Pencarian Hak Kekayaan Intelektual

Hak Cipta
B-3443/III.6.2/TK.11.02/3/2024

Perangkat Lunak Pada Sistem Tertanam Terdistribusi Untuk Akuisisi Data Pemantauan Hutan Gambut

Perangkat lunak ini merupakan program untuk akuisisi data sensor-sensor yang terintegrasi pada pemantauan kawasan hutan gambut. Sensor yang digunakan diantaranya sensor untuk pengukuran tanah (suhu dan kelembaban tanah, serta tinggi muka air tanah) dan sensor pengukuran udara. Pengukuran udara menggunakan satu sensor Automatic Weather Station (AWS) yang terdiri dari suhu dan kelembaban udara, tekanan, arah dan kecepatan angin, intensitas cahaya, PM2.5, PM10, dan curah hujan. Pengambilan data dilakukan secara terdistribusi dan berkomunikasi satu sama lain menggunakan protokol CAN (Controller Area Network) BUS. Program ini ditanam di mikrokontroler AVR.

  • Hak Cipta
  • Tersertifikasi
  • - 06 September 2024
  • Detail
Paten

METODE KOPRESIPITASI UNTUK PEMBUATAN BAHAN DETEKTOR RADIASI PENGION BERBASIS LUMINESENSI BERBAHAN KALSIUM SULFAT TERDADAH DISPROSIUM

Invensi ini berhubungan dengan bahan pendar penyimpan yang dapat digunakan dalam pengukuran dosis radiasi dengan cara menangkap elektron yang tereksitasi oleh radiasi pengion, selanjutnya disebut sebagai dosimeter. Khususnya, penemuan ini berhubungan dengan dosimeter yang menggunakan pengotor unsur logam alkali dan logam tanah jarang dalam keadaan oksidasi trivalen +3. Invensi ini mengenai pembuatan serbuk dosimeter termoluminesensi berbahan kalsium sulfat terdadah natrium dan disprosium dengan metode kopresipitasi yang sensitif terhadap radiasi pengion. Serbuk dibentuk dari prekursor gabungan larutan kalsium klorida (CaCl2) dan disprosium klorida (DyCl3) yang diteteskan pada larutan natrium sulfat (Na2SO4) pada pH 5. Endapan kemudian dipisahkan, dikeringkan, dan dilakukan perlakuan panas pada suhu 650 derajat Celsius selama dua jam. Untuk membaca dosis radiasi yang tersimpan, bahan ini harus dipanaskan dengan laju pemanasan 16,67 derajat Celsius per detik hingga mencapai suhu 300 derajat Celsius. Selanjutnya, pemanasan dilakukan pada suhu tetap 300 derajat Celsius selama 15 detik. Didapatkan puncak pendaran tunggal pada suhu 230 derajat Celsius. Bahan ini dapat digunakan kembali setelah dilakukan pemanasan ulang sebagaimana saat pembacaan.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 04 September 2024
  • Detail
Paten

METODE SEDERHANA PEMBUATAN RETREAD BAN PESAWAT

Invensi ini berkaitan dengan metode pembuatan retread ban pesawat menggunakan peralatan sederhana, yang terdiri atas, (1) proses buffing tapak ban lama yang telah melewati proses inspeksi, menggunakan mesin buffing model Expandable Rim sampai ketebalan 2-3 mm di atas badan ban yang telah diisi udara sampai tekanan 0,5 kg/cm2 dan kecepatan buffing sebesar 3000 rpm; (2) melapisi bahan perekat secara merata dan dibiarkan selama 50-60 menit pada suhu ruang; (3) tapak ban baru dengan ketebalan 11-13 mm direkatkan pada badan ban dari hasil proses 2 yang telah diisi udara sampai tekanan 2 kg/cm2 dengan mesin building; (4) ban dalam dan pelek dirangkai dengan hasil proses 3; (5) hasil proses 4 dimasukkan ke dalam cetakan ban yang terbagi menjadi bagian atas dan bagian bawah yang berukuran diameter luar 32,20 inch dan diameter shoulder 28,55 inch yang tersambung dengan aliran pemanas berupa oli panas dengan tekanan 2-3 kg/cm2; (6) Ban dalam diisi udara sampai tekanan 14 kg/cm2 dan dipertahankan selama vulkanisasi; (7) vulkanisasi pada suhu 130-150 ºC selama 1,5-2 jam; (8) pendinginan sampai suhu ruang selama 2-3 jam dan dikeluarkan dari cetakan. Ban dalam dan pelek dilepas dari retread ban pesawat. Uji statik dilakukan untuk melihat sudah memenuhi ketahanan terhadap lingkungan aplikasi.

