MtSK, dan MtASDH) menunjukkan nilai energi affinitas lebih baik sebesar -10,6 sampai -8,7 Kkal/mol dibandingkan ligan kokristalnya (-8,0 sampai -3,9 Kkal/mol). Mekanisme penghambatan Akt-D secara in-silico diantaranya yaitu dengan enzim MtSK dengan interaksi hidrofobik pada active site-1 (ATP binding-site) dan 2 (shikimate binding-site). Uji in-silico diperkuat dengan uji in-vitro terhadap penghambatan protein MtSK, didapatkan nilai IC50 sebesar 41,2 ± 5,2 μg/mL. Berdasarkan hal diatas, senyawa Akt-D berpotensi dapat digunakan sebagai kandidat bahan obat anti-TB dengan mekanisme menghambat enzim MtSK dari M.tuberculosis.

  • Paten
  • Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
  • - 15 Mei 2024
  • Detail
Paten

METODE PEMBUATAN MANGAN SULFAT DARI BIJIH MANGAN DENGAN KADAR KALSIUM TINGGI

Invensi ini berkaitan dengan proses pembuatan prekusor mangan dengan bahan baku bijih mangan dengan kalsium tinggi melalui jalur asam sulfat. Invens ini bertujuan untuk memperbaiki invensi-invensi sebelumnya melalui metode yang ekonomis dan sederhana dengan memanfaatkan bijih mnagan sumber daya alam Indonesia yang akan digunakan sebagai bahan baku, dimana proses yang dilakukan untuk membuat prekursor mangansulfat dengan metode hidrometalurgi. Tahapan proses pembuatan prekursor mangansulfat meliputi : Menghancurkan bahan baku bijih mangan dengan kadar kalsium tinggi menggunakan disc mill sampai ukuran partikel adalah -100 mesh, Pre-treatment pelindian alkali NaOH 5 M, S/L 7% selama 3 jam, Penyesuaian pH 7 menggunakan asam Hcl 1 M, Roasting dengan temperatur 800 ºC dengan waktu 3 jam dengan rasio Mn:batubara sebesar 4:1, Pelindian dengan asam sulfat pada temperatur 50-90 ºC selama 3 jam dengan konsentrasi 2 M, S/L 5%, Karakterisasi sampel hasil prekursor mangansulfat dengan menggunakan analisis inductively coupled plasma – optical emission spectroscopy (ICP-OES) untuk melihat unsur yang terkandung dalam filtrat hasil pelindian asam. Hasil invens ini menghasilkan filtrat dengan kadar Mn sebesar 89.688 ppm dengan persen ekstraksi 96% dengan kondisi optimum proses pelindian asam pada konsentrasi 2 M dengan temperatur proses 90 ºC selama 3 jam.

  • Paten
  • Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
  • - 15 Mei 2024
  • Detail
Hak Cipta
NOMOR B-7811/III.4.2/TK.11.01/5/2024

Aplikasi Pemodelan Zona Rawan Longsor Menggunakan Machine Learning

Program komputer “Aplikasi Pemodelan Zona Rawan Longsor Menggunakan Machine Learning” ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan membandingkan algoritma-algoritma ML untuk menghasilkan model LSM yang paling akurat. Pemodelan ini menggunakan 13 faktor penyebab longsor yang tersedia dan kumpulan data yang terdiri dari 822 catatan longsor resmi dan 822 titik non-longsor yang telah disiapkan. LSM yang dihasilkan diklasifikasikan ke dalam 5 tingkat kerentanan, dan dievaluasi melalui Area Under Curve (AUC) dari Receiver-Operating Curve (ROC) dan indeks statistik (sensitivitas, spesifisitas, presisi, skor F1, dan akurasi). Salah satu upaya pengembangan teknologi ini adalah untuk membuat LSM lebih cepat, efisien, dan dapat diotomatiskan dengan menggunakan metode ML. Hasil pemodelan dengan ML menunjukkan kinerja yang sangat baik dimana nilai AUC > 90%. Dengan hasil yang menjanjikan ini, model LSM berbasis ML dapat dimanfaatkan sebagai salah satu langkah mitigasi penanggulangan bencana tanah longsor.

  • Hak Cipta
  • Tersertifikasi
  • - 15 Mei 2024
  • Detail
Paten
B-15426/III.5.7/TK.11.03/7/2024

KOMPOSISI SERAT NANO NILON6,6/Ag SEBAGAI MATERIAL ANTIBAKTERI

Invensi ini berhubungan dengan suatu komposisi serat nano nilon6,6/Ag sebagai material antibakteri. Komposisi serat nano nilon6,6/Ag ini terdiri dari bahan-bahan larutan nilon6,6 15 - 25% (b/b) yang dilarutkan dalam asam format atau campuran asam format dan asam asetat serta AgNO3 sebanyak 0,5-2% (b/b). Proses pembuatan serat nano dilakukan dengan melarutkan nilon6,6 dengan pelarut asam format dengan konsentrasi 15-25% (b/b) lalu diaduk selama 24 jam pada suhu ruang. Ditambahkan AgNO3 ke dalam larutan nilon dengan konsentrasi 0,5-2% lalu diaduk dalam kondisi gelap selama 2 jam. Pemintalan nanofiber dilakukan dengan metode electrospinning dengan parameter tegangan 20-25 kV, laju alir 1-5 μl/min, jarak ujung jarum ke kolektor sebesar 15-17 cm, dan kelembaban udara 46-55%. Serat nano yang dihasilkan dikarakterisasi memiliki ukuran diameter rata-rata sebesar <600 nm dan memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Eschericia coli dan Stapgylococcus aureus. Nanopartikel Ag pada serat nano terdistribusi secara merata pada permukaan serat nano nilon6,6 dengan ukuran <20 nm.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 14 Mei 2024
  • Detail
Paten
B-7684/III.3.1/TK.11.02/5/2024

ALAT KONTROL PADA PERANGKAT PENGISIAN KENDARAAN LISTRIK RODA DUA MENGGUNAKAN ANALOG CONTROL PILOT

Invensi ini berkaitan dengan suatu alat kontrol pada perangkat pengisian kendaraan listrik roda dua, lebih khusus lagi invensi ini berhubungan dengan perangkat pengisian baterai kendaraan listrik roda dua. Tujuan utama dari invensi ini adalah untuk mengakomodasi pengisian kendaraan listrik roda dua menggunakan analog control pilot agar dapat menyediakan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik (SPKL) yang aman, andal, dan efisien serta desain rangkaian yang memiliki respon cepat terhadap perubahan input atau kondisi beban. Alat kontrol pada perangkat pengisian kendaraan listrik roda dua menggunakan analog control pilot sebagaimana pada invensi ini terdiri dari mikrokontroler, modul isolasi digital, modul konversi protokol, modul komunikasi data, modul komunikasi RS-485, emergency stop, rangkaian analog control pilot, tusuk kontak pengisi daya, dan bagian modul aktuator dan indikator. Hasil pengujian alat ini dengan menggunakan baterai kapasitas 72 volt, dapat berjalan efisien selama selang waktu 2 jam.

  • Paten
  • Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
  • - 14 Mei 2024
  • Detail