Pencarian Hak Kekayaan Intelektual

Paten

Magnet Lunak NiZn, Ferit (Ni1-xZnxFe2O4) Dan Proses Pembuatannya

Invensi ini merupakan magnet lunak NiZn ferit berbahan dasar teknis (industrial grade) berupa, oksida besi (Fe2O3, oksida nikel (NiO), dan oksida seng (ZnO), dengan metoda teknologi serbuk menggunakan rumus molekul ferit yang dibuat adalah Ni1-xZnxFe2O4, dimana nilai x = 0,1-1,0, dengan proses pembuatan sangat mudah, tidak menggunakan pelarut dan aditif, waktu yang diperlukan singkat, dan dapat menghasilkan karakteristik magnet yang baik dengan rentang nilai induksi remanen (Br) = 0,23-1,67 kG, medan koersifitas (Hc)= 0,39-4,05 A/cm, induksi maksimum (Bmax)= 0,46-2,8 kG, polarisasi maksimum (Jmax)= 0,45-2,7 kG, medan magnet maksimum (Hmax)= 7,98-8,05 A/cm, dan densitas (ρ)= 4,25-4,60 g/cm3 sehingga magnet dapat diaplikasikan pada generator listrik yaitu sebagai inti pada stator sebanyak 46 buah dengan bentuk khusus dan berat 155 gram.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 29 September 2017
  • Detail
Paten

ANTENA MIKROSTIP PATCH ARRAY POLARISASI HORISONTAL DENGAN PEMBAGI DAYA TERINTEGRASI PADA SISTEM PENCATUANNYA

Invensi ini berupa suatu antena mikrostrip patch array dengan polarisasi horisontal yang terintegrasi dengan pembagi daya untuk aplikasi radar navigasi, terdiri dari empat modul antena yang tersusun sejajar kearah horisontal dan dua buah modul pembagi daya 1:2 (A) dan (B) yang dihubungkan dengan pembagi daya 1:2 (C), dimana setiap modul antena terdiri dari dua belas buah patch antena yang berbentuk persegi dengan ukuran yang sama untuk setiap patchnya dan tersusun kearah vertikaI dan horisontal, pencatuan antena dilakukan dengan menggunakan satu buah konektor untuk setiap modul antena, posisi pencatuan berada di tengah modul antena, setiap dua buah modul antena digabung dengan menggunakan pembagi daya 1:2 (A) dan (B) yang terletak di bagian ground plane antena, untuk menggabungkan keluaran pembagi daya 1:2 (A) dan (B) seperti tersebut di atas digunakan kabel semirigid yang kemudian dihubungkan dengan pembagi 1:2 (C) yang diletakkan pada bagian tengah dari penggabungan empat modul, dengan substrat yang digunakan lebih disukai substrat duroid dengan nilai permitivitas relatif (εr) 3,38 dan ketebalan substrat 0.813 mm.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 29 September 2017
  • Detail
Paten

PERALATAN PENGONTROL LARUTAN NUTRISI DAN pH TANAMAN HIDROPONIK

Invensi ini berkaitan dengan suatu peralatan pengontrol larutan nutrisi dan pH tanaman hidroponik yang terdiri dari toren air (1) berkapasitas 600 liter yang merupakan sumber air irigasi, wadah berkapasitas 60 liter berisikan sumber larutan nutrisi berupa AB mix yang cukup pekat (2), wadah berkapasitas 60 liter berisikan larutan pH asam (3), wadah berkapasitas 60 liter berisikan larutan pH basa (4). Volume pengisian larutan pekat nutrisi ke dalam wadah (7) dikontrol oleh CCT-5300 TDS Controller (12) dan wadah (8) di control oleh CCT-5300 TDS Controller (11) yang membuka dan menutup Solenoid Valve. Volume pengisian larutan pH asam dari wadah (3) dan pH basa dari wadah (4) ke wadah (7) dikontrol oleh CT 6659 pH Controller (13). Bila larutan nutrisi pada wadah (7) digunakan untuk budidaya tanaman hidroponik jenis sawi, maka CCT-5300 TDS Controller (12) si set pada rentang 1050 – 1400 ppm dan CT 6659 pH Controller (14) di set pada rentang pH 5,5 – 6,5. Sedangkan bila larutan nutrisi pada wadah (8) digunakan untuk budidaya tanaman hidroponik jenis bayam, maka CCT-5300 TDS Controller (11) di set pada rentang 1260 – 1610 ppm dan CT 6659 pH Controller (13) di set pada rentang 6,0 –7,0.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 29 September 2017
  • Detail
Paten

