Pencarian Hak Kekayaan Intelektual
METODE ANALISIS RESIDU ANTRAQUINON DALAM MINUMAN FUNGSIONAL BERBAHAN BAKU TEH
Tujuan invensi ini adalah untuk menyediakan metode analisis antraquinon dengan menentukan kondisi optimum GC-μECD untuk analisis antraquinon. Penentuan kondisi optimum GC-μECD ini dilakukan pada kolom HP-5 dengan helium sebagai gas pembawa dan gas nitrogen sebagai gas make-up, adalah sebagai berikut: digunakan injektor otomatis yang diprogram pada suhu 250°C dengan mode injektor pemecah dengan rasio 1:1; oven diprogram pada 200°C ditahan selama 1 menit kemudian dinaikkan sebanyak 20°C/min hingga 280°C dan ditahan selama 8 menit dengan laju alir gas hidrogen sebesar 2 mL/min; detektor diprogram pada 350°C dengan laju alir gas nitrogen sebesar 30 mL/min. Dengan kondisi diatas, antraquinon memiliki waktu retensi 3,519 menit. Presisi antraquinon yang diukur pada larutan standar 1 μg/L (ppb) memberikan persen standar deviasi relatif (%SDR) sebesar 6,681%. Penentuan liniaritas pada rentang konsentrasi 1 – 10 μg/L (ppb) memberikan koefisien korelasi (r) sebesar 0,9973. Kemampuan alat GC-μECD untuk mendeteksi antraquinon yang disebut sebagai limit deteksi GC-μECD adalah 0,5 ppb.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 28 Agustus 2018
- Detail
PROSES PEMBUATAN KATALIS PADAT LOGAM-PORFIRIN BERPENYANGGA BENTONIT
Invensi ini berkaitan dengan suatu proses pembuatan katalis, khususnya berupa katalis padat logam-porfirin yang berbasis logam kobalt (Co), mangan (Mn), atau besi (Fe) yang disangga pada bentonit sehingga stabilitas katalis meningkat dan memiliki kandungan logam sebesar 0,5 hingga 10% dari berat total katalis dengan tahapan mereaksikan ligan porfirin dengan MCi2 (M = Co, Mn, atau Fe) di dalam asetonitril, melakukan refluks larutan campuran ligan porfirin dan MCi2 selama 24 hingga 72 jam pada suhu refluks asetonitril di kisaran 83 hingga 120 C, melakukan filtrasi larutan campuran ligan porfirin dan MCi2, mencucinya dengan air, dan mengeringkannya pada tekanan vakum dibawah 1 atm untuk menghasilkan padatan kompleks logam-porfirin, melakukan imobilisasi logam-porfirin pada penyangga bentonit melalui proses interkalasi (pertukaran kation) di dalam larutan MCi2 0.3 M selama 10 hingga 72 jam dan melakukan filtrasi katalis padat logam-porfirin berpenyangga bentonit yang terbentuk, mencucinya dengan air, dan mengeringkannya dalam tekanan vakum dibawah 1 atm.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 28 Agustus 2018
- Detail
METODE PEMBUATAN BIOPLASTIK BERBAHAN DASAR JAGUNG DAN PRODUK YANG DIHASILKANNYA
Invensi ini berupa suatu metode pembuatan bioplastik dari pati jagung dengan penambahan gliserin sebagai plastisizer pada perbandingan 3,5:1. Metode pembuatan bioplastik pada invensi ini dilakukan dengan proses pencampuran pati jagung dan gliserin dengan perbandingan 3,5:1 menggunakan blender dan melakukan ekstrusi menggunakan ekstruder sehingga menghasilkan pelet bioplastik yang dapat dicetak dengan proses cetak panas untuk membentuk pelat bioplastik. Berdasarkan invensi ini, diperoleh pelat bioplastik yang memiliki nilai kuat tarik sebesar 4-5 MPa, modulus elastisitas 35-45 MPa, dan densitas 1,34 g/cm3.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 28 Agustus 2018
- Detail
