Pencarian Hak Kekayaan Intelektual
Makanan Siap Saji Tinggi Serat Sebagai Pangan Darurat
Invensi ini berhubungan dengan formulasi dan proses pembuatan food bar tinggi serat dengan bahan dasar tepung pisang, tepung ubi jalar, dan tepung kacang hijau, yang dapat dimanfaatkan sebagai pangan darurat. Proses pembuatannya meliputi tahapan-tahapan: proses pembuatan flakes dengan bahan tepung komposit: tepung pisang dan tepung ubi jalar; proses pembuatan food bar; dan proses karakterisasi dan pengujian makanan darurat siap saji food bar tinggi serat. Adonan flakes dibuat dari tepung pisang dan tepung ubi jalar dengan perbandingan 2:1 dengan bahan tambahan berupa gula halus (11%) dan air (40%). Adonan flakes dicetak dan dipanggang pada suhu 120C selama 20 menit. Food bar dibuat dengan bahan dasar flakes tepung komposit, bahan pengisi, dan bahan pelengkap lainnya. Formulasi didasarkan pada variasi bahan pengisi, yaitu tanpa penambahan tepung pisang dan dengan penambahan tepung pisang.
- Paten
- Pemeriksaan Substantif Tahap I
- - 13 Desember 2019
- Detail
Formula Pupuk Organik Hayati Untuk Tanaman Singkong
Invensi ini berkaitan dengan suatu proses pembuatan pupuk organik hayati (POH) spesifik untuk tanaman singkong/singkong kaya beta karoten (KBK) dan proses pembuatannya. Isolat bakteri starter terdiri dari 10 isolat RPPT (Rhizobakteri Pemacu Pertumbuhan Tanaman) potensial dan terseleksi hasil isolasi dari perakaran tanaman singkong dan singkong kaya beta karoten (KBK) yang termasuk dalam genus Burkholderia, Paenarthrobacter, Klebsiella, Kocuria, Rhizobium dan Bacillus. Tahap awal dalam invensi ini adalah pembuatan starter, dengan kerapatan 107 – 108 CFU/ml dari masing-masing bakteri. Bahan pembuatan pupuk organik hayati dalam invensi ini terdiri starter bakteri sebanyak 1-2%, tauge sebanyak 5-7%, gula merah sebanyak 3-4%, pakan ikan sebanyak 2-4%, tepung jagung sebanyak 2-4%, agar-agar sebanyak 0,04-0,06%, telur ayam sebanyak 0,3-0,4%, dedak sebanyak 2-4%, molase sebanyak 5-7%, air kelapa muda sebanyak 3-4%, TSP/kapur sebanyak 0,75-1,5%, dan asam humat sebanyak 0,05-0,15% dan air mineral.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 13 Desember 2019
- Detail
Proses Produksi Senyawa Fenol dari Lindi Hitam dan Produk Yang Dihasilkannya
Invensi berhubungan dengan proses produksi senyawa fenol dari lindi hitam yang berasal dari limbah perlakuan awal bioetanol generasi 2 berbasis tandan kosong sawit serta produk-produk yang dihasilkannya. Proses produksi senyawa fenol dari lindi hitam menurut invensi ini mencakup tahapan – tahapan yaitu pengambilan lindi hitam, penambahan HCl, pengadukan, pengecekan pH, memproses lindi hitam netral secara hidrotermal liquifaksi, pendinginan reactor, pengambilan hasil proses, penyaringan vakum, dan pemisahan residu dengan produk cair untuk mendapatkan senyawa fenol. Produk yang dihasilkan menurut invensi ini berupa senyawa fenol yang terlarut dalam produk cair hasil proses HTL dari lindi hitam yang dinetralkan dengan HCl. Senyawa fenol yang dihasilkan dapat memberikan nilai tambah limbah dan menjadi sumber alternatif senyawa kimia berbasis biomassa.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 13 Desember 2019
- Detail
Formulasi Biskuit Berbasis Rumput Laut (Caulerpa Lentillifera) Sebagai Imunomodulator
Invensi ini berkaitan dengan penyediaan pangan fungsional berupa biskuit rumput laut hijau C. Lentillifera yang mudah dikonsumsi oleh balita sehingga dapat menjadi imunomodulator untuk mencegah stunting. Tahapan-tahapan yang dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut yaitu mencuci rumput laut hijau C. Lentillifera, mengeringkan rumput laut hijau C. Lentillifera, dan membuat biskuit rumput laut hijau C. Lentillifera menggunakan basis berupa butter unsalted, tepung terigu rendah protein, dan gula tepung. Hasil pengujian pada invensi ini menunjukkan bahwa biskuit rumput laut C. Lentillifera menunjukkan aktivitas sebagai imunomodulator.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 13 Desember 2019
