Pencarian Hak Kekayaan Intelektual
METODE PEMBUATAN MATERIAL REDUCED GRAPHENE OXIDE DENGAN MULTI-STEP THERMAL REDUCTION DAN PRODUK YANG DIHASILKANNYA
Invensi ini berkaitan dengan metode pembuatan Reduced Graphene Oxide (rGO) dengan multi-step thermal reduction untuk aplikasi elektrokimia seperti anoda baterai ion Litihum. Sintesis ini terdiri dari 2 tahap utama yaitu sintesis Graphene Oxide (GO) menggunakan metode Tour dan sintesis rGO dengan multi-step thermal reduction. Metode Tour menggunakan bahan dasar grafit yang dicampurkan KMnO4 dalam larutan H2SO4 dan H3PO4. Campuran dipanaskan pada temperatur 50 oC selama 12 jam, lalu didinginkan pada temperatur kamar dan dicampur air dengan penetesan H2O2. Campuran tersebut disentrifugasi dan dicuci dengan HCl dan air sebanyak 3 kali masing-masing. Setelah itu, GO didispersikan dalam air murni dan di-ultrasonikasi selama 5 jam. Multi-step thermal reduction diawali dengan pengeringan dispersi GO pada oven bertemperatur 60 oC selama 24 jam. GO yang sudah kering dipanaskan pada microwave dengan daya 900 Watt selama 2 menit. Setelah itu GO dipanaskan pada tungku bertemperatur 1000 oC dengan laju pemanasan 5 oC/menit dan penahanan selama 45 menit dalam atmosfer gas nitrogen. Metode sintesis ini menggunakan energi yang relatif rendah dan menghasilkan rGO dengan performa tinggi.
- Paten
- Pemeriksaan Substantif Tahap I
- - 24 Desember 2020
- Detail
METODE PEMBUATAN PIGMEN HITAM TAHAN TEMPERATUR TINGGI DAN PRODUK YANG DIHASILKANNYA
Invensi ini berkaitan dengan metode pembuatan pigmen hitam tahan temperatur tinggi, lebih khususnya metode pembuatan pigmen hitam tahan temperatur tinggi berbasis mangan dan produk yang dihasilkannya, yang meliputi proses penggerusan mekanokimia dan kalsinasi sehingga tidak menghasilkan limbah atau material samping yang berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan. Pembuatan pigmen hitam diawali dengan tahapan preparasi awal berupa pengolahan batuan bijih mangan melalui penghancuran hingga menjadi serbuk bijih mangan yang selanjutnya dioksidasi untuk menghasilkan Mn2O3. Selanjutnya, serbuk Mn2O3 dicampurkan dengan serbuk Fe2O3 komersial pada komposisi tertentu melalui proses mekanokimia. Hasil dari proses mekanokimia tersebut kemudian dikalsinasi pada suhu dibawah 1100 oC sehingga menghasilkan produk pigmen hitam. Pigmen hitam yang dihasilkan berupa senyawa mangan ferit dengan kemurnian tinggi dan memiliki karakteristik yang tahan terhadap temperatur tinggi hingga 600 oC serta tahan terhadap korosi aq/ukuran partikel di bawah satu mikrometer. Keunggulan dari invensi ini berupa metode pembuatan pigmen hitam dengan kemurnian tinggi yang lebih efisien dan sederhana, suhu reaksi yang lebih rendah dan tidak menghasilkan limbah kimia berbahaya sehingga dapat diimplementasikan pada skala industri.
- Paten
- Pemeriksaan Substantif Tahap I
- - 24 Desember 2020
- Detail
ALAT PRODUKSI GARAM DAN AIR TAWAR DENGAN PENYULINGAN AIR TENAGA SURYA
Setiap tahun permintaan garam nasional untuk konsumsi, industri, kesehatan adalah sangat tinggi. Pada tahun 2019 permintaan garam hingga mencapai 3,7 juta ton, sedangkan produksi garam nasional pada saat itu kurang dari 2 juta ton sehingga sisa kebutuhannnya diperoleh dengan impor. Beberapa teknologi proses pembuatan garam memanfaatkan proses termal seperti multi-stage flash (MSF), mechanical vapour-compression (MVC), multiple-effect evaporation (MEE) dan solar evaporation. Proses lainnya mengunakan membrane seperti reverse osmosis (RO), electro dialysis (ED), electrodialysis reversal (EDR). Serta proses kimia seperti ion exchange dan precipitation. Semua proses diatas mempunyai kelebihan dan kekurangan sehingga menjadi kendala untuk diterapkan dalam pembuatan garam di Indonesia. Adapun alat produksi baru akan diperkenalkan untuk mengatasi masalah di atas yaitu mengunakan penyulingan air tenaga surya efisiensi tinggi yang disusun secara bertahap dengan pola pengaturan operasi pengaliran air berbasis Programmable Logic Controller (PLC) atau micro-controller, sensor radiasi surya/suhu dan electric valves. Proses penyulingan air tenaga surya bertingkat menjadi suatu alat produksi untuk memproduksi garam dan air tawar. Suatu alat produksi garam dan air tawar dengan penyulingan air tenaga surya dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas produksi garam nasional.
