Pencarian Hak Kekayaan Intelektual

Paten

Proses Produksi Madu Yang Mengandung D-Psicose Dan Produk Yang Dihasilkannya

Invensi ini berhubungan dengan proses produksi madu yang mengandung D-Psicose dan produk yang dihasilkannya. Tahapan – tahapan proses produksi madu yang mengandung psicose menurut invensi ini yaitu melakukan enkapsulasi enzim, melakukan perlakuan alkali terhadap madu, dan reaksi enzimatik. Kadar D-Psicose hasil reaksi enzimatik berkisar 26-30% dari total D-Fructose awal.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 12 Desember 2017
  • Detail
Paten

Mikroba Penghasil Selulase Sebagai Suplemen Pakan Serta Proses Pembuatan Suplemen Tersebut

-

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 12 Desember 2017
  • Detail
Paten

METODE PRODUKSI FERTILIZER YANG MENGANDUNG MIKROBA DAN BIOSTIMULAN UNTUK LAHAN MARGINAL

Efisiensi penggunaan PUPUK sintetik kimia yang rendah < 40% merupakan tantangan yang dihadapi petani untuk memenuhi kebutuhan produksi tanaman seralia seperti jagung dan sorghum pada lahan marginal. Invensi ini menekankan pada metode produksi fertitizer dalam bentuk tablet yang mengandung mikroba dan biostimulan untuk memacu pertumbuhan serafia seperti jagung dan sorghum pada lahan marginal. mikrobia Aspergillus niger dan Trichoderma harzianmun yang efektif sebagai inokulum terimobilisasi pada zeolite teraktivasi. Invensi ini dilaksanakan dengan tahapanmelakukan perbanyakan kultur mikrobia ;melakukan formulasi substrat padat untuk produksi fitase, phosphatase, IAA; melakukan pengujian aktivitas enzim fitase, phosphatase, IAA ; dan melakukan bioassay pupuk tablet yang ditambahkan kepada media tanam. Dosis pemberian tablet tergantung kepada sifat fisik, kimia dan biologi tanah. Penggunaan pupuk Tablet dapat meningkatkan produksi tanaman seralia sekitar 20 %.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 12 Desember 2017
  • Detail
Paten

PROSES PEMBUATAN KATALIS HETEROGEN BERBASIS NANOMATERIAL BIOCHAR-MAGNETIK DARI LIMBAH KELAPA SAWIT

Invensi ini berhubungan dengan suatu proses pembuatan katalis heterogen berbasis nanomaterial biochar-magnetik dari tandan kosong kelapa sawit dan cangkang kelapa sawit dengan tahapan melakukan perlakuan awal yaitu dengan menambahkan larutan FeCl3 10 mmol/liter, tahapan pirolisis dan karbonisasi dengan mengalirkan gas inert pada kecepatan 20 cm3/menit pada suhu berturut-turut 500-700 oC selama 1 jam, tahapan aktivasi katalis heterogen dengan menambahkan asam sulfat 96% dan terakhir melakukan karakterisasi dengan menggunakan alat atau instrumen TG/DSC, BET, XRD, SEM dan FTIR. Katalis heterogen berbasis nanomaterial biochar-magnetik dari tandan kosong kelapa sawit dan cangkang kelapa sawit memiliki karakteristik, yaitu luas permukaan 64-65 m2/g, sifat kristalinitas yang tinggi, dan mempunyai gugus fungsi -SO3H di permukaannya.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 12 Desember 2017
  • Detail
Paten

