Pencarian Hak Kekayaan Intelektual

Paten

PROSES PEMBUATAN ASAM OLEAT TEREPOKSIDASI DAN KOMPOSISINYA

Invensi ini berhubungan dengan suatu proses pembuatan epoksida asam oleat dan komposisinya, khususnya melalui reaksi epoksidasi tanpa menggunakan katalis. Dengan tahapannya adalah sebagai berikut: mereaksikan asam oleat dengan asam asetat dan hidrogen peroksida, memanaskan hasil reaksi asam oleat dengan asam asetat dan hidrogen peroksida pada suhu 60-7000C, selama 3-6 jam, menambahkan larutan natrium klorida sehingga pH nya netral dan menghilangkan asam asetat dengan cara evaporasi vakum. Komposisi bahan yang digunakan yakni asam oleat sebesar 15-45% berat, asam asetat sebesar 10-25% berat dan hidrogen peroksida sebesar 40-70% berat. lebih disukai asam oleat 20% erat: asam asetat 16% berat: hidrogen peroksida 64% berat. Produk asam oleat terepoksidasi memiliki konversi bilangan iod sebesar 66,4% hingga 78,1% dan konversi relatif bilangan oksiran sebesar 28,6% hingga 62,3%.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 30 November 2017
  • Detail
Paten

MIE KERING KAYA SERAT BERBAHAN DASAR PATI TAKA

Invensi ini berhubungan dengan suatu formulasi mie kering kaya serat dan produk yang dihasilkannya. Mie kering menurut invensi ini menggunakan bahan dasar dari pati umbi taka (Tacca leontopetaloides) 57-65%, tepung mocaf 6-15%, CMC (carboxy methyl cellulose) 0-1%, dan air 25-30%. Mie kering yang dihasilkan memiliki kandungan gizi sebagai berikut: kadar abu 1,09%; kadar lemak 0,52%; kadar protein 5,90%; kadar karbohidrat 92,50%; kadar pati 84,11%; kadar amilosa 25,86%. Selain itu, kandungan seratnya sebesar 9,94% dan memiliki indeks glikemik 64. Mie kering menurut invensi ini merupakan produk tinggi atau kaya serat pangan dan mempunyai indeks glikemik sedang. Mie kering dalam invensi ini aman dikonsumsi sebagai sumber energi bagi penderita diabetes dan obesitas karena tidak menyebabkan lonjakan kenaikan glukosa darah.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 30 November 2017
  • Detail
Paten

TUNGKU PEMANASAN HAMPA DENGAN SILINDER MULTI LAPIS SERTA METODE PENGGUNAANNYA

Invensi ini berhubungan dengan suatu tungku pemanasan hampa dengan silinder multi lapis serta metode penggunaannya yang menggunakan mutli lapis tabung silider sehingga dapat saling menutupi kelemahan penggunaan masing-masing bahan dari tabung silinder yang berbeda sehingga dapat untuk meningkatkan suhu kerjanya. Tabung silinder luar dipilih yang memiliki keliatan dan kepejalan bahan yang tinggi dan kilat permukaan yang baik agar mudah untuk di segel dan tidak mudah bocor saat hampa udara. Tabung silinder dalam dipilih yang memiliki kekuatan pada suhu tinggi, sehingga dapat menyangga konstruksi tabung silinder luar ketika pada suhu tinggi. Sehingga proses pengoperasian tungku hampa udara dapat berjalan dengan baik dan tidak ada kebocoran aliran gas, bersamaan dengan itu juga suhu kerja dapat dinaikkan.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 30 November 2017
  • Detail
Paten