- Paten
- Pemeriksaan Substantif Tahap I
- - 24 Desember 2020
- Detail
METODE UNTUK MENDETEKSI DAN MENJEJAKI KARAKTERISTIK VISUAL MANUSIA BERGERAK BERBASIS REGRESI LINIER JAMAK DENGAN MENGGUNAKAN MULTIFITUR KOMBINASI WAJAH, POSTUR, WARNA, BENTUK, TEKSTUR DAN LOKASI
-
- Paten
- Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
- - 24 Desember 2020
- Detail
KEMASAN MAKANAN BERBAHAN BAKU PELEPAH PISANG DENGAN PEREKAT KITOSAN DAN PROSES PEMBUATANNYA
Invensi ini berhubungan dengan suatu kemasan makanan lebih khususnya kemasan makanan yang berbahan baku pelepah pisang dengan perekat kitosan serta proses pembuatannya, sehingga dihasilkan kemasan makanan yang ringan dan kuat. Proses pembuatan kemasan makanan berbahan baku pelepah pisang pada invensi ini terdiri dari proses pembersihan pelepah pisang dari pengotor dilanjutkan proses pelunakan di dalam digester pada suhu 1000C selama 15-30 menit dan proses pengepresan dengan cold press. Selanjutnya pelepah pisang sebanyak 97-99% direndam di dalam larutan kitosan dengan konsentrasi 1-3% selama 1-3 jam. Setelah proses perendaman dilanjutkan proses penirisan dan pencetakan pada cetakan kemasan makanan pada suhu 120-2000C selama 5-20 menit. Selanjutnya, bahan hasil yang dicetak dikeluarkan dari cetakan. Material kemasan makanan yang ringan, dan kuat yang diperoleh menjadi alternatif kemasan makanan.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 24 Desember 2020
- Detail
KOMPOSISI KOMPOSIT FILM LENTUR NANO SERAT SELULOSA - KAWAT NANO PERAK PADA MATRIKS POLIVINIL ALKOHOL
Invensi ini berkaitan dengan suatu komposisi komposit film, khususnya dengan bahan penyusun berbahan dasar polivinil alkohol, serat nano selulosa, dan kawat nano perak. Tahapan proses untuk membuat produk komposit film dilakukan dengan tahap pencampuran antara polivinil alkohol dengan kadar 10%, serat nano selulosa dengan kadar 1% dan kawat nano perak dengan kadar 0,25-2%; penambahan air dengan jumlah tertentu; dilakukan pengadukan dengan kecepatan tertentu dengan bantuan panas dengan suhu 60-80 0C selama 15-30 menit sehingga terbentuk campuran. Aspek selanjutnya dari invensi ini untuk melihat keefektivitasan dari komposit film yang dihasilkan dengan dilakukan uji sifat mekanis. Kelebihan invensi ini adalah proses pembuatan komposit film lebih sederhana tanpa peralatan khusus dan mudah diaplikasikan.
- Paten
- Terdaftar - Formalitas Terpenuhi
- - 24 Desember 2020
- Detail
Sistem Edukasi Penerbangan dan Antariksa Berbasis Android (Edu Hub LAPAN)
- Hak Cipta
- Tersertifikasi
- - 24 Desember 2020
- Detail
SELAI NANAS RENDAH KALORI DAN PROSES PEMBUATANNYA
Selai merupakan campuran gula, puree buah, dan air serta menggunakan pektin sebagai bahan pembentuk gel (European Union Council dalam Javanmard dan Endan 2010). Untuk membuat selai yang baik dibutuhkan kadar gula sebesar 65%, pektin sebesar 1% dan pH berkisar antara 3.0-3.3. Jika buah yang digunakan memiliki keasaman yang rendah, biasanya dilakukan penambahan asam sitrat (Sidhu 2012). Selai nanas menggunakan puree dari buah nanas yang telah dipisahkan dari bijinya. Proses pembuatan selai nanas dilakukan dengan mencampurkan bahan-bahan seperti puree nanas, gula, air, pengawet, asam sitrat, dan gelling agent. Bahan-bahan yang telah dicampurkan kemudian dipanaskan untuk menguapkan air yang terkandung. Selai nanas yang dihasilkan mengandung kalori yang rendah. Tiap sajian 1 sendok makan/14 gram mengandung 16,0 kkal.
- Paten
- Pemeriksaan Substantif Tahap Lanjut
- - 24 Desember 2020
- Detail
KURSI SANTAI LIPAT KAYU LENGKUNG DENGAN KELENGKUNGAN SERAGAM
- Desain Industri
- Tersertifikasi
- - 24 Desember 2020
- Detail
PENYULINGAN AIR TENAGA SURYA DENGAN KERANGKA KOMPOSIT
Sistem penyulingan air tenaga surya dengan kerangka komposit menurut konstruksinya terdiri dari kerangka utama (1), rangkaian layer-layer pembentuk ruang penyulingan air (2), rusuk penopang (3), rusuk penahan (4), saluran air masukan (1211), saluran air keluaran (1121), Saluran air hujan (1122), Seal penahan layer (5). Konstruksi kerangka (1) dan ruang penyulingan (2) diposisikan miring sehingga memungkinkan air masukan mengalir secara gravitasi melalui profile kerangka bagian atas (1211) merembes melalui layer lapisan kedua didistribusikan secara merata. Sinar matahari menembus layer lapisan pertama (21) memanaskan rembesan air hingga menguap dan mengembun pada layer lapisan pertama bagian dalam. Air embun meluncur secara gravitasi menempati saluran air keluar (112) bagian air tawar(1123). Sedangkan sisa air merembes yang tidak menguap meluncur menuju saluran air keluar air garam (1124). Kerangka penyulingan air dibuat dari bahan komposit atau komposit yang diperkuat dengan aluminium pada invensi ini. Profile kerangka bagian atas, bawah, kiri dan kanan disesuaikan dengan penempatan layer-layer ruang penyulingan, saluran air masuk, saluran air keluar dan unit penyulingan air tenaga surya dapat menjadi atap bangunan penopang; Semua upaya diatas dalam rangak untuk meningkatkan kinerja penyulingan air tenaga surya dan menjadi atap/genting bangunan serta menaikan keandalan ketika beroperasi ditempat dengan kondisi cuaca, tahan terhadap pengaruh lingkungan yang korosif.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 24 Desember 2020
- Detail