METODE DAN ALAT UNTUK MENGGABUNGKAN MAGNET PERMANEN MENJADI MAGNETIK SEPARATOR

Suatu metode dan alat untuk menggabungkan magnet permanen yang kutubnya sejenis atau saling tolak menolak, mengunakan metode dengan cara mendorong, dimana sumber tenaga yang digunakan untuk mendorong magnet yaitu menggunakan tuas pendorong, dengan konstruksi alat sangat sederhana mudah digunakan dengan tetap memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan, dicirikan dengan mekanisme pendorong berulir untuk menahan dorongan balik dari magnet yang digabungkan saling tolak menolak, magnet yang sudah diidentifikasi jenis kutubnya dimasukkan kedalam pipa pengumpul yang terhubung secara seri dengan pipa magnetik separator dan didorong sampai semua magnet masuk ke dalam pipa magnetik separator dan bersatu dengan kutub yang sama atau saling tolak menolak.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 12 Desember 2017
  • Detail
Paten

Proses Pembuatan Protein Rekombinan Human Granulocyte-Colony Stimulating Factor (rH-GCSF) Dalam Bentuk Badan Inklusi Menggunakan Bakteri Escherichia coli

Invensi ini berkaitan dengan proses pembuatan protein rekombinan human granulocyte-colony stimulating factor (rh-GCSF) dalam bentuk badan inklusi menggunakan sel inang bakteri Escherichia coli (E. coli). Tahapan proses pembuatan protein rekombinan hG-CSF menurut invensi ini yaitu melakukan konstruksi kerangka baca terbuka (KBT) pengkode protein hG-CSF dengan 3 variasi kodon pada 8 asam amino pertama setelah start codon, melakukan konstruksi plasmid rekombinan yang disisipkan KBT pengkode protein hG-CSF, mentransformasi plasmid rekombinan ke dalam sel kompeten E. coli TOP10, melakukan karakterisasi plasmid rekombinan, mentransformasi plasmid rekombinan yang telah dikarakterisasi ke sel inang E. coli NiCo21(DE3), dan menganalisis ekspresi protein rekombinan hG-CSF yang berasal dari KBT1, KBT2, dan KBT3. Dari proses tersebut di atas diperoleh protein rekombinan hG-CSF berukuran ±18 kDa yang diproduksi di dalam sel E. coli NiCo21(DE3).

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 12 Desember 2017
  • Detail
Paten

METODA DAN ALAT UNTUK PENGGERUS PARTIKEL

Invensi ini berhubungan dengan metoda dan alat untuk menggerus material menggenukan roda penggerus mendatar. Pada umumnya penggerusan mendatar menggunakan bola bola penggerus yang diputar balik dengan memutar tabung silinder penggerus ataupun memutar tuas sumbu yang ada ditengah tabung silinder untuk mengaduk bola bola penggerus. Pada invensi ini, tidak menggunakan bola, melainkan menggunakan roda penggerus yang digerakkan memutar bagian dalam dinding tabung silinder penggerus yang disusun berjajar. Material yang akan digerus dimasukkan kedalam tabung silinder dan sedikit demi sedikit akan tergerus oleh gesekan antara roda penggerus dengan dinding dalam silinder penggerus. Kekuatan penggerusan dapat diatur menggunakan pegas yang dipasang pada lengan roda penggerus. Invensi ini memungkinkan untuk menggerus material dengan tenaga listrik yang lebih sedikit.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 12 Desember 2017
  • Detail
Paten

PROSES PEMBUATAN PELAT BIPOLAR PEMFC DENGAN PROSES METALURGI SERBUK MENGGUNAKAN MILL SCALE DARI LIMBAH INDUSTRI PEMBUATAN BESI BAJA

Suatu proses pembuatan pembuatan pelat bipolar PEMFC menggunakan mill scale yang terdiri dari: tahap pertama yaitu serbuk mill scale diayak dengan alat ayakan ukuran 150 mesh. Tahap yaitu proses pencampuran serbuk mill scale dengan serbuk grafit. Pada proses pencampuran ini digunakan variasi komposisi penambahan grafit. Komposisi serbuk mill scale dan grafit berdasarkan persen berat (wt%). Penambahan grafit yang diberikan adalah 5, 10, 15 wt%. Proses pencampuran dilakukan dengan alat shaker mill selama 3 jam. Sampel dimasukkan ke dalam wadah (jar) sampel dan menggunakan perbandingan BPR yaitu 5:1. Tahap selanjutnya yaitu dilakukan pemanasan (sintering) dengan tube furnace dengan temperatur 900, 950 dan 1000°C. Proses pemanasan sintering merupakan proses pemanasan dengan temperatur proses yang digunakan adalah 2/3-3/4 dari temperatur leleh matriks komposit. Selama proses pemanasan, kondisi pemanasan di dalam furnace dialiri gas inert berupa gas nitrogen 200 mmHg.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 12 Desember 2017
  • Detail
Paten