TINGKATAN STORAGE (STORAGE TIERING) UNTUK PENGELOLAAN DATA CITRA PENGINDERAAN JAUH

Bank Data Penginderaan Jauh Nasional adalah sebuah sistem untuk menyediakan data citra penginderaan jauh secara nasional. Sistem tersebut terdiri dari sistem server dan sistem storage. Sistem storage berfungsi untuk menyimpan data citra penginderaan jauh. Pengelolaan berfokus dalam pengelolaan penyimpanan. Beberaja jenis data citra inderaja yang dikelola adalah resolusi rendah, menengah, dan tinggi. Data disimpan dalam media penyimpanan utama dengan sistem Network-attached storage (NAS). Permasalahan yang dihadapi adalah kebutuhan akan kapasitas penyimpanan data citra yang meningkat seiring dengan penambahan data hasil proses akuisisi dan pengadaan data citra inderaja. Dikembangkannya subsistem archive menggunakan media tape library untuk memindahkan data citra dari media penyimpanan utama (storage) ke media tape (linear tape-open (LTO)) dengan pengaturan tertentu diharapkan dapat menjadi solusi dalam pengelolaan penyimpanan yang membutuhkan kapasitas penyimpanan yang besar dan penyimpanan jangka pamjang. Namun proses migrasi data dari penyimpanan utama ke subsistem archive terdapat beberapa kendala. Adanya subsistem archive menimbulkan permasalahan baru di subsistem katalog karena lokasi data citra telah berubah dari media penyimpanan (storage) ke media tape (LTO) yang mengakibatkan subsistem katalog menjadi error.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 30 November 2017
  • Detail
Paten

METODA UNTUK MENGIDENTIFIKASI SPESIES KAYU MENGGUNAKAN EKSTRAKSI POLA BERDASARKAN ORIENTASI TEKSTUR

Invensi ini berupa suatu metoda untuk mengidentifikasi spesies kayu menggunakan ekstraksi pola yang terdiri dari tahapan-tahapan: a) merekam citra permukaan sampel kayu penampang irisan melintang oleh mikroskop digital; b) mengirim citra permukaan sampel kayu oleh mikroskop digital ke suatu memori di dalam suatu komputer; c) membagi citra oleh prosesor menjadi dengan ukuran luas yang lebih kecil dan mengirim citra tersebut ke memori; d) mengelompokkan citra hasil dari tahapan (c) menjadi data latih dan data uji di dalam memori; e) mengolah citra hasil dari tahapan (d) oleh prosesor menggunakan algoritma HOG yang dicirikan dengan tahapan yang dilakukan oleh prosesor sebagai berikut: mengubah citra berwarna menjadi citra skala abu-abu; membagi citra skala abu-abu ke dalam ukuran cell 8 x 8 piksel; menghitung nilai magnitudo dan orientasi gradiennya; mengkuantisasi nilai orientasi tiap piksel menggunakan histogram; mengelompokkan tiap sel ke dalam kelompok yang lebih besar yang disebut dengan block; melakukan normalisasi block dengan menggunakan geometri blok persegi; mengumpulkan descriptor dari semua block menggunakan descriptor window dengan ukuran cell 16 x 8 sehingga dihasilkan basis data vektor; mengklasifikasikan vektor citra kayu yang diuji dengan basis data vektor sehingga diketahui jenis kayu yang sesuai.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 30 November 2017
  • Detail
Paten

SEDIAAN MASKER WAJAH BERBAHAN DASAR BIOSELULOSA DAN PROSES PEMBUATANNYA

Invensi ini bertujuan untuk menyediakan sediaan kosmetika berupa masker wajah jenis lembaran yang diimpregnasi suatu cairan kosmetika. Lembaran tersebut berbahan dasar bioselulosa yang diperoleh dari hasil fermentasi bahan yang mengandung bahan aditif berupa ekstrak bahan alam yang dapat meningkatkan kemanfaatan efek kosmetikanya. Menurut invensi ini, bahan aditif yang terkandung dalam media kultur sebesar 0,01 - 10 % tersebut yaitu ekstrak daun teh hijau, keropak bunga rosera, mahkota bunga sepatu merah, dan mahkota bunga sepatu merah muda. Adapun proses pembuatannya meliputi tahapan: menginokulasi mikroba penghasil bioselulosa ke dalam media kultur; membunuh sisa mikroba; memisahkan media kulturi mengurangi kandungan air dalam rembaran bioselulosa; mencetak lembaran bioselulosa; dan melakukan impregnasi cairan kosmetika ke dalam lembaran bioselulosa.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 30 November 2017
  • Detail
Paten