ALAT PENGHASIL GELEMBUNG MIKRO/NANO

Invensi ini bertujuan untuk menghasilkan gelembung yang memiliki ukuran sampai dengan orde nanometer secara efektif dan memiliki desain yang kompak dan mudah dipindahkan (portable). Alat ini terdiri dari silinder zat cair, silinder gas, dan silinder nosel, dimana ketiganya disusun sedemikian hingga silinder nosel berada di dalam silinder gas dan silinder gas berada di dalam silinder zat cair. Inlet zat cair ditempatkan pada bagian alas atau selimut silinder zat cair dan inlet gas ditempatkan pada bagian alas silinder zat cair sedemikian hingga berada pada satu sumbu dengan nosel yang berada pada silinder nosel. Selain itu, pada selimut silinder gas dilengkapi dengan lubang masukan zat cair yang berfungsi untuk menciptakan turbulensi zat cair pada silinder nosel. Kecepatan putar zat cair tersebut menghasilkan tekanan vakum pada silinder nosel sehingga gas akan terhisap ke dalam nosel. Proses ini akan menghasilkan gelembung yang memiliki ukuran sampai dengan nanometer.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 18 September 2017
  • Detail
Hak Cipta

Sistem Informasi IP Port (Portal of Intellectual Property) Berbasis Situs Web

  • Hak Cipta
  • Tersertifikasi
  • - 18 September 2017
  • Detail
Paten

Metode Pembuatan Karbon Aplikatif Berbahan Dasar Ampas Tahu

Invensi ini berhubungan dengan suatu metode pembuatan karbon aplikatif berbahan dasar ampas tahu berupa karbon teraktivasi, karbon tergrafitisasi dan graphene. Ampas tahu di bakar menggunakan metode pirolisis pada suhu 700-900˚C selama 1 jam dalam kondisi inert sehingga menjadi karbon. Karbon di olah kembali dalam 3 proses sekunder yaitu aktivasi, grafitisasi, dan metode Hummer termodifikasi sehingga menjadi karbon aplikatif. Proses aktivasi dilakukan dengan penambahan KOH 10 M pada karbon dan di bakar kembali pada suhu 700-900˚C selama 1 jam. proses grafitisasi dilakukan dengan penambahan FeCl2.6H2O dan karbon lalu diaduk pada suhu 60˚C selama 5 jam. Dan proses Hummer termodifikasi dilakukan dengan panambahan H2SO4, HNO3, KMnO4, dan H2O2 dengan karbon hasil grafitisasi. Ketiga proses tersebut menghasilkan karbon aplikatif yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai macam aplikasi seperti elektroda, absorban, dan berbagai pemanfaatan sejenis.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 31 Agustus 2017
  • Detail
Paten

Metode dan Alat Untuk Mereduksi Bijih Besi Menjadi Besi Spons

-

  • Paten
  • Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
  • - 31 Agustus 2017
  • Detail
Paten

Metode perakitan Gen Ke Dalam Plasmid Dan Ekspresi Protein Rekombinan JSU

-

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 31 Agustus 2017
  • Detail
Paten

PROSES PRODUKSI HIDROLISAT PROTEIN DARI LIMBAH IKAN MENGGUNAKAN ENZIM EKSTRAK PEPAYA (PAPAIN) KOMERSIAL

Invensi ini bertujuan untuk menyediakan produk pepton siap digunakan dari limbah ikan. Proses pembuatan hidrolisat protein secara enzimatis dari limbah ikan dengan enzim papain komersial yang terdiri dari tahap-tahapan : a) membuat bubur ikan dengan konsentrasi 10-25% dari total limbah ikan dalam pelarut air dengan pH 5-8; b) menambahkan enzim papain 0,2-0,4% dari stok 10% ke dalam bubur ikan hasil (a); c) melakukan inkubasi campuran bubur ikan dan enzim hasil (b) ke dalam reaktor pada suhu 50-60˚C selama 4-12 jam; d) melakukan pengadukkan hasil (c) dengan kecepatan 50-200 rpm; e) melakukan penyaringan hasil (d) dengan kertas saring; f) menambahkan filler dekstrin sebanyak 0,1 sampai 1 %; dan g) melakukan pengeringan menggunakan alat spraydryer dengan kondisi suhu inlet 80-120˚C dan kondisi suhu outlet 70 - 100˚C.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 31 Agustus 2017
  • Detail
Paten

Metode Pengeringan Lembaran Gel Selulosa Bakteri

-

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 31 Agustus 2017
  • Detail