- Detail
Alat Uji Termal Modul Baterai Litium
Invensi ini berkaitan dengan suatu alat uji termal baterai litium, khususnya alat uji untuk mengukur temperatur baterai litium dari berbagai variasi perlakuan termal terhadap baterai. Alat uji termal ini merupakan alat uji permanen yang tidak memerlukan pengulangan pengambilan data, sehingga proses pengambilan data menjadi lebih mudah, valid dan andal. Perwujudan invensi ini lebih lanjut adalah kotak modul baterai litium yang dapat berisi paling banyak 45 (empat puluh lima) buah baterai litium yang disusun secara seri maupun paralel, konektor listrik untuk sensor temperatur, konektor listrik tanpa sensor temperatur, dan mikrokontroler untuk mengubah sinyal sensor temperatur menjadi data dijital yang dapat disimpan dan/ atau ditampilkan pada komputer.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 13 Desember 2019
- Detail
Alat Pembuat Pusaran Aliran Udara Untuk Modul Baterai Kendaraan Listrik
Dijelaskan alat pembuat pusaran aliran udara untuk modul baterai kendaraan listrik. Alat diletakkan pada celah antara empat sel baterai berbentuk silinder. Perwujudan invensi ini terdiri dari tiang penyangga yang dipasangi plat-plat persegi panjang yang dipasang secara diagonal dan berpasangan membentuk huruf “V” yang diposisikan searah dengan arah aliran udara. Udara yang mengalir melewati plat-plat tersebut mengalami perubahan arah aliran dan membentuk pusaran. Pusaran aliran udara ini meningkatkan kontak antara udara dan permukaan sel-sel baterai yang panas sehingga energi panas dari sel-sel baterai dapat diserap oleh pusaran aliran udara dan dibuang ke luar modul baterai. Dengan demikian, suhu sel-sel baterai yang terkena pusaran aliran udara tersebut akan turun.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 13 Desember 2019
- Detail
INKLINOMETER BOREHOLE BERBASIS MODUL E-COMPASS MENGGUNAKAN PIPA PARALON SEBAGAI PEMANDU KEMIRINGAN
Invensi ini berkaitan dengan suatu inklinometer borehole berbasis modul e-compass untuk mendeteksi kemiringan dibawah tanah menggunakan pipa paralon sebagai pemandu kemiringan. Inklinometer borehole menurut invensi ini terdiri dari beberapa bagian, yaitu suatu rumahan berupa pipa silinder, penutup tabung silinder bagian atas dan bawah, masing-masing dilengkapi dengan cincin pemegang, rangkaian elektronik modul sensor inklinometer yang dicor didalam silinder paralon inklinometer serta pipa paralon sebagai pemandu kemiringan. Rangkaian elektronik modul sensor inklinometer yang berfungsi sebagai sistem sensor kemiringan pada inklinometer borehole terdiri dari komponen utama berupa sensor modul e-compass, mikrokontroler, transceiver RS-485 serta regulator tegangan. Modul e-compass sebagai sensor inklinometer dalam invensi ini terdiri atas sensor akselerometer dan magnetometer 3 dimensi; sehingga inklinometer dapat mendeteksi besaran kemiringan dalam 3 sumbu XYZ terhadap gravitasi bumi serta orientasi sensor terhadap medan magnet bumi. Prinsip dasar inklinometer borehole berbasis e-compass dalam invensi ini adalah deteksi perubahan tegangan keluaran dari tiga sumbu akselerasi (X, Y dan Z) serta orientasi magnetik dari sensor accelerometer dan magnetometer akibat adanya pergerakan tanah yang membawa informasi nilai inklinasi serta orientasi sensor inklinometer. Inklinometer borehole dalam invensi ini mampu untuk mendeteksi kemiringan suatu objek pada 3 sumbu XYZ secara simultan (± 90 derajat) beserta orientasinya, dengan akurasi 0,1 derajat.