EKTENSOMETER SERAT OPTIK DENGAN KONFIGURASI MSM

Invensi ini berkaitan dengan ekstensometer berbasis serat optik, dengan konfigurasi multimode-single modemultimode (MSM) serta dilengkapi dengan lengan acuan sebagai pembanding lengan sensor, yang dapat mengukur pergeseran fisis dalam arah longitudinal. Ekstensometer menurut invensi ini terdiri dari beberapa bagian utama, yaitu: sumber cahaya LED pada panjang gelombang 1.3 μm; kopler serat multimode; serat multimode; lup sensor single-mode pada panjang gelombang 780 nm; detektor cahaya; serta perangkat lunak pengolah data dan komputer. Cahaya LED dibagi dua oleh kopler serat multimode menjadi sinyal sensor dan sinyal acuan. Sinyal sensor dimasukkan ke serat multimode masukan untuk kemudian diteruskan ke serat sensor jenis single mode serta masuk lup sensor yang disambungkan ke serat multimode keluaran. Apabila terjadi pergeseran, maka lup sensor akan mengalami perubahan ukuran dan bentuk dan akibatnya keluaran intensitas yang melewati sensor multimode keluaran yang akhirnya diterima oleh detektor cahaya akan mengalami perubahan yang nilainya akan bersesuaian dengan besarnya pergeseran yang terjadi. Sinyal acuan dilewatkan ke serat optik acuan jenis single mode untuk kemudian diterima oleh detektor cahaya. Nilai pembacaan akhir dari ekstensometer adalah perbandingan tegangan keluaran dari sinyal sensor dan sinyal acuan yang diterima detektor yang ditampilkan berupa tabel dan grafik. Ekstensometer serat optik MSM ini mempunyai rentang pembacaan pergeseran hingga 40 mm dengan resolusi 0.5 mm.

  • Paten
  • Pemeriksaan Substantif Tahap I
  • - 12 Desember 2017
  • Detail
Paten

SISTEM DEMINERALISASI MENGGUNAKAN MULTI FILTER

invensi ini berkaitan dengan suatu sistem pemurnian air (demineralisasi) menggunakan multi penyaring, sehingga air yang dihasirkan dapat digunakan untuk keperluan laboratorium kimia. sistem pemurnian air menurut invensi ini terdiri dari suatu sumber air yang dilengkapi oreh saruran yang terhubung dengan unit penyaring mikro. unit ini terdiri dari penyaring sediment dan penyaring karbon, dimana keduanya dapat disusun secara terbarik. Kemudian, unit ini terhubung dengan unit penyaring nanopartiker untuk menyaring partiker sampai dengan berukuran 0,0001 μm. Air pengotor yang tidak tersaring oreh unit penyaring nanopartikel diarirkan menuju reservoir pengotor, sedangkan air yang lolos dari unit penyaring nanopartiker dialirkan menuju unit pensterilisasi. pada unit ini, bakteri, jamur, dan mikroorganisme dihilangkan. setelah melalui unit ini, air mengalir menuju unit penyaring ion untuk kemudian disaring lebih lanjut pada unit elektro deionisasi. Air hasir penyaringan oleh unit ini memiliki tingkat konduktivitas lebih kecil dari 0,055 μS/cm.

  • Paten
  • Tersertifikasi
  • - 12 Desember 2017
  • Detail