METODE PEMBUATAN KAWAT MONOFILAMENT PERAK SUPERKONDUKTOR

Invensi ini berupa suatu metode pembuatan kawat monofilament perak superkonduktor. Metode pada invensi ini terdiri dari tahapan: a) mencampurkan bahan-bahan serbuk Bi2O3, PbO, SrCO3, CaCO3, CuO; b) menggerus campuran bahan-bahan 0,5 jam sehingga homogen; c) memasukkan campuran bahan kedalam tabung perak; d) melakukan pengerolan tahap pertama kawat monofilament hingga didapat ukuran diameternya menjadi berkurang 20% dari ukuran monofilament; yang dicirikan dengan: e) melakukan pemanasan pada tabung perak terhadap hasil pengerolan pertama dengan suhu 860°C selama 24 jam; f) melakukan pengerolan tahap kedua pada tabung perak yang telah dipanaskan; g) melakukan pemanasan pada tabung perak terhadap hasil pengerolan tahap kedua dengan suhu 860°C selama 24 jam; h) melakukan pengerolan tahap ketiga pada tabung perak yang telah dipanaskan sehingga ukuran diameternya berkurang 40% dari ukuran monofilament dari hasil pemanasan kedua; i) melakukan pemanasan pada tabung perak dari hasil pengerolan tahap ketiga dengan suhu 860°C selama 24 jam; ) melakukan pengerolan tahap keempat pada tabung perak dari hasil pemanasan ketiga sehingga ukuran diameternya berkurang 50% dari ukuran monofilament dari hasil pemanasan ketiga; dan k) melakukan pemanasan pada tabung perak dari hasil pengerolan keempat dengan suhu 860°C selama 24 jam sehingga bersifat superkonduktor dengan Tc 115K.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 24 November 2017
  • Detail
Hak Cipta

Software Antarmuka Radar Pengawas Udara Versi 1

  • Hak Cipta
  • Tersertifikasi
  • - 24 November 2017
  • Detail
Paten

FORMULASI DAN PROSES PEMBUATAN MAKANAN FUNGSIONAL KAYA KALSIUM BERBASIS RUMPUT LAUT ULVA (Ulva sp.)

Invensi ini berkaitan dengan suatu pangan fungsional kaya kalsium, khususnya makanan fungsional berupa pia berbasis rumput laut ulva (Ulva sp.). Produk dari invensi ini berbentuk padat dan mengandung rumput laut ulva, kacang hijau, tepung terigu protein sedang, mentega putih, gula pasir, garam, susu skim bubuk, essece pandan, santan kental, air dan mentega tawar. Invensi ini juga mengungkap suatu proses persiapan bahan baku ulva basah untuk menutup cita rasa dan aroma dari air asin laut yang mencakup tahapan sebagi berikut menyiapkan dan menyortir bahan baku ulva, mencuci, merendam, merebus, meniriskan, menghaluskan dan mencampur dengan bahan lain.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 24 November 2017
  • Detail
Paten

MODIFIKASI KARET ALAM DENGAN REAKTOR BERTEKANAN

Invensi ini berupa suatu metode untuk melakukan modifikasi karet alam dengan molekul lainnya dengan cara mengarahkan molekul karet alam (poliisroprena atau 2-metilbuta-1,3-diena)yang sebelumnya dalam keadaan saling taut manjadi memanjang, sehingga mempermudah melakukan reaksi dengan substrat atau senyawa kimia lainnya yang akan ditempelkan atau lebih lanjut dinyatakan sebagai grafting, yang dilakukan dalam suatu reaktor bertekanan, dengan tahapan menghilangkan protein dari lateks karet alam dengan menambahkan urea dan sodium dodecil sulfat; menambahkan suhu pada campuran untuk melakukan inkubasi; melakukan perlakuan sentifrugasi; mencampurkan bahan-bahan yang akan ditempelkan pada molekul karet alam berupa monomer atau molekul polimer, molekul lain dalam bentuk apapun yang dapat melakukan proses grafting dalam bentuk larutan; menambahkan molekul lain atau inisiator bentuk senyawa kimia seperti misalnya peroksida maupun jenis inisiator lainnya, misalnya senyawa azo, atau bentuk inisiator lainnya berupa perlakuan panas ataupun radiasi sinar-γ atau radiasi lainya, ataupun bentuk radiasi lainnya; memberikan semua campuran tersebut dalam suatu reaktor tertutup; memberikan tekanan pada reaktor baik dengan cara mekanikal dan/atau pemberian panas; dan melakukan pengadukan pada sistem reaktor selama proses berlangsung, apabila diperlukan.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 24 November 2017
  • Detail