  • Paten
  • Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
  • - 03 September 2024
  • Detail
Hak Cipta

Software Antarmuka Modul Kontrol Elektronik Thruster Bipropellan Versi 2.0

Hak cipta yang diusulkan merupakan pembaruan.update dari versi sebelumnya dengan peningkatan/penambahan fungsi pada monitoring status thruster dengan representasi diagram dan fungsi GUI yang mudah pengguna untuk Mengontrol Aktivasi sub sistem thruster seperti heater, timing, seleksi nosel dan lainya pada menu status juga terdapat penambahan tampilan meter untuk lebih kemudahan interpretasi pengguna dan terdapat menu tambahan berupa debugging pada level network layer dengan modul thruster.

  • Hak Cipta
  • Tersertifikasi
  • - 03 September 2024
  • Detail
Desain Industri
NOMOR B-4499/III.3.5/FR.04.00/8/2024

Turbin Darrieus Dengan Sudut Bilah Dimiringkan Terhadap Poros Turbin Untuk Menangkap Energi Gelombang Dan/Atau Arus Laut

KEGUNAAN Indonesia, sebagai negara kepulauan, dengan panjang pantai kurang lebih 99.000 km memiliki potensi energi gelombang yang sangat besar untuk dikonversi menjadi tenaga listrik. Dalam teori gelombang, gerak naik turun permukaan air yang disebut gelombang dirupakan dalam bentuk gerak orbital berupa lingkaran untuk gelombang ditengah laut dan berupa elips saat gelombang mendekati pantai. Gerak orbital mengindikasikan adanya gaya vertikal dan gaya horizontal pada massa air. Turbin Darrieus yang bentuknya seperti huruf H dengan bilah turbin sejajar dengan poros vertikal yang di tengah-tengah turbin, dimodifikasi agar bilah turbin membentuk sudut tertentu dengan poros Vertikal turbin, sehingga bentuknya seperti huruf V. Dengan memiringkan bilah turbin maka turbin dapat mengkonversi gaya vertikal dan gaya horizontal gerak orbital gelombang. Model fisik turbin Darrieus yang dimodifikasi dan diuji di kolam gelombang Laboratorium Hidrodinamika BRIN dengan perbandingan r2/r1 sebesar 0,268 – 1, dimana r2 adalah diameter radial arms atas dan r2 adalah diameter radial arms bawah. Hasil uji hidrodinamika dengan beberapa variasi sudut bilah terhadap poros vertikal turbin membuktikan bahwa: dengan memiringkan bilah turbin terhadap poros turbin akan menghasilkan putaran, torsi, daya listrik, dan efisiensi yang optimal dibandingkan dengan sudut-sudut yang lain untuk karakteristik tinggi gelombang dan periode gelombang yang sama.

  • Desain Industri
  • Tersertifikasi
  • - 31 Agustus 2024
  • Detail
Paten

FORMULA EDIBLE COATING DARI NANOEMULSI MINYAK ATSIRI LIMBAH KULIT JERUK UNTUK MEMPERPANJANG UMUR SIMPAN BUAH

Tujuan invensi ini adalah untuk mengatasi terjadinya kerusakan buah yang cepat selama penyimpanan, dimana mendapatkan formula edible coating dari nanoemulsi minyak atsiri limbah kulit jeruk untuk memperpanjang umur simpan buah. Formula edible coating dari nanoemulsi minyak atsiri limbah kulit jeruk untuk memperpanjang umur simpan buah yang terdiri dari: minyak atsiri limbah kulit jeruk keprok terigas sebanyak 5% (v/v); tween 80 sebanyak 15% (v/v); kitosan sebanyak 0,5% (b/v); gliserol sebanyak 0,5% (v/v); asam asetat glasial 1% (v/v); aquades sebanyak 72%(v/v).

