Pencarian Hak Kekayaan Intelektual

Hak Cipta
B-9441/III.6.5/TK.11.03/11/2023

SEL SURYA BERBASIS PEWARNA DENGAN STRUKTUR MONOLITIK BESERTA PROSES PEMBUATANNYA

Invensi ini merupakan suatu sel surya berbasis pewarna dengan struktur monolitik yang dibuat pada satu substrat konduktif berlapis tin oxide dan berbahan dasar titanium dioksida (TiO2) sebagai lapisan aktif, zirkonium dioksida (ZrO2) sebagai lapisan pemisah elektroda atau spacer serta komposit karbon-grafit sebagai lapisan elektroda pembanding. Sel surya ini membutuhkan biaya material yang lebih rendah dibandingkan sel surya konvensional yang menggunakan dua substrat konduktif sehingga proses pembuatannya lebih mudah untuk dilakukan pada substrat yang lebih besar karena tidak dibutuhkan proses alignment.

  • Hak Cipta
  • Tersertifikasi
  • - 10 November 2023
  • Detail
Paten

FORMULA NATA DE PINNATA BERBAHAN DASAR NIRA AREN DAN PROSES PEMBUATANNYA

Invensi ini berkaitan dengan formula nata de pinnata berbahan dasar nira aren (Arenga pinnata Merr.). Tujuan invensi ini untuk menyediakan nira aren dapat dapat digunakan sebagai bahan dasar alternatif dalam pembuatan nata yaitu jenis makanan penyegar atau pencuci mulut (food dessert). Invensi ini berkaitan dengan komposisi atau formulasi nata de pinnata yang terdiri dari 2 tahap. Formula untuk pembiakan bakteri starter Acetobacter xylium berbahan dasar nira aren terdiri dari nira aren 600 mL, ammonium sulfat (ZA) 0,1-0,2%, asam cuka 1,5-2,0% dan bibit bakteri Acetobacter xylium 20 mL. Formula pembuatan nata de pinnata lembaran dengan menyaring nira aren segar dan rasa manis sebanyak 800 mL, dipanaskan hingga mendidih dan ditambahkan 0,1-0,2 % amonium sulfat (ZA), 1,5-2,0% asam cuka, larutan panas diaduk hingga larutan homogen dan dibiarkan   selama 5 menit. Larutan homogen selanjutnya dimasukkan ke nampan plastik (baki fermentasi) ukuran 30 x 20 x 4 cm (p x l x t), permukaan nampan ditutup dengan kertas koran dan didingankan selama 2 jam. Larutan dingin dalam nampan diinokulasi dengan menambahkan larutan starter hasil pembiakan sebanyak 200 mL, selanjutnya nampan ditempatkan dalam ruangan dengan suhu 28-30 °C dan difermentasi selama 9-11 hari. Setelah proses fermentasi selesai, nata de pinnata lembaran siap dipanen.

  • Paten
  • Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
  • - 10 November 2023
  • Detail
Paten
NOMOR B-4142/III.5.1/FR.04.00/12/2023

Metode Induksi Pembentukan Syncytia SARS-CoV-2 Melalui Kotransfeksi Satu Populasi Sel HEK293T

Invensi ini berhubungan dengan metode induksi pembentukan syncytia SARS-CoV-2 melalui kotransfeksi satu populasi sel 293T, lebih khusus lagi, invensi ini berhubungan dengan metode induksi pembentukan syncytia SARS-CoV-2 melalui transfeksi sel 293T dengan beberapa plasmid untuk mengekspresikan protein spike dari SARS-CoV-2, target reseptor hACE2 dan TMPRSS2, serta biosensor GFP sebagai model uji penghambatan pembentukan syncytia in vitro. Invensi ini melibatkan proses transfeksi beberapa plasmid menggunakan PEI dengan rasio DNA-PEI 1:3 tidak terbatas pada 24-well plate. Dengan menggunakan metode yang diklaim dalam invensi ini, induksi pembentukan syncytia telah berhasil diperoleh. Klaim invensi meliputi, perbandingan plasmid untuk melakukan kotransfeksi pada satu populasi sel HEK293T serta waktu inkubasi untuk melakukan transfeksi dan pengamatan pembentukan syncytia.