Penyaring Asap Dan Polutan Dalam Udara Menggunakan Kabut Air
-
- Paten
- Tersertifikasi
- - 28 Agustus 2018
- Detail
METODE ANALISIS RESIDU PESTISIDA DELTAMETHRIN DALAM MINUMAN FUNGSIONAL BERBAHAN BAKU TEH
Invensi ini berupa suatu metode untuk menganalisis residu pestisida deltamethrin pada minuman fungsional berbahan baku teh dengan penekanan pada optimasi pengujian yang melibatkan instrumen uji Gas Chromatography (GC) yang dilengkapi dengan detektor penangkap elektron mikro (μ-ECD) dengan tahapan: memasang kolom performa tinggi (High Performance/HP)-5 dengan dimensi 30 m x 320 μm x 0.25 μm pada instrumen uji Gas Chromatography (GC); mengatur gas pembawa berupa gas helium pada kecepatan alir 2mL/menit; mengatur gas make-up berupa gas nitrogen pada kecepatan alir 30 mL/menit; mengatur injektor pada program otomatis pada suhu 300°C dengan mode injeksi terpecah (split injection) dengan rasio sampel yang diinjeksikan dan sampel yang dibuang sebesar 1:1; mengatur temperatur dari detektor penangkap electron mikro (μ-ECD) pada 200°C; mengatur oven pada suhu awal 200°C selama 1 menit kemudian menaikkan suhu dengan kecepatan 20°C/menit hingga mencapai 280°C dan menahan selama 8 menit; melakukan validasi metode.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 28 Agustus 2018
- Detail
METODE PEMBUATAN BIOPLASTIK DENGAN PENAMBAHAN MATERIAL CARBON NANOTUBES (CNT) DAN PRODUK YANG DIHASILKANNYA
Invensi ini berupa suatu metode pembuatan bioplastik termodifikasi yang bersifat semikonduktif dengan bahan dasar pati jagung dan gliserol dengan perbandingan 3:1 serta CNT sebanyak 1% dari jumlah total dengan tahapan invensi ini terdiri dari mencampurkan pati jagung dan gliserol; menambahkan CNT; melakukan pencampuran menggunakan blender; mengeringkan hasil pencampuran dalam oven; dan melakukan proses cetak panas (compression molding), sehingga menghasilkan suatu bioplastik berbahan dasar pati jagung dengan penambahan CNT yang memiliki kuat tarik 3,5-4,5 MPa, modulus elastisitas 30-60 MPa dan hambat jenis 3,5xl05-4, 5xl05 Ω.m.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 28 Agustus 2018
- Detail
METODA PENGUKURAN RESIDU PESTISIDA PROPOXUR DAN ISOPROCARB MENGGUNAKAN HPLC-UV
Invensi ini berkaitan dengan metoda pengukuran residu pengukuran residu pestisida golongan karbamat khususnya untuk senyawa propoksur (PPX) dan isoprokarb (IPC), dimana pengukuran dilakukan dengan menentukan kondisi optimum High-Performance Liquid Chromatography (HPLC) dan detektor ultra violet (UV). Tahap awal pengukuran residu pestisida pada invensi ini yaitu menentukan panjang gelombang optimum masing-masing residu pestisida. Setelah itu ditenukan waktu retensi dengan cara menginjeksikan masing-masing larutan standar PPX dan larutan standar IPC. Selanjutnya memisahkan senyawa dengan menentukan resolusi yaitu memastikan dua senyawa terpisah dengan baik. Tahap selanjutnya adalah menentukan presisi tR dan luas puncak kemudian menghitung persen standar deviasi relatif (SDR, %). Linieritas dan rentang konsentrasi kemudian ditentukan dengan cara menginjeksikan satu deret larutan standar PPX dari konsentrasi 0,05 – 5,00 mg/L dan satu deret larutan standar IPC dari konsentrasi 0,25 – 25,00 mg/L. Tahap terakhir adalah menentukan nilai IDL pada KCKT-UV dengan cara menginjeksikan larutan standar baik untuk senyawa propoksur dan isoprokarb pada konsentrasi lebih kecil dari 0,05 mg/L untuk senyawa PPX dan 0,25 mg/L untuk senyawa IPC.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 28 Agustus 2018