- Paten
- Pemeriksaan Substantif Tahap II
- - 13 Desember 2019
- Detail
Alat Kalibrasi Sensor Suhu Sederhana
Invensi ini berupa suatu alat untuk mengkalibrasi sensor suhu yang diwujudkan berupa suatu wadah berbahan bahan berbentuk silinder memanjang keatas yang dilengkapi dengan tutup dan pengunci pada bagian atasnya, ditempatkan pada suatu silinder luar yang pada bagian dalam antara silinder luar dengan silinder bahan disekelilingnya diisolasi dengan glass woll sebagai isolator, diberi lubang sejajar antara badan luar silinder luar dengan silinder untuk menempatkan terminal termokopel. Alat untuk kalibrasi sensor suhu menurut invensi ini disambungkan dengan termokopel ke data logger. Sedangkan untuk sumber pamanas digunakan elemen listrik.
- Paten
- Pemeriksaan Substantif Tahap I
- - 13 Desember 2019
- Detail
SISTEM KOLAM SEMI TERTUTUP UNTUK KULTIVASI MIKROALGA SKALA MASSAL
Salah satu kendala dalam kultivasi massal mikroalga yaitu tingginya kontaminasi yang berasal dari debu dan air hujan yang masuk pada media kultur. Invensi ini berupa suatu Sistem Kolam Semi Tertutup untuk budidaya massal mikroalga yang terdiri dari kolam utama, sistem penggerak media kultur, sistem sirkulasi fluida, serta sistem pemanenan. Kolam utama terbuat dari bahan terpal yang memiliki dimensi Panjang 10 meter, lebar 1,5 meter dan tinggi 1 meter yang mampu menampung air maximum 11.250 liter. Pada bagian atas kolam dibuat rangka lengkung dan ditutup dengan plastik transparan untuk menjaga stabilitas suhu dan melindungi kultivan dari kontaminasi luar. Pengaturan suhu kolam utama dilakukan secara manual melalui buka tutup pintu plastik di kedua ujung kolam. Suhu dalam kolam dapat dijaga pada kisaran 24-33 oC. Sistem penggerak media kultur menggunakan gelembung udara (bubble) yang dihasilkan dari mesin airpump dengan tekanan 8 Kpa. Pengaturan sirkulasi air untuk pengisian air kolam dan proses panen dilakukan menggunakan katup yang ditempatkan pada bagian saluran keluar dan masuk kolam utama. Teknik pemanen biomassa menggunakan metode filtrasi yang mampu menghasilkan biomassa maksimum 10 g/m2/hari. Penemuan ini juga berkaitan dengan metode untuk memproduksi biomassa mikroalga dengan perangkat ini. Sistem ini lebih cocok untuk membudidayakan mikroalga jenis Spirulina platensis.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 13 Desember 2019
- Detail
KOMPOSISI BIOKOMPOSIT PLASTIK PATI TERPLASTISASI/LOGAM OKSIDA(TPS/LO)
Invensi ini berkaitan tentang komposisi biokomposit plastik pati terplastisasi/logam oksida (TPS/LO) khususnya berupa logam oksida seng oksida (ZnO) dan titanium dioksida (TiO2). Komposisi logam oksida dalam TPS/LO menurut invensi ini mengandung ZnO antara 0,1 phr hingga 2,0 phr; TiO2 0,1 hingga 2,0 phr yang memiliki karakteristik antibakteri pada zona hambat bakteri antara 9,00 mm hingga 21,25 mm; memiliki kekuatan-tarik antara 4,80 MPa hingga 7,50 MPa.
- Paten
- Tersertifikasi
- - 13 Desember 2019
- Detail