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 30 Agustus 2024
  • Detail
Paten

FORMULASI ATRAKTAN UNTUK PENGENDALIAN LALAT BUAH (Bactrocera spp)

Invensi ini mengenai komposisi metil eugenol dan insektisida profenofos yang memiliki kemampuan mortalitas yang tinggi dibandingkan kontrol (hanya metil eugenol). Komposisi pada invensi ini memiliki perbandingan 99,8%-99,9% metil eugenol dan 0,1%-0,2% profenofos. Kedua bahan ini dicampurkan dengan merata, hasil larutan ini kemudian siap digunakan untuk pengendalian lalat buah dengan cara meneteskan ke media kapas. Kapas kemudian dimasukkan ke dalam botol perangkap dan botol perangkap digantungkan di sekitar tanaman yang akan kita lindungi.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 29 Agustus 2024
  • Detail
Desain Industri
B-20070/III.2.3/TK.11.04/8/2024

Desain Reaktor Pelindian Dalam Pengolahan Monasit Skala Industri Dengan Kapasitas 1000 Ton/Tahun

Reaktor pelindian memiliki peran penting dalam industri nuklir, khususnya dalam proses pengolahan bijih monasit. Fungsinya adalah melarutkan kandungan uranium dan torium menggunakan proses pelindian yang melibatkan Asam Klorida (HCl) dan Air (H2O). Proses ini sangat penting untuk menghasilkan bahan baku yang diperlukan dalam produksi bahan bakar nuklir. Dengan demikian, reaktor pelindian berkontribusi signifikan terhadap pemanfaatan sumber daya alam untuk kebutuhan energi yang berkelanjutan.

  • Desain Industri
  • Tersertifikasi
  • - 29 Agustus 2024
  • Detail
Paten

FORMULA SABUN BATANG DENGAN TAMBAHAN EKSTRAK DAN SERBUK DAUN RASAMALA (Altingia excelsa Noronha)

Invensi ini mengenai formulasi pembuatan sabun batang dengan tambahan ekstrak dan serbuk daun rasamala. Komposisi bahan pembuatan sabun batang yaitu minyak zaitun 34- 35%; minyak kelapa 27-28%; lemak biji kakao 7-8%; ekstrak daun rasamala 0,5-1%; serbuk daun rasamala 0,5-1%; air destilasi = 22-23%; NaOH 8-9%. Formulasi ini menghasilkan produk sabun batang yang berfungsi untuk melembabkan dan menjaga kesehatan kulit.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 28 Agustus 2024
  • Detail
Hak Cipta
B-20246/III.4.2/TK.11.01/8/2024

Slide-Map – Aplikasi Pemodelan Kerentanan Wilayah Terhadap Bahaya Longsor Berbasis Laman Interaktif Spasial

Aplikasi Slide-Map bertujuan untuk mengukur tingkat kerentanan suatu wilayah terhadap bahaya longsor, berdasarkan empat aspek, yaitu: sosial, ekonomi, fisik, dan lingkungan. Pemodelan pada aplikasi ini menggunakan analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG), melalui proksi Indeks Kerentanan (VI) pada unit analisis kecamatan. Aplikasi ini ditampikan dalam suatu laman interaktif pada area studi pada wilayah Bogor (meliputi Kabupaten dan Kota Bogor, dengan total 46 kecamatan), sebagai wilayah yang memiliki kerawanan terhadap longsor. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa walaupun memiliki rekaman kejadian tanah longsor yang tinggi, secara umum wilayah Bogor memiliki VI rendah [0,347–0,454], yang meliputi 26 kecamatan. Sedangkan VI sedang (0,454–0,562] dimiiki 13 kecamatan lainnya, dan VI tinggi (0,562–0,670) berada pada 7 kecamatan. Kecamatan yang memiliki VI tinggi ini ialah: Bogor Tengah, Bogor Barat, Bogor Selatan, Cibinong, Bojonggede , Ciomas, dan Bogor Utara; yang utamanya dipengaruhi oleh tingginya indeks kerentanan pada aspek sosial dan fisik. Aplikasi pemodelan ini dapat bermanfaat dalam pengambilan langkah-langkah mitigasi yang tepat untuk perencanaan tata ruang dan manajemen risiko longsor di suatu wilayah.

  • Hak Cipta
  • Tersertifikasi
  • - 28 Agustus 2024
  • Detail