- Detail
METODE PENINGKATAN KETEGARAN PLANLET Artemisia annua TETRAPLOID SECARA IN VITRO
Invensi ini berhubungan dengan suatu proses peningkatan pertumbuhan (ketegaran) planlet Artemisia annua tetraploid yang berasal dari tunas pucuk. Tahapan proses dari invensi ini meliputi menyiapan media perlakuan yaitu dengan media MS cair dengan pemberian vitamin dengan konsentrasi 1-4 kali konsentrasi normalnya menggunakan tabung kultur berupa tabung reaksi dengan jenis tutup tabung berbeda yaitu Al-foil, plastik transparan tanpa filter, dan plastik transparan dengan filter berukuran diameter 1–2 cm; sterilisasi media; penanaman tunas pucuk; pengamatan pertumbuhan; pengukuran klorofil total, penimbangan bobot basah dan bobot kering; dan aklimatisasi. Hasil yang diperoleh dari proses ini berupa bibit tanaman yang meningkat ketegarannya yang diketahui dari pertumbuhannya lebih baik dicerminkan dari tinggi, jumlah daun dan jumlah buku serta dari bobot basah dan bobot kering tanaman. Selain itu kandungan total klorofilnya juga meningkat yang mengindikasikan bahwa tanaman berfotosintesis lebih baik. Daya tumbuh di lapangan juga meningkat setelah dilakukan aklimatisasi.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 28 Agustus 2018
- Detail
SEL RAGI UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI ETANOL DARI BIOMASSA LIGNOSELULOSA
Invensi ini berkaitan Suatu isolat sel ragi Saccharomyces cereviseae Y-003 yang mampu memproduksi etanol dari biomassa lignuselulosa dimana sel ragi Saccharomyces cereviseae Y-003 ditumbuhkan dalam media yamg dicirikan dengan : media yang mengandung gula tanpa inhibitor; media yang mengandung gula dengan inhibitor; media yang mengandung substrat residu lignoselulosa. Media yang mengandung gula bersumber dari glukosa, galaktosa, fruktosa, sukrosa, dan sorbitol, inhibitor terdiri dari 5-HMF, furfural, asam asetat, asam format, asam asetat, dan asam levulinat. substrat residu lignuselulosa bersumber dari biomassa bagasse dan tandan kosong kelapa sawit.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 28 Agustus 2018
- Detail
METODE UNTUK MEMPRODUKSI SERBUK PIROLISIS BERBAHAN BAKU CARAPACE KULIT RAJUNGAN DAN PRODUK YANG DIHASILKANNYA
Invensi ini berupa suatu metode untuk memproduksi serbuk pirolisis dari carapace kulit rajungan dengan tahapan memisahkan antar bagian limbah kulit rajungan; menghaluskan bagian carapace dengan menggunakan lumpang-alu; melakukan pengayakan menggunakan mesin pengayak berukuran 200 mesh; melakukan penggilingan carapace menggunakan High Energy Milling (HEM) dengan waktu milling 1, 3, 6, 9, 12, 15 jam; dan melakukan pirolisis hasil pada suhu 500, 600, 700, 800, 900 °C, sehingga menghasilkan ukuran partikel memiliki rentang 0,1-5,5 μm, tetapi umumnya diukuran 0,5 μm pada suhu pirolisis 500 °C saat waktu milling 15 jam. Sementara itu persentase randemen berdasarkan variasi waktu penggilingan pada suhu pirolisis 500 °C berada pada kisaran 65-70 %berat; komposisi Ca 20-35 %berat; C 15-20 %berat; dan O 44-54 %berat.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 28 Agustus 2018
- Detail