  • Paten
  • Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
  • - 10 November 2023
  • Detail
Paten
NOMOR B-3429/III.9.2/FR.04.00/11/2023

SUPLEMEN MEDIA KULTUR SEL PUNCA BERUPA LIPOSOM TERBUAT DARI EKSTRAK KEDELAI INDONESIA BERBASIS AQUA-ETHANOL UNTUK PROLIFERASI SEL

Invensi ini berkaitan dengan pengembangan suplemen media kultur sel punca yang berupa liposom yang dibuat dari ekstrak kedelai Indonesia berbasis Aqua-Ethanol. Metode ini bertujuan untuk menciptakan suplemen media kultur yang berasal dari ekstrak terpurifikasi kedelai Indonesia varietas Argomulyo berbasis aqua-ethanol agar kondisi kultur optimal bagi pertumbuhan dan pemeliharaan sel punca. Proses pembuatan suplemenn media kultur ini melibatkan maserasi kedelai dengan Aqua-Ethanol, diikuti dengan pemisahan sentrifugal untuk menghasilkan pellet dan supernatant. Kedua fraksi tersebut kemudian diproses lebih lanjut untuk meningkatkan kadar fosfatidilkolin yang penting untuk proliferasi sel. Liposom yang dihasilkan dicampurkan dengan medium komplit untuk menunjang pertumbuhan sel punca. Inovasi ini tidak hanya meningkatkan efektivitas dan keamanan dalam proliferasi sel punca tetapi juga mendukung keberlanjutan dan keamanan proses produksi dengan mengurangi penggunaan pelarut berbahaya. Invensi ini memberikan sebuah alternatif yang lebih berkelanjutan dan biaya-efektif untuk suplemen media kultur dalam aplikasi biomedis.

  • Paten
  • Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
  • - 10 November 2023
  • Detail
Paten

Metode Ekstraksi dan Jenis Pelarut Analisis Klorofil Daun Padi

Invensi ini berhubungan dengan metode ekstraksi senyawa klorofil dari daun padi (Oryza sativa), dimana metode tersebut dilakukan dengan menggunakan liquid nitrogen untuk mempermudah penggerusan dan vortex pada konsentrasi dimetil sulfoksida yang optimum dan lebih cepat, sehingga lebih aplikatif penggunaannya ditingkat industri. Ekstrak klorofil menggunakan dimetil sulfoksida mengandung senyawa total klorofil sebesar 15,23 μL/mg bobot basah daun.

  • Paten
  • Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
  • - 10 November 2023
  • Detail
Paten
B-9678/III.6.6/TK.11.02/11/2023

ALAT BANTU LENGAN EKSOSKELETON UNTUK PEMANEN KELAPA SAWIT

Suatu alat bantu lengan eksoskeleton untuk pemanen kelapa sawit, menurut invensi ini, yang terdiri dari: bagian lengan bantu kanan dan kiri (1) untuk menopang lengan atas, bawah dan pipa egrek atau dodos dan memberikan energi iso-elastis saat panen dan muat kelapa sawit, bagian rangka punggung (2) untuk menopang punggung pemanen kelapa sawit dan menopang bagian lengan bantu kanan dan kiri (1), bagian penggendong (3) untuk menggendong bagian lengan bantu kanan dan kiri (1) dan bagian rangka punggung (2) pada tubuh pemanen kelapa sawit dan menopang leher pemanen kelapa sawit, bagian sendi penghubung antara bagian lengan bantu kanan dan kiri (1) dengan bagian rangka punggung (2) kanan dan kiri (4) untuk menghubungkan bagian lengan bantu kanan dan kiri (1) dengan bagian rangka punggung (2).

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 10 November 2023
  • Detail
Paten

Formulasi Minuman Cokelat Instan yang Mengandung Vitamin C dan Memiliki Aktivitas Antioksidan dengan Penambahan Bubuk Jeruk Nipis dan Proses Pembuatannya

Invensi ini berhubungan dengan suatu minuman instan, yaitu minuman cokelat instan yang mengandung vitamin C dan memiliki aktivitas antioksidan dengan penambahan bubuk jeruk nipis, dimana proses pembuatan bubuk jeruk nipis menggunakan metode foam mat drying. Tujuan invensi ini untuk memberikan alternatif diversifikasi minuman cokelat instan yang mengandung vitamin C dan memiliki aktivitas antioksidan dengan penambahan bubuk jeruk nipis. Produk minuman cokelat menurut invensi ini diformulasi dari bahan-bahan meliputi bubuk cokelat, krimer, gula, bubuk jeruk nipis, dan garam. Minuman cokelat instan menurut invensi ini mengandung vitamin C sebesar 0,25 mg/ 100 g dan memiliki aktivitas antioksidan sebesar 41,43%.

  • Paten
  • Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
  • - 10 November 2023
  • Detail
Paten
B-5314/III.9.2/HK.01.00/12/2022

METODE PRODUKSI LIPOSOM EKSTRAK TERPURIFIKASI KEDELAI INDONESIA MENGANDUNG FOSFATIDILKOLIN (LETKIF) BERBASIS AQUA-ETHANOL DAN UJI VIABILITAS SEL PUNCA MESEKIMAL

