Pencarian Hak Kekayaan Intelektual
Desain Programmable Logic Controller Mesin Bubut CNC 5,5 kW
- Hak Cipta
- Tersertifikasi
- - 06 Februari 2021
- Detail
PERALATAN DETEKSI KERUSAKAN STRUKTUR GEDUNG BERTINGKAT AKIBAT GEMPA BERBASIS SENSOR
Peralatan deteksi kerusakan struktur gedung bertingkat akibat gempa bumi berbasis sensor yang terdiri atas modul sensor berisi sensor percepatan untuk mendeteksi pergerakan komponen bangunan serta microcontroller yang membaca nilainya secara digital. Modul sensor dipasang searah sumbu mata angin dan sumbu vertikal bangunan. Sensor percepatan dihubungkan ke microcontroller yang berfungsi meneruskan data ke modul FPGA yang akan menerima data dari banyak modul sensor secara bersamaan dan menyaring data tersebut sesuai dengan nilai ambang batas getaran, menyelaraskan time stamp dari data, dan mengirimkan rangkaian data mulai dari sebelum, saat, dan sesudah ambang batas getaran gempa terlampaui ke server untuk diolah dalam menentukan kerusakan struktur gedung bertingkat yang hasilnya ditampilkan melalui display. Server menerima data percepatan untuk diolah: a. menggunakan Integral satu kali untuk menghasilkan data kecepatan getaran gedung, b. integral data satu kali lagi untuk menghasilkan data perpindahan getaran lantai gedung, c. menggunakan Fast Fourier Transform untuk mendapat data frekuensi alami gedung, d. menggunakan Half-power Bandwidth untuk mendapatkan data redaman struktur gedung, dan e. menggunakan Trigonometri untuk mendapatkan data kemiringan permanen gedung. Kategori kerusakan struktur gedung ringan, sedang, maupun berat dari berbagai perhitungan di atas disimpulkan menjadi kondisi gedung dan ditampilkan di display untuk mendukung pengambilan keputusan rencana aksi terhadap gedung.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 30 Desember 2020
- Detail
METODE EVALUASI KESIAPAN GEDUNG BERTINGKAT MENGHADAPI ANCAMAN GEMPABUMI SECARA VISUAL
Suatu metode evaluasi kerentanan gedung bertingkat terhadap ancaman bencana gempabumi secara visual, menggunakan parameter: karakteristik lokasi (1), fisik gedung (2), objek berbahaya (3), dan sarana penunjang (4), dimana setiap parameter mempunyai subparameter, dan setiap subparameter mempunyai kriteria. Tata cara evaluasi sesuai klaim 1 di atas dilakukan dengan tahapan: penyelidikan lokasi umum, penyelidikan halaman gedung, penyelidikan gedung bagian luar, penyelidikan gedung bagian dalam. Setiap parameter evaluasi sesuai dengan klaim 1 di atas sudah ditentukan bobotnya, dan setiap kriteria telah ditentukan skornya, dimana bobot dan skor tersebut digunakan untuk menghitung kerentanan gedung bertingkat. Tujuan invensi adalah untuk mengetahui tingkat kesiapan gedung bertingkat terhadap ancaman gempabumi, dengan menilai kerentanannya dan memberikan rekomendasi untuk menurunkan tingkat kerentanan.
- Paten
- Pemeriksaan Substantif Tahap I
- - 30 Desember 2020
- Detail
ALAT DETEKSI DINI TSUNAMI BERBASIS BUOY
-
- Paten
- Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
- - 30 Desember 2020
- Detail
Alat Penerangan Emerjensi
Alat ini dapat digunakan sebagai lampu penerangan multifungsi karena dapat berfungsi sebagai lampu emerjensi dan juga dapat digunakan dapat untuk mengecas peralatan listrik DC seperti HP dan sejenisnya.
- Desain Industri
- Tersertifikasi
- - 29 Desember 2020
- Detail
METODE PRODUKSI PEKTINASE DARI KITASATOSPORA SP. DENGAN FERMENTASI CAIR MENGGUNAKAN KULIT KAKAO VARIETAS UNGGUL
-
- Paten
- Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
- - 28 Desember 2020
- Detail
METODE PEMBUATAN MATERIAL REDUCED GRAPHENE OXIDE DENGAN MULTI-STEP THERMAL REDUCTION DAN PRODUK YANG DIHASILKANNYA
Invensi ini berkaitan dengan metode pembuatan Reduced Graphene Oxide (rGO) dengan multi-step thermal reduction untuk aplikasi elektrokimia seperti anoda baterai ion Litihum. Sintesis ini terdiri dari 2 tahap utama yaitu sintesis Graphene Oxide (GO) menggunakan metode Tour dan sintesis rGO dengan multi-step thermal reduction. Metode Tour menggunakan bahan dasar grafit yang dicampurkan KMnO4 dalam larutan H2SO4 dan H3PO4. Campuran dipanaskan pada temperatur 50 oC selama 12 jam, lalu didinginkan pada temperatur kamar dan dicampur air dengan penetesan H2O2. Campuran tersebut disentrifugasi dan dicuci dengan HCl dan air sebanyak 3 kali masing-masing. Setelah itu, GO didispersikan dalam air murni dan di-ultrasonikasi selama 5 jam. Multi-step thermal reduction diawali dengan pengeringan dispersi GO pada oven bertemperatur 60 oC selama 24 jam. GO yang sudah kering dipanaskan pada microwave dengan daya 900 Watt selama 2 menit. Setelah itu GO dipanaskan pada tungku bertemperatur 1000 oC dengan laju pemanasan 5 oC/menit dan penahanan selama 45 menit dalam atmosfer gas nitrogen. Metode sintesis ini menggunakan energi yang relatif rendah dan menghasilkan rGO dengan performa tinggi.
- Paten
- Pemeriksaan Substantif Tahap I
- - 24 Desember 2020
- Detail
ALAT PRODUKSI GARAM DAN AIR TAWAR DENGAN PENYULINGAN AIR TENAGA SURYA
Setiap tahun permintaan garam nasional untuk konsumsi, industri, kesehatan adalah sangat tinggi. Pada tahun 2019 permintaan garam hingga mencapai 3,7 juta ton, sedangkan produksi garam nasional pada saat itu kurang dari 2 juta ton sehingga sisa kebutuhannnya diperoleh dengan impor. Beberapa teknologi proses pembuatan garam memanfaatkan proses termal seperti multi-stage flash (MSF), mechanical vapour-compression (MVC), multiple-effect evaporation (MEE) dan solar evaporation. Proses lainnya mengunakan membrane seperti reverse osmosis (RO), electro dialysis (ED), electrodialysis reversal (EDR). Serta proses kimia seperti ion exchange dan precipitation. Semua proses diatas mempunyai kelebihan dan kekurangan sehingga menjadi kendala untuk diterapkan dalam pembuatan garam di Indonesia. Adapun alat produksi baru akan diperkenalkan untuk mengatasi masalah di atas yaitu mengunakan penyulingan air tenaga surya efisiensi tinggi yang disusun secara bertahap dengan pola pengaturan operasi pengaliran air berbasis Programmable Logic Controller (PLC) atau micro-controller, sensor radiasi surya/suhu dan electric valves. Proses penyulingan air tenaga surya bertingkat menjadi suatu alat produksi untuk memproduksi garam dan air tawar. Suatu alat produksi garam dan air tawar dengan penyulingan air tenaga surya dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas produksi garam nasional.
- Paten
- Pemeriksaan Substantif Tahap I
- - 24 Desember 2020
- Detail
SISTEM DAN METODE UNTUK MEMBUAT NATRIUM BIKARBONAT (BAKING SODA) DAN KALSIUM KLORIDA DARI LARUTAN AMONIAK (NH4OH)
Invensi ini berupa suatu sistem dan metode untuk membuat natrium bikarbonat (baking soda atau NaHCO3) dan kalsium klorida (CaCl2) dari larutan amoniak (NH4OH) dengan cara kolom karbonasi daur ulang tidak kontinyu (batch recycle carbonation column). Adapun tahapan pada proses ini adalah mencampur air laut, garam NaCl dan larutan ammoniak ditangki pencampur, menyaring larutan tersebut dan mengalirkannya ke kolom karbonasi, mengalirkan gas karbondioksida dan mendaur ulang gas karbon dioksida ke dalam campuran sampai terbentuk padatan natrium bikarbonat, menyaring dan mengeringkan natrium bikarbonat, larutan NH4Cl dari penyaringan natrium bikarbonat ditambahkan serbuk kapur tohor (CaO) yang diaduk pada reaktor berpemanas menghasilkan serbuk kalsium klorida. Karbon dioksida pada proses ini yang dihasilkan berasal dari pemanasan batu kapur (CaCO3) menggunakan rotary kiln. Sistem ini memiliki keunggulan untuk mendapatkan serbuk natrium bikarbonat dan kalsium klorida kemurnian tinggi, mudah dioperasikan karena menggunakan larutan NH4Cl yang lebih murah dari gas NH3, bahan baku berasal dari alam yang melimpah, merupakan green technology karena hanya menghasilkan limbah air garam yang tidak berbahaya.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 24 Desember 2020
- Detail
KOMPOSISI KOMPOSIT FILM LENTUR NANO SERAT SELULOSA - KAWAT NANO PERAK PADA MATRIKS POLIVINIL ALKOHOL
Invensi ini berkaitan dengan suatu komposisi komposit film, khususnya dengan bahan penyusun berbahan dasar polivinil alkohol, serat nano selulosa, dan kawat nano perak. Tahapan proses untuk membuat produk komposit film dilakukan dengan tahap pencampuran antara polivinil alkohol dengan kadar 10%, serat nano selulosa dengan kadar 1% dan kawat nano perak dengan kadar 0,25-2%; penambahan air dengan jumlah tertentu; dilakukan pengadukan dengan kecepatan tertentu dengan bantuan panas dengan suhu 60-80 0C selama 15-30 menit sehingga terbentuk campuran. Aspek selanjutnya dari invensi ini untuk melihat keefektivitasan dari komposit film yang dihasilkan dengan dilakukan uji sifat mekanis. Kelebihan invensi ini adalah proses pembuatan komposit film lebih sederhana tanpa peralatan khusus dan mudah diaplikasikan.
- Paten
- Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
- - 24 Desember 2020
- Detail