Invensi ini berkaitan dengan metode produksi Liposom Ekstrak Terpurifikasi Kedelai Indonesia mengandung Fosfatidilkolin (LETKIF) berbasis aqua-ethanol, dan pengembangan metode untuk meningkatkan viabilitas sel punca mesenkim dari jaringan tali pusar dengan menggunakan konsentrasi LETKIF 10 μg/mL. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan kondisi pertumbuhan sel dengan memanfaatkan ekstrak kedelai Indonesia varietas Argomulyo yang mengandung fosfatidilkolin. Metode ekstraksi menggunakan teknik maserasi, sentrifugasi, dan freeze drying dengan Green Solvent, dan pencucian etanol berulang untuk menghasilkan ekstrak terpurifikasi. Liposom yang dibuat dari ekstrak ini dengan metode hidrasi lapis tipis dan ekstrusi diharapkan dapat menghasilkan preparat sel yang stabil dan efisien untuk aplikasi nutraseutikal dan farmasi. Invensi ini menawarkan keunggulan dalam meningkatkan efisiensi produksi, mengurangi penggunaan bahan kimia berbahaya, serta mempertahankan kestabilan produk akhir yang lebih lama, dengan potensi aplikasi yang luas dalam bidang kedokteran regeneratif.

  • Paten
  • Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
  • - 10 November 2023
  • Detail
Paten
B-9730/III.5.6/TK.11.02/11/2023

FORMULASI KRIM BIBIR (LIP CREAM) DARI LEMAK TENGKAWANG (Shorea mecistopteryx) DAN LIGNIN TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis)

Invensi ini menyediakan suatu proses pembuatan formulasi krim bibir (Lip Cream) dengan bahan dasar utama adalah lemak Tengkawang (green butter) berasal dari biji pohon Tengkawang (Shorea mecistopteryx), kemudian dilakukan penambahan lignin tandan kosong kelapa sawit (Elaeis guineensis)sebagai agen aktif. Fungsi agen aktif lignin adalah untuk meningkatkan dan memperbaiki sifat dasar bahan utama lemak tengkawang. Labih lanjut, krim wajah dengan lemak tengkawang dan lignin sebagai agen aktifnya berpotensi untuk meingkatkan penyerapan krim ke wajah dengan baik, memberikan efek lembab lebih tahan lama di kulit, sekaligus dapat mencegah perubahan warna kulit bibir, sekaligus melindunginya dari paparan sinar matahari yang ekstrim (anti UV). Invensi ini berupa suatu formulasi dasar krim wajah dari lemak Tengkawang dan Lignin dengan komposisi : lemak tengkawang (10-16%), lignin (2-4%), lilin lebah (16%), minyak castor (30%), minyak kelapa/VCO (10-15%), caprylic/capric triglyceride (10-12%), butylated hydroxytoluene (0,25%),lalu dipanaskan pada suhu 70-80 derajat Celcius. Kemudian, fase pendinginan (45 derajat Celcius) sambil dicampurkan aditif lainnya, dengan komposisi : CI. 77891/Titanium dioxide (4%), CI. 16255/Ponceau 4R(2%), CI. 77019/mica (1%), phenoxyethanol (1%), orange essential oil (0,75%) terus diaduk hingga tercampur rata dan homogen sampai suhu turun.

  • Paten
  • Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
  • - 10 November 2023
  • Detail
Paten
B-9728/III.5.6/TK.11.02/11/2023

FORMULASI KRIM WAJAH (FACIAL CREAM) DARI LEMAK TENGKAWANG (Shorea mecistopteryx) DAN LIGNIN TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis)

Invensi ini menyediakan suatu proses pembuatan formulasi krim wajah (Facial Cream) dari lemak Tengkawang (green butter) berasal dari biji pohon Tengkawang (Shorea mecistopteryx) dengan penambahan lignin tandan kosong kelapa sawit (Elaeis guineensis)sebagai agen aktif untuk meningkatkan dan memperbaiki sifat dasar bahan utama lemak tengkawang. Krim wajah dengan lemak tengkawang dan agen aktif lignin berpotensi untuk meningkatkan penyerapan krim ke wajah dengan baik, memberikan efek lembab lebih tahan lama di kulit, sekaligus dapat mencegah kulit dari paparan sinar matahari yang ekstrim (anti UV).  Invensi ini berupa suatu formulasi dasar krim wajah dari lemak Tengkawang dan Lignin dengan komposisi : lemak tengkawang (8-16%), lignin (2-4%), lilin emulsi (5%), isopropyl palmitate (5%), asam starat (1,5%), setil alkohol (1,5%), butylated hydroxytoluene (0,25),lalu dipanaskan pada suhu 70-80 derajat Celcius (fase minyak). Kemudian, pembuatan fase air, dengan komposisi : gliserin (5%), dicampurkan dengan  hydroxyethylcellulose (0,45%), propanediol (5%), allantoin (0,3%) dan aquades/air destilasi (30-40%), lalu dipanaskan pada suhu 75-85 derajat Celcius. Selanjutnya fase air dan fase minyak dicampur sedikit demi sedikit sambil diaduk terus dengan cepat (fase pendinginan), lalu ditambahkan rose hydrosol (25 %), phenoxyethanol (1%) sampai suhu turun, terus diaduk hingga tercampur rata dan homogen.

  • Paten
  • Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
  • - 10 November 